Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Perancangan Rute Distribusi Produk Pestisida Dengan Menggunakan Software or Tools Untuk Meminimasi Jarak Tempuh Dan Biaya Transportasi Di PT ABC Ramadhan, Ringgon; Kristiana, Leo Rama; Pambudi, Hardian Kokoh
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT ABC merupakan perusahaan distribusi produk pestisida dan alat penunjang pertanian yang menghadapi permasalahan dalam optimasi rute distribusi. Dengan 62 titik konsumen yang tersebar di Provinsi Lampung dan 8 unit kendaraan CDD berkapasitas 5 ton, rute distribusi saat ini ditentukan berdasarkan pembagian wilayah regional tanpa mempertimbangkan jarak tempuh dan kapasitas kendaraan secara optimal. Hal ini menyebabkan tingginya biaya transportasi, terutama biaya bahan bakar, yang sering kali melebihi anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang rute distribusi produk pestisida dengan menggunakan software OR-Tools yang mengimplementasikan model Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP). Metode ini memungkinkan perhitungan rute yang lebih efisien dengan mempertimbangkan kapasitas kendaraan dan jarak tempuh minimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model CVRP, rute distribusi yang diusulkan dapat mengurangi jarak tempuh rata-rata hingga 47%. Selain itu, biaya bahan bakar berkurang sebesar 53%, yang berdampak langsung pada penurunan biaya operasional distribusi. Optimasi ini memberikan solusi signifikan bagi PT ABC dalam mengelola distribusi dengan lebih efisien, meningkatkan efektivitas pengiriman, dan mengurangi biaya secara keseluruhan. Kata kunci— Distribusi, Produk Pestisida, Rute, Software OR tools
Perancangan Sistem Penumpukan Petikemas Pada Halaman Belakang Petikemas Di PT IPC Terminal Petikemas (Tpk) Dengan Metode Algoritma Genetika Untuk Meminimasi Biaya Penanganan Penumpukan Petikemas Kurniawan W, Satrio; Setyawan , Erlangga Bayu; Pambudi , Hardian Kokoh
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. IPC Terminal Petikemas merupakan Perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan terminal peti kemas. Perusahaan ini berlokasi di Panjang, Bandar Lampung. Terminal ini memegang peranan penting dalam distribusi poduk dari dan ke Pulau Sumatera. Terminal peti kemas merupakan salah satu pilar pendukung kinerja logistik yang baik, oleh karena itu terminal peti kemas harus memiliki kinerja yang optimal. Berdasarkan hasil pengamatan terminal peti kemas menunjukkan beberapa permasalaham salahsatunya ketidak seimbangan aktivitas gate in dan gate out yang berdampak capaian container throughput rendah yang disebabkan dari penumpukan container yang terlalu lama. Hal tersebut akan mempengaruhi pengiriman ke pelanggan sehingga perlu mengoptimalkan metode penataan container. Analisa dalam penelitian ini menggunakan algoritma genetika dengan software google colab. Algoritma genetika merupakan metode dalam penentuan urutan penataan container. Jumlah sample pada penelitian ini sebesar 300 container. Berdasarkan simulasi genetic alghorytm, menunjukkan hasil optimal pada turnamen ke dua puluh lima. Proses verifikasi dan validasi menunjukkan bahwa hasil simulasi GA dapat diterapkan di perusahaan. Setelah proses pengolahan, verifikasi dan validasi data dilakukan maka penghematan biaya sebesar 50,79% akan diperoleh perusahaan. Kata kunci— genetic algorhytm, terminal peti kemas, reshuffle.
