Claim Missing Document
Check
Articles

Development of Student Worksheets Based on Science Process Skills on Human Excretion System Materials Lisa, Erma; Suryani, Ira; Tambunan, Efrida Pima Sari
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 9, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus July 2023
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v9i2.4285

Abstract

Development of Student Worksheets (LKPD) based on science process skills on human excretory system material presented in the form of an application on a smartphone which contains human excretion system material, stages of practicum activities and questions adapted to indicators of science process skills, which are expected to be able to train participants' thinking abilities educate. The research aims to find out: (1) the feasibility of developing science process skills-based LKPD (Student Worksheets): (2) the practicality of developing process skills-based LKPD (Student Worksheets); and (3) The effectiveness of developing LKPD (Student Worksheets) based on science process skills on human excretory system material. The development model in this study is 4D which consists of 4 stages, namely define, design, development, and disseminate the research subject of 30 students of class XI IPA MAS 12 Perbaungan. The research instruments are validation sheets for material experts, linguists, and media experts on feasibility testing, practitioner validation sheets to determine practicality, pretest and posttest sheets for effectiveness testing. The results of this study prove that the skill-based LKPD science process developed is declared very feasible with a percentage of 89.39%, very practical with a percentage of 81.94% and very effective with a high category of learning improvement that has been tested with n-gain with a score of 0.73 and excellent student response with a percentage of 81.58%. The results of this study prove that the developed science process skills-based learner worksheets are very feasible, very practical, and very effective to use in the learning process
Pengaruh Media Tambahan Susu Bubuk Afkir terhadap Bobot Badan dan Kandungan Nutrisi Maggot (Hermetia illucens) Lingga, Atika; Febriani, Husnarika; Tambunan, Efrida Pima Sari
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 2 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i2.418

Abstract

Susu bubuk afkir merupakan susu yang sudah tidak dipakai dan memenuhi syarat sebagai pakan tambahan pada ternak karena memiliki komposisi gizi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tambahan susu bubuk afkir terhadap bobot badan dan kandungan nutrisi berupa protein dan lemak pada maggot (Hermetia illucens). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 20 gram larva maggot dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan. P0= 100% limbah buah. P1= 75% limbah buah dan 25% susu bubuk afkir. P2= 50% limbah buah dan 50% susu bubuk afkir. P3= 25% limbah buah dan 75% susu bubuk afkir. Parameter yang diukur penimbangan bobot dan kandungan protein serta lemak maggot (Hermetia illucens). Analisis data menggunakan oneway ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil yang diperoleh dalam pemberian media tambahan susu bubuk afkir berpengaruh terhadap bobot badan maggot (Hermetia illucens) dengan nilai p=0,000. Hasil yang didapatkan dalam pemberian media tambahan susu bubuk afkir berpengaruh terhadap kandungan protein dan kandungan lemak maggot (Hermetia illucens) dengan nilai p=0,000. Media yang paling optimal dalam pertumbuhan bobot badan dan kandungan nutrisi berupa protein dan lemak maggot adalah pada kelompok P2 dengan bobot sebesar (137,60±2,88b), kandungan protein sebesar (37,5640±0,58d) dan kandungan lemak sebesar (63,7020±0,21d). Penelitian ini memiliki implikasi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dalam Pemberian media tambahan susu bubuk afkir berpengaruh nyata meningkatkan pertumbuhan bobot badan maggot (Hermetia illucens). 
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Benalu Kopi (Scrulla feruginea (Jack) Danser) terhadap Kadar Ureum dan Kreatinin pada Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus L.) yang Diinduksi Aloksan Ariani, Liza; Febriani, Husnarika; Tambunan, Efrida Pima Sari
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 3 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i3.430

Abstract

Diabetes melitus merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena pankreas tidak cukup dalam memproduksi insulin atau tubuh tidak bisa memanfaatkan insulin secara efektif. Diabetes melitus dapat diobati dengan menggunakan daun benalu kopi karena mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, tanin, steroid dan saponin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun benalu kopi (Scrulla feruginea (Jack) Danser) terhadap kadar ureum dan kreatinin pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus L.) yang diinduksi aloksan dan dosis ekstrak etanol daun benalu kopi (Scrulla feruginea (Jack) Danser) yang efektif menurunkan kadar ureum dan kreatinin pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus L.) yang diinduksi aloksan. Rancangan penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pembagian 6 kelompok yaitu: kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, P1: 200 mg/kg BB, P2: 300 mg/kg BB, P3: 400 mg/kg BB, dengan masing-masing 4 ulangan. Pengujian kandungan senyawa kimia pada daun benalu kopi dilakukan dengan skrining fitokimia, uji flavonoid total dan antioksidan. Analisis data menggunakan oneway ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil yang didapatkan di antaranya ekstrak etanol daun benalu kopi (Scrulla ferruginea (Jack) Danser) berpengaruh nyata dalam menurunkan kadar ureum dan kreatinin pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus L.) yang diinduksi aloksan dengan mendapatkan nilai p=0.000. Dosis ekstrak etanol daun benalu kopi (Scrulla feruginea (Jack) Danser) yang aman dan efektif untuk menurunkan kadar ureum dan kreatinin pada tikus yang diabetes adalah dosis 300 mg/kg BB. Penelitian ini memiliki implikasi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dalam pemberian ekstrak daun benalu kopi (Scrulla feruginea (Jack) Danser) terhadap kadar ureum dan kreatinin pada tikus putih jantan (Rattus Norvegicus L.) yang diinduksi aloksan.
Pengaruh Pakan Tambahan Tepung Kepala Udang dan Tepung Kacang Hijau (Vigna radiata, L.) terhadap Kandungan Protein dan Bobot Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus) Sahputra, Bagus; Febriani, Husnarika; Tambunan, Efrida Pima Sari
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 1 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i1.1810

