Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

SEASONAL DYNAMICS OF ENSO IMPACT ON SEA SURFACE TEMPERATURE VULNERABILITY IN THE MADURA STRAIT COAST, INDONESIA Widagdo, Supriyatno; Semedi, Bambang; Firdaus, Muhamad
Journal of Environmental Engineering and Sustainable Technology Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Directorate of Research and Community Service (DRPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The El Niño-Southern Oscillation (ENSO) is a dominant climate phenomenon affecting the global oceanographic system; however, understanding of the seasonal variability of its impact on semi-enclosed waters, such as the Madura Strait, remains limited. This knowledge gap is crucial because the Madura Strait has complex bathymetric characteristics and is a strategic area for coastal economic activity in Indonesia. This study aimed to analyze the seasonal dynamics of ENSO's influence on coastal vulnerability in the Madura Strait. The study used secondary CMEMS data for sea surface temperature, salinity, and chlorophyll-a for the period 2019-2024, covering neutral, El Niño, and La Niña phases. The analysis was conducted using Ocean Data View spatial visualization, descriptive statistics, and hierarchical cluster analysis, dividing the region into three geographic zones: western, central, and eastern. ENSO exhibits a varying seasonal influence with a bimodal pattern correlated with the monsoon cycle. Sampang emerged as a vulnerability hotspot with an extreme anomaly of -1.4°C. The western zone exhibits high resistance, the central zone is most responsive, and the eastern zone is highly vulnerable. El Niño dominated the three seasons, whereas La Niña dominated the early transitional season. The coastal vulnerability of the Madura Strait to ENSO is spatially and temporally heterogeneous, with distinct zoning. These findings provide a scientific basis for zoning-based adaptation strategies and early warning systems in Indonesia's strategic coastal areas.Keywords: ENSO, seasonal variability, coastal vulnerability, Madura Strait
INTENSITAS UPWELLING SELAMA PERIODE EL NIÑO–SOUTHERN OSCILLATION (ENSO) DI PERAIRAN SELATAN JAWA Hafiz, Muhammad; Widagdo, Supriyatno; Prasita, Viv Djanat
Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research) (J-Tropimar) Vol 6 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/jrkt.v6i1.77

Abstract

Kondisi perairan Laut Jawa sangat dipengaruhi oleh perubahan parameter oseanografi permukaan dan atmosfer seperti El Niño-Southern Oscillation (ENSO). Anomali tersebut mempengaruhi beberapa parameter oseanografi, termasuk terjadinya upwelling yang intensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan korelasi parameter oseanografi dengan fenomena upwelling pada masa ENSO dan tahun netral di perairan selatan Jawa. Data angin, arus, suhu, salinitas, dan klorofil-a diperoleh dari website Copernicus pada tahun 2016 hingga 2023. Analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan data yang dikumpulkan, menentukan transpor Ekman berdasarkan pola angin dan arus, menganalisis secara horizontal menggunakan distribusi suhu, salinitas, dan klorofil-a, serta menganalisis dinamika massa air vertikal berdasarkan suhu dan salinitas di perairan selatan Jawa. Pola angin dan arus di perairan selatan Jawa pada musim timur menunjukkan transpor Ekman akibat adanya angin dari tenggara menuju barat laut sehingga menyebabkan pembelokan arah arus dari tenggara ke barat daya (menjauhi pantai). Suhu Permukaan Laut (SST) di perairan selatan Jawa menjadi lebih dingin pada saat El Niño dan netral, sedangkan pada saat La Niña, SPL menjadi lebih hangat. Nilai salinitas dan klorofil-a cenderung lebih tinggi pada saat El Niño dan kondisi netral. Intensitas upwelling di perairan selatan Jawa bervariasi dari lemah hingga kuat; Diketahui bahwa pada tahun netral dan El Niño intensitasnya kuat, sedangkan pada tahun La Niña intensitasnya cenderung sedang.