Perancangan Alokasi Penyimpanan Gudang Adorable Projects Menggunakan Shared Storage Dan Pendekatan Simulasi Untuk Meminimasi Overcapacity Pada Rak Penyimpanan Eprilliani , Andina; Nurdiansyah , Yodi; Pambudi , Hardian Kokoh
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Adorable Projects merupakan usaha mikro kecilmenengah yang melakukan penjualan dalam bidang fashionwanita yang memiliki 30 vendor untuk memproduksiproduknya, memiliki 500 jenis produk dan memiliki ±70.000SKU (Stock Keeping Unit). Dalam pelaksanaannya, gudangAdorable Project mengalami overcapacity sehinggapemanfaatan gudang tersebut tidak optimal. Selain itu jugaterdapat utilitas dalam gudang tersebut sebesar 55,5%.Dengan menerapkan pendekatan Shared Storage, penelitian inibertujuan untuk menyelesaikan masalah overcapacity yangterdapat di dalam gudang dan menyelesaikan masalah utilitaspada gudang Adorable Projects yang pada kondisi eksistingsebesar 55,5% menjadi 58,5%. Hasil dari penelitian initerdapat tiga point yaitu, pertama, mereka perlu merancangtata letak usulan pada gudang dengan menerapkan metodeshared storage. Kedua, Adorable Project perlu menambahkanrak penyimpanan pada kondisi eksisting menyebabkanovercapacity sebesar 32% dapat diatasi di kondisi usulan.Jumlah penambahan rak penyimpanan yang optimalberdasarkan hasil perhitungan space requirement yang telahdilakukan yaitu penambahan sebanyak tujuh rak. Ketiga,dengan menggunakannya metode shared storage ini dapatmeminimasi jarak tempuh sebesar 1104 meter. Berdasarkanselisih dari jarak perpindahan eksisting dengan usulan dapatmeminimasi waktu aktifitas order picking sebesar 121,62 menit. Kata kunci—shared storage, overcapacity, utilisasi, Gudang
Perancangan Kebijakan Pengisian Ulang Gondola Yang Optimal Menggunakan Metode Non-Linear Integer Programming Untuk Meningkatkan Profit Pada Supermarket Xyz Athiefa , Feren Sahda; Setyawan, Erlangga Bayu; Pambudi, Hardian Kokoh
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Dalam pengoprasian retail store faktor-faktor sepertiketersediaan barang, jumlah barang yang tersedia, dan lokasibarang di dalam showroom memiliki dampak yang signifikanterhadap tingkat permintaan yang diterima dari pelanggan.Untuk mengatasi tantangan ini, sebuah metode non linearinteger programming (NLIP) telah dikembangkan. Model inidirancang untuk membantu pengambilan keputusan terkaitpembaruan persediaan barang dan alokasi ruang rak di dalamtoko ritel. Tujuan utama dari model ini adalah untukmencapai optimisasi maksimum terhadap keuntungan yangdiperoleh oleh pengecer. Dengan menggunakan model ini,pengecer dapat membuat keputusan yang lebih cerdas dalammengelola persediaan dan penempatan barang di dalam tokomereka, dengan harapan meningkatkan profitabilitas merekasecara keseluruhan. Kata kunci— Supermarket, Replenishment, Gondola, Optimasi
Perancangan Kebijakan Persediaan Bahan Baku Dengan Metode Continuous Review (R, Q) Untuk Minimasi Biaya Persediaan Pada Pt Xyz Galih Arto, Bartolomeus Laudy; Pambudi , Hardian Kokoh; Sumargo, Seto