Abstract

Tepung kepala udang merupakan limbah kepala udang yang memiliki nilai protein yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan untuk dijadikan bahan dasar pada pakan ternak, termasuk pakan ikan dan merupakan salah satu unsur dalam pakan yang masih jarang digunakan. Tepung kacang hijau merupakan hasil olahan setengah jadi dari kacang hijau yang memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan tambahan tepung kepala udang dan tepung kacang hijau (Vigna radiata L) terhadap kandungan protein dan bobot ikan patin (Pangasius hypophthalmus). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 20 ikan patin dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, antara lain: P0= 100% pakan komersil; P1= 75% pakan komersil 20% tepung kepala udang, dan 5% tepung kacang hijau; P2= 50% pakan komersil, 40% tepung kepala udang, dan 10% tepung kacang hijau; P3= 25% pakan komersil, 60% tepung kepala udang, dan 15% tepung kacang hijau. Parameter yang diukur adalah kandungan protein dan bobot pada ikan patin. Analisis data menggunakan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil yang didapatkan dalam penambahan pakan tambahan tepung kepala udang dan tepung kacang hijau berpengaruh terhadap kandungan protein ikan patin dengan nilai p=0.000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pakan tambahan tepung kepala udang dan tepung kacang hijau berpengaruh terhadap bobot ikan patin dengan nilai p=0.000. Pakan yang paling optimal dalam meningkatkan kandungan protein dan bobot badan ikan patin adalah pada kelompok P3.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Buah Nanas (Ananas comosus L.) terhadap Kadar Ureum dan Kreatinin pada Tikus Putih Jantan yang Diinduksi Minuman Bersoda Ardiza, Syafira; Tambunan, Efrida Pima Sari; Syukriah, Syukriah
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 6 No. 1 (2024): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v6i1.1819

Abstract

Minuman bersoda mengandung karbondioksida dan pengatur keasaman, garam mineral dan kandungan gula lainnya. Mengonsumsinya berlebihan mengakibatkan kerusakan pada organ ginjal. Buah nanas (Ananas comosus L.) merupakan tanaman yang ditemukan di daerah beriklim tropis kaya akan vitamin-vitamin lainnya, serta antioksidan, dan flavonoid, yang dapat mengatasi radikal bebas yang merusak sel atau jaringan dan dapat menurunkan kadar ureum dan kreatinin pada ginjal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah nanas (Ananas comosus L.) terhadap morfologi, kadar ureum, dan kreatinin pada ginjal tikus putih jantan yang diinduksi minuman bersoda. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dengan 25 ekor tikus putih jantan dari 5 kelompok dan 5 ulangan, dilakukan selama 30 hari, dan 7 hari aklimatisasi. Pada kelompok kontrol negatif (K-) hanya diberi pakan, kelompok kontrol positif (K+)  diberi pakan dan minuman bersoda 4 ml di waktu pagi hari, pada kelompok P1, P2, dan  P3 diberi pakan, minuman bersoda 4 ml  pagi hari dan ekstrak buah nanas dengan dosis 300 mg/kg, 400 mg/kg, 500 mg/kg sore hari. Hasil pada morfologi ginjal tidak berpengaruh sedangkan pada indeks ginjal berpengaruh signifikan dengan nilai (P=0.045). Kadar ureum dan kreatinin dari hasil tersebut dinyatakan berpengaruh. Berdasarkan hasil yang diperoleh ekstrak buah nanas berpengaruh terhadap morfologi kadar ureum dan kreatinin pada ginjal tikus putih jantan yang telah diinduksi minuman bersoda.
UJI MOLEKULER MENGGUNAKAN GEN rbcL PADA TUMBUHAN PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urban) Syahreza, Daffa Rizki; Tambunan, Efrida Pima Sari; Idami, Zahratul
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8055

