Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

GAMBARAN MEKANISME COPING PADA WANITA USIA 45-55 TAHUN TERHADAP MENOPAUSE DI KALURAHAN CATURTUNGGAL SLEMAN Puspitasari, Riadinata Shinta; Ariningtyas, Nurul
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 5 No. 2 (2024): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Menopause adalah fase peralihan dari masa reproduktif menuju ke masa non reproduktif yang ditandai dengan berhentinya menstruasi. Perempuan menopause akan mengalami berbagai fungsi tubuh yang menurun sehingga akan berdampak pada ketidaknyamanan dalam menjalani kehidupannya. Keluhan ketidaknyamanan ini bisa disikapi dengan mekanisme coping adaptif maupun maldatif dan dilakukan dengan cara yang berbeda pada setiap perempuan. Apabila perempuan dapat berfikir positif maka berbagai keluhan dapat dilalui dengan lebih mudah namun apabila perempuan tersebut berfikir negatif makan keluhan-keluhan yang muncul semakin memberatkan dan menekan hidupnya. Tujuan Penelitian : Mengetahui gambaran mekanisme coping wanita usia 45- 55 tahun terhadap menopause di Kalurahan Caturtunggal Sleman. Metode Penelitian : Jenis penelitian kuantitatif. Populasi penelitian yaitu ibu menopause usia 45-55 tahun di Kalurahan Caturtunggal Sleman dengan jumlah populasi kurang lebih 90 orang. Metode pengambilan data adalah Random Sampling kemudian diolah dengan menggunakan Analisis Univariat. Hasil Penelitian : Karakteristik ibu menopause di kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman berdasarkan umur, pekerjaan, status perkawinan dan mekanisme coping. Dapat diketahui bahwa umur responden sebagian besar memiliki umur 50-55 tahun sebanyak 38 responden (55%). Berdasarkan status pekerjaan, ibu yang tidak bekerja sebanyak 50 responden (71,5%). Berdasarkan status perkawinan, sebanyak 70 responden (100%) statusnya kawin (menikah) sehingga seluruh responden mekanisme coping yang diketahui yaitu adaptif. Kata kunci : mekanisme coping, menopause
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. D DENGAN PEMBERIAN PUTIH TELUR AYAM KAMPUNG UNTUK PENYEMBUHAN LUKA PERINIUM DI KLINIK PRATAMA AMANDA SLEMAN Husna, Fauzul; Puspitasari, Riadinata Shinta
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 5 No. 2 (2024): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

INTISARI Ruang lingkup asuhan: Pemberian putih telur ayam kampung dilakukan untuk mempercepat penyembuhan luka perineum ibu nifas. Kandungan protein pada putih telur ayam kampung dapat membantu pembentukan dan perbaikan sel jaringan yang rusak akibat luka perineum saat persalinan, sehingga mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi infeksi. Pelaksanaan asuhan: Pelayanan asuhan kebidanan berkelanjutan dilakukan pada Ny. D dari masa kehamilan, bersalin, nifas, neonatus, sampai KB yang dilaksanakan secara berkesinambungan dimulai dari pengambilan data subjektif data objektif dan penatalaksanaan asuhan. Asuhan dilaksanakan di Klinik Pratama Amanda Sleman dan rumah Ny. D. Fokus asuhan pada masa nifas dengan kunjungan pertama penjelasan dan cara mengkonsumsi putih telur. Ibu bersedia mengkonsumsi putih telur ayam kampung. Evaluasi: Setelah mengonsumsi putih telur ayam kampung selama 6 hari, luka perineum pada Ny. D sudah kering, jahitan sudah tertutup dan tidak ada tanda tanda infeksi. Kesimpulan dan saran: Asuhan yang diberikan pada Ny. D selama masa hamil, bersalin, nifas, neonatus, dan KB tidak ditemukan adanya masalah atau komplikasi. Pemberian putih telur ayam sangat efektif pada percepatan penyembuhan luka perineum selama 6 hari. Kata kunci: Asuhan Kebidanan Berkelanjutan, Nifas, Putih Telur Ayam Kampung
LITERATUR REVIEW: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TUMBUH KEMBANG BALITA Husna, Fauzul; Puspitasari, Riadinata Shinta
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 6 No. 1 (2025): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Periode balita (0–5 tahun) merupakan masa emas pertumbuhan dan perkembangan anak. Kualitas tumbuh kembang balita dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari asupan gizi, stimulasi, pola asuh, lingkungan, serta akses terhadap layanan kesehatan. Gagalnya proses tumbuh kembang pada periode ini dapat menyebabkan dampak jangka panjang, termasuk rendahnya kecerdasan, gangguan perilaku, serta peningkatan risiko penyakit degeneratif. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang balita, dengan fokus pada aspek gizi, pola asuh, stimulasi perkembangan, dan akses terhadap layanan Kesehatan Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur yang mengumpulkan data dari 10 jurnal ilmiah yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa gizi yang buruk, terutama stunting, berdampak negatif pada perkembangan motorik dan kognitif balita. Pola asuh yang responsif dan stimulasi yang adekuat juga terbukti mendukung perkembangan sosial dan emosional anak. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa kondisi sosial ekonomi, pendidikan ibu, serta akses terhadap layanan kesehatan memainkan peran penting dalam menyediakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Kesimpulan : Kesimpulannya, faktor-faktor internal dan eksternal seperti gizi, pola asuh, edukasi orang tua, dan dukungan sosial sangat mempengaruhi tumbuh kembang balita. Oleh karena itu, pendekatan holistik yang melibatkan orang tua, masyarakat, dan layanan kesehatan diperlukan untuk memastikan perkembangan anak yang optimal. Kata Kunci:Tumbuh kembang balita, gizi, pola asuh, stimulasi, layanan kesehatan
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY.T AKSEPTOR KB IMPLANT DENGAN MEDIA LEMBAR BALIK DI PMB KUSNI SRI MAWARTI BANTUL Zubaidah, Irul; Puspitasari, Riadinata Shinta; Husna, Fauzul
Jurnal Bidan Srikandi Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jbs.2025.v3i2.14587

