Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

METODE BERMAIN ORIGAMI MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI Ifalahma, Darah; Asri, Novia Kartika Hayu; Artika, Melati; Arini, Liss Dyah Dewi
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2023 : SIKesNas 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2957

Abstract

Anak usia dini adalah individu yang unik dimana ia memiliki pola pertumbuhan dan perkembangan dalam aspek fisik, kognitif, sosioemosional, kreativitas, bahasa dan komunikasi yang khusus yang sesuai dengan tahapan yang sedang dilalui. Usia dini merupakan usia yang efektif untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki anak, dalam perkembangan fisiknya sangat berkaitan dengan perkembangan motorik. Perkembangan motorik terdiri dari motorik kasar dan motorik halus. Perkembangan motorik halus menekankan koordinasi kelenturan tangan seperti keterampilan menggunakan jemari tangan dan pergerakan pergelangan tangan yang tepat contohnya menulis, melipat, menggambar dan memegang sesuatu dengan ibu jari dan telunjuk. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektifitas metode bermain origami terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia dini. Desain penelitian adalah kuantitatif eksperiment one grup pre-post test. Variabel independen adalah metode bermain origami, variabel dependen adalah kemampuan motorik halus anak. Populasi penelitian adalah siswa TK Aisyiyah Premulung Surakarta. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian adalah siswa kelompok A (4-5 tahun) sebanyak 23 anak. Instrumen yang digunakan adalah kertas origami berbagai ukuran dan warna, serta lembar observasi/penilaian kemampuan motorik halus (sesuai kurikulum sekolah). Analisis yang digunakan adalah Uji t-test. Hasil penelitian sebelum diberikan metode bermain origami kemampuan motorik halus anak mayoritas dalam kategori Mulai Berkembang (MB) (65,2%), dan sesudah diberikan metode bermain origami kemampuan motorik halus anak mayoritas dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) (47,8%). Perhitungan t-Hitung = 7,39 dan t-Tabel = 2,017, maka t-Hitung > t-Table yakni 7,39 > 2,017 artinya terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan motorik halus anak sebelum dan sesudah diberikan metode bermain origami. Kesimpulan adalah metode bermain origami efektif meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini
EFEKTIVITAS SWEDISH MASSAGE THERAPY TERHADAP PENURUNAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL Sulistiyanti, Anik; Ifalahma, Darah; Syafira, Amanda Dina
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2024: SIKesNas 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.3905

Abstract

Terjadi kasus gangguan kehamilan akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin,salah satu factor penyebab meningkatnya angka kematian ibu dan bayi seperti hipertensi gravidarum, diabetes gestasional, preeklamsia, Hiperemesis gravidarum, kehamilan lebih bulan/serotinus. Penanganan Terapi non farmakologis untuk hipertensi kehamilan salah satunya dapat dengan cara Teknik Swedish Massage yang mempunyai kegunaan manfaat dalam memperlancar peredaran darah, meminimalkan penurunan gangguan depresi, stres kortisol hormon serta kecemasan, risiko terjadi heart attack, gagal ginjal sampai dengan kondisi stroke, SMT digunakan dalam terapi yang efektif untuk menurunkan tekanan darah saat kehamilan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Swedish Massage Therapy terhadap Penurunan Hipertensi Pada Ibu Hamil. Metode penelitian ini menggunakan pre eksperimen dengan desain one grup pre test and post test design. Sampel adalah ibu hamil yang bersedia sebagai responden melalui total sampling sejumlah 15 orang. data dianalisis uji statistic paired sample t- test. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa sampel yang diukur tekanan darah pada ibu hamil sebelum dilakukan SMT sebesar 13,33% (hipertensi ringan), 86,67% (hipertensi sedang), sesudah diberikan terapi Swedish Massage yaitu kategori Hipertensi Ringan adalah 8 orang (53.33%) kemudian Hipertensi Sedang adalah 7 orang (46.67%). Secara statistic didapatkan hasil dari uji t-test 0.003 < (0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat efektivitas SMT terhadap Penurunan Hipertensi Pada Ibu Hamil
EFFECTIVENESS OF SAND PLAY THERAPY IN REDUCING EMOTIONAL DISORDERS IN CHILDREN Ifalahma, Darah; Yuliana, Ana; da Costa Fernandes, Angelina; Margaretha Xan Xao, Maria; Nurul Istiqomah, Risma
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2025: Proceeding of the 6th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/afn2qy49

