Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Integrasi Kurikulum Pendidikan Islam Dengan Teknologi Digital: Analisis Kesiapan Madrasah Di Era Revolusi Industri 5.0 Ahmad Taufik; Fatimah Purba; Irhamuddin; Yuslinda; Yusman
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 9 No. 1 (2025): Vol IX. Edisi I 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/tbq.v9i1.272

Abstract

This study aims to analyze the readiness of madrasahs in integrating digital technology into the Islamic education curriculum in the Industrial Revolution 5.0 era. This integration is important considering the demands of the era that emphasize human and technology collaboration without ignoring Islamic values. The study uses a quantitative explanatory approach with the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. Five main variables were studied: infrastructure readiness, teacher digital literacy competency, curriculum limitations, madrasah innovation, and readiness for digital curriculum integration. The results show that infrastructure readiness and teacher competency have a significant effect on readiness for integration. Curriculum limitations are the main obstacle, while madrasah innovation strengthens the positive relationship between variables. This study provides an important empirical picture for policy makers and curriculum developers to design an Islamic education system that is adaptive to digital technology without losing the essence of religious values
PENANAMAN NILAI PENDIDIKAN KELUARGA MENURUT AL-QUR’AN SURAT AT-TAHRIM: 6 TENTANG PENDIDIKAN KELUARGA Rahmatan, Madah; Rahayu, Dewi; Sani, Nurhikmah; Pratama, M. Ridho; Irhamuddin
Journal of Applied Transintegration Paradigm Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Applied Transintegration Paradigm
Publisher : LPPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/3zynqt49

Abstract

Misi dalam pendidikan sejak penciptaan nabi Adam AS yang kemudian ditegaskan kembali dalam wahyu pertama yang Allah SWT turun kepada Nabi Muhammad SAW. ajaran agama Islam telah mengajarkan bagi setiap keluarga yang ingin berkembang untuk selalu mendidik putra-putrinya dengan ajaran yang baik dan sesuai dengan kaidah keislaman. Metodelogi penelitian menggunakan metodelogi kajian pustaka (Library Research). Data yang digunakan ialah buku-buku, artikel-artikel dan lain-lain. Dalam surat at-Tahrim ayat 6, objek perintah adalah seorang yang beriman. Orang yang beriman artinya adalah orang yang membenarkan Allah dan Rasul-Nya serta apa yang dibawa olehnya. Dalam ayat tersebut, seorang yang beriman diperintahkan untuk menjaga diri dan keluarga dari api Neraka. Neraka adalah bagian dari dimensi kehidupan selanjutnya setelah kehidupan di dunia. Hal ini menunjukan bahwa orientasi penjagaan tersebut bukan hanya penjagaan yang bersifat duniawi, tapi juga bersifat ukhrawi. Tujuan pendidikan islam secara umum adalah menumbuhkan kesadaran manusia sebagai makhluk Allah Swt melalui penanaman nilai-nilai islami yang di ikhtiarkan oleh pendidik agar tercipta manusia yang beriman, bertaqwa, berilmu, pengetahuan yang mampu mengembangkan dirinya menjadi hamba Allah yang taat.
Ngaji Fiqh Zakat: Empowerment of Amil Zakat at Simbarwaringin Village Ismail, Habib; Rahmawati, Rita; Farida, Annikmah; M. Muslih; Irhamuddin; Karini, Eti
Ihsanniat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Ihsanniat
Publisher : LP3M STAI At-Tahdzib Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/ihsanniat.v1i2.505

Abstract

This service aims to improve the understanding of the community, especially Amil Zakat, about the importance of effective Zakat management in order to empower the community in Simbarwaringin Village. The Ngaji Fiqh Zakat program organized by the Nahdlatul Ulama (NU) Branch is presented as a forum for education about Fiqh Zakat, with speakers KH. Andi Ali Akbar, Deputy Secretary of Syuriah Nahdlatul Ulama Regional Management Lampung. Through this mentoring session, Amil Zakat and the community are given an understanding of the obligation of Zakat, types of Zakat, and the principles of targeted Zakat distribution. The method used is participatory mentoring that directly involves Amil Zakat and the community in every stage of the activity. A better understanding of Zakat can increase the awareness and skills of Amil Zakat in managing Zakat in a transparent and accountable manner, which contributes to improving the welfare of local communities.
Analisis Pendidikan Talak dan Ruju' dalam Perspektif Al-Qur'an dan Praktiknya di Masyarakat Sumiati; Nurdiani; Tamba, Sulaiman; Irhamuddin; Nursopayanti
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i3.3220

Abstract

Talak dan ruju’ merupakan bagian penting dalam hukum keluarga Islam yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga memiliki dimensi pendidikan dan sosial. Al-Qur’an mengatur talak dan ruju’ secara ketat dengan menekankan prinsip keadilan, etika, dan kemaslahatan. Namun, dalam praktik masyarakat, sering ditemukan perbedaan antara ketentuan normatif tersebut dengan realitas yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan talak dan ruju’ dalam perspektif Al-Qur’an serta praktiknya di masyarakat Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitis, bersifat normatif-empiris. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap ayat-ayat Al-Qur’an dan literatur fikih keluarga, serta penelitian lapangan melalui wawancara dengan tokoh agama, penyuluh agama, dan masyarakat yang memiliki pengalaman terkait talak dan ruju’. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan mengaitkan antara perspektif Al-Qur’an dan praktik sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dan praktik talak serta ruju’ di masyarakat masih bersifat parsial dan belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai edukatif Al-Qur’an. Talak sering dilakukan secara informal tanpa pencatatan hukum, sementara ruju’ dipahami secara terbatas tanpa pendampingan dan kesadaran etis yang memadai. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pendidikan talak dan ruju’ yang integratif agar praktik perceraian dan rujuk dapat berjalan sesuai prinsip syariat, melindungi hak-hak keluarga, serta meminimalkan dampak sosial yang ditimbulkan.