Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

ANALISIS DAMPAK EKONOMI TRANSJOGJA KORIDOR 1A TERHADAP PENINGKATAN AKSESIBILITAS DAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT YOGYAKARTA SEBAGAI SMART CITY Gregorius Yoga Himawan Prabowo; Lin Yola
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 8, No 1 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i1.10403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekonomi Transjogja Koridor 1A terhadap peningkatan aksesibilitas dan perekonomian masyarakat Yogyakarta sebagai Smart City. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode literatur review, dengan mengumpulkan data dari berbagai artikel-artikel terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa Transjogja Koridor 1A memberikan dampak positif terhadap peningkatan aksesibilitas masyarakat Yogyakarta. Dengan adanya layanan transportasi yang terintegrasi dan terkoordinasi dengan baik, masyarakat dapat dengan mudah dan efisien mengakses berbagai destinasi di kota Yogyakarta. Selain itu, Transjogja Koridor 1A juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Yogyakarta, terutama di sepanjang rute koridor tersebut. Dalam konteks Smart City, Transjogja Koridor 1A dapat dijadikan salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di kota Yogyakarta. Namun, peningkatan aksesibilitas dan perekonomian yang dihasilkan oleh Transjogja Koridor 1A juga perlu diimbangi dengan upaya-upaya untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan mengurangi dampak negatif terhadap masyarakat yang terdampak.
KAJIAN HAK WARGA KAMPUNG POJOK JAKARTA AKAN AKSES TRANSPORTASI Rosantiningsih, Ika; Yola, Lin
Estoria: Journal of Social Science and Humanities Vol 4, No 1 (2023): Estoria: Journal of Social Sciences & Humanities
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/je.v4i1.2192

Abstract

Kawasan Muara Baru merupakan sebuah kawasan di pesisir utara Jakarta yang dihuni padat penduduk dan cenderung kumuh, mereka terdiri atas warga Kampung Pojok, warga Kampung Rumah Pompa serta warga Rusunawa Waduk Pluit. Permasalahan yang terjadi adalah belum terpenuhinya akses yang layak untuk menuju jalan raya terdekat, tidak adanya jalur pedestrian, hingga minim akses transportasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hak warga Muara Baru dalam memperoleh aksesibilitas menjangkau wilayah lain di DKI Jakarta, akses transportasi ke pusat kota dan kelayakannya. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif berupa studi kasus, pengamatan langsung, observasi dan analisis menggunakan google maps dan peta jakartasatu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses transportasi publik warga pesisir Muara Baru ke pusat kota memerlukan penggantian moda dengan jarak tempuh hingga 2 jam serta jarak tempuh sekitar 14 KM. Transportasi yang disediakan pemerintah belum memadai karena masih minimnya jangkauan rute serta armada bus Transjakarta, dan belum terlayani oleh jaklingko sebagai penghubung ke tempat publik lainnya, minimnya aksesibilitas yang dimiliki saat ini yang membuat warga belum memperoleh hak aksesibilitasnya  sebagai warga kota. Pemerintah perlu mengkaji kembali kebutuhan akses publik serta kegiatan yang diakomodir didalamnya agar kawasan tersebut dapat lebih terjangkau.
Analisis Kesesuaian Pembangunan Kawasan Danau Bogor Raya dengan Aturan Teknis SNI 03-1733-2004 dan Teori Good City Form Kevin Adi Perdana; Lin Yola
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i4.7678

Abstract

Urbanisasi cepat di Indonesia memerlukan perencanaan berkelanjutan, namun kesenjangan antara standar regulasi (SNI 03-1733-2004) dan teori perencanaan (Good City Form Lynch) masih ada. Danau Bogor Raya, kawasan strategis dekat pusat pemerintahan Bogor masa depan, menjadi contoh tantangan ini. Penelitian ini menilai kesesuaian kawasan terhadap SNI 03-1733-2004 dan teori Lynch, mengidentifikasi kekurangan fasilitas (kesehatan, pendidikan) dan desain urban (vitalitas, aksesibilitas). Pendekatan deskriptif-kuantitatif menganalisis data master plan terhadap standar SNI dan lima dimensi Lynch. Meski perumahan dan fasilitas dasar memenuhi SNI, kekurangan fasilitas kritis (pemadam kebakaran, rumah sakit, jalur pejalan kaki) dan kelemahan aksesibilitas mengancam keberlanjutan. Integrasi LRT yang belum pasti memperparah masalah mobilitas. Studi merekomendasikan peningkatan infrastruktur, penerapan TOD, dan perencanaan partisipatif untuk memenuhi SNI dan kriteria Lynch, sebagai model pengembangan urban berkelanjutan di Indonesia.
The Effect of Behaviour Intention on Academic Performance of Vocational Students in Blended Learning: A Case Study in Information Technology Courses Sancoko, Sancoko; Hawadi, Lydia Freyani; Yola, Lin; Kesa, Deni Danial
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpp.v15i2.pp1088-1097