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT XYZ merupakan salah satu perusahaan diIndonesia yang bergerak di bidang industri teh. PT XYZmerupakan salah satu produsen teh di Indonesia yangmelakukan pemesanan bahan baku untuk dapat memenuhipersediaan yang akan digunakan pada proses produksi. Saatini, PT XYZ masih melakukan perencanaan persediaan dengancara tradisional dan belum dilengkapi dengan standar bakuterkait kebijakan persediaan bahan baku. Oleh karena itu,persediaan yang dimiliki mengalami ketidaksesuaian denganpermintaan yang ada. Hal ini menyebabkan terjadinyaoverstock dan mengakibatkan adanya penumpukan barang didalam gudang, sehingga perusahaan harus mengeluarkan biayamelebihi anggaran untuk mengatasi penumpukan tersebut.Solusi yang dapat diberikan untuk mengatasi permasalahanyang terjadi pada PT XYZ adalah dengan melakukanperancangan kebijakan persediaan bahan baku teh denganmenggunakan metode continuous review (r, Q). Metodecontinuous review merupakan sistem pengendalian ketikapersediaan mencapai titik pemesanan ulang atau di bawahnya.Hasil dari penelitian tugas akhir dengan menggunakan metodecontinuous review (r, Q) adalah berupa rancangan hasilkebijakan persediaan yaitu berupa titik pemesanan ulang danjumlah pemesanan yang optimum yang dapat meminimasi totalbiaya persediaan pada PT XYZ dengan total penurunan biayapersediaan adalah sebesar 22%. Pada perancangan ini,dihasilkan juga rancangan kebijakan persediaan untuk periodeselanjutnya di masa mendatang. Kata kunci— persediaan, overstock, kebijakan persediaan,continuous review
Perancangan Rute Distribusi Dengan Menggunakan Metode Algoritma Genetika Untuk Meminimasi Biaya Transportasi Pada Pengiriman Vaksin Dan Alat Penunjang Pada Pt Pos Logistik Putra, Muchammad Raihan; Pambudi , Hardian Kokoh; Nurdiansyah , Yodi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Transportasi merupakan salah satu bagian dalamrantai pasok yang memiliki peran penting, karena bagian inilah yang menjamin barang yang telah diproduksi dapat sampai kekonsumen. Selain itu, transportasi dapat menyumbang hingga 40% dari biaya total logistik. Oleh sebab itu, suatu perusahaanperlu memiliki sitem transnsportasi yang baik. PT Pos Logistikmerupakan perusahaan dibawah naungan pemerintah yang ditunjuk sebagai penyimpanan gudang vaksin dan pendistribusian dalam provinsi Jawa Barat. PT Pos Logistik memiliki permasalahan di bagian transportasinya yaitukonfigurasi rute yang kurang tepat. Dan untuk penentuan rutedari PT Pos Logistik tidak adanya penentuan rute yang tepat.Permalahan berikut dapat mengakibatkan penambahan biayatrasnportasi yang harus ditanggung oleh PT Pos Logistik dengan kelebihan biaya lebih dari 50% dari biaya anggaran perharinya yang ditetapkan oleh perusahaan. Permasalahan yangada di PT Pos Logistik ini sering disebut dengan Vehicle Routing problem (VRP) yaitu permasalahan penentuan rutekendaraan dengan berbagai batasan yang ada. Batasan-batasanVRP dalam penelitian ini yaitu pengiriman hanya dilakukan di Jawa Barat, Kedaraan yang digunakan terdiri atas berbagaijenis dan kapasitas (heterogeneos fleet). Biaya e-TOL berubah setiap tahunya dan adanya jam buka tutup di setiap pelanggan(time window), kendaraan dianggap konstan setiap jenisnya. Dalam penyelsaian VRP ini maka digunakan algoritma sebagaipembetunkan ususlan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu rute usulan distribusi produk dari depot ke agen yang memiliki total jara k tempuh terpendek dengan metode Algoritma Genetika (GA). Hasil dari penerapan algoritma tersebut dapat digunakan untuk menyelsaikanpernurunan total biaya trasnportasi di PT Pos Logistik hinggamencapai 12%. Sehingga penuruan anggaran dapat memenuhi batas normal perusahaan untuk mencapai 50% dari 62%. Kata Kunci: Transportasi, VRP, Time Window, Heterogeneos Fleet, Algoritma genetika