Abstract

Konseling merupakan hubungan timbal balik antara konselor dan konseli. Lembar balik adalah suatu alat peraga yang menyerupai album gambar. Implant adalah salah satu jenis kontrasepsi yang berupa susuk yang terbuat dari sejenis karet silastik yang berisi hormon dan dipasang pada lengan atas. Memberikan pelayanan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. T dari kehamilan trimester III, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana yang dilaksanakan secara berkesinambungan dimulai dari pengambilan data subjektif yang disampaikan oleh Ny. T dan berdasarkan hasil pemeriksaan atau data objekif. Asuhan berkelanjutan dilakukan di PMB Kusni Sri Mawarti Bantul. Setelah diberikan asuhan secara berkelanjutan Ny. T menjadi lebih mengerti mengenai jenis alat kotrasepsi. Penggunaan media lembar balik sangat berpengaruh terhadap keberhasilan konseling ini, karena setelah diberikan konseling ibu lebih memahami dan lebih gampang untuk diingat mengenai alat kontrasepsi bawah kulit. Asuhan yang diberikaan Ny. T selama kehamilan trimester III, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana tidak ditemukan adanya masalah atau komplikasi. Pada kunjungan nifas ke 4 telah mendapatkan konseling tentang berbagai macam alat kontrasepsi dan akhirnya Ny. T memutuskan untuk memilih alat kontrasepsi bawah kulit.
PENYULUHAN TENTANG PEMERIKSAAN IVA (INSPEKSI ASAM ASETAT) TES UNTUK DETEKSI DINI KANKER SERVIKS Puspitasari, Riadinata Shinta
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 2 No. 1 (2024): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

INTISARI Latar Belakang : Kanker leher Rahim (Kanker Serviks) merupakan kanker tebanyak yang ditemukan oleh Yayasan Kanker Indonesia setelah kanker payudara. Perempuan di dunia setiap bulannya didiagnosa terkena kanker serviks dan 80% berada di negara berkembang termasuk Indonesia. Insiden kanker serviks sebenarnya dapat ditekan dengan melakukan upaya pencegahan primer seperti meningkatkan atau intensifikasi kegiatan penyuluhan kepada masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat, menghindari faktor risiko terkena kanker, melakukan imunisasi dengan vaksin HPV dan diikuti dengan deteksi dini kanker serviks tersebut melalui pemeriksaan IVA (inspeksi visual dengan menggunakan asam acetat). Tujuan : kegiatan penyuluhan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran melakukan IVA test sebagai pencegahan kanker servik Metode : kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah menggunakan media power point. Hasil : Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 8 Oktober 2023 pukul 11.00 WIB - selesai. Banyak dari Ibu-ibu arisan Perumahan Bale Catur Permai, Gamping, Sleman merupakan WUS (Wanita Usia Subur). Dengan demikian, kelompok arisan ibu-ibu Perumahan Bale Catur Permai tepat untuk menjadi sasaran penyuluhan. Dalam kegiatan penyuluhan Kesehatan ini, kurang lebih dihadiri oleh 26 orang. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan di Pantai Goa Cemara, Sanden, Bantul. Kata kunci : kanker servik,IVA test. ABSTRACK Background: Cervical cancer (Cervical Cancer) is the most common cancer discovered by the Indonesian Cancer Foundation after breast cancer. Women in the world are diagnosed with cervical cancer every month and 80% are in developing countries including Indonesia. The incidence of cervical cancer can actually be suppressed by making primary prevention efforts such as increasing or intensifying outreach activities to the community to lead a healthy lifestyle, avoiding risk factors for developing cancer, immunization with the HPV vaccine and followed by early detection of such cervical cancer through IVA examination (visual inspection using acetic acid). Objective: this extension activity was carried out to raise awareness of performing IVA test as prevention of cervical cancer Method: This community service activity was carried out by lecture method using power point media. Result: This extension activity was held on Sunday, October 8, 2023 at 11:00 AM - completed. Many of the mothers in the residential section Bale Chasur Permai, Gamping, Sleman are WUS (Women of Fertile Age). Thus, the group of mothers and mothers of Housing Bale Chess Permai is right to be subjected to extension. In this Health extension activity, more or less 26 people attended. This extension activity is carried out at Goa Cemara Beach, Sanden, Bantul. Keyword : servical cancer, IVA Test