Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Studi Kasus Insomnia pada Kehamilan Trimester III dengan Terapi Non Farmakologi Sleep Hygiene di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kota Palangka Raya Tahun 2024: Case Study of Insomniain the Third Trimester III of Pregnant with Non Pharmacological Sleep Hygiene Therapy in the River Watershed (DAS) of Palangka City in 2024 Hertati, Dessy; Oktarina, Lelly; Johan, Reza Bintangdari
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i2.7745

Abstract

Latar Belakang: Gangguan pola tidur pada ibu hamil sering dirasakan saat kehamilan trimester II dan III, hal tersebut terjadi karena perubahan adaptasi fisiologis dan psikologis. Diperkirakan terjadinya gangguan tidur pada wanita hamil pada 46-78%. Tujuan: Mampu memberikan Asuhan Kebidanan Kehamilan Fisiologis pada Ny. F G2P1A0 hamil 33 minggu dengan masalah insomnia di Ruang KIA UPTD Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya. Metodologi: Jenis penelitian yang digunakan yaitu secara kualitatif deskriptif dengan metode pendekatan studi kasus. Desain menggunakan observasional lapangan. Metode pengumpulan data dengan cara wawancara, dan analisis dokumentasi asuhan kebidanan. Analisis data diperoleh dari penelitian studi kasus dengan membuat narasi dari hasil observasi dan deskripsi analisis asuhan kebidanan, pengkajian, merumuskan diagnosa, merencanakan, melaksanakan, dan melakukan evaluasi asuhan kebidanan. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2023. Hasil: ibu bersedia untuk mencoba pengobatan alternative komplementer untuk mengatasi susah tidur/insomnia pada ibu yaitu dengan melakukan Sleep Hygiene atau kebersihan tidur dengan menerapkan kebiasaan tidur yang sehat untuk menghilangkan gangguan yang membuat tidur kurang nyenyak atau kurang lelap. Beberapa cara yang dapat dilakukan dalam menerapkan sleep hygiene yaitu dengan membatasi konsumsi makanan dan minuman sebelum tidur, menghindari makan porsi besar sebelum tidur, menghindari konsumsi kafein, alkohol, dan rokok sebelum tidur, tidur dan bangun di jam yang sama untuk membentuk pola tidur yang teratur, menciptakan lingkungan tidur yang nyaman. sejuk, gelap dan tenang, menjadwalkan tidur siang lebih awal sehingga tidak mengganggu tidur malam, membacalah buku, mandi atau melakukan aktivitas yang membuat tubuh tenang untuk mempersiapkan waktu tidur, dan olahraga secara teratur.
Studi Kasus Anemia Sedang pada Kehamilan Trimester III dengan Terapi Non Farmakologi Konsumsi Buah Pisang Ambon (Musa Paradisiaca Var Sapientum Linn) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kota Palangka Raya Tahin 2024: Case Study of Moderate Anemia in the Third Trimester of Pregnancy with Non Pharmacological Therapy Consumption of Ambon Banana (Musa Paradisiaca Var Sapientum Linn) in the River Watershed Area (DAS) of Palangka Raya City in 2024 Hertati, Dessy; Pratiwi, Ana Paramita; Tarnoto, Tenny
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i3.8968

Abstract

Latar Belakang: Anemia menjadi penyebab kematian selama kehamilan yang berkontribusi sebesar 20-40%. World Health Organization (WHO) 2017 mendefinisikan anemia pada kehamilan dengan kadar hemoglobin (Hb) < 11g/dl pada trimester I dan III atau < 10,5 g/dl pada trimester II. Anemia dapat meningkatkan risiko kematian janin selama periode prenatal, bayi lahir sebelum waktunya, risiko perdarahan postpartum, hipertensi dan gagal jantung saat kehamilan, Berat Badan Lahir Rendah. Tujuan: Mampu memberikan Asuhan Kebidanan Kehamilan Fisiologis pada Ny. P G1P0A0 hamil 30 minggu dengan masalah anemia sedang di Ruang KIA UPTD Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya. Metodologi: Jenis penelitian yang digunakan yaitu secara kualitatif deskriptif dengan metode pendekatan studi kasus. Desain menggunakan observasional lapangan. Metode pengumpulan data dengan cara wawancara, dan analisis dokumentasi asuhan kebidanan. Analisis data diperoleh dari penelitian studi kasus dengan membuat narasi dari hasil observasi dan deskripsi analisis asuhan kebidanan, pengkajian, merumuskan diagnose kebidanan, merencanakan, melaksanakan, dan melakukan evaluasi asuhan kebidanan. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2023. Hasil: ibu bersedia untuk mencoba pengobatan alternative terapi non farmakologi/komplementer untuk mengatasi anemia sedang pada ibu yaitu dengan mengkonsumsi 2 buah pisang ambon sehari selama 14 hari karena pisang ambon juga banyak mengandung zat besi dan juga vitamin C untuk penyerapan zat besi serta berperan dalam pembentukan hemoglobin sehingga mempercepat penyembuhan penyakit anemia. Vitamin C juga berperan dalam mentransfer zat besi dari transferin dalam plasma ke feritin hati. Pisang juga banyak mengandung asam folat atau vitamin B6 yang larut dalam air, yang diperlukan untuk membuat asam nukleat dan hemoglobin dalam sel darah merah.
Pengaruh Pemberian Leuprolide Acetat Terhadap Kadar IL-17A pada Mencit Model Endometriosis: The Effect of Leuprolide Acetat On IL-17A Levels in Endometriosis Model Mice Prastiwi, Ana Paramita; Delyka, Merry; Yulita, Chrisdianti; Hertati, Dessy
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i3.8972

