Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Penyuluhan tentang Perilaku Bersih dan Sehat pada TK- Al Habibi Kelurahan Sudirejo II Pinta Pudiyanti Siregar; Diva Farras Khansa Hasibuan
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i1.11697

Abstract

Abstrak:Sejumlah masalah kesehatan atau masih tingginya prevalensi penyakit lingkungan di Indonesia, praktik hidup bersih dan sehat masih belum banyak dilakukan di sana. Menurut data Kementerian Kesehatan, hingga 30.000 desa di 440 kabupaten di Indonesia memiliki sanitasi lingkungan di bawah standar dari data itulah saya berniat melakukan pengabdian masyarakat .Pelaksanaan kegiatan di Kelurahan Sudirejo II Kecamatan Medan Kota pada 30 Agustus 2022, Kegiatan ini dilakukan dengan interaksi aktif antara pembicara dan audiens yang hadir dengan metode tanya jawab. Pada kegiatan edukasi saya menggunakan poster sebagai media edukasi, penting menjaga perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah dengan memberi arahan cuci tangan dengan baik dan benar, Mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari jemari menggunakan air dan sabun oleh manusia untuk menjadi bersih dan memutuskan mata rantai kuman. di sarankan kepada pemerintah untuk menjalin Kerjasama dengan sekolah sekolah termasuk pada sekolah TK agar lebih dini mengenal penting menjaga perilaku hidup bersih dan sehat.
Edukasi Hipertensi dan Pemeriksaan Tekanan Darah, Asam Urat dan Kadar Gula Darah di Masjid Al- Hasanah, Kelurahan Sudirejo II Nadia Khoiriyah; Pinta Pudiyanti Siregar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i3.11700

Abstract

Masyarakat masih kurang memahami mengenai hipertensi dan pencegahannya di masyarakat serta masih kurangnya pemeriksaan kesehatan seperti pemeriksaan tekanan darah, asam urat, dan kadar gula darah sehingga perlu dan pentingnya dilakukan pemeriksaan untuk pencegahan. Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan di seluruh belahan dunia terutama indonesia. Hipertensi atau yang disebut dengan The Silent Killer merupakan keadaan tekanan darah sisteolik ? 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ? 90 mmHg. Pemeriksaan tekanan darah, asam urat dan kadar gula darah merupakan pemeriksaan yang dilakukan pada kegiatan ini yang bertujuan untuk mengetahui kesehatan pada jamaah Masjid Al-Hasanah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk edukasi dan pemeriksaan tekanan darah, asam urat, dan kadar gula darah pada Masjid Al-Hasanah, Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara. Setelah dilakukan edukasi dan pemeriksaan masyarakat lebih memahami tentang hipertensi dan mengetahui kondisi kesehatan dengan begitu tujuan dari kegiatan ini tercapai
Covid 19 Dan Penggunaan Masker Muka: Antara Manfaat Dan Resiko Pinta Pudiyanti Siregar; Rosnah Sutan; Cut Mourisa
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v1i3.5799

Abstract

Penyakit Korona Virus yang sekarang menyebar menjadi pandemi di seluruh dunia. Usaha pencegahan seperti penggunaan masker muka adalah menjadi keniscayaan. Penggunaan masker muka memberikan impak pada pengurangan kasus penyebaran dan kematian akibat penyakit Korona Virus terutama apabila dipakai secara meluas di masyarakat. Tetapi diantara isu yang muncul apabila pemakaian masker muka terutama yang plastik dan terus buang adalah isu limbah plastik yang sulit terurai pada alam sekitar, sakit kepala atau migrain pada tenaga kesehatan, isu kerusakan kulit wajah karena tekanan masker muka, penyakit kronis yang timbul akibat penumpumpukan kadar karbondioksida di tubuh dan isu manfaat masker muka pada anak-anak. Perlu ada penelitian lebih lanjut mengenai berbagai isu yang berkembang setelah pemakaian masker muka secara meluas baik yang positif maupun negatif
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SD Kota Medan Nurul Siti Aisyah Sofyan; Pinta Pudiyanti Siregar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 4 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i4.11840

Abstract

Laporan Kunjungan Rumah Penderita Dislipidemia: Pengalaman Mahasiswa Kedokteran Stase Kesehatan Komunitas Azra Amalia Nasution; Pinta Pudiyanti Siregar; Yulia Afrina Nasution
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v2i3.11488

