Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : ZOO INDONESIA

CHECKLIST ON FAUNA DIVERSITY GUNUNG HALIMUN SALAK NATIONAL PARK: Cikaniki-Citalahab Qodri, Agmal; Utama, Ilham Vemandra; Ferdian, Pamungkas Rizki; Dwijayanti, Endah; Rusdianto, Rusdianto; Yohanna, Yohanna; Mulyadi, Mulyadi; Supriatna, Nanang; Hernawati, Rena Tri; Shidiq, Fajrin; Encilia, Encilia; Animalesto, Gloria; Sushadi, Pangda Sopha; Budi, Anang Setyo; Rizal, Syaiful; Nurhaman, Ujang; Herlambang, Alamsyah Elang Nusa; Nurinsiyah, Ayu Savitri
ZOO INDONESIA Vol 29, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v29i2.4037

Abstract

The Cikaniki resort is one of the most accessible research stations located in the Gunung Halimun Salak National Park (GHSNP). It is in adjacent with Citalahab village. The Research Center for Biology, Indonesian Institute of Sciences and other institutions have conducted intensive research on the fauna diversity of GHSNP from this station. Here we formulate a checklist on fauna diversity surrounding the Cikaniki Research Station and Citalahab, GHNSP from various sources, i.e. field work, museum collections (Museum Zoologicum Bogoriense), scientific publications, and technical report. The study was conducted from October 2019 until October 2020. The latest field work was conducted from 8-10 October 2019 under the framework of the Jungle Survival and Biological Collection Management 2019 program. In total, 821 fauna species were recorded in Cikaniki-Citalahab areas which comprises of 48 species of Mollusca, five species of Malacostraca, 523 species of Insects, 22 species of Actinopterygii, 63 species of Amphibia and Reptiles, 115 species of Aves and 45 species of Mammals. The diversity contributes 62.1% of the total 1,323 known fauna species in GHSNP. Five number of species were assigned as endangered and three species critical endangered by IUCN. In addition, 123 species were endemic to Java and 34 species protected by Regulation of the Ministry of Environment and Forestry Republic of Indonesia Number P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018. The areas of Cikaniki and Citalahab are rich in biodiversity. Although both areas are in close intact with human activity, research and ecotourism, the need of continuously spreading awareness and enforce species and area conservation is inevitable.
STUDI PENDAHULUAN PENENTUAN JENIS PAKAN ALTERNATIF KEONG DARAT ASAL MENOREH, YOGYAKARTA: Amphidromus palaceus, Dyakia rumphii, dan Hemiplecta humphreysiana Ferdian, Pamungkas Rizki; Handayani, Tri Hadi; Amalia, Raden Lia Rahadian; Nurinsiyah, Ayu Savitri
ZOO INDONESIA Vol 29, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v29i2.4038

Abstract

KARAKTERISASI GENETIK SIPUT CINCIN (Monetaria annulus Linnaeus, 1758) DARI PANTAI NUNUHU, PROVINSI MALUKU UTARA BERDASARKAN SEKUENS GEN CYTOCHROME OXIDASE SUBUNIT I Khoiriza, Indana Nurul; Rahayu, Dwi Anggorowati; Nurinsiyah, Ayu Savitri
ZOO INDONESIA Vol 33, No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v33i1.4771

Abstract

Monetaria annulus (Gastropoda: Cypraeidae) atau dikenal juga dengan siput cincin memiliki penyebaran di perairan Indo -Pasifik dan kerap dimanfaatkan oleh masyarakat dari masa sebelum Masehi sebagai alat pembayaran, perhiasan, dan bahan konsumsi. Penelitian Monetaria annulus ini bertujuan untuk mendapatkan karakteristik genetik spesies tersebut, yaitu dari nilai similaritas data BOLDsystems, komposisi basa nukleotida, jarak genetik, dan analisis filogenetik yang didasarkan pada sekuens gen COI. Sampel Monetaria annulus dari Pantai Nunuhu dilakukan tahapan ekstraksi, amplifikasi, elektroforesis, hingga sekuensing. Analisis genetik dilakukan dengan software bioinformatika, yaitu MEGA 7.0, BOLDsystems, Jupyter Notebook, Microsoft Excel, dan digunakan data pembanding dari Genbank. Hasil karakterisasi genetik dari tiga sampel segar, lima ingroup dan dua outgroup diperoleh sekuens dengan panjang 606 bp dan nilai similaritas 99,5-99,83%. Komposisi basa nukleotida menunjukkan kombinasi GC lebih rendah daripada AT dengan persentase berurutan 42,02% dan 57,98%. Rata-rata jarak genetik Monetaria annulus dari Pantai Nunuhu dengan ingroup adalah 2,69%. Hal ini menunjukkan bahwa sampel dari Pantai Nunuhu teridentifikasi satu spesies dengan Monetaria annulus ingroup. Dari pohon filogenetik dihasilkan satu kluster besar yang membagi Monetaria annulus Pantai Nunuhu dengan ingroupnya yang berasal dari China dan Papua. Hasil penelitian ini dapat dipergunakan sebagai dasar penelitian mengenai biogeografi Monetaria annulus terutama di kawasan Wallacea.