Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

SOSIALISASI MANAJEMEN INFRASTRUKTUR PENGAIRAN DI DESA CIKURUBUK KABUPATEN SUMEDANG Hasan, Fuad; Ash Siddiq, Raden Herdian Bayu; Agustian, Yanyan; Setiawan, Asep; Widyanto, Bambang Eko; Wibowo, Azis Ali
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2310

Abstract

Desa Cikurubuk, Kabupaten Sumedang, memiliki potensi sumber daya air yang besar dan mendukung pertanian, khususnya padi organik. Namun, pengelolaan infrastruktur pengairan masih menghadapi tantangan akibat rendahnya pemahaman masyarakat terhadap prinsip manajemen yang efektif dan berkelanjutan. Hal ini berpotensi menurunkan produktivitas pertanian dan meningkatkan risiko kerusakan lingkungan. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan kegiatan pemberdayaan melalui sosialisasi dan pelatihan teknis yang sistematis. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan infrastruktur pengairan yang efisien, adaptif, dan berkelanjutan. Metode partisipatif digunakan melalui sosialisasi, diskusi kelompok, dan simulasi manajemen pengairan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan. Warga menunjukkan partisipasi aktif dalam diskusi dan mulai menerapkan praktik manajemen pengairan. Simulasi memberi pengalaman praktis yang memperkuat pemahaman. Masyarakat juga mulai menyusun jadwal pemeliharaan rutin dan membentuk kelompok kerja pengelolaan bersama. Kegiatan ini efektif dalam membangun kesadaran kolektif dan mendorong aksi nyata menuju sistem pengairan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
SOSIALISASI BANGUNAN TAHAN GEMPA DAN PENYERAHAN ALAT-ALAT EVAKUASI UNTUK MENDUKUNG UPAYA MITIGASI BENCANA ALAM Hasan, Fuad; AshSiddiq, Raden Herdian Bayu; Agustian, Yanyan; Setiawan, Asep; Widyanto, Bambang Eko
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2364

Abstract

Indonesia adalah negara rawan bencana alam seperti gempa bumi, erupsi gunung merapi serta kelongsoran yang diakibatkan oleh adanya fenomena aktifitas atau gerakan bumi. Fenomena alam yang terjadi ini tidak dapat diprediksi sehingga berdampak pada timbulnya korban jiwa yang merenggut nyawa orang. Meskipun banyak terjadi gempa dan dampak bencana yang diakibatkannya, ternyata masyarakat Indonesia masih memiliki pengetahuan yang kurang dalam menghadapi gempa dan mengurangi risikonya. Banyak korban yang jatuh akibat kurangnya pengetahuan tentang persiapan sebelum, saat, dan setelah terjadinya gempa. Sebagai upaya untuk membantu pemerintah dalam menangani dampak bencana, tim program studi teknik sipil Universitas Widyatama membuat kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu Sosialisasi Bangunan Tahan Gempa dan Penyerahan Alat-alat Evakuasi Untuk Mendukung Upaya Mitigasi Bencana Alam di Kecamatan Parongpong. Metode yang digunakan dalam program ini yaitu memberikan penjelasan / sosialisasi tentang bangunan tahan gempa dan menyerahkan alat-alat untuk evakuasi mitigasi bencana. Hasil pengabdian akan berdampak pada pengetahuan masyarakat mengenai bangunan tahan gempa dan alat-alat evakuasi mitigasi bencana. Kami juga melakukan penyerahan alat-alat evakuasi mitigasi bencana. Persiapan berbagai peralatan dan perlengkapan yang berguna di saat ada kejadian darurat seperti gempa dapat meminimalisir musibah. Alat-alat evakuasi yang dimaksud misalnya seperti alat pemadam api ringan (APAR), senter, peluit, alat keselamatan standar, tas siaga bencana. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu adanya meningkatnya pengetahuan serta pemahaman warga Kecamatan Parongpong mengenai mitigasi bencana dan bangunan tahan bencana.
Simulasi dan Edukasi Waspada Banjir pada Anak Usia Dini: Membangun Kesiapsiagaan Sejak Dini CHANDRASARI, AYU ZAHRA; Agustian, Yanyan; Komarudin, Udin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v8i3.8838

