Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Penguatan Konsep Diri Melalui Edukasi Self Management dan Pendekatan Spiritual Pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Pagar Dewa Bengkulu Lussyefrida Yanti; Susilawati; Rasman; Haifa Wahyu; Afifah
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) - IN PROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v5i3.8088

Abstract

Dampak dari menurunnya konsep diri pada lanjut usia menyebabkan bergesernya peran sosial dalam berinteraksi sosial di masyarakat maupun dikeluarga. Hal ini didukung oleh sikap lansia yang cenderung egois dan enggan mendengarkan pendapat orang lain, sehingga mengakibatkan lansia terasing secara sosial dan akhirnya merasa terisolir dan merasa tidak berguna lagi karena tidak ada penyaluran emosional dari bersosialisasi. Keadaan ini mengakibatkan interaksi sosial menurun baik secara kualitas maupun kuantitas karena peran lansia yang digantikan kaum muda, dimana keadaan ini terjadi sepanjang hidup dan tidak dapat dihindari. Perpindahan dari rumah ke panti menyebabkan lansia akan jauh dari keluarga atau sanak saudara sehingga hal ini akan membuat lansia kesepian. Lansia yang berada di panti werdha mengalami berbagai fenomena, seperti yang kita ketahui hidup di panti werdha tentunya akan jauh dari keluarga, selain itu lansia akan merasa jenuh dan kesepian. Kesepian merupakan masalah psikologis yang sering terjadi pada lansia yang berada di panti. Jauh dari keluarga, saudara atau kerabat terdekat merupakan salah satu faktor yang menyebabkan lansia merasa kesepian. Menurut WHO konsep diri pada lansia banyak dipengaruhi oleh masalah fisik, psikososial, spiritual dan ekonomi. Melalui pengabdian ini diharapkan dapat memberikan solusi tentang pengendalian diri dan penguatan mental lansia melalui penguatan diri dengan penguatan spirituan , meningkatkan pengetahuan lansia tentang kebutuhan akan kesehatan mental dan penerimaan bahwa kehidupan yang dilalui akan baik-baik saja meski berada jauh dari keluarga.