Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Bahan Bakar Pertalite dan Pertamax Menggunakan Eco Racing terhadap Daya Sepeda Motor Honda Beat Tahun 2014 Agus Adi Nursalim Agus; Fikri Ulul Albab; Angga Nuryana
Jurnal Fakultas Teknik Kuningan Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Fakultas Teknik UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Fakultas Teknik Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah pengendara kendaraan bermotor yang menginginkan daya kendaraan bermotornya meningkat dari spesifikasi standar namun konsumsi bahan bakar yang irit. Pengguna kendaraan bermotor menambahkan zat adiptif untuk meningkatkan daya namun konsumsi bahan bakarnya irit. Salah satunya adalah penggunaan zat adiptif eco racing, mampu meningkatkan daya kendaraan bermotor namun konsumsi bahan bakarnya irit serta tidak berpengaruh terhadap komponen mesinnya. Hipotesis penelitian adalah bahan bakar pertalite dan pertamax yang menggunakan eco racing mempengaruhi daya kendaraan bermotor. Pendekatan penelitian secara kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen (experiment Research), bersifat deskriptif analitis. Percobaan untuk mendapatkan data dilakukan dengan variasi putaran mesin. Berdasarkan hasil percobaan dan analisis pertalite dengan menggunakan eco racing dapat menaikan daya kendaraan bermotor sampai 23,19% dari standarnya serta mampu menurunkan konsumsi bahan akar sampai 2,44%. Pertamax dengan menggunakan eco racing dapat menaikan daya kendaraan bermotor sampai 2,26% dari standarnya serta mampu menurunkan konsumsi bahan bakar sampai 11,42%. Hasil uji empiris pengaruh bahan bakar pertalite yang menggunakan eco racing terhadap daya kendaraan bermotor menunjukkan Nilai thitung> ttabel (3,162>2,13185) dan nilai signifikansi (sig.) sebesar 0,034 yang di bawah alpha 5%. Bahan bakar pertalite dengan menggunakan eco racing menjelaskan perubah daya kendaraan bermotor sebesar 14,1 %. Dan bahan bakar pertamax yang menggunakan eco racing terhadap daya kendaraan bermotor menunjukkan Nilai thitung> ttabel (3,479>2,13185) dan nilai signifikansi (sig.) sebesar 0,025 yang di bawah alpha 5%. Bahan bakar pertamax dengan menggunakan eco racing menjelaskan perubah daya kendaraan bermotor sebesar 47,9 %.
Analisis Emisi Gas Buang pada Sepeda Motor Honda Revo Fi Berbahan Bakar Campuran Pertalitee dan Spiritus Ahmad Fikri; Agus Adi Nursalim; Fikri Ulul Albab; Endi Rohendi
Jurnal Fakultas Teknik Kuningan Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Fakultas Teknik UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Fakultas Teknik Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Emisi gas buang kendaraan bermotor memiliki efek negatif terhadap kualitas udara. Beberapa zat yang dapat memberikan efek negatif terhadap kualitas udara antara lain, karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), nitrogen oksida (NOx), sulfur dioksida (SOx), dan partikulat (PM10). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengurangi kadar emisi gas buang CO, HC, CO2 dan O2 gas buang yang berbahaya bagi lingkungan dan mahluk hidup. Bahan bakar yang di gunakan adalah 1 liter pertalite campur dengan variasi ukuran spiritus yaitu 50 ml, 150 ml dan 250 ml. Pengujian dilakukan di labotarium Teknik dan bisnis Sepeda Motor SMK Negeri 1 Japara Kuningan. Alat ukur yang digunakan adalah Exhaust Gas Analyzer Type Qrotech QRO-401 Merk Sukyoung, gelas ukur. Sepeda motor yang diuji emisi gas buangnya adalah sepeda motor Revo FI (Fuel Injection) tahun 2014. Metode penelitian deskriptif kualitatif merupakan sebuah metode penelitian yang memanfaatkan data kualitatif dan dijabarkan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan campuran bahan bakar pertalite dan Spiritus dapat mengurangi kadar emisi gas buang pada sepeda motor Honda Revo FI terutama HC (Hidrokarbon) dan CO2 (Karbon Dioksida) contoh kadar emisi gas buang HC (%) pada petralit murni penurunan tertinggi dari petralit murni ke petralite campuran 250 ml yaitu dari 1907,67 ppm turun menjadi 58,67 ppm = turun 1849 ppm, pada RPM 3250 dan kadar CO2 penurunan tertinggi dari petralit murni ke petralit campuran 50 ml yaitu dari 4,60 % turun menjadi 3,53 % = turun 1,07 %, pada RPM 2750 tetapi tidak mengurangi performa mesin, terlihat pada warna busi masih berwarna coklat.