Abstract

Uji secara molekuler dilakukan dengan menentukan satu penanda yang tepat untuk menganalisis beberapa kajian dalam bidang molekuler. Uji secara molekuler tumbuhan dilakukan menggunakan penanda gen rbcL (Ribulose-1,5-biphosphate carboxylase/oxygenase large subunit gene). Tumbuhan pegagan (Centella asatica (L.) Urban) merupakan herba yang pada umumnya hidup secara liar di tempat terbuka seperti padang rumput, kebun, tepi jalan, dan tepi parit. Tempat tumbuh pegagan seperti dataran tinggi, dataran rendah, dan pesisir pantai sangat mempengaruhi perubahan dari segi molekuler. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana karakteristik molekuler, keragaman molekuler (keragaman genetik) dan hubungan filogenetik tumbuhan pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) dengan menggunakan gen rbcL. Penelitian ini memiliki tahapan yaitu koleksi sampel, isolasi DNA, amplifikasi DNA dengan gen rbcL, elektroforesis, sekuensing, dan analisis data dengan MEGA 11. Hasil penelitian dari amplifikasi menggunakan gen rbcL pada DNA genom Centella asiatica (L.) Urban yang diteliti menghasilkan panjang amplikon kurang lebih 600 bp. Pada penyatuan sekuens yang konsesus pada sampel mendapatkan sekuens dengan panjang D1 567 bp dan D2 562 bp. Pembentukan pohon filogenetik menggunakan metode Neighbor-Joining dan model perhitungan Kimura-2-Parameter menunjukkan Centella asatica (L.) Urban termasuk dalam kelompok monofiletik. Hasil analisis keragaman molekuler Centella asatica (L.) Urban menunjukkan bahwa pada seluruh sampel yang dikoleksi dari Desa Pantai Labu Pekan Kabupaten Deli Serdang dan Jl. Air Bersih Ujung Kota Medan memiliki keragaman molekuler. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa gen rbcL menghasilkan barcode DNA dapat digunakan sebagai metode untuk mengidentifikasi Centella asatica (L.) Urban secara molekuler dan sangat efisien dalam menentukan hubungan kekerabatan dengan spesies yang lainnya.
Pengaruh Penambahan Lidah Buaya pada Pengencer Air Kelapa dan Kuning Telur Terhadap Kualitas Semen Sapi Simmental Wibowo, Ibnu Sena; Tambunan, Efrida Pima Sari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8082

Abstract

Simmental (Bos Taurus) adalah satu di antara dua jenis sapi yang jumlahnya terbanyak di Eropa, Bangsa sapi ini berasal dari Switzerland. Spermatozoa atau selsel kelamin jantan yang bersuspesi dalam suatu cairan atau medium semi gelatinous yang disebut plasma semen. Inseminasi Buatan (IB) adalah salah satu teknologi Reproduksi. Salah satu teknik inseminasi buatan yang penting untuk meningkatkan produktifitas sapi adalah pengencer buatan. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh Motilitas, Viabilitas dan Abnormalitas pada semen sapi Simmental, pengataman ini menggunakan pengencer air kelapa dan kuning telur dengan penambahan lidah buaya. lidah buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti jamur, anti bakteri, anti oksidan dan dapat membantu proses regenerasi sel. Berdasarkan kandungan tersebut lidah buaya mempunyai potensi yang dapat digunakan untuk pengencer semen. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 2 sampel semen sapi simmental yang dibagi 4 perlakuan dan 5 ulangan. selama masa simpan dingin, dengan diamati motilitas, viabilitas dan abnormalitas. Analisis data menggunakan one way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji duncan. Hasil menunjukkan ada pengaruh lidah buaya terhadap kualitas semen sapi simmental. pengaruh simpan dingin motilitas semen selama 72 jam didapatkan hasil 38%, pengaruh simpan dingin viabilitas semen selama 72 jam didapatkan hasil 61% dan pengaruh simpan dingin abnormalitas semen selama 72 jam didapatkan hasil 19,6%. Penambahan lidah buaya yang paling baik untuk menjaga kualitas semen pada perlakuan 3 dengan 1,8 ml.
Teams Games Tournament Learning Model on Students Activities and Learning Outcomes at Modern Islamic Boarding School Febriani, Husnarika; Tambunan, Efrida Pima Sari; Hasibuan, Turlan Rumaito
Islamic Journal of Integrated Science Education (IJISE) Vol. 1 No. 3 (2022): November
Publisher : Program Studi Tadris IPA, Fakultas Tarbiyah (IAIN) Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ijise.v1i3.368