Abstract

Emotional disorders in children, including anxiety, depression, and behavioral dysregulation, can significantly impact their development and well-being. This study investigates the effectiveness of Sand Play Therapy as a nonverbal, child-centered intervention for reducing emotional disorders. Using a quasi-experimental design, 20 children aged 5–6 years were assigned to either an experimental group receiving Sand Play Therapy or a control group. Emotional symptoms were measured using the Emotional Behavior Problems Questionnaire before and after a four week intervention. Results showed the pre-post test scores between groups were significantly different (F(1,37) = 21.78, p < 0.001), confirming the effectiveness of the intervention. Its mean a statistically significant reduction in emotional disorder scores among children who received therapy, supporting the efficacy of Sand Play Therapy in promoting emotional healing. These findings suggest that Sand Play Therapy is a valuable therapeutic tool, particularly for children who struggle with verbal expression.
The Effectiveness of A Combination of Lemon (Citrus) Aromatherapy and Acupressure Massage in Reducing Emesis Gravidarum in Pregnant Women Ifalahma, Darah; Yuliana, Ana; Rahayuningrum, Indriyati Oktaviano; Asri, Novia Kartika Hayu
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 3 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i3.3162

Abstract

Nausea and vomiting in pregnant women (emesis gravidarum) occurs in 60-80% of primigravidas and 40-60% of multigravidas. Emesis gravidarum if not treated immediately will develop into hyperemesis and can result in impaired fetal growth, the fetus dies in the womb and the fetus may experience congenital abnormalities. One of the therapies that is safe and can be given to pregnant women who experience emesis gravidarum is by giving lemon aromatherapy and acupressure massage. Objective to determine the effectiveness of a combination of lemon (citrus) aromatherapy and acupressure massage in reducing emesis gravidarum in pregnant women. The research design used an experimental method with a one group pretest-posttest design. The independent variable is a combination of lemon aromatherapy and acupressure massage, the dependent variable is emesis gravidarum. The sampling technique used a purposive sampling technique, a sample of 10 first trimester pregnant women. The research instrument used lemon aromatherapy media, acupressure massage action schedule sheet, and Pregnancy Unique Quantification of Emesis (PUQE-24). The data analysis used is the t-test. The average incidence of emesis gravidarum before being given therapy was 9.3 (moderate degree category), the average incidence of emesis gravidarum after being given therapy was 5.5 (mild degree category). The results of the analysis using the t-test, the p-value < α, namely 0.000 < 0.05, which means that there is an effect of giving a combination of lemon (citrus) aromatherapy and acupressure massage to reducing emesis gravidarum. The combination of lemon (citrus) aromatherapy and acupressure massage is effective in reducing emesis gravidarum in first trimester pregnant women.
Remodeling Pregnancy Exercises with Pelvic Rocking Exercise as Management of Back Pain in Pregnant Women Ifalahma, Darah; Yuliana, Ana; Bakkar, Zainie Aboo; Wargani, Rizki Nugraha; Puspitasari, Rara Ayu
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.4124

