Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI DESA BATANG KULIM KABUPATEN PELALAWAN Andry, Hendry
WEDANA: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik dan Birokrasi Vol. 7 No. 2 (2021): (Oktober 2021)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/wedana.v7i2.8225

Abstract

This descriptive survey research aimed to analyze the effectiveness of collection of Earth and Building tax done by The Financial Management Agency and Regional Assets (BPKAD) in Batang Kulim, Pelalawan. The data were collected through questionnaires, observation and interview. They were analyzed by using the indicators of effectiveness theory. It was found that there were discrepancy among the data. Finally, although the result of questionnaire showed quite effective, but the overall effectiveness of land and building tax collection in Batang Kulim, Pelalawan indicated ineffective.
Dampak Implementasi Kebijakan Anggaran Dana Desa Terhadap Kemajuan Pembangunan Desa di Kabupaten Indragiri Hilir Gevisoner; Adidi Yogia, Moris; Zulkifli; Andry, Hendry; Lahamid, Sadriah; Syaprianto; Karyanti; Suriawan, Ibrahim; Arbaini
IPTEKIN Jurnal Kebijakan Pembangunan dan Inovasi Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anggaran Dana Desa mempunyai tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia, dalam pelaksanaannya menemui banyak kendala. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan alternatif strategi yang cocok untuk pelaksanaan program pembangunan desa di Kabupaten Indragiri Hilir sesuai dengan karakteristik desa sehingga pelaksanaan pembangunan berjalan efektif dan efisien. Jenis penelitian merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yang dilaksanakan di Kabupaten Indragiri Hilir. Jenis data yang dikumpulkan data primer dan sekunder terkait pengelolaan angaran dana desa dan permasalahannya. Analisa data yang digunakan adalah deskriptif. Data yang dikumpulakan Hasil penelitian menggambarkan bahwa Anggaran Dana Desa telah cukup memberikan dampak pada pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, sedangkan untuk pemberdayaan masyarakat masih sangat rendah. Program peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur desa khususnya untuk pengelolaan keuangan sesuai dengan aturan dan pemahaman tentang kewenangan kepala desa sangat diperlukan untuk mengoptimalkan pengelolaan anggaran dana desa.
Peranan Bidang Pariwisata di Disparpora Kabupaten Pelalawan dalam Pengembangan Kawasan Objek Wisata Bono Andry, Hendry; Gesmi, Irwan
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v8i1.8791

Abstract

This research aimed to determine the role of Tourism and Sports Department of Pelalawan Regency (specially tourism sector) in developing Bono as tourist attraction. This descriptive analytical research used both primary and secondary data sources with observation as data collection technique. The result showed the role of Tourism and Sports Department of Pelalawan Regency (specially tourism sector) in developing Bono has been implemented optimally. Out of four indicators (Regulator, Dynamist, Facilitators and Catalysts), Regulator as the only indicator has been fully implemented. Meanwhile on Facilitator, it has been implemented, however there has many obstacles, such as lack of facilities and infrastructure. Thus, this indicator is only carried out under certain conditions. Furthermore, Kampung Bono and Pantai Ogis are given less attention and underused in creating the well-being of the local community, local and foreign tourists.
PELAKSANAAN KOORDINASI DINAS KESEHATAN KOTA PEKANBARU DAN BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA PEKANBARU DALAM PENGHAPUSAN ASET KENDARAAN DINAS OPERASIONAL KHUSUS (AMBULANCE) Andry, Hendry; Herman, Herman; Rahmah, Junaini
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v12i1.2570

Abstract

Coordination is the unification of perceptions between different parts within the organization so that they work together in order to contribute to the organization to achieve its goals. The purpose of this study was to analyze and explain the implementation of the coordination of the Pekanbaru City Health Service and the Pekanbaru City Regional Financial and Asset Management Agency in deleting assets for special operational service vehicles (ambulance). The theory used for the measurement in this study uses a theory that includes communication, awareness of the importance of coordination, participant competency, agreement, commitment and coordination incentives, and planning continuity. The type used in this research is descriptive research with qualitative methods. The results of this study indicate that coordination between the two agencies has been carried out, but there are still things that have not run optimally, namely coordination of preparing vehicle documents both before they were deleted and after they were deleted, more intensive communication, employee capabilities, and maximum participation. The two agencies must play a more optimal role by increasing their performance in order to coordinate so that what has been determined will be optimally achieved.Koordinasi merupakan penyatuan persepsi antara bagian-bagian yang dberbeda didalam organisasi agar saling bekerjasama dalam rangka memberikan sumbangsih kepada organisasi untuk mencapai tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menjelaskan pelaksanaan koordinasi Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Pekanbaru dalam penghapusan asset Kendaraan Dinas Operasional Khusus (ambulance). Teori yang digunakan untuk pengekuruan dalam penelitian ini menggunakan teori yang meliputi komunikasi, kesadaran pentingnya koordinasi, kompetensi partisipan, kesepakatan, komitmen dan insentif koordinasi serta kontinuitas perencanaan. Tipe yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini bahwa koordinasi antara kedua intansi telah dilakukan, namun masih terdapat hal-hal yang belum berjalan maksimal dinataranya adalah koordinasi mempersiapakan surat-surat kendaraan baik sebelum dihapus maupun telah dihaspus, komunikasi yang lebih instensif, kemapuan pegawai, partisipasi secara maksimal. Kedua intansi harus berperan lebih maksimal dengan cara meningkatkan kinerjanya dalam rangka melakukan koordinasi agar apa yang telah ditentukan akan tercapai secara maksimal.
PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN UNTUK PEMBERDAYAAN KELOMPOK USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KELURAHAN MERANTI PANDAK KOTA PEKANBARU Kartius, Kartius; Afrizal, Afrizal; Andry, Hendry; Paradita, Indriani; Amanda Sintya, Dwi
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4240

Abstract

Literasi Keuangan merupakan hal yang penting agar pelaku usaha mampu untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keyakinan sehingga mampu dalam mengelola keuanga. Literasi keuangan juga mesti dilakukan pada organisasi apapun bentuknya, tidak terkecuali terhadap Keluarahan Meranti Pandak dalam rangka menciptakan keuangan yang efektif pada UMKM yang terdapat di Keluarahan Meranti Pandak. Diantara permasalahan pelaku UMKM adalah kurang teliti dalam pengelolaan keuangan sehingga tidak mampu untuk memutuskan keuangan dengan baik Pelatihan literasi keuangan bagi pelaku UMKM di wilayah tersebut dinilai penting untuk mendukung keberadaan dan pertumbuhan UMKM di Kelurahan Meranti Pandak Kota Pekanbaru, Kota Pekanbaru. Kegiatan PKM ini dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu Tahapan Persiapan, Tahapan Pelaksanaan dan Tahapan Evaluasi. Secara keseluruhan, diharapkan peserta UMKM dalam Kelompok Usaha Bersama (Kube) dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menggunakan teknologi untuk menghasilkan pembelajaran yang relevan, inovatif, dan adaptif di era digital melalui pelatihan tambahan dan pengembangan berkelanjutan.