Abstract

Endometriosis adalah kelainan umum yang dikaitkan dengan nyeri, gejala gastrointestinal dan saluran kemih, infertilitas, dan kelelahan. Endometriosis didefinisikan oleh adanya lesi mirip endometrium yang sebagian besar ditemukan di panggul. Mekanisme yang berkontribusi terhadap etiologi penyakit ini meliputi perubahan jalur hormonal, inflamasi, dan nyeri IL-17A. Leuprolide Acetat adalah analog sintetik dari hormon pelepas gonadotropin (GnRH) yang terjadi secara alami, yang bertindak sebagai penghambat kuat sekresi gonadotropin hipofisis bila diberikan terus menerus pada dosis terapeutik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian Leuprolide Acetat terhadap Kadar IL-17A pada mencit model endometriosis. Sebanyak 15 ekor mencit di bagi menjadi 3 kelompok yaitu mencit sehat, mencit Endometriosis, mencit Endometriosis diberikan Leuprolide Acetat. Kadar IL-17A diukur dengan enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA) pada masing-masing kelompok pengamatan. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian Leuprolide Acetat terhadap kadar IL-17A pada mencit model endometriosis.
Sosialisasi Pemanfaatan Pangan Lokal Cegah Anemia Pada Ibu Hamil Stefanicia, Stefanicia; Hertati, Dessy
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23448

Abstract

Pendahuluan:Ibu hamil termasuk kelompok yang sangat rentan mengalami anemia, hal ini disebabkan karena meningkatnya kebutuhan tubuh ibu akan zat besi, seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Anemia adalah suatu kondisi dimana jumlah dan ukuran sel darah merah atau konsentrasi pada hemoglobin berada dibawah nilai batas normal (11 gr/dL) pada ibu hamil, akibatnya dapat mengganggu kapasitas darah untuk mengangkut oksigen kesekitar tubuh. Berdasarkan analisis situasi dan hasil temuan di UPTD Puskesmas Bukit Hindu didapatkan data berdasarkan buku register pada Januari – Juni 2025 terdapat 140 kasus ibu hamil yang mengalami anemia. Tujuan : kegiatan ini bertujuan untuk memberikan Edukasi melalui Inovasi dan mengaplikasikannya dalam Pengabdian Kepada Masyarakat melalui Pemanfaatan Pangan Lokal Cegah Anemia pada Ibu Hamil Di Posyandu Permata Kahayan UPTD Puskesmas Bukit Hindu Kota Palangkaraya. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat dengan mengundang sasaran yaitu ibu – ibu hamil yang berada di wilayah Posyandu Permata Kahayan UPTD Puskesmas Bukit Hindu Kota Palangka Raya. Evaluasi : ibu – ibu hamil yang hadir, mengikuti sosialisasi dengan antusias, mampu menyampaikan dan menjawab pertanyaan pemateri maupun dari moderator. Hasil: Semua ibu – ibu yang mengikuti sosialisasi antusias menyampaikan dan menjawab pertanyaan pemateri maupun dari moderator, artinya materi yang diberikan dalam bentuk Leaflet Pemanfaatan Pangan Lokal Cegah Anemia pada Ibu Hamil, tersampaikan dengan baik. Kesimpulan: Melalui Pengabdian Kepada Masyarakat yang disampaikan Adanya peningkatan pengetahuan ibu melalui Leaflet Pemanfaatan Pangan Lokal Cegah Anemia pada Ibu Hamil.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Dalam Pemanfaatan Potensi Pangan Lokal Ikan Patin Hertati, Dessy; Stefanicia, Stefanicia
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23716