Abstract

Mitigasi bencana banjir merupakan salah satu langkah penting dalam mengurangi risiko dan dampak buruk yang diakibatkan oleh bencana alam, terutama di daerah rawan banjir seperti Desa Sukamukti, Kabupaten Ciamis. Upaya mitigasi ini sangat penting untuk melindungi masyarakat dari ancaman banjir yang sering terjadi, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki risiko tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di desa ini berfokus pada pengembangan potensi wisata edukasi di PAUD Ilmu Amaliyah, di mana pendidikan tentang mitigasi bencana diberikan sejak usia dini. Anak-anak usia dini diperkenalkan dengan langkah-langkah preventif yang harus diambil dalam menghadapi bahaya banjir melalui pendekatan yang interaktif dan edukatif. Harapannya, kesadaran bencana dapat ditanamkan sejak dini sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan dan tanggap terhadap ancaman bencana. Edukasi dini mengenai mitigasi bencana ini tidak hanya bermanfaat dalam jangka pendek, tetapi juga dapat menciptakan masyarakat yang lebih siap menghadapi bencana di masa depan. Dengan pengetahuan yang cukup, anak-anak diharapkan dapat memahami risiko bencana dan mampu mengambil langkah preventif untuk melindungi diri dan lingkungan mereka. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi bagian integral dalam upaya menciptakan masyarakat yang lebih tanggap terhadap bencana banjir, yang pada akhirnya berkontribusi pada pengurangan dampak negatif bencana alam di wilayah ini.
Mitigasi dan Tanggap Bencana di Darah Pedesaan Rawan Gempa Agustian, Yanyan; Setiawan, Asep; Widyanto, Bambang Eko; Ashshiddiq, Raden Herdian Bayu; Hasan, Fuad
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i2.158

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini berfokus pada mitigasi dan kesiapsiagaan terhadap gempa bumi di Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Masyarakat di wilayah ini kurang memiliki pengetahuan dan kesiapan dalam menghadapi risiko gempa, meskipun daerah ini rentan terhadap gempa akibat Patahan Lembang di utara Bandung. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap gempa melalui edukasi dan penyediaan sarana mitigasi bencana. Metode yang digunakan meliputi pembuatan rambu evakuasi, peta jalur evakuasi, serta modul kesiapsiagaan bencana yang disosialisasikan dan dilatihkan kepada warga melalui serangkaian pelatihan dan simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat. Selain itu, umpan balik positif dari peserta mengindikasikan peningkatan kesadaran terhadap ancaman bencana dan pentingnya langkah-langkah mitigasi. Kesimpulannya, program ini berhasil sebagai langkah awal dalam mitigasi risiko bencana di daerah tersebut. Dengan partisipasi berkelanjutan dan dukungan dari pihak terkait, program ini memiliki potensi untuk menjadi model berharga dalam kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di wilayah berisiko tinggi lainnya. Langkah selanjutnya adalah mengintegrasikan program ini dengan upaya penanggulangan bencana yang lebih luas guna memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam.
Evaluasi Keruntuhan Dinding Galian Pile Cap dan Alternatif Penanganannya Agustian, Yanyan; Arfah, Mughsyfa Nafizia; Shiddiq, Raden Herdian Bayu Ash
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.15443