Abstract

Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lemak (lipid) yang ditandai peningkatan kadar kolesterol total ?200 mg/dl, kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL) ?130 mg/dl, trigliserida (TG) ?150 mg/dl, atau penurunan kadar kolesterol High Density Lipoprotein (HDL) 35 mg/dl.Data RISKESDAS tahun 2018 menunjukkan bahwa prevalensi dislipidemia di Indonesia ada 28,8% penduduk yang berusia ?15 tahun dengan kadar kolesterol total di atas 200 mg/dL di mana penduduk perkotaan lebih banyak menderita dibanding pedesaan. Seorang pasien 56 tahun Keluhan utama kram pada kedua tangan. Hal ini dirasakan oleh pasien kurang lebih 2 tahun ini sering kram di kedua tangan saat bangun pagi dan semakin sering timbul. Keluhan lain yang dirasakan adalah rasa tegang di daerah tengkuk terkadang juga sakit kepala bagian belakang serta rasa pegal di daerah punggung, bahu dan persendian. Pemeriksaan kadar kolestrol di dapatkan 304 mg/dl. Pasien telah diberikan terapi farmakologis dan terapi non farmakologis. Setelah kunjungan pertama terdapat perubahan perilaku pada pasien yaitu obat simvastatin diminum secara rutin setiap hari dan menerapkan pola hidup sehat seperti mengurangi mengkonsumsi makanan berlemak, melaukan aktivitas fisik, tetapi pasien masih belum bisa menghindari kebiasaan merokok dan pasien mulai ingin pergi ke pelayanan kesehatan untuk mengontrolkadar kolestrol secara berkala.
Pengkajian Paripurna Pasien Geriatri (P3G) di Puskesmas Kota Medan dan Puskesmas Deli Serdang Yulia Afrina Nasution; Mila Trisna Sari; Pinta Pudiyanti Siregar; Ika Nopa
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v2i2.9311

Abstract

Ilmu geriatri menjadi sangat penting untuk dipahami oleh tenaga kesehatan karena jumlah penduduk lanjut usia semakin meningkat dan masih sedikitnya penelitian tentang pengkajian paripurna pasien geriatri. Peningkatan jumlah penduduk berusia lanjut ini akan mengakibatkan transisi epidemiologi. Jumlah Lansia tahun 2017 mencapai 9,03% dari jumlah penduduk dan Tahun 2020 mencapai 27,08 juta dan akan menjadi negara ke lima paling banyak jumlah lansia pada Tahun 2025. Berdasarkan hal tersebut peneliti ingin melihat gambaran pengkajian paripurna geriatri di Puskesmas Kota Medan dan Puskesmas Deli Serdang Tahun 2018. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui gambaran pengkajian paripurna pasien geriatri di Puskesmas Kota Medan dan Deli Serdang tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, Populasi adalah lansia yang berumur ? 60 tahun sebanyak 700 orang dengan sampel 60 orang untuk Puskesmas Kota Medan dan 60 orang di Puskesmas Deli Serdang. Pengambilan data penelitian dengan wawancara kuesioner dan dilakukan analisis data menggunakan SPSS. Jumlah lansia di Puskesmas Kota Medan sebesar 83,1% sedangkan di Puskesmas Deli Serdang sebesar 91,7%. ADL dengan Instrumen Indeks Barthel Modifikasi pada lansia di puskesmas kota medan lebih banyak mengalami ketergantungan ringan sebesar 38,3% sedangkan di Puskesmas Deli Serdang sebesar 70,0%. IADL Lawton pada lansia di Puskesmas Kota Medan lebih banyak independen/mandiri sebesar 88,3% sedangkan di Puskesmas Deli Serdang sebesar 78,3%. Risiko jatuh pasien lanjut usia pada pasien geriatri di Puskesmas Kota Medan lebih banyak mengalami risiko rendah sebesar 55,0% sedangkan di Puskesmas Deli Serdang sebesar 53,3 %. GDS pada lansia di Puskesmas Kota Medan lebih banyak tidak memiliki risiko untuk gangguan depresi sebesar 68,3% sedangkan di Puskesmas Deli Serdang sebesar 56,7%. CDT4 pada lansia di Puskesmas Kota Medan lebih banyak tidak mengalami gangguan kognisi sebesar 78,3% sedangnkan di Puskesmas Deli Serdang sebesar 68,3%. MMSE pada lansia di Puskesmas Kota Medan lebih banyak tidak mengalami gangguan kognisi sebesar 78,3% sedangkan di Puskesmas Deli Serdang sebesar 73,3%. AMT pada lansia di Puskesmas Kota Medan lebih banyak tidak mengalami gangguan ingatan sebesar 71,7% sedangkan di Puskesmas Deli Serdang sebesar 68,3%. MNA pada lansia di Puskesmas Kota Medan yang mempunyai risiko untuk mengalami malnutrisi sebesar 60,0% sedangkan di Puskesmas Deli Serdang sebesar 66,7%. Jumlah lansia di Puskesmas Kota Medan dan Deli Serdang Tahun 2018 sangat tinggi sehingga pelu adanya peningkatan pelayanan kesehatan bagi lansia seperti home visite, penyuluhan kesehatan, dan senam lansia
Laporan Kunjungan Rumah pada Pasien Lansia Gout Athritis: Suatu Kegiatan Stase PH Fahrul Rozi; Pinta Pudiyanti Siregar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v2i4.11664

