Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

THE THE RELATIONSHIP BETWEEN VULVAR HYGIENE BEHAVIOR DURING MENSTRUATION AND THE INCIDENCE OF VAGINAL DISCHARGE (FLOUR ALBUS) IN ADOLESCENT WOMEN Ratnasari, Rheka; Setiyawan; Shovie Rizqiea, Noerma
Disease Prevention and Public Health Journal Vol. 19 No. 2 (2025): Disease Prevention and Public Health Journal
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/dpphj.v19i2.11292

Abstract

Background : Vaginal discharge or flour albus refers to the non-bloody discharge other than blood from the vagina under normal conditions. Physiological vaginal discharge is considered normal for women, whereas abnormal or pathological discharge refers to any discharge that deviates from the usual characteristics or quantity typically observed under healthy conditions.  Vulvar hygiene is a particular care for women to maintain the external reproductive area. The study aimed to determine the relationship between vulvar hygiene behavior during menstruation and the incidence of vaginal discharge (flour albus) in adolescent women at Senior High School 8 Surakarta. Method : This research design employed quantitative using an analytic correlation study with the cross-sectional method. The sample selected 68 respondents of Senior High School 8 Surakarta students using the Slovin formula with proportional stratified random sampling. The analysis utilized the gamma test to examine the relationship between variables. Results: The results of the gamma test demonstrated a (P-Value 0.007 <0.05), which indicated a relationship between vulvar hygiene behavior and the incidence of vaginal discharge (flour albus). Conclusion : It concluded a significant relationship between vulvar hygiene behavior and the incidence of vaginal discharge (flour albus) in adolescent women at Senior High School 8 Surakarta. This study suggests that every woman could maintain the external reproductive organs by accomplishing vulvar hygiene practices to reduce vaginal discharge (flour albus).
Kajian Kinerja Pengelolaan Air Limbah Untuk Sanitasi Aman di Lembaga Pendidikan Keagamaan Kota Palu Halidiyah Faradillah; Zeffitni; Setiyawan; Ummu Aiman; Fikky Zachri
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 7 No. 4 (2025): Paulus Civil Engineering Journal, Vol.7, No.4
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/je0p2j24

Abstract

Pengelolaan air limbah di lembaga pendidikan keagamaan berperan krusial dalam memastikan tercapainya standar sanitasi aman. Penelitian ini mengevaluasi kinerja sistem pengolahan air limbah pada tujuh pondok pesantren di Kota Palu melalui kombinasi pendekatan kuisioner kepada santri dan pengurus, inspeksi lapangan terhadap infrastruktur sanitasi, serta analisis laboratorium terhadap kualitas efluen. Data persepsi diolah menggunakan skala Likert dan dianalisis secara deskriptif dengan bantuan SPSS. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa seluruh parameter kualitas efluen—termasuk TSS, BOD, COD, pH, minyak dan lemak, serta amoniak—berada dalam rentang baku mutu yang dipersyaratkan Permen LHK No. P.68/2016, mengindikasikan bahwa IPAL beroperasi secara efektif. Temuan observasi mengungkap bahwa sebagian besar pesantren memiliki kinerja pengelolaan yang baik hingga sangat baik; namun sejumlah aspek seperti pemeliharaan fasilitas, kecukupan jumlah WC, dan pencatatan operasi IPAL masih menunjukkan celah yang perlu diperbaiki. Analisis kuisioner menunjukkan perilaku hidup bersih dan sehat di kalangan santri berada pada kategori baik, meskipun tingkat konsistensinya masih bervariasi. Penelitian ini menekankan perlunya penambahan fasilitas sanitasi sesuai rasio santri, peningkatan kapasitas atau modifikasi IPAL untuk mengantisipasi pertumbuhan populasi, serta penguatan mekanisme operasi dan pemeliharaan melalui pencatatan rutin. Dukungan monitoring dari instansi terkait menjadi faktor penting untuk menjamin keberlanjutan pengelolaan air limbah di lingkungan pendidikan keagamaan.