Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI LINGKUNGAN SEBAGAI PERTANGGUNGJAWABAN DALAM PENGELOLAAN LIMBAH PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) NAIBONAT KABUPATEN KUPANG Baitanu, Benediktus Risal; Arthana, I Komang; Molidya, Aldarine
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 5 No. 4 (2025): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2025)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v5i4.4480

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan akuntansi lingkungan dalam pengelolaan limbah di RSUD Naibonat dengan metode kualitatif dan NVivo 15. Akuntansi lingkungan telah diterapkan pada seluruh tahap, namun belum sistematis dan masih digabung dalam biaya operasional. Pengelolaan limbah sesuai regulasi, tetapi pemusnahan masih bergantung pihak ketiga. Penerapan yang lebih terstruktur diharapkan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan legitimasi rumah sakit.
ANALISIS ILUSI FISKAL DI PROVINSI NTT Sobang, Rafael U.L.; Molidya, Aldarine; Bolang, Rikhard C. Th.
JURNAL AKUNTANSI : TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS Vol 13 No 2 (2025): JURNAL AKUNTANSI: TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jak.v13i2.25237

Abstract

This study aims to analyze the existence of the fiscal illusion phenomenon in East Nusa Tenggara Province (NTT) and to examine the effect of transfer funds and local revenue (Pendapatan Asli Daerah or PAD) on regional expenditure. The research employs a quantitative descriptive method using secondary data from 22 regencies/cities in NTT for the period of 2020–2024. The analysis is conducted using panel data regression with the Fixed Effect Model (FEM) approach. The results show that the General Allocation Fund (DAU) has a significant negative effect on regional expenditure, indicating the presence of fiscal illusion—a condition where an increase in central government transfers is not followed by an increase in productive spending. Conversely, Local Revenue (PAD) and Revenue Sharing Funds (DBH) have a significant positive effect on regional expenditure, while the Special Allocation Fund (DAK) and Regional Loans have no significant effect. These findings indicate that the fiscal structure of NTT remains characterized by a high level of dependency on central government transfers, reflecting that regional fiscal independence has not been fully achieved.
DAMPAK BANTUAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN TERHADAP KESEJAHTERAAN KELUARGA DI DESA TERTINGGAL (STUDI KASUS PADA DESA TANGLAPUI KECAMATAN ALOR TIMUR KABUPATEN ALOR) Mokoni, Junianto Yosepus; Molidya, Aldarine; Tungga, Cicilia A
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 6 No 6 (2025): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v6i6.25238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap kesejahteraan keluarga di Desa Tanglapui, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan yang terdiri dari pemerintah desa, pendamping PKH, penerima PKH, serta tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PKH di Desa Tanglapui telah menyentuh keluarga miskin dan memberikan manfaat berupa peningkatan akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi rumah tangga. Namun, efektivitas program masih terkendala oleh ketergantungan penerima bantuan serta permasalahan ketepatan sasaran akibat data yang kurang valid. Kesimpulan penelitian ini adalah PKH berperan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat miskin, tetapi masih membutuhkan evaluasi dan perbaikan dalam mekanisme pendataan dan pendampingan. Kata Kunci : Program Keluarga Harapan, Kesejahteraan, Pelaksanaan PKH di Desa Tertinggal
PERAN ALOKASI ANGGARAN DAERAH DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN UMKM SECARA BERKELANJUTAN DI KABUPATEN NAGEKEO Dhema, Verena N; Molidya, Aldarine; Waruwu, Hasmarini A
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 6 No 6 (2025): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v6i6.25842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran alokasi anggaran daerah dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara berkelanjutan di Kabupaten Nagekeo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alokasi anggaran daerah telah diarahkan pada pemberdayaan dan pengembangan UMKM melalui program fasilitasi usaha mikro, pelatihan, pendampingan, serta peningkatan kapasitas produksi dan SDM. Namun efektivitas implementasi masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan besaran anggaran, belum optimalnya integrasi program lintas perangkat daerah, serta belum meratanya kapasitas akses pelaku UMKM terhadap fasilitas pemerintah. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa alokasi anggaran daerah memiliki peran strategis dalam penguatan UMKM, namun untuk mendorong pengembangan yang berkelanjutan, diperlukan konsistensi penganggaran, penguatan koordinasi antarinstansi, dan perluasan program yang secara eksplisit mendukung digitalisasi, inovasi, dan peningkatan daya saing UMKM lokal. Kata Kunci : Alokasi Anggaran Daerah, Pembangunan Daerah, UMKM, Keberlanjutan