Abstract

There are three type of learning models, one of which is blended learning. Blended learning is learning that combines face-to-face instruction with e-learning. Program Vokasi Universitas Indonesia encourages lecturers to implement this model to enhance the quality of vocational students. Universitas Indonesia support for blended learning is shown through the Learning Management System: emas2.ui.ac.id. Behavioural intention in the context of blended learning is crucial, as reflect students readiness as learners to use technology. Studying academic performance is vital in the higher education, as it serves as the primary indicator of the success of the learning process and the achievement of educational goals. Objective: The study was conducted to asses the academic performance of vocational students in the blended learning model. Methods: This study uses the concept of behaviour intention derived from the Technology Acceptance Model (TAM). This study uses a quantitative approach for the analysis, an online survey was conducted to obtain data from 65 respondents, who have taken information technology courses. The collected data is then processed using SPSS  using three stages: validity and reliability test, simple regression and moderation test. For the moderation test, subgroups based on gender and school origin were used. Findings: The result showed a significant effect behaviour intention on academic performance among vocational students. The moderation test revealed different results for the indicators: gender (male vs female) and school origin (public vs privat school). Significant result were found for the female and public school as moderation categories. Keywords: behavior intention, academic performance, blended learning, vocational.
THE 15-MINUTE CITY AND SOCIAL BEHAVIOR CHANGES IN THE TOD AREA: BLOK M-SISINGAMANGARAJA TOD CASE STUDY Julfikar, Dede; Yola, Lin
International Review of Humanities Studies Vol. 10, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The changing process of the city can be due to economic development that results in urbanization then enlarges the city. This situation affects the growth and evolution of other activities in urban areas such as the emergence of new residential areas, industrial zones, and trade and service (commercial) areas. The government of DKI Jakarta is targetting to develop many public transportation infrastructure due to its target of 2040 70% of Jakarta residents live near by transit points. So that the distance of residential residents to urban facilities can be reached within 15 minutes of walking, cycling or using public transportation. This study method is based on literature searches and stakeholder interviews by looking at comparisons of other city developments and DKI Jakarta Government policies related to Transit-Oriented Development areas which are part of the realization of 15-Minute City. The Jakarta 15-Minute City development concept is the government's effort to create an inclusive environment that is a place for all parts of its citizens and an effort to maintain sustainable development in SDG-11.
Transit Oriented Development (TOD) sebagai Solusi Transportasi Berkelanjutan Studi Kasus: CSW, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Bagus Prawiratama, Dimas; Yola, Lin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi berkelanjutan menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan kota yang berkelanjutan. Transit-oriented development (TOD) merupakan pendekatan pembangunan yang mengedepankan integrasi antara transportasi umum dengan kegiatan pembangunan. TOD memiliki potensi untuk meningkatkan penggunaan transportasi umum dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis penerapan TOD terhadap transportasi berkelanjutan di kawasan Centrale Stichting Wederopbouw (CSW), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk menganalisis literatur-literatur terkait TOD dan transportasi berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TOD di kawasan CSW telah memberikan dampak positif terhadap transportasi berkelanjutan. Dampak positif tersebut antara lain: peningkatan penggunaan transportasi umum, penurunan penggunaan kendaraan pribadi, dan peningkatan aksesibilitas masyarakat.
ANALISIS DAMPAK EKONOMI TRANSJOGJA KORIDOR 1A TERHADAP PENINGKATAN AKSESIBILITAS DAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT YOGYAKARTA SEBAGAI SMART CITY Prabowo, Gregorius Yoga Himawan; Yola, Lin
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 1 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i1.10403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekonomi Transjogja Koridor 1A terhadap peningkatan aksesibilitas dan perekonomian masyarakat Yogyakarta sebagai Smart City. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode literatur review, dengan mengumpulkan data dari berbagai artikel-artikel terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa Transjogja Koridor 1A memberikan dampak positif terhadap peningkatan aksesibilitas masyarakat Yogyakarta. Dengan adanya layanan transportasi yang terintegrasi dan terkoordinasi dengan baik, masyarakat dapat dengan mudah dan efisien mengakses berbagai destinasi di kota Yogyakarta. Selain itu, Transjogja Koridor 1A juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Yogyakarta, terutama di sepanjang rute koridor tersebut. Dalam konteks Smart City, Transjogja Koridor 1A dapat dijadikan salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di kota Yogyakarta. Namun, peningkatan aksesibilitas dan perekonomian yang dihasilkan oleh Transjogja Koridor 1A juga perlu diimbangi dengan upaya-upaya untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan mengurangi dampak negatif terhadap masyarakat yang terdampak.
POTENSI PENINGKATAN PULAU PANAS PERKOTAAN PADA KAWASAN KUMUH KAMPUNG POJOK JAKARTA Rosantiningsih, Ika; Yola, Lin
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 1 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i1.10722