Abstract

Indonesia merupakan suatu negara berkembang dengan penduduk rata-rata dengan usia 60 tahun keatas semakin meningkat dari tahun ketahun. Definisi lansia menurut WHO adalah seseorang yang telah berusia 60 tahun keatas, baik pria atau pun wanita. Pada kunjungan pertama saya melakukan perkenalan diri terlebih dahulu kepada pasien dan mengungkapkan apa tujuan dilakukan home visit dan melakukan anamnesis kepada pasien dan mencoba untuk menerangkan sedikit tentang penyakit. kemudian pada kunjungan kedua saya mencoba untuk melakukan edukasi terkait penyakit yang di derita pasien menggunakan brosur, meninjau perkembangan penyakit pasien dan mengedukasi pasien agar sering memeriksakan penyakitnya ke puskesmas terdekat. Pasien 60 tahun, keluhan Nyeri pada jari-jari kaki kiri dan kanan serta lutut sebelah kanan., hilang timbul. Pasien sering mengkonsumsi makanan-makanan yang tinggi purin. Regio cruris anterior : bengkak (+), hangat (+), nyeri tekan (+), nyeri gerak(+). Kadar asam urat : kunjungan pertama: 8,7 mg/dl dan kunjungan kedua: 8,4 mg/dl. Setelah dilakukan edukasi dan penerapan konsumsi makanan yang sehat di dapatkan penurunan kadar asam urat dan pengetahuan yang cukup mengenai penyakit.
Laporan Kasus Hipertensi dengan Dislipidemia: Kunjungan Rumah Mahasiswa Kedokteran Stase Kesehatan Komunikasi Suci Mardiana Tambunan; Pinta Pudiyanti Siregar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i2.11665