RANCANG BANGUN PROTOTYPE PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA UNTUK SISTEM PENERANGAN RUMAH Lili Ruhyana Ruhyana Lie; Fikri Ulul Albab; Gelar Prachasti Ramdhani
Jurnal Fakultas Teknik Kuningan Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal Fakultas Teknik UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Fakultas Teknik Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In life, in nature there is potential energy that can be utilized for human life behind the ineffectiveness of fossil energy for the environment, the use of natural resources that can be renewed by utilizing the energy contained in the heat of the sun. Utilization of solar thermal energy can be converted into useful power by using solar power plants (PLTS), therefore solar power plants are very potential to be developed in Indonesia, because Indonesia's climate is suitable as a tropical country with sunshine throughout the year. Solar Power Generation (PLTS) is a relatively new method of generating electrical energy by utilizing solar energy. The Solar Power Generation System (PLTS) as a power plant is directed so that it can be utilized by users who are not reached by PLN. The author conducted a study which was conducted to find out how potential solar thermal energy is to be used as a solar power plant, the use of natural resources is carried out in order to find out how potential the use of PLTS is. The process of generating solar power can be done with sunlight in order to produce electrical energy and be used for home lighting systems. One unit of lighting with 10 Watt specifications requires 132Wh. In solar panels there will be power loss depending on the type and quality of the solar panels, to stabilize the need for electricity consumption to be no less than the safe requirement, the total power per day is multiplied by 0.13 = 13%. This value must be generated by the solar panel
PENGARUH PENGGUNAAN COIL RACING KTC TERHADAP DAYA SEPEDA MOTOR 4 TAK TYPE YAMAHA ZUPITER Z1 113 CC TAHUN 2014 Fikri Ulul Albab; Riki Irfan; Acep Awaludin
Jurnal Fakultas Teknik Kuningan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Fakultas Teknik
Publisher : Jurnal Fakultas Teknik Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the automotive world, improving engine performance can be done by maximizing the performance of the ignition system in order to enlarge the sparks from the spark plugs so that the fuel and air mixture can burn perfectly. Complete combustion will cause the motor performance to increase. Therefore, the use of a racing coil as a device whose job is to strengthen the sparks on the spark plug is expected to increase power optimally. This study uses quantitative methods with experimental research. The standard coil transforms the 12 Volt battery voltage into a high voltage of more than 5000 Volts while the racing coil increases the high voltage to more than 10 Kilo Volts. The test results using the dynotest tool show that the lowest power produced by the standard coil is 0.0038 HP at 2000 rpm engine speed and the highest power generated is 0.0878 HP at 3500 rpm engine speed. While the lowest power generated by the racing coil is 0.0751 HP at 2000 rpm engine speed and the highest power generated is 0.1304 HP at 4000 rpm engine speed. Thus, it can be concluded that the use of coil racing on a motorcycle has a positive effect on the power generated. Where the power generated by using a racing coil is higher than the power generated by using a standard coil. There is a significant effect on the use of coil racing on the power of the yamaha zupiter Z1
PENGARUH PENGGUNAAN BERAT ROLLER TERHADAP PERPORMA MESIN SEPEDA MOTOR YAMAHA NMAX 2017 Fikri Ulul Albab; Agus Adi Nursalim; Alga Mochamad Alfarizi
Jurnal Fakultas Teknik Kuningan Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Fakultas Teknik
Publisher : Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini adalah pengaruh roller terhadap kecepatan mesin. Masalah tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai factor di antaranaya oleh beratnya roller yang digunakan. Untuk mengetahui berapa waktu yang didapatkan oleh roller dan untuk mengukur nilai kecepatan berat roller 11, 13 dan 10 gram. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa : Roller 10 gram menghasilkan kecepatan paling baik pada kecepatan rendah (V = 1-29 km/h), sedangkan untuk roller 13 gram menghasilkan kecepatan terbesar pada kecepatan tinggi (V = 0-42 km/h), dan roller standar (11 gram) menghasilkan kecepatan diantara keduanya, baik itu pada kecepatan rendah, kecepatan sedang, dan kecepatan tinggi.