Abstract

The discomfort that often arises during the third trimester of pregnancy and is often complained of by pregnant women is back pain. Back pain in pregnant women can be treated with pregnancy exercises. In pregnancy exercises, the 5th movement, namely rocking back arches, can be continued with the Pelvic Rocking Exercise for optimal results. Objective: The aim of this study was to determine the effectiveness of remodeling pregnancy exercises using pelvic rocking exercise on back pain in pregnant women. Method: Quasi Experimental research method with pretest-posttest with control group design. The purposive sampling sample was 20 third trimester pregnant women with back pain, divided into 2 groups, namely the control group (pregnancy exercise only) and the intervention group (remodeling pregnancy exercise with pelvic rocking exercise). The instrument used was the Numerical Rating Scale pain scale observation sheet. Data analysis with a difference test between pre and post. Results: The results of the back pain scale for pregnant women in the control group after being given pregnancy exercises obtained an average of 11.71, while in the intervention group after being given remodeling pregnancy exercises with pelvic rocking exercise the average was 9.46. The results of data analysis using the Mann-Whitney U-Test showed a p value of 0.001 ≤ 0.05, which means the pain scale in the intervention group decreased more than the pain scale in the control group. Conclusion: Remodeling pregnancy exercise with pelvic rocking exercise is more effective in managing back pain in pregnant women.
PENGETAHUAN TENTANG GIZI SEIMBANG BALITA DENGAN PERILAKU IBU MENCEGAH STUNTING Sulistiyanti, Anik; Ifalahma, Darah; Yuliana, Ana
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 4 No. 1 (2024): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v4i1.3827

Abstract

Masalah terjadi di masyarakat khususnya pada bayi yang berusia dibawah lima tahun diantaranya status gizi yang kurang, kondisi stunting, selain itu akibat dari pengetahuan ibu mengenai gizi yang minim, pendapatan harian keluarga serta lingkungan sanitasi yang buruk sehingga dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang balita dengan perilaku ibu mencegah stunting Penelitian ini menggunakan metode yaitu design penelitian deskriptif korelasi secara pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah ibu-ibu yang mempunyai balita yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan di Posyandu Kemuning 9 Surakarta. Sampel Penelitian menggunakan Total sampling yaitu 40 sampel ibu yang mempunyai balita, dilakukan pengolahan data menggunakan analisis data univariat dan analisis bivariat dengan uji statistic kendall Tau. Berdasarkan hasil statistic dari penelitian ini didapatkan data dari 40 orang ibu yang memiliki pengetahuan cukup sebesar 17 responden (42.50%) dan memiliki pengetahuan baik tentang gizi seimbang balita sebesar 11 responden (27.50%). Uji kendall tau menunjukkan p value sebesar 0,000 (p< 0,05). Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi seimbang balita dengan perilaku ibu mencegah stunting.
STATUS GIZI BALITA BERDASARKAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI PADA BALITA Irawati, Fadly Alfenia; Ifalahma, Darah
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 4 No. 2 (2024): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v4i2.4122

Abstract

Status gizi adalah keadaan tubuh manusia sebagai akibat dari konsumsi suatu makanan dan pengunaan zat-zat gizi. Kurangnya asupan gizi seimbang dapat meempengaruhi status gizi balita sehingga pertumbuhan dan perkembangan balita tidak normal. Pengetahuan ibu sangat diperlukan agar dapat memberikan dan menyediakan makanan yang dikonsumsi oleh balita bervariasi sehingga kualitas dan kuantitas makanan yang disajikan oleh ibu mempunyai nilai gizi yang tinggi. Tujuan penelitian adalah mengetahui efektifitas pengetahuan ibu terhadapstatus gizi balita ditinjau dari beberapa literatur. Metode penelitian dengan mencari sumber pustaka yang relevan menggunakan Google Scholar dan Garuda dengan menggunakan kata kunci: Pengetahuan, Status Gizi Balita. Artikel yang didapat sebanyak lima artikel yang dicari sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil review dari semua studi tingkat pengetahuan ibu dapat berpengaruh terhadap status gizi balita. Kesimpulan tingkat pengetahuan ibu berpengaruh terdahap status gizi pada anak balita. Disarankan ibu untuk meningkatkan kesadaran pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi bagi balita.
PENGARUH PENGGUNAAN KB IMPLANT DENGAN PERUBAHAN BERAT BADAN AKSEPTOR KB Fakhiroh, Zakiatul; Ifalahma, Darah
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 4 No. 2 (2024): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v4i2.4124

