Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan dan Pendampingan Manajemen Agribisnis Olahan Stroberi bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Putri Kota Batu Dwi Susilowati; Siti Asmaniah Mardiyani; Lia Rohmatul Maula
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Mei 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i3.711

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan manajemen anggota Kelompok Tani Perempuan (KWT) Melati Putri di Kota Batu dalam mengelola agribisnis stroberi olahan berkelanjutan. Karena KWT Melati Putri aktif bergerak di sektor ini, layanan ini dirancang dengan metode partisipatif yang melibatkan 20 anggota kelompok. Pelaksanaannya meliputi tahap pengenalan, sosialisasi, dan koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, khususnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu. Ini diikuti dengan pelatihan intensif dan sesi pendampingan yang berfokus pada manajemen agribisnis. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kompetensi peserta di berbagai bidang. Kompetensi dalam strategi pengembangan UMKM dan manajemen pemasaran meningkat tajam dari 10% menjadi 90%. Pemahaman manajemen sumber daya meningkat dari 15% menjadi 80%, manajemen keuangan dari 10% menjadi 90%, dan manajemen produksi dari 10% menjadi 85%. Selain itu, keterampilan manajemen agribisnis yang komprehensif meningkat dari 20% menjadi 80%. Pengabdian Masyarakat ini memainkan peran kunci selama program dengan memberikan bimbingan dan dukungan teknis. Layanan ini pada akhirnya berkontribusi dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia KWT Melati Putri, membekali mereka dengan keterampilan esensial untuk mengembangkan agribisnis berbasis stroberi yang berkelanjutan dan kompetitif yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.  
Edukasi Penerapan Pemupukan dan Pengairan Tanaman Cabai di Pekarangan Perkotaan untuk Meningkatkan Efisiensi Dwi Susilowati; Abdul Basit
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.110544

Abstract

Tingginya kebutuhan masyarakat akan cabai serta keterbatasan lahan di wilayah perkotaan menjadi dasar penting pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Budidaya cabai di pekarangan rumah dipandang sebagai solusi potensial dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Namun, rendahnya efisiensi penggunaan pupuk dan air akibat keterbatasan pengetahuan teknis masih menjadi hambatan utama. Urgensi pengabdian ini memberikan edukasi mengenai pemupukan dan pengairan cabai yang efisien dan aplikatif pada rumah tangga perkotaan. Metode pengabdian dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan interaktif kepada kelompok tani Kenanga Merjosari Kota Malang, yang melibatkan 20 anggota. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, penyuluhan interaktif, praktik langsung, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test dengan kuesioner, observasi lapangan, serta dokumentasi. Hasil pengabdian yaitu respon peserta positif dengan tingkat kehadiran 95%. Pengetahuan dan pemahaman anggota kelompok meningkat signifikan, ditunjukkan oleh: (1) pengetahuan tentang jenis pupuk yang sesuai meningkat dari 21% menjadi 89%, (2) pemahaman tentang dosis dan waktu aplikasi pupuk meningkat dari 11% menjadi 89%, (3) pengetahuan tentang gejala kekurangan/kelebihan pupuk dan air meningkat dari 11% menjadi 84%, (4) kemampuan mencampur dan mengaplikasikan pupuk dengan benar meningkat dari 16% menjadi 89%, (5) kemampuan melakukan pemupukan sesuai fase pertumbuhan meningkat dari 11% menjadi 84%, dan (6) pemahaman tentang teknik serta jadwal pengairan yang efisien meningkat dari 16% menjadi 84%. Mayoritas peserta merasa terbantu dan termotivasi untuk melanjutkan kegiatan secara mandiri. Dengan demikian, program ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk dan air pada budidaya cabai di pekarangan serta relevan untuk direplikasi pada wilayah perkotaan lainnya.