MODELING BONE PLATE STAINLESS STEEL 316L DENGAN BEBAN MEKANIS UNTUK APLIKASI PENYANGGA TULANG Fikri, Ahmad; Jajat Imanudin; cecep abdul cholik; Jaenal Gopur Asmanul Salam; Fikri Ulul Albab; Agus Adi Nursalim
Jurnal Fakultas Teknik Kuningan Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Fakultas Teknik
Publisher : Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modeling adalah salah satu metode modern yang digunakan untuk mengetahui perilaku material saat diberikan stimulus dari luar. Metode ini sangat bermanfaat untuk mengetahui perilaku biomaterial untuk aplikasi struktural seperti penyangga tulang. Selain itu modeling dapat membantu dalam mengambil keputusan saat melakukan pemilihan material penyangga tulang. Saat digunakan oleh pasien, penyangga tulang akan menerima beban tarik, beban tekan dan beban geser. Beban tarik arah tegak lurus luas permukaan vertikal merupakan beban yang cukup dominan saat penyangga tulang digunakan oleh pasien. Pembebanan dilakukan untuk mengetahui perilaku pada stainless steel 316L terhadap gaya tarik saat diaplikasikan pada pasien. Metode yang digunakan untuk modeling tegangan dan regangan dengan menggunakan Autodesk inventor 360. Penyangga tulang digambar kemudian dilakukan analisis tegangan dengan memberikan beban tarik pada penyangga tulang. Gaya tarik yang diberikan mulai dari 150 N sampai 2300 N. Hasilnya semakin tinggi gaya tarik akan meningkatkan nilai tegangan dan regangan pada material stainless steel 316L. Meningkatnya nilai tegangan tersebut masih di bawah kekuatan luluh dan tarik pada stainless steel 316L yaitu 170 MPa dan 485 MPa.
ANALISIS PENGARUH SUHU DAN WAKTU PADA SENSOR ECT TERHADAP PERFORMA ENGINE MANAGEMENT SYSTEM PADA MESIN TOYOTA AVANZA 2NR DALAM KONDISI STATIONER Muhaimin Rifdi Hamdi; Agus Adi Nursalim; Fikri Ulul Albab
Jurnal Fakultas Teknik Kuningan Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Fakultas Teknik
Publisher : Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Engine Management System is a system used to regulate the proper air-fuel mixture, accurate ignition timing, and control other engine systems based on the conditions and workload of the vehicle. The EMS components consist of sensors, ECU, and actuators. This research aims to identify the influence of temperature and time variations on the Engine Coolant Temperature sensor on the performance of the EMS in the Toyota Avanza 2NR engine. The experimental method was employed, conducting experiments under various temperature conditions 30°C to 80°C and working durations 3 to 18 minutes to measure parameters such as Engine RPM, Injection Time, Ignition Timing, Intake Air Temperature, Engine Load, and Air Intake. Based on the research findings and data analysis, it can be concluded that there is a significant impact of temperature and working time on the ECT sensor's effect on the performance of the Engine Management System at idle speed. As the temperature increases, there is a gradual decrease in Engine Load from 42% to 34%, Engine RPM from 1291.85 to 601.77 RPM, Injection Time from 3.5 m/s to 2.3 m/s, and Air Intake from 4.93 g/s to 1.51 g/s. The Intake Air Temperature remains relatively stable around 29°C to 36°C. Furthermore, there are variations observed in the Ignition Timing parameter to ensure proper combustion and optimal engine performance.
PENGARUH CAMPURAN ETANOL DENGAN BAHAN BAKAR PERTAMAX TERHADAP PERFORMA MESIN MOTOR YAMAHA JUPITER Z1 TAHUN 2014 Fikri Ulul Albab; Agus Adi Nursalim; Engkus Kusmadi Wijaya
Jurnal Fakultas Teknik Kuningan Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Fakultas Teknik
Publisher : Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of technology in the automotive world, especially motorcycles, is growing rapidly and its use is increasing every year. There are many ways to improve engine performance, including in the ignition and fuel sectors. In the fuel sector, the use of high-octane fuels, including Pertamax, is needed to compensate for high compression pressures. To further improve engine performance, one alternative is to mix ethanol in Pertamax fuel. This research uses experimental method with quantitative research type. The tool used to perform the test is a dyno test. The independent variables used in this research are pure pertamax, 20% ethanol mixture and 80% Pertamax, 30% ethanol mixture and 70% Pertamax. The dependent variables in this study are torque and power. The results showed that there was an effect of adding ethanol to the engine performance of the Yamaha Jupiter Z1 which included torque and power. In general, complete combustion occurs with a high octane rating of the fuel to compensate for the high compression pressure.