Abstract

Implant adalah metode kontrasepsi hormonal yang efekif, tidak permanen dan dapat mencegah terjadinya kehamilan antara tiga sampai lima tahun, metode ini di kembangkan oleh the Population Concil, yaitu suatu organisasi internasional yang didirikan tahun 1952 untuk mengembangkan metode kontrasepsi. Implant merupakan alat kontrasepsi yang dipasangkan dibawah kulit lengan atas yang berbentuk kapsul silastik yang lentur dimana didalam seiap kapsul berisi hormone levenorgestril yang dapat mencegah terjadinya kehamilan. Kontrasepsi implant ini memiliki cara kerja menghambat terjadinya ovulasi, menyebabkan selaput lendir endometrium tidak siap dalam menerima pembuahan (nidasi), mengentalkan lendir dan menipiskan lapisan endometrium dengan efektivitas keberhasilan kontrasepsi implant sebesar 97-99%. Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk mengetahui penggaruh penggunaan KB Implant terhadap perubahan berat badan pada aksepstor KB. Metode pencarian artikel yang relevan menggunakan database Google scholar, Garuda dengan kata kunci: “Pengaruh”+ “ KB” + ”Implant” + ”Berat badan”. Penelusuran literature dari 2018 hingga 2022 dan penilaian literature menggunakan pedoman PRISMA dan penilaaian kelayakan menggunakan penilaian kritis JBI. Lima artikel dimasukan dalam literature.penelitian ini menemukan bahwa KB implant yang digunakan dapat mempengaruhi perubahan berat badan bagi beberapa konsptor KB. Semua intervensi ini memiliki sala satu efek yang sama, diperlukan untuk meningkatkan penelitian berbasis bukti latihan
Papercraft Method as Stimulation of The Development of Fine Motor Skills in Early Childhood Ifalahma, Darah; Yuliana, Ana; Dinawati Aulia, Syaifira; Md Yatim, Nurulshyha
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2024: Proceeding of the 5th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/icohetech.v5i1.4173

Abstract

One of the efforts to create a quality generation is by providing stimulation from an early age (4-6 years) to optimize children's golden age so that they grow into individuals who are cognitively intelligent, affectively capable and psychomotor skilled. One aspect of development that needs to be stimulated is the motor aspect. Fine motor skills are the ability to move small muscles such as fingers, especially those that require precision, eye and hand coordination. One interesting way of stimulating fine motor skills is the papercraft method. This research aims to determine the effectiveness of the papercraft method on the development of fine motor skills in early childhood. The research design uses a quantitative experimental one group pre-post test method. The sampling technique is purposive sampling. The sample was 23 group A kindergarten students (4-5 years). The research instrument used papercraft media and fine motor assessment sheets. The research stages consisted of 3 stages, namely stage I pretest, stage II providing intervention and stage III posttest. The data analysis used was the t-test. The results of the research before being given intervention on children's fine motor skills were in the majority in the Starting to Develop category (65.2%), and after being given the intervention the majority were in the Very Well Developing category (47.8%). The results of data analysis t-Count > t-Table means that there is a significant difference in children's fine motor skills before and after being given papercraft stimulation. Conclusion: The papercraft stimulation method is effective in improving the fine motor skills of young children.
SISTEM INFORMASI TUMBUH KEMBANG BALITA DI POSYANDU MENGGUNAKAN MODEL PROTOTYPE Nurhayati, Nurhayati; Ifalahma, Darah
Journal of Information System Management (JOISM) Vol. 5 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas Amikom Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/joism.2024v5i2.1390

Abstract

Pos Pelayanan Terpadu (POSYANDU) sebagai bentuk layanan kesehatan masyarakat memiliki peran dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan balita dan melakukan imtervensi jika ditemukan kemungkinan penyimpangan dalam pertumbuhan dan perkembangan balita. Permasalahan yang terjadi di POSYANDU adalah kader POSYANDU masih melakukan pencatatan tumbuh kembang balita secara manual sehingga kesulitan dalam mendapatkan riwayat tumbuh kembang balita dan belum melakukan skrining tumbuh kembang balita secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan prototype sistem informasi yang mampu melakukan penilaian tumbuh kembang balita sesuai dengan standar berat badan ideal dan skrining SDIDTK. Pendekatan model prototype melibatkan pengguna perangkat lunak untuk melakukan intervensi langsung terhadap sistem informasi. Dengan adanya sistem informasi ini, penilaian tumbuh kembang dapat dilakukan secara efisien dan akurat.