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi yang bersifat abnormal, diukur paling tidak pada tiga kesempatan yang berbeda. Dianggap mengalami hipertensi apabila tekanan darahnya lebih tinggi dari 140/90mmHg. Hipertensi yang beresiko tinggi menderita seperti penyakit jantung, penyakit saraf, ginjal, dan pembuluh darah dan makin tinggi tekanan darah, semakin besar resiko terjadinya. Hipertensi telah menjadi masalah utama dalam kesehatan masyarakat di Indonesia dan beberapa negara di dunia. Diperkirakan jumlah 80%kenaikan kasus hipertensi dari 639 juta pada tahun 2000 akan terjadi di negara berkembang pada tahun 2025. Pada tahun 2025 jumlah penderita hipertensi akan mencapai 1,15 milyar. Dislipidemia yaitu kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan maupun penurunan fraksi lipid dalam plasma. Kelainanfraksi lipid yang utama adalah kenaikan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, trigli serida, serta penurunan kolesterol HDL. Seorang pasien berusia 56 tahun Keluhan utama pusing dan nyeri kepala. Hal ini dirasakan oleh pasien dirasakan kurang lebih 26 tahun dan keluhan dislipidemia dirasakan pasien kurang lebih 16 tahun ini. Pusing dan nyeri kepala dirasakan pasien saat beraktivitas belebihan saat beristirahat berkurang, untuk dislipidemia pasien tidak mempunyai keluhan. Keluhan dirasakan hilang timbul dan semakin memberat ketika pasien kelelahan atau melalakukan aktivitas yang berlebihan. Keluhan lain yang dirasakan pasien adalah penglihatan kunang-kunang dan penurunan berat badan. Pemeriksaan tanda vital tekanan darah di dapatkan 161/86mmHg dan Pemeriksaan kadar kolestrol total didapatkan 285 mg/dL. Setelah kunjungan pertama terdapat perubahan perilaku pada pasien yaitu obat anti hipertensi dan simvastatin di minum secara rutin setiap hari, menerapkan pola hidup sehat seperti mengurangi mengkonsumsi makanan berlemak, mengurangi konsumsi garam pada makanan, melaukan aktivitas fisik, pasien mulai ingin pergi ke pelayanan kesehatan untuk kontrol tekanan darah dan kadar kolestrol secara berkala.
Perceptions of Healthcare Access for Patients with Soft Tissue Tumor Symptoms at Painan Hospital, West Sumatra Adnan Andisyah Alfathin; Pinta Pudiyanti Siregar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v7i3.28175

Abstract

Introduction: Access to healthcare services plays a crucial role in the management of patients with soft tissue tumor symptoms. Patients perceptions of healthcare accessibility may influence disease management, symptom severity, and prognosis. Easy access can facilitate early diagnosis and treatment, improve quality of life, and lead to better clinical outcomes, whereas limited access may delay care and worsen disease conditions. This study aimed to assess perceived access to healthcare services among patients with soft tissue tumor symptoms in a hospital in Painan, West Sumatra. Methods: A quantitative analytic observational study with a cross-sectional design was conducted among 33 patients presenting with soft tissue tumor symptoms. Data were collected using questionnaires to evaluate perceived healthcare access and symptom severity. Statistical analysis was performed using the Chi-square test. Results: Most participants were female, under 60 years of age, and belonged to a middle socioeconomic background. Severe symptoms were reported in 54.4% of patients, while 45.5% experienced mild symptoms. Lipoma was the most common tumor type (60.6%), with the posterior thorax being the most frequent tumor location (27.3%). The majority of respondents perceived healthcare access as easy (63.6%). A significant association was found between perceived healthcare access and symptom severity (p = 0.001), with easier access associated with milder symptoms. Conclusion: Perceived access to healthcare services is significantly associated with the severity of soft tissue tumor symptoms. Improving healthcare accessibility may contribute to earlier management and better clinical outcomes.
Edukasi Kesehatan tentang Tekanan Darah Tinggi, Asam Urat dan Diabetes Mellitus di Sudirejo II Kota Medan Armand Surya Nugraha; Pinta Pudiyanti Siregar
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 3, No 4 (2022)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v3i4.11676

Abstract

Tekanan darah tinggi merupakan penyakit tidak menular (PTM) dan sangat berbahaya (silent killer). Tekanan darah tinggi sendiri didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg dan tekanan darah diastolik di atas 90 mmHg. Asam urat juga dikenal sebagai artritis gout. Termasuk penyakit degeneratif menyerang persendian dan paling sering terlihat di masyarakat terutama yang lanjut usia. Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu dari sepuluh penyakit tidak menular yang mematikan. Diabetes tipe 2 (DMT2) adalah tipe diabetes yang paling umum (90%) dan menyebabkan resistensi insulin. Intervensi nutrisi merupakan manajemen penting untuk pasien dengan diabetes tipe 2. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam bentuk pemaparan materi menggunakan poster dan pemeriksaan kesehatan gratis tekanan darah, asam urat dan gula darah. Hasil pemeriksaan yang diikuti oleh 21 orang menunjukkan peserta dengan usia lanjut memiliki kadar tekanan darah, gula darah dan asam urat diatas batas normal. Kegiatan pengabdian dilakukan di Kelurahan Sudirejo II, Kota Medan. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini masyarakat diharapkan lebih peduli dengan kesehatan terutama tekanan darah, kadar asam urat dan gula darah.