ANALISIS PENGARUH VARIASI SUHU DAN RPM TERHADAP EMISI GAS BUANG PADA MESIN AVANZA TIPE G 1,5 MT TAHUN 2013 DI SMK NEGERI 1 JAPARA Agie komarulloh; Fikri Ulul Albab; Uyu Wahyudin
Jurnal Fakultas Teknik Kuningan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Fakultas Teknik
Publisher : Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70476/jft.v5i1.001

Abstract

Emisi gas buang kendaraan adalah sisa hasil pembakaran bahan bakar di dalam mesin kendaraan yang dikeluarkan melalui sistem pembuangan mesin, sedangkan proses pembakaran adalah reaksi kimia antara oksigen di dalam udara dengan senyawa hidrokarbon di dalam bahan bakar untuk menghasilkan tenaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi temperatur dan RPM terhadap emisi dan gas buang Avanza tipe G 1.5 MT Tahun 2013 di SMK Negeri 1 Japara. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan variasi temperatur berkisar antara 30 sampai 80 derajat Celcius, dan RPM berkisar antara 1000 sampai 3500 RPM. Data penelitian menunjukkan bahwa kadar karbon monoksida (CO) berkisar antara 0,04 hingga 0,1%, hidrokarbon (HC) berkisar antara 56 hingga 2 ppm, karbon dioksida (CO2) berkisar antara 11 hingga 10,7%, dan oksigen (O2) berada pada 0. %. Selain itu, penelitian ini juga memperoleh nilai LAMDA sebesar 0,9 dan nilai AFR sebesar 14,6. Semakin tinggi RPM, kadar karbon monoksida (CO), karbon dioksida (HC), dan karbon dioksida (CO2) dalam emisi gas buang semakin rendah. Namun, pada parameter lamda dan AFR, kadarnya tetap konstan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa temperatur tidak berpengaruh signifikan terhadap emisi gas buang Avanza tipe G 1.5 MT Tahun 2013. Namun RPM berpengaruh signifikan terhadap emisi gas buang.
ANALISIS KECEPATAN PEMINDAHAN BUTIRAN JAGUNG TERHADAP KAPASITAS KERJA MESIN KUCKET ELEVATOR TYPE VERTICAL PADA INPUT MESIN PENGGILINGAN JAGUNG Adi Nursalim, Agus; Fikri Ulul Albab; Riki Haerudin
Jurnal Fakultas Teknik Kuningan Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Fakultas Teknik
Publisher : Universitas Islam Al-Ihya Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70476/jft.v5i2.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi putaran bucket elevator pada pemindahan butiran jagung terhadap kapasitas kerja mesin bucket elevator untuk mencapai efektifitas mesin penggiling jagung yang di harapkan UD. Favorit Farm. Dalam penelitian ini Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen. Eksperimen yang dilakukan terdiri dari 5 faktor perlakuan putaran bucket elevator, dengan 7 kali ulangan setiap kombinasi perlakuan, sehingga mendapatkan data sebanyak 35 data kapasitas kerja mesin bucket elevator. Data yang digunakan adalah data eksperimen dengan menggunakan data kapasitas kerja mesin bucket elevator. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Pengolahan data menggunakan program IBM SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Hubungan kecepatan pemindahan butiran jagung pada bucket elevator terhadap kapasitas kerja bucket elevator pada input mesin penggiling jagung type disk mill berada pada kategori sangat kuat dengan nilai sebesar 0.977 dengan arah hubungan yang searah. (2) Pengaruh variasi kecepatan pemindahan butiran jagung pada bucket elevator positif dan signifikan terhadap kapasitas kerja bucket elevator pada input mesin penggiling jagung type disk mill. Secara keseluruhan, kemampuan model untuk menjelaskan kapasitas kerja bucket elevator sebesar 95%. (3) Putaran Mesin bucket elevator yang cukup efektif untuk menunjang efektifitas kapasitas kerja mesin penggiling jagung yang di harapkan UD. Favorit Farm di 2000 (kg/jam) berada pada putaran 250 (rpm) atau kecepatan pemindahan butiran jagung 1,3 (m/s) dengan nilai rata rata kapasitas kerja 2395(kg/jam) berdasarkan perhitungan uji efektifitas memiliki nilai Efektifitas sebesar 1.18 > 1.