Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS NILAI TAMBAH DAN EFISIENSI TEKNIS AGROINDUSTRI EMPING JAGUNG DI KELURAHAN PANDANWANGI KOTA MALANG meliana meliana; Dwi Susilowati; Farida Syakir
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 2 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.432 KB)

Abstract

Abstract This study aims to determine how much profit, value added and technical efficiency of corn chips agroindustry. This research was conducted in Pandanwangi Village, Blimbing District, Malang City. Sampling is done by simple random sampling method, as many as 30 producers of corn chips. the analytical method uses R / C Ratio, according to value added (Hayami, et. Al, 1987) and the MLE (maximum likelihood estimation) method frontier production function. The results showed that the R / C ratio was 1.94, then the corn chips agroindustry was worth the effort. The added value obtained is Rp. 11,672.25 and the technical efficiency value is 0.99 so that the agro-industry is said to be technically feasible. Production factors that affect production are corn and labor.Keywords : added value, technical efficiency
"Efesiensi Biaya Usahatani Dalam Mengoptimalkan Pendapatan Petani Tembakau Di Desa Tangkil Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar" Alvin Syarifudin; Dwi Susilowati; Ahmad Dedy Syathori
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 3 (2021): Seagri Volume 9 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.436 KB)

Abstract

ABSTRAK Pertanian di Indonesia bukan berorinetasikan pada komoditi pangan tertentu saja, namun diprioritaskan pada komoditi lainnya bidang pertanian seperti sayur sayuran dan buah buahan, Tembakau merupakan salah satu tanaman perkebunan yang memiliki peranan penting sebagai sumber pendapatan negara Desa Tangkil salah satu daerah penghasil daun tembakau lokal dengan produktivitas yang paling unggul. Bagaimana efesiensi biaya usahatani tembakau di Desa Tangkil kecamatan wlingi kabupaten blitar, bagaiamana tingkat BEP usahatani tembakau di Desa Tangkil. Tujuan Penelitian (1) untuk mengetahui efesiensi biaya usahatani tembakau di Desa Tangkil kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar (2) untuk mengetahui BEP Unit dan BEP Rupiah. Metode yang digunakan adalah metode sampling jenuh yaitu dengan jumlah 20 responden petani tembakau di Desa Tangkil. Hasil R/C ratio dalam kegiatan usahatani sebesar 3,31. Sehingga usahatani tembakau di Desa Tangkil Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar layak untuk dikembangkan. Hasil BEP Unit diketahui sebesar 3.894 sehingga dapat dikatakan bahwa usahatani menguntuungkan. Hasil BEP Rupiah sebesar Rp 1.662.379 sehingga dapat diketahui bahwa usahatani menguntungkan.
ANALISIS KELAYAKAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI BAWANG MERAH DI DESA JATIADI KECAMATAN GENDING KABUPATEN PROBOLINGGO Sholehuddin Sholehuddin; Dwi Susilowati; Sri Hindarti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.054 KB)

Abstract

This study aims to analyze the feasibility of onion farming and find out the factors that influence the production of shallot farming, the determination of the location of the research was done intentionally (purposive) in Jatiadi Village, Gending District, Probolinggo Regency with a total sample of 35 shallots farmers. Sampling is done by the method of sample random sampling. The data analysis method used is the R / C Ratio analysis. The results showed that onion farming is feasible to be developed with a total R / C Ratio of 1.8. Factors that influence the production of onion farming using the Cobb-Douglass function analysis. From the results of the analysis of factors that significantly affect the onion, namely land area, labor, pesticides, while the factors that do not affect the production of shallots are seeds and fertilizer.
Analisis Efisiensi dan Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Jagung (Zea Mays) Mohammad Amru Ubaidillah; Dwi Susilowati; Sri Hindarti
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 03 (2022): Seagri Volume 10 Nomor 03 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.293 KB)