Abstract

Kota Jakarta merupakan kota dengan populasi penduduk yang padat dan juga padat bangunan, sebagian besar berupa bangunan hunian, sedangkan ruang terbuka hijau dan ruang terbuka biru belum memadai. Proporsi hamparan bangunan hunian tapak lebih dominan dibandingkan hunian vertikal. Tipe kawasan hunian tapak dapat berupa kawasan tertata maupun tidak tertata, banyak diantaranya berupa bangunan hunian tapak padat penduduk, kumuh, dan bahkan liar. Banyaknya kawasan hunian kumuh dan liar menjadi salah satu faktor peningkatan Pulau panas perkotaan di Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak kawasan kumuh dan liar sebagai salah satu faktor peningkatan Pulau panas perkotaan di DKI Jakarta pada studi kasus Kampung Pojok Muara Baru yang berada diatas perairan teluk Jakarta. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data primer dengan pengamatan lapangan serta kajian data sekunder dari peta citra satelit, dianalisis menggunakan teori Pulau panas perkotaan. Penelitian ini menekankan bahwa dampak konfigurasi bangunan dan jenis tutupan lahan pada kawasan hunian tidak tertata dan kumuh menjadi salah satu faktor peningkatan Pulau panas perkotaan karena minimnya vegetasi, aliran angin terhambat, panas matahari terserap dan terperangkap, serta terhambatnya fungsi badan air serta tercemar oleh limbah domestik rumah tangga. Solusi atas permasalahan tersebut adalah kebijakan relokasi lahan, pengembalian fungsi badan air serta penataan kawasan pesisir.
Optimization of The Use of The I-24/7 Network System by Bagkominter to Overcome Transnational Crime The Realization of Modern Police in The Era 4.0 Nufani Puspita Sari; Basir - S; Lin - Yola
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 22 No. 001 (2023): Pena Justisia (Special Issue)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v22i3.3952

Abstract

Indonesia has committed and is ready to implement Industry 4.0 to build a globally competitive manufacturing industry. Polri participates in supporting Indonesia towards the 4.0 era. Through precision towards modern policing, it is hoped that all police officers must be able to make good use of digital technology and continuously improve their capabilities in its implementation. The International Communications Section or abbreviated as Bagkominter has the main task of organizing and developing an information exchange system in efforts to prevent and eradicate international/transnational crimes through the INTERPOL network (I-24/7), ASEANAPOL and other information facilities; as well as collecting information and data processing. Based on the explanation described above, the problem will arise "How to optimize the use of the I-24/7 Network System by the Kominter Unit to Overcome Transnational Crime in the Context of Realizing Modern Police in the 4.0 era?". From these main problems, the author also creates problems, including: "How do you optimize human resources, budget support, infrastructure and methods in using the I-24/7 network system by Bagkominter?" The approach used in this thesis is qualitative by using descriptive analysis method. Data collection techniques using interviews. Data analysis techniques using data reduction. data presentation, and drawing conclusions. Based on the research results, it can be explained that there is still a limited number of personnel and personnel competence, the operating budget for the I-24/7 network system is still inadequate, the facilities and infrastructure owned are still inadequate and the methods for dealing with transnational crimes are still not running optimally
Unmanned Aerial Vehicle Development, Concerns, and Future In Modern Warfare Rivaldy Armando Kamal; Stanislaus Riyanta; Lin Yola
Jurnal Keamanan Nasional Vol. 11 No. 2 (2025): JURNAL KEAMANAN NASIONAL VOL 11 NO. 2 TAHUN 2025
Publisher : Pusat Kajian Keamanan Nasional (Puskamnas) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/

Abstract

The development, use, and prospects of unmanned aerial vehicles (UAVs) in contemporary warfare are to be examined in this paper. As it is, this paper collects data from the Google Scholar and Google search engine to form a comprehensive data as to provide facts and thus compile it in a literature review. From early inventions like the Kettering Bug to the present deployment of AI-powered drone swarms, it charts over the evolution of UAVs and emphasizes their increasing strategic significance in combat. The report highlights how UAVs have changed tactical operations, surveillance, and combat strategies through historical analysis, technology assessments, and a case study on the war between Russia and Ukraine. The report also discusses important issues pertaining to moral conundrums, legal frameworks, and counter-drone strategies in reaction to the widespread use of UAV technology. In the end, this study presents insight into how drones, propelled by AI breakthroughs and defense sector innovation, are changing military operations in the future while posing significant strategic and humanitarian issues.