Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI LINGKUNGAN SEBAGAI PERTANGGUNGJAWABAN DALAM PENGELOLAAN LIMBAH PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) NAIBONAT KABUPATEN KUPANG Baitanu, Benediktus Risal; Arthana, I Komang; Molidya, Aldarine
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 5 No. 4 (2025): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2025)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v5i4.4480

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan akuntansi lingkungan dalam pengelolaan limbah di RSUD Naibonat dengan metode kualitatif dan NVivo 15. Akuntansi lingkungan telah diterapkan pada seluruh tahap, namun belum sistematis dan masih digabung dalam biaya operasional. Pengelolaan limbah sesuai regulasi, tetapi pemusnahan masih bergantung pihak ketiga. Penerapan yang lebih terstruktur diharapkan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan legitimasi rumah sakit.
ANALISIS ILUSI FISKAL DI PROVINSI NTT Sobang, Rafael U.L.; Molidya, Aldarine; Bolang, Rikhard C. Th.
JURNAL AKUNTANSI : TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS Vol 13 No 2 (2025): JURNAL AKUNTANSI: TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jak.v13i2.25237

Abstract

This study aims to analyze the existence of the fiscal illusion phenomenon in East Nusa Tenggara Province (NTT) and to examine the effect of transfer funds and local revenue (Pendapatan Asli Daerah or PAD) on regional expenditure. The research employs a quantitative descriptive method using secondary data from 22 regencies/cities in NTT for the period of 2020–2024. The analysis is conducted using panel data regression with the Fixed Effect Model (FEM) approach. The results show that the General Allocation Fund (DAU) has a significant negative effect on regional expenditure, indicating the presence of fiscal illusion—a condition where an increase in central government transfers is not followed by an increase in productive spending. Conversely, Local Revenue (PAD) and Revenue Sharing Funds (DBH) have a significant positive effect on regional expenditure, while the Special Allocation Fund (DAK) and Regional Loans have no significant effect. These findings indicate that the fiscal structure of NTT remains characterized by a high level of dependency on central government transfers, reflecting that regional fiscal independence has not been fully achieved.
DAMPAK BANTUAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN TERHADAP KESEJAHTERAAN KELUARGA DI DESA TERTINGGAL (STUDI KASUS PADA DESA TANGLAPUI KECAMATAN ALOR TIMUR KABUPATEN ALOR) Mokoni, Junianto Yosepus; Molidya, Aldarine; Tungga, Cicilia A
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 6 No 6 (2025): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v6i6.25238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap kesejahteraan keluarga di Desa Tanglapui, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan yang terdiri dari pemerintah desa, pendamping PKH, penerima PKH, serta tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PKH di Desa Tanglapui telah menyentuh keluarga miskin dan memberikan manfaat berupa peningkatan akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi rumah tangga. Namun, efektivitas program masih terkendala oleh ketergantungan penerima bantuan serta permasalahan ketepatan sasaran akibat data yang kurang valid. Kesimpulan penelitian ini adalah PKH berperan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat miskin, tetapi masih membutuhkan evaluasi dan perbaikan dalam mekanisme pendataan dan pendampingan. Kata Kunci : Program Keluarga Harapan, Kesejahteraan, Pelaksanaan PKH di Desa Tertinggal
PERAN ALOKASI ANGGARAN DAERAH DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN UMKM SECARA BERKELANJUTAN DI KABUPATEN NAGEKEO Dhema, Verena N; Molidya, Aldarine; Waruwu, Hasmarini A
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 6 No 6 (2025): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v6i6.25842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran alokasi anggaran daerah dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara berkelanjutan di Kabupaten Nagekeo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alokasi anggaran daerah telah diarahkan pada pemberdayaan dan pengembangan UMKM melalui program fasilitasi usaha mikro, pelatihan, pendampingan, serta peningkatan kapasitas produksi dan SDM. Namun efektivitas implementasi masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan besaran anggaran, belum optimalnya integrasi program lintas perangkat daerah, serta belum meratanya kapasitas akses pelaku UMKM terhadap fasilitas pemerintah. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa alokasi anggaran daerah memiliki peran strategis dalam penguatan UMKM, namun untuk mendorong pengembangan yang berkelanjutan, diperlukan konsistensi penganggaran, penguatan koordinasi antarinstansi, dan perluasan program yang secara eksplisit mendukung digitalisasi, inovasi, dan peningkatan daya saing UMKM lokal. Kata Kunci : Alokasi Anggaran Daerah, Pembangunan Daerah, UMKM, Keberlanjutan
Analysis of the development of the tourism and creative economy sector in Bima Regency, West Nusa Tenggara Fanggidae, Rolland E.; Molidya, Aldarine; Guterres, Alexandre De Sousa
Journal of Multidisciplinary Academic Business Studies Vol. 1 No. 4 (2024): August
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jomabs.v1i4.2400