Perancangan Sistem Informasi Pergudangan Pada Dinas Sosial Xyz Dengan Menggunakan Metode Waterfall Dan Klasifikasi Abc Rivaldi, M.Arif Akbar; Muttaqin , Prafajar Suksessanno; Pambudi, Hardian Kokoh
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Dinas Sosial XYZ adalah unsur pelaksana yangmenyelenggarakan urusan pemerintahan bidang sosial. Salahsatu bidang pada Dinas XYZ yaitu bidang Perlindungan danJaminan Sosial (Linjamsos). Bidang Linjamsos memliki tugasmengatasi masalah kebutuhan barang bantuan logistik untukdiberikan kepada para korban terdampak bencana diKabupaten dan Kota maupun diberikan kepada Dinas Sosialkabupaten dan kota lain. Pengolahan data di gudang DinasSosial XYZ saat ini masih dikelola secara komputerisasi bahkanterkadang tidak dilakukan pencatatan terhadap barang,sehingga saat mencari data barang harus dilakukan secaramanual dan data aktual terhadap setiap barang tidak diketahui.Selain itu, tidak terdatanya waktu kadaluarsa dan tidak adanyafitur pengingat waktu kadaluarsa dari setiap barangmenyebabkan terjadinya barang yang kadaluarsa pada gudangsebelum disalurkan ke tempat para korban bencana. Padaperancangan Tugas Akhir ini penulis menggunakan metodeWaterfall dan Klasifikasi ABC. Metode Waterfall digunakansebagai pengembangan alur dari sistem yang dibuat, sedangkanmetode klasifikasi ABC digunakan untuk menghasilkan 3 kelaskategori produk yang digunakan untuk menyusun tata letakbarang di gudang Dinas Sosial XYZ. Hasil dari Tugas Akhir iniadalah sebuah sistem informasi pada gudang Dinas Sosial XYZyang dapat membantu pengelolaan data secara terstruktur,laporan stok barang mengacu pada masa expired dari setiapbarang dan juga mengatur penyimpanan produk sesuai hasildari klasfikasi ABC. Dari uji coba yang dilakukan pada calonpengguna, hasil menunjukkan bahwa sistem telah memenuhiharapan pengguna dengan menggunakan sistem informasi yangtelah dirancang. Kata kunci— Dinas Sosial XYZ, Sistem Informasi Pergudangan, Waterfall, dan Klasifikasi ABC
Perancangan Sistem Pemilihan Vendor Penyedia Jasa Telekomunikasi Menggunakan Metode AHP dan TOPSIS Pada PT XYZ Rofifah , Atikah; Pambudi , Hardian Kokoh; Yulianti , Femi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—PT XYZ merupakan perusahaan yangberoperasional di kota Bekasi untuk memenuhi kebutuhan jasalayanan jaringan telekomunikasi. Dalam memberikan jasalayanan tersebut, PT XYZ melakukan pekerjaan jaringan fiberoptik dalam kegiatan pengadaan perusahaan. Namun, PT XYZmengalami masalah dalam mencapai target kinerja pengadaanpada indikator persentase jumlah pekerjaan terlambat. Targetyang ingin dicapai yaitu sebesar 0%, sedangkan total persentasejumlah pekerjaan terlambat dari bulan September hinggaDesember 2022 sebesar 17,19%.Berdasarkan masalah yang terjadi, dilakukan perancangansistem pemilihan vendor untuk menyelesaikan masalah denganmengusulkan perancangan sistem pemilihan vendormenggunakan metode AHP untuk memperoleh bobot kriteriadan subkriteria pemilihan vendor dan TOPSIS untukmendapatkan urutan alternatif vendor. Selain itu, dirancangsistem pendukung keputusan menggunakan metode RAD yangbertujuan untuk membantu pengambilan keputusan.Hasil yang diperoleh yaitu didapatkan 6 kriteria dan 17subkriteria untuk memilih vendor dengan urutan subkriteriatertinggi merupakan kualitas hasil pekerjaan dengan bobot14,79%. Selain itu, didapatkan tiga peringkat teratas yaituVendor 4, Vendor 8, dan Vendor 14. Hasil pengolahan datakemudian dirancang sistem pendukung keputusan (SPK)dengan hasil sistem dapat dijalankan dengan baik memenuhiperencanaan kebutuhan setelah melalui mekanisme uji coba. Kata kunci — Pemilihan Vendor, Telekomunikasi, AHP, TOPSIS, SPK