Abstract

Usahatani merupakan cara-cara menentukan, mengorganisasikan, dan mengkoordinasi penggunaan faktor-faktor produksi seefektif dan seefisien mungkin sehingga usaha tersebut memberikan pendapatan semaksimal mungkin sehingga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan input dan meningkatkan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis efisiensi usahatani jagung, 2) Menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi produksi usahatani jagung. Penelitian dilakukan di Desa Sumurgayam Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling sejumlah 47 responden. Analisis data menggunakan analisis diskriptif, R/C ratio dan Fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Usahatani Jagung menguntungkan dan efisien, ditunjukkan oleh pendapatan petani Jagung sebesar Rp. 15.756.336/Ha/MT dan R/C ratio sebesar 3,4. 2) Faktor – faktor yang mempengaruhi usahatani jagung adalah luas lahan, benih, pupuk meliputi (urea,phonska,kandang) sedangkan pestisida (gramasone, fenite) dan tenaga kerja tidak signifikan karena tidak mempengaruhi produksi jagung.Kata Kunci: efisiensi usahatani, peningkatan pendapatan.
Analisis Agribisnis Selada Hidroponik (Studi Kasus CV. Graha Ponik Pakisaji Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang) Ferry Eka Cahyono; Dwi Susilowati; Lia Rohmatul Maula
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 5 (2022): SEAGRI VOLUME 10 NOMOR 5 TAHUN 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.127 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui penerapan sistem agribisnis selada hidroponik di CV. Graha Ponik Pakisaji Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. 2) Untuk mengetahui efisiensi usahatani selada hidroponik di CV. Graha Ponik Pakisaji Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Penelitian ini dilakukan di CV. Graha Ponik Pakisaji Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Untuk menjawab tujuan penelitian pertama digunakan metode analisis deskriptif, dan untuk menjawab tujuan penelitian kedua digunakan Analisis Efisiensi. Hasil analisis tujuan pertama diketahui Kegiatan pada subsistem agribisnis input dalam hal pengadaan dan penyaluran saprodi meliputi benih dan nutrisi. Untuk pengadaan bibit dan nutrisi umumnya CV. Graha Ponik Pakisaji membeli di toko pertanian. Kegiatan Subsistem budidaya meliputi persemaian, pembesaran, pemeliharaan, dan panen. Sedangkan kegiatan subsistem Pasca Panen/ output meliputi pencucian, sortasi, penimbangan dan pengemasan. Kemudian kegiatan subsistem pemasaran melalui 2 rantai pemasaran yaitu petani ke tengkulak baru disalurkan ke konsumen, dan yang kedua petani langsung ke konsumen. Hasil penelitian kedua diketahui keuntungan usahatani Selada hidroponik di CV. Graha Ponik Pakisaji sebesar Rp 5.694.127,78 per sekali musim tanam dan nilai R/C Ratio sebesar 2,32 , bahwa usahatani Selada hidroponik di CV. Graha Ponik Pakisaji menguntungkan dan efisien.Kata Kunci : Agribisnis , Efisiensi , Selada Hidroponik
Efisiensi Penggunaan Mesin Pemanen Padi (Combine harvester) Dengan Pemanenan Secara Tradisional di Desa Wadang Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro Ahmad Nasrul Mahasin; Zainul Arifin; Dwi Susilowati
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 5 (2021): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.776 KB)

Abstract

Pertanian di Kabupaten Bojonegoro yang unggul yaitu komoditas padi, oleh karena itu harus dikembangkan agar kebutuhan pokok Indonesia dapat terpenuhi, salah satu alternatif pengembangannya yaitu dengan memanfaatkan pegembangan teknologi saat ini sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan meningkatkan efisiensi penggunaan input. Penelitian ini bertujuan untuk 1)Mengetahuiefisiensi pengunaan mesin pemanen padi modern dan alattradisional. Penelitian dilakukan di Desa Wadang, KecamatanNgasem,Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling sejumlah46respondendengan pembagian 23 secara modern dan 23 secara tradisional. Analisis data   menggunakan analisis deskriptif, R/C ratio dan analisis linier berganda fungsi cobb douglas dengan taraf 0,05 untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap usaha tani padi.Hasil penelitian menunjukan bahwa usahatani padi di Desa Wadang Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro sudah efisien karena mendapatkan nilai R/C ratio 1,7 sistem pemanenan modern dan 1,3 sistem pemanenan tradisional sehingga diartikan nilai R/C ratio >1 maka usahatani tersebut sudah efisien. Hasil uji F menujukan nilai signifikan 0,000<0,05 sehingga variabel input berpengaruh nyata terhadap penelitian dan hasil uji t-statistikmenujukan bahwa variabel yang signifikan meliputi: tenaga kerja, pupuk urea, pestisida dan biaya pemanenan memperoleh nilai signifikan <0,05. Karena biaya yang dikeluarkan petani bermacam-macam untuk membeli benih, tenaga kerja dan variabel yang tidak berpengaruh meliputi: benih, pupuk TSP memperoleh nilai signifikan >0,05. Karena petani membeli pupuk dan pestisida ditempat yang sama sehingga hara relatif sama. Kata Kunci: pertanian padi, efisiensi usahatani,peningkatan pendapatan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMBELI SAYURAN HIDROPONIK (Studi kasus di PT. Pentario Liberia Persada Kebunsayur Surabaya) Novita Maulidina; Dwi Susilowati; MN. Sudjoni
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 2 (2021): SEAGRI Volume 9 No 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.708 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli sayuran hidroponik di PT. Pentario Liberia Persada Kebunsayur Surabaya telah selesai dilaksanakan dari tanggal 25 November 2020 sampai 25 Desember 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi, faktor psikologis, dan faktor 4P dalam bauran pemasaran dalam membeli sayuran hidroponik. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu: 1) konsumen yang membeli sayuran hidroponik, dan 2) konsumen yang sedang melakukan kunjungan namun tidak membeli sayuran hidroponik. Penelitian ini menggunakan regresi logistic biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen membeli sayuran hidroponik, dan faktor psikologis dan faktor 4P dalam bauran pemasaran tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen dalam membeli sayuran hidroponikKata Kunci: keputusan konsumen, sayuran hidroponik, regresi logistic biner.
PERAN KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHATANI KENTANG DI DESA SUMBER BRANTAS KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU Dwi Febrianty Nabila Wardani; Dwi Susilowati; Farida Syakir
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 2 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.953 KB)