Abstract

Pendahuluan:Ibu hamil perlu mengonsumsi berbagai jenis makanan bergizi untuk memenuhi kebutuhan energi, protein, serta zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral. Zat gizi tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan ibu, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin selama masa kehamilan. Kondisi ekonomi yang kurang baik, status gizi ibu yang rendah, dan minimnya asupan gizi pada anak dapat menjadi faktor penyebab terjadinya stunting. Kementerian Kesehatan RI (2017) menyatakan bahwa stunting umumnya terjadi akibat kekurangan zat gizi atau kegagalan dalam pemenuhan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan. Janin memperoleh nutrisi dari makanan yang dikonsumsi ibu serta dari cadangan gizi yang tersimpan dalam tubuh ibu. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil mengenai kandungan gizi ikan patin sebagai pangan lokal, serta mendorong pemanfaatannya dalam menu sehari-hari selama masa kehamilan. Metode: Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dan pembagian buku resep olahan ikan patin yang. Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang ibu hamil. Manfaat: Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran ibu hamil tentang pentingnya gizi seimbang. Materi yang diberikan mencakup makanan bergizi untuk ibu hamil, pemanfaatan bahan pangan lokal, serta berbagai resep olahan bergizi dengan bahan utama ikan patin. Hasil: Nilai rata-rata pretest peserta sebesar 47 meningkat menjadi 82 pada posttest setelah mengikuti kegiatan penyuluhan dan pelatihan. Kesimpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil sebesar 35 poin setelah pelaksanaan kegiatan. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan berbasis pemanfaatan ikan patin sebagai pangan lokal efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi ibu hamil serta mendukung upaya pencegahan stunting di masyarakat. Kata Kunci : Ibu hamil, Pangan Lokal, Ikan Patin, DAS
Adolescent Knowledge Of Local Food Diversity To Improve Reproductive Health Stefanicia, Stefanicia; Hertati, Dessy; Wulandari, Meyta; Friscila, Ika
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i12.23884

Abstract

 Latar Belakang: Pangan  lokal adalah beragam makanan  yang  biasa  diolah  dan  disajikan  oleh  masyarakat di  suatu  wilayah tertentu  berdasarkan  potensi  dan  kearifan  lokal yang ada pada wilayah tersebut. Pengolahan  pangan  lokal  erat  kaitannya  dengan preferensi konsumsi lokal, pengetahuan dan bahan baku lokal. Adanya keberagaman pangan lokal tersebut, tidak menutup kemungkinan memiliki nilai gizi untuk meningkatkan kesehatan reproduksi pada remaja yang tinggal di Daerah Aliran Sungai.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengetahuan Remaja Tentang Keberagaman Pangan Lokal untuk Meningkatkan Kesehatan Reproduksi di Daerah Aliran Sungai Kelurahan Pahandut Seberang Palangka Raya. Metode Penelitian : Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan data primer, dengan jumlah sampel sebanyak 65 responden, pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, data yang telah terkumpul dianalisa, kemudian hasil disajikan dalam bentuk diagram dan persentase. Hasil Penelitian : Berdasarkan analisis dan pembahasan didapatkan hasil bahwa tingkat pengetahuan remaja tentang keberagaman pangan lokal untuk meningkatkan kesehatan reproduksi dari 35 responden kategori kurang 24 responden (65%), kategori cukup 11 responden (35%) dan tidak ditemukan remaja  yang memiliki pengetahuan baik tentang keberagaman pangan lokal untuk meningkatkan kesehatan reproduksi Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan bahwa tingkat pengetahuan tingkat pengetahuan remaja tentang keberagaman pangan lokal untuk meningkatkan kesehatan reproduksi secara umum masih kurang. Diharapkan kepada responden agar dapat menambah pengetahuan dan petugas kesehatan pada wilayah tersebut  dapat memberikan penyuluhan secara berkesinambungan kepada remaja- remaja  agar dapat meningkatkan pengetahuan atau informasi yang benar mengenai keberagaman pangan lokal untuk meningkatkan kesehatan reproduksi untuk mencegah timbulnya masalah dan risiko kesehatan berkaitan dengan kesehatan reproduksinya. Kata Kunci : Remaja, Pangan Lokal, Kesehatan Reproduksi, Daerah Aliran Sungai ABSTRACT Background: Local food is a diverse range of foods commonly processed and served by people in a specific region, based on the potential and local wisdom present in that region. Processing local food is closely related to local consumption preferences, knowledge, and local raw materials. The presence of such local food diversity does not rule out its nutritional value for improving reproductive health in adolescents living in river basins. The purpose of this study is to determine adolescents' knowledge of local food diversity to improve reproductive health in the Kelurahan Pahandut Seberang Palangka Raya watershed area. Research Methods: This research design uses a descriptive research design. The data collection technique used was primary data, with a sample size of 65 respondents. The sampling method employed was total sampling. Data was collected using questionnaires, the collected data was analyzed, and the results were presented in the form of diagrams and percentages. Research Findings: Based on analysis and discussion, the results showed that the level of knowledge among adolescents regarding local food diversity to improve reproductive health was as follows: 24 respondents (65%) were in the poor category, 11 respondents (35%) were in the sufficient category, and no adolescents were found to have good knowledge about local food diversity to improve reproductive health. Conclusion: Based on the results of this study, it was found that the overall level of knowledge among adolescents regarding local food diversity to improve reproductive health was still lacking. It is hoped that respondents can increase their knowledge, and health workers in the area can provide continuous education to adolescents to improve their knowledge or correct information regarding food diversity to enhance reproductive health and prevent health problems and risks related to their reproductive health. Keyword : Adolescents, Local Food, Reproductive Health, River Basin