Perancangan Sistem Pemilihan Vendor Transportasi Menggunakan Metode Ahp, Topsis Dan Saw Pada Cv Abc Marpaung , Ignatius Horas; Pambudi , Hardian Kokoh; Saragih, Nova Indah
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — CV ABC merupakan badan usaha yang bergerakdibidang jasa Logistik dan ekspedisi yang berfokus padapengiriman ke Medan. Berdasarkan hasil observasi diketahui CVABC melakukan subkontrak dalam memenuhi permintaanpelanggan. CV ABC saat ini memiliki 2 arah pengiriman yaituwilayah barat dan timur. Berdasarkan data pengiriman terdapat31 kegagalan pengirim 22 diantaranya merupakan pengiriman kewilayah timur. Sehingga dilakukan perancangan sistempendukung keputusan untuk memilih alternatif vendor terbaikdengan menggunakan metode AHP, TOPSIS, SAW. Terdapattotal 11 alternatif solusi pada CV ABC. Hasil dari perhitungandengan metode AHP merupakan bobot dimana kriteria denganbobot terbesar adalah ketersediaan armada dengan bobot.Terdapat 4 kriteria diantaranya kualitas pelayanan, biaya, lokasivendor, ketersediaan armada dan 8 subkriteria diantaranyakecepatan pengiriman, asuransi pengiriman, biaya pengiriman,biaya asuransi pengiriman, jarak vendor dengan pelanggan,kemudahan akses, jumlah armada yang dimiliki, varian armadayang dimiliki. Kriteria dengan nilai prioritas tertinggi yaituKetersediaan armada dengan bobot sebesar 0,324 dan subkriteriadengan nilai prioritas tertinggi yaitu jumlah armada yang dimilikidengan bobot sebesar 0,614. Alternatif solusi terbaik berdasarkankriteria dan subkriteria yang sudah ditentukan adalah Vendor 3dengan nilai preferensi sebesar 0,685. Setelah menemukan urutanvendor selanjutnya merancang sistem pendukung keputusandengan metode waterfall. Kata kunci— AHP, TOPSIS, SAW, Waterfall, jasa transportasi
Perbaikan Pada Waktu Siklus Order Picking Dengan Metode Dedicated Storage Dan Pendekatan Simulasi Kejadian Diskrit (Studi Kasus: Adorable Project) Febrian, Aditya M; Nurdiansyah, Yodi; Pambudi, Hardian Kokoh
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Adorable Project merupakan usaha mikro kecilmenengah (UMKM) yang bergerak industri kreatif dan melakukan penjualan produknya dalam bidang fashion wanita,mengawali usahanya dengan menjual produk berupa aksesorissaja dan menjadi produk unggulan yang lebih mengutamakan pada sasaran konsumen wanita. Kondisi sekarang yangdihadapi oleh gudang Adorable Project yaitu penerapan storageallocation masih belum berjalan baik, maka penempatan produk dilakukan secara acak pada aktivitas order pickingmengalami pelonjakan waktu sebesar 24%. Metode dedicatedstorage dipilih karena memiliki kebijakan penyimpanan yang tetap terhadap produk ke lokasi yang telah ditentukansebelumnya tergantung pada jenis barang yang disimpan,Sedangkan simulasi kejadian diskrit dipilih sebagai tools yang mampu menggambarkan tanpa implementasi secara langsung.Hasil penelitian menunjukkan penyimpanan dengan metode dedicated storage dapat memangkas jarak tempuh sebesar34,25% dan pengembangan model simulasi yang dibangun dapat digunakan untuk representasikan hasil alokasipenempatan produk, dan waktu pada aktivitas order picking dapat menurun sebesar 62,37 % Kata kunci— storage allocation, order picking, dedicated storage, simulasi discreate-event, skenario