Abstract

Penurunan tanah pada track kereta api terjadi akibat keruntuhan dinding galian yang bernama galian Pile Cap 14, tidak jauh dari track tersebut. Galian tersbut merupakan proyek pemmbangunan fasilitas perkeretaapian untuk Manggarai s/d Jatinegara (Tahap II) Pekerjaan Main Line II. Kejadian ini yang melatarbelakangi penelitian ini, yaitu dengan tujuan untuk menganalisis faktor yang menjadi penyebab utama terjadinya keruntuhan sehingga secara langsung menyebabkan penurunan rel kerata api aktif di Stasiun Manggarai beserta menentukan alternatif penanggulangannya. Evaluasi pemodelan dibuat dengan menggunakan program Plaxis. Data primer dan data skunder digunakan sebagai bahan input parameter dari pmodelan tersebut. Hasil pemodelan didapatkan safety factor galian dengan nilai <1. Hal ini menunjukkan bahwa galian tersebut tidak memenuhi kriteria keamanan dan dan merupakan faktor menyebabkan keruntuhan. Perkuatan sheet pile yang dipasang pada galian eksisting pun tidak mampu menahan gaya lateral dari tanah. Perencanaan perbaikan konstruksi yang dilakukan adalah dengan mengevaluasi ulang desain konstruksi dan melakukan rekayasan struktur pada konstruksi galian. Selain itu, ada penambahan pemasangan angkur pada ketinggan 0,5 m terhitung dari permukaan tanah galian. Hasil dari percobaan ini didapatkan faktor keamanan galian setinggi 5 m yaitu 1,622 dimana angka tersebut sudah melebihi standar yang berlaku. Hal ini pun menunjukkan bahwa kondisi tanah setelah digali setinggi 5 m memiliki stabilitas yang memadai dan potensi keruntuhan tidak teridentifikasi dengan adanya beban mati berupa ballast dan bantalan dan beban hidup dari kereta.
Design and Build Prototype of Field Soil Shear Test Equipment: Perancangan dan Pembuatan Prototipe Alat Uji Geser Tanah Komarudin, Udin; Yanyan Agustian
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 10 No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/r.e.m.v10i2.1749

Abstract

Shear strength analysis testing is a fundamental test in the field of civil engineering. The shear strength of the soil is greatly influenced by the parameters present in the soil, the higher the value of the obtained parameters, the higher the soil strength. To obtain these parameters, we need to conduct one of the soil shear strength tests. The soil shear test that has been conducted in the laboratory involves taking soil samples from the field, transporting them, and then conducting the tests. During the journey from the field to the laboratory, it is highly likely that the sample will undergo changes due to vibrations, shaking, or temperature. Some innovations that have been implemented weigh a maximum of 10kg, are portable and easy to carry, produce accurate test results, and are tested directly in the field. The design of the tool is made in a prototype before the assembly of the tool. The design of the direct shear test tool is made by referring to the standardized testing principles. After the device is assembled, a test is conducted on a soil sample using the standard procedure of the shear test apparatus.
Pengaruh Penambahan Abu Sekam Padi pada Stabilitas Tanah Ditinjau dari Nilai California Bearing Ratio (Studi Kasus: Desa Legoksari) Algipari, Muhamad Zidan; Agustian, Yanyan
Jurnal Sains dan Teknologi (JSIT) Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - April
Publisher : CV. Information Technology Training Center - Indonesia (ITTC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jsit.v6i1.4438

Abstract

Indonesia has a vast territory with diverse soil types, including clay soil, which is commonly found and highly plastic, making it susceptible to volume changes due to moisture fluctuations. Desa Legoksari in Darangdan District, Purwakarta Regency, is one such area dominated by clay soil, leading to construction issues like ground subsidence and structural cracks. To mitigate these challenges, soil stabilization was conducted using rice husk ash (RHA), which contains pozzolanic compounds, primarily silica (SiO₂), known to improve soil strength. This study examines the effect of RHA addition on the California Bearing Ratio (CBR) of clay soil, using mixture variations of 6%, 10%, 14%, and 18% under unsoaked conditions with a one-day curing period. The soil was classified as A-7-6 according to AASHTO and CL (moderate plasticity inorganic clay) according to USCS. The original CBR value of the soil was 7.44%, whereas stabilization resulted in an increasing trend, with values of 10.89% (6%), 13.99% (10%), 20.17% (14%), and 5.66% (18%). Additional tests with 13% and 15% mixtures verified that the 14% composition was the most optimal, yielding CBR values of 15.90% and 16.66%, respectively. These findings confirm that RHA effectively enhances the bearing capacity of clay soil, with an optimal mixture of 14%, which boosts the CBR value by up to 271.10% compared to the original soil condition.
The Widyatama Campus Environmental Planning Study refers to the Law of the Republic of Indonesia Number 26 of 2007 About Spatial Planning for Flood Discharge Bambang Eko Widyanto; Asep Setiawan; Yanyan Agustian
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i12.1373