Abstract

This research aims to find out the influence of the Teams Games Tournament (TGT) learning model  on students activities and learning outcomes of class XI at Nurul Hakim Modern Islamic Boarding School. The type of this research is a Quasy Experiment. The population in this study was all students of class XI IPA of Nurul Hakim Modern Boarding School which amounted to 60  students. The sample used was class XI IPA 1 as an experimental class of 30 students and class XI IPA 2 as a control class of 30 students. Research instruments used to find out student learning activities are using a student learning activity questionnaire and for student learning outcomes was use multiple choices test of 25 questions. Data analysis was done using hypothesis tests. The percentage of students' learning activities in the experimental class was 83.70% which was higher than the learning activities of the control class students, which was 51.50%. The average learning outcome in the experimental class model was 82.00  and in the control class was 78.00. Based on the results of the analysis of thitung > ttabel which is 3.06 > 2.00, which means that Ha is accepted, and Ho is rejected. So, it could be concluded that there is an influence of student learning activities and outcomes using the Teams Games Tournament (TGT) learning  model.
The Identifikasi dan Prevalensi Endoparasit Pada Feses Sapi Di Kecamatan Setia Janji Kabupaten Asahan Sirait, Isnawati; Syukriah, Syukriah; Tambunan, Efrida Pima Sari
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 1 (2024): Terbit volume 9 nomor 1 tahun 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i1.3544

Abstract

Animal health is an absolute requirement to produce optimum productivity. One of the problems faced by cattle farmers is endoparasite attacks that can cause cows to become thin, have no appetite, and lower selling prices. This study aims to determine the types of worm and protozoa endoparasites, the degree of infection, the prevalence and intensity of endoparasitic attacks on cow feces that are raised extensively and intensively in Setia Janji District, Asahan Regency. The methods used for the identification of the type of endoparasite are sedimentation and flotation. While the method used for the calculation of eggs / oocysts per gram of feces uses Mc. Master. From 60 fecal samples examined, 12 species of worms were found, namely Paramphistomum sp., Fasciola sp., Dicrocoelium sp., Oesophagostomum sp., Trichostrongylus sp., Capillaria sp., Haemonchus sp., Cooperia sp., Ascaris sp., Bunostomum sp., Trichuris sp., Strongyloides sp., and 2 protozoa namely Buxtonella sp., and Eimeria sp.
PENGARUH PAKAN TAMBAHAN TEPUNG IKAN GABUS (Channa striata) UNTUK KUALITAS FISIK DAN KIMIA DAGING BEBEK PEKING (Anas platyrhynchos domestica L.) Anggraini, Gita; Tambunan, Efrida Pima Sari; Febriani, Husnarika
Jurnal Biogenerasi Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9 Nomor 2 tahun 2024 periode (Juni 2024 - September 2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v9i2.3934

Abstract

Daging sebagai asal protein hewani semakin dibutuhkan oleh masyarakat. Gabus (Channa striata) adalah ikan air tawar dengan albumin tinggi. Kualitas fisik dan kimia daging itik Peking (Anas platyrhynchos domestica L.) dipengaruhi oleh pemberian makanan tambahan tepung ikan gabus. Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Medan serta Laboratorium Inseminasi Buatan menjadi lokasi penelitian ini. Pada penelitian ini digunakan 25 itik peking DOD (Anas platyrhynchos domestica L.). Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang memiliki 5 perlakuan dan 6 kali pengulangan. Penelitian ini mengkaji parameter pH, daya ikat air, susut mentah, susut masak, kadar air, kadar lemak, dan kadar protein. Pakan perlakuan termasuk dari P0 (pakan perlakuan tanpa pakan tambahan); P1 (pakan kormesil 980 gram, tepung ikan gabus 20 gram); P2 (pakan kormesil 960 gram, tepung gabus 40 gram); P3 (pakan kormesil 940 gram, tepung ikan gabus 60 gram); dan P4 (pakan kormesil 920 gram, tepung ikan gabus 80 gram). Oneway ANOVA digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menyatakan bahwa pemberian makanan tambahan tepung ikan gabus berdampak nyata (P<0,05) terhadap pH daging itik peking 0,026 dengan rata-rata 6,0%; dampak nyata (P<0,005) terhadap daya ikat air 0,001 dengan rata-rata 75,96%; tidak ada dampak nyata (P>0,005) terhadap susut mentah 0,574 dengan rata-rata 4,09%; berdampak nyata (P<0,005) terhadap penyusutan masakan 0,011 dengan rata-rata 19,37%; berdampak nyata (P<0,005) terhadap kadar air 0,003 dengan rata-rata 76,00%; berdampak nyata (P<0,005) terhadap kadar lemak 0,000 dengan rata-rata 5,21%; berdampak nyata (P<0,005) terhadap kadar protein P<0,005 dengan rata-rata 18,97%. Kata Kunci: Kualitas Daging, Lemak, Pakan Tambahan, Protein, Tepung Ikan Gabus