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the development of the tourism sector and the creative economy in the Bima district and the extent to which the tourism and creative economy sectors have contributed to economic growth at both the regional and national levels. Research Methodology: A descriptive qualitative approach was applied using SWOT analysis to identify internal strengths and weaknesses, as well as external opportunities and threats. Data were obtained through field observations, stakeholder interviews, and document reviews. Results: The analysis shows that Bima Regency possesses diverse tourism resources and creative economy products, but their development is uneven. Only destinations with large capital investments have progressed, while many potential attractions remain underdeveloped. Key weaknesses include limited certified tourism human resources, insufficient culinary training, low innovation among MSMEs, and weak collaboration. Conclusions: Tourism and creative economy development in Bima requires an aggressive S–O strategy that leverages strengths and opportunities by improving human resource capacity, enhancing MSME innovation, expanding culinary programs, and strengthening partnerships. Limitations: This study focused only on Bima Regency, limiting the generalizability of its findings to other regions. The qualitative nature of the research also restricts the quantitative measurement of economic impacts. Contribution: This study contributes to the regional development discourse by offering strategic insights for sustainable tourism and creative economy growth, aligning local initiatives with national policies to increase competitiveness and economic resilience.
Pelatihan Peningkatan Nilai Produk Holtikultura Berbasis Digitalisasi pada Kelompok Tani Langke Rembong Tiwu, Maria Indriyani Hewe; Ballo, Fransina W.; Molidya, Aldarine; Tomosowa, Olivia L. E
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): September
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v6i1.3766

Abstract

Purpose: The aim of this training to develop the skills and expertise of horticultural farmer groups through digital marketing to increase farmer income. Methodology/approach: The method used is socialization and training for horticulture farmer groups, Langke Rembong, Central Manggarai Regency, East Nusa Tenggara Province. This training begins with the socialization of increasing the value of horticultural products and marketing strategies through online marketing. Training to increase the value of horticultural products is carried out on online packaging and marketing using social media. Results/findings: Socialization and training activities have provided knowledge transformation and direct application regarding increasing the value of horticultural farming products and online marketing in the form of Facebook business. and increasing sales of horticultural farming products and expanding market networks thereby providing economic improvements for farmer groups in Langke Rembong. Conclusions: This community service program successfully enhanced the value of horticultural products through digitalization and online marketing, while strengthening the farmers’ economy in Langke Rembong through continuous assistance. Limitations: This training has not yet reached the stage of distributing horticultural agricultural products to hotels and restaurants in the Labuan Bajo tourism area. Contribution: This training improving their skills to digital marketing and expanding their share market of holticultural products and improving their economics household.
ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN DANA DESA TERHADAP AKSES PENDIDIKAN DAN KESEHATAN PADA KABUPATEN DI PROVINSI NTT TAHUN 2019-2023 Gafur, Srikandi M; Tungga, Cicilia A; Molidya, Aldarine
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 7 No 1 (2026): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v7i1.26640

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan Dana Pemerintah Daerah/Dana Desa (DD) secara parsial dan simultan terhadap Akses Pendidikan (diukur dari APM SD dan APM SMP) dan Akses Kesehatan (diukur dari prevalensi Stunting dan jumlah Puskesmas Pembantu/PUSTU) di 21 Kabupaten Di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2019-2023. Penelitian kuantitatif ini menggunakan data panel yang dianalisis dengan metode Multivariate Analysis of Covariance (MANCOVA). Variabel independen utama adalah logaritma natural Dana Desa (DD), sementara variabel dependen adalah Akses Pendidikan dan Akses Kesehatan. Hasil pengujian simultan (H3) menggunakan Pillai’s Trace (0.492) dengan nilai Signifikansi 0.000 menunjukkan bahwa penggunaan Dana Desa (DD) berpengaruh signifikan terhadap kumpulan variabel Akses Pendidikan dan Kesehatan secara kolektif. Namun, temuan parsial menunjukkan adanya efektivitas yang tidak merata. Pengujian H1 menunjukkan Dana Desa (DD) tidak berpengaruh signifikan terhadap kedua indikator Akses Pendidikan (APM SD (Sig. = .263, APM SMP (Sig. = .086). Pengujian H2 menunjukkan bahwa Dana Desa (DD) tidak signifikan terhadap Pustu (Sig. = .408), namun berpengaruh sangat signifikan dan negatif terhadap Stunting (Sig. = .000) Koefisien -4,06 x 10⁻¹¹). Kesimpulan penelitian adalah signifikansi Secara bersama-sama Dana Desa (DD) di NTT didorong sepenuhnya oleh keberhasilan intervensi penurunan stunting, sementara sektor pendidikan dan pembangunan fasilitas fisik (Pustu) dihambat oleh masalah struktural seperti kelangkaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan tantangan geografis. Oleh karena itu, direkomendasikan agar alokasi dana bergeser dari fokus pembangunan fisik menjadi penguatan kualitas dan distribusi SDM di wilayah kepulauan NTT. Kata Kunci : Dana Desa, Akses Pendidikan, Akses Kesehatan, Stunting, MANCOVA, NTT