Abstract

Sustainable development in an area often causes land use changes that have a domino impact, especially in water resource management and flood discharge control. In the spirit of development, important aspects such as runoff management are often overlooked. This study aims to analyze the management of runoff water in the Widyatama campus area by referring to Law of the Republic of Indonesia Number 26 of 2007 concerning Spatial Planning. The research method uses secondary data in the form of rainfall from the Bandung Climatology Station and manual surveys for land use and topographic analysis. The results showed that the intensity of rain at the 2-year recurrence period (I2) was 127.56 mm. Rainfall intensity is also calculated for 5, 10, 20, 25, 50, and 100 year recurrences. Based on this analysis, land modification or innovation is needed, one of which is the construction of a detention pond that functions to restore the amount of flow to the river according to the zero run-off concept. With a study area of 3.61 Ha, a detention pond is needed for rainfall over 5 years with a storage capacity of 240 m³. The implementation of this innovation is expected to reduce flood risk and improve water management in the study area.
Analisis Stabilitas Lereng Bendungan 1 Tujuh Bukit Tumpang Pitu Banyuwangi Widde Valensia; Yanyan Agustian
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33197/jitter.vol11.iss1.2024.2353

Abstract

The operational success of a dam is significantly influenced by slope stability and seepage safety. This study aims to evaluate the slope stability and seepage safety of the Tujuh Bukit 1 Dam, which has been in operation for five years. The research methodology involves the collection of both primary and secondary data, followed by the development of analysis models. The slope stability analysis was conducted under three conditions: static, Operated Based Earthquake (OBE), and Maximum Design Earthquake (MDE). Additionally, a seepage analysis model was developed to assess safety against uplift pressure and piping erosion. The results indicate that slope stability under static, OBE, and MDE conditions meets the required safety criteria. The factors of safety calculated for each scenario demonstrate that the dam slopes are stable and capable of withstanding the specified loads. Similarly, the seepage analysis results show that the Tujuh Bukit 1 Dam is safe against both uplift and piping erosion, with no significant risk of internal erosion or material loss that could compromise the structure. Based on these analysis results, no additional design modifications or reinforcements are required for the Tujuh Bukit 1 Dam. The current design and construction are adequate to ensure the dam's safety and stability under the evaluated conditions. These findings provide confidence in the dam's operational reliability and valuable insights for future monitoring and maintenance strategies. This study underscores the importance of regular safety evaluations for dams and highlights the effectiveness of detailed analytical models in assessing stability and seepage concerns Keywords: Slope Stability, Seepage Safety, Tujuh Bukit 1 Dam
Sistem Filterisasi Multi-Tahap untuk Penyediaan Air Bersih di Wilayah Pedesaan Ayu Zahra Chandrasari; Udin Komarudin; Yanyan Agustian
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.620

Abstract

Ketersediaan air bersih menjadi permasalahan utama di Desa Cimungkal, terutama saat musim kemarau panjang, yang berdampak pada kesehatan dan meningkatkan beban ekonomi masyarakat. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan menyediakan solusi melalui penerapan sistem filterisasi multi-tahap untuk meningkatkan kualitas air pegunungan agar layak digunakan sehari-hari. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan mitra, perancangan dan uji coba alat di workshop, instalasi di lokasi, serta sosialisasi dan pelatihan penggunaan serta perawatan alat. Keberhasilan program dianalisis melalui uji kualitas air secara visual dan pengukuran Total Dissolved Solids (TDS), serta keterlibatan masyarakat. Hasil pengujian menunjukkan penurunan nilai TDS secara signifikan dari 301 ppm menjadi 27 ppm, disertai peningkatan kejernihan air secara visual. Selain itu, masyarakat menunjukkan partisipasi aktif dan kesiapan dalam mengoperasikan serta merawat sistem filtrasi. Dengan demikian, penerapan sistem filterisasi multi-tahap terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas air sekaligus mendukung kemandirian masyarakat dalam pengelolaan air bersih secara berkelanjutan.