Abstract

ABSTRACTEvery years, the demand of potatoes, population, income and potatoes processing industries are tends to increased. Production, land and potatoes's productivity are fluctuated from 2014 to 2017. Because of this problem, government should be concerned about agricultural development in Indonesia. In agricultural development, the farmers have important role. Therefore, empowerment of farming communities has to be done, so the farmers could handle any problems that occurs in their farm. One of government's programs to solve this problem is developing group of farmers in every villages. The aim of this research is to identify the role of farmer's group that influenced potatoes's productivity. Proportionate stratified random sampling is used for sampling method in this research. The research was conducted with 53 respondents. Those respondents are analyzed using frequency table and multiple linear regression. Frequency table results showed that the most important activity for farmer is routine meetings. Meanwhile, the activity that influenced potatoes's productivity (alfa = 0,10) are counseling, routine meetings and RDKK's forming. The using of subsidies fertilizer & excellent seeds are not influence potatoes's productivity.Keyword : potatoes, the role of farmer’s group.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN TERASI BAWANG (SIWANG) (Studi Kasus: UMKM Siwang Nounna Saritie di Desa Sleman Lor, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu) Jaenah Elmi; Dwi Susilowati; Moh Nurhadi Sudjoni
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 2 (2021): SEAGRI Volume 9 No 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.269 KB)

Abstract

AbstractTujuan penelitian ini adalah adalah 1) Menganalisis STP (segmentation, targeting, positioning) pada produk Siwang di UMKM Siwang Nounna Saritie. 2) Menganalisis implementasi Marketing Mix 4P (product, price, place, promotion) pada produk Siwang di UMKM Siwang Nounna Saritie. 3) Menganalisis strategi pemasaran Siwang Nounna Saritie dengan menggunakan SWOT (strength, weakness, opportunity, threat). Metode penelitian Mixed-method adalah penelitian dimana penulis mengkombinasikan elemen dari pendekatan penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan tujuan mendapatkan pemahaman yang lebih luas sekaligus mendalam atas suatu realitas sosial. Metode pengambilan data dengan mengumpulkan data primer dan skunder. Siwang Nounna Saritie telah menggunakan STP dan Bauran Pemasaran dalam melakukan pemasaran.Berdasarkan analisis SWOT bahwa pada Siwang Nounna Saritie memiliki matriks IFAS, EFAS, dan IE. Dari hasil IFAS 3,1 dan EFAS 2,1 menunjukan nilai IE berada di posisi sel IV yaitu tumbuh dan membangun (grow and buld). Matriks SWOT yang diketahui di Siwang Nounna Saritie adalah Alternatif strategi SO atau agresifSaran: 1. Siwang Nounna Saritie dapat memaksimalkan STP (segmenting, targeting, positioning) dengan memperluas pangsa pasar di dalam Negeri maupun luar Negeri, dengan cara| 2 |bekerja sama dengan ritel minimarket atau pusat oleh- oleh yang ada di dalam Negeri dan luar Negeri. 2. Penerapan Marketing Mix 4P (product, price, place, promotion) dapat menambah jenis kemasan saset produk Siwang agar lebih ekonomis, memperluas promosi dengan menggunakan sponsorship, 3. Selain itu, pengunaan SWOT dilihat dari integrasi kebelakang Siwang Nounna Saritie dapat menjalin kerjasama dengan banyak pemasok seperti petani atau kelompok tani sehingga mampu berdayasaing di pasaran.Kata kunci: Strategi Pemasaran Bawang Merah Goreng, STP, Marketing Mix 4P, SWOT.
Analisis Risiko Usahatani Bawang Merah Di Desa Sajen Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto Yosi Hudaya Putra; Dwi Susilowati; Farida Syakir
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.62 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usahatani, mengetahui faktor-faktor yang mepengaruhi produksi dan risiko produksi serta menganalisis preferensi petani terhadap risiko produksi pada usahatani bawang merah di Desa Sajen Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling yaitu metode penarikan sampel acak sederhana, jumlah sampel yang diperoleh yaitu 30 petani bawang merah dari 183 populasi yang tersebar di Desa Sajen Kecamatan Pacet kabupaten Mojokerto. Analisis data yang digunakan adalah analisis usahatani dan analisis fungsi Cobb Douglas, fungsi variansi (risiko) produksi, serta analisis preferensi petani Obeseved Economic Behavior (OEB). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai R/C ratio sebesar 2,8 yang berarti bahwa usahatani bawang merah ini layak untuk diusahakan. Dari hasil analisis faktor – faktor yang mempengaruhi produksi adalah variabel benih, pupuk KCL, pupuk urea, dan tenaga kerja. Hasil analisis faktor – faktor yang mempengaruhi risiko produksi ada dua yaitu pupuk urea dan pupuk ZA. Preferensi petani terhadap variabel yang berpengaruh terhadap risiko produksi bawang merah di Desa Sajen Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto adalah cenderung menghindari risiko (Risk Averse).Kata kunci: risiko, usahatani bawang merah.