Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

RELATIONSHIP BETWEEN DIET PATTERNS AND STRESS WITH THE INCIDENCE OF GASTRITIS IN NUSA CENDANA UNIVERSITY STUDENTS IN 2025 Wahyuni , Maria Magdalena Dwi; Hinga, Indriati Andolita Tedju; Naitkakin, Vinsensia Ensi Leu; Wunda, Brigita Virginia Safitri; Nang, Yohanes Kombi Ario; Wangge, Alexander Franklin; Nabunome, Meriani; Winda, Winda
JURNAL WIDYA MEDIKA Vol. 11 No. 2 (2025): October
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jwm.v11i2.7531

Abstract

Gastritis is a digestive disorder caused by inflammation of the stomach that often occurs among students. Unhealthy lifestyles such as irregular eating patterns and high stress are the main risk factors for gastritis. Nusa Cendana University is a relevant location to conduct this survey because of the large number of students and the habit of consuming regional specialties that have the potential to trigger gastritis. This study aims to analyze the relationship between stress levels and eating patterns with the incidence of gastritis in Nusa Cendana University students. This study used a rapid survey design with a cross-sectional approach. A sample of 210 students was selected using the cluster random sampling technique using the Csurvey application. The independent variables consisted of eating patterns and stress, while the dependent variable was the incidence of gastritis. Primary data were collected through questionnaires, and secondary data were obtained from the Kupang City Health Office and Nusa Cendana University. Data analysis used the chi-square test. The results of the study were that out of 210 respondents, the majority of students who had poor eating patterns and experienced stress tended to experience gastritis. The results of the chi-square test showed a significant relationship between eating patterns and stress with the incidence of gastritis, where the p-value = 0,000. So it can be concluded that poor diet and high stress levels can increase the risk of gastritis in students at Nusa Cendana University in 2025.
Edukasi Manfaat Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Terapi Herbal Hipertensi Melalui Pemberian Video Edukasi Hinga, Indriati Andolita Tedju; Wahyuni, Maria Magdalena Dwi; Taek, Alexsandro J; Sina, Dominika Mbu; Ndjurumbaha, Erinda Tryana; Jano, Margarita Ratu; Besi, Tabita Mirna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i6.2671

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang dikenal sebagai “silent killer” karena gejalanya sering tidak disadari. Di Indonesia, prevalensinya meningkat dari 25,8% (2013) menjadi 34,1% (2018), termasuk di Nusa Tenggara Timur. Daun kelor (Moringa Oleifera) diketahui memiliki potensi sebagai terapi herbal untuk menurunkan tekanan darah. Kegiatan pengabdian kepada masyarkat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat daun kelor sebagai terapi hipertensi melalui edukasi berbasis video. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah fokus grup diskusi (FGD) dengan alat bantu media video edukasi. Sasaran kegiatan berjumlah 20 orang peserta, terdiri dari 10 partisipan luring dan 10 responden daring.  Edukasi diberikan melalui video yang ditonton secara langsung maupun melalui tautan YouTube. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah edukasi, dengan nilai rata-rata post-test lebih tinggi dari pre-test sebesar 70%. Edukasi dengan memanfaatkan alat bantu media video terbukti menjadi metode efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemanfaatan daun kelor sebagai terapi non-farmakologis untuk hipertensi. Metode ini dapat digunakan secara luas dalam promosi kesehatan masyarakat.
Pemeliharaan Perilaku Cuci Tangan (CTPS) di TK Pniel Sikumana Kota Kupang Takaeb, Afrona Elisabeth Lelan; Hinga, Indriati Andolita Tedju; Romeo, Petrus
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 16 No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v16i2.9549

Abstract

Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan salah satu perilaku sederhana namun signifikan dalam pencegahan penyakit menular, sehingga perlu ditanamkan pada anak-anak sejak usia dini. Tujuan kegiatan pengabdian di TK Pniel Sikumana adalah untuk meningkatkan pemeliharaan perilaku CTPS pada peserta didik berdasarkan Teori Lawrence Green. Adapun kegiatan yang dilakukan pada faktor predisposing adalah peningkatan pengetahuan siswa tentang CTPS, baik melalui media stiker, dan demontrasi CTPS oleh para guru. Selanjutnya pada faktor enabling, kegiatan yang dilakukan adalah penyediaan beberapa perlengkapan CTPS. Dan kegiatan yang dilakukan pada faktor reinforcing adalah keterlibatan guru dalam melakukan demontrasi, dan pembuatan stiker yang bergambar ibu guru yang sedang melakukan CTPS. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 1). Semua guru kelas (3 orang) sudah mampu melakukan demontrasi CTPS pada siswa pada masing-masing kelas sebanyak 2 kali sebulan. 2). Penyediaan perlengkapan CTPS juga membuat para siswa lebih sering untuk melakukan CTPS, yaitu sebanyak 3-4 kali di sekolah, terutama pada saat masuk kelas, sebelum dan sesudah makan, dan setelah menggunakan toilet. Dengan demikian, kegiatan ini cukup signifikan untuk pemeliharaaan perilaku CTPS, namun guru perlu untuk tetap melakukan pengawasan dan kontrol terhadap pelaksanaan CTPS, dan perlu melibatkan orang tua agar pemelihaaran perilaku CTPS lebih optimal