Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

RESPON PERTUMBUHAN SEMAIAN MANGROVE Rhizophora sp. PADA BERBAGAI JENIS MEDIA TANAM Rahman, Abdul; Prayitno, Muhamad Riyono Edi; Sembiring, Kennedi; Apriliani, Izza M.
MARLIN Vol 3, No 2 (2022): (Agustus 2022)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/marlin.V3.I2.2022.97-102

Abstract

Rhizopora merupakan jenis tanaman bakau yang dominan ditanam oleh masyarakat di kawasan pesisir Pangandaran. Bakau jenis ini dipilih karena pertumbuhannya yang baik pada substrat jenis lumpur yang banyak terdapat di muara-muara sungai yang ada di Pangandaran. Perbanyakan bibit jenis Rhizopora pun tergolong mudah. Namun demikian belum banyak masyarakat yang secara khusus mengembangkan pembibitan bakau jenis Rhizopora, sehingga terkadang bibitnya harus didatangkan dari derah lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit mangrove yang ditanam pada polibag dengan media berupa pasir, tanah merah, lumpur dan serbuk kelapa/cocopeat. Rancangan Acak Lengkap digunakan sebagai metode percobaan dengan perlakuan berupa empat media tanam yang berbeda dengan 50 ulangan. Total bibit Rhizopora yang ditanam yaitu sebanyak 200 bibit. Hasil pengamatan selama 60 hari dianalisis menggunakan analisis ragam dan uji Beda Nyata Terkecil. Pertumbuhan bibit tanaman pada keempat media tanam berbeda secara nyata dengan pertumbuhan rata-rata yang lebih baik yaitu pada media tanah sebesar 5,64 cm dan media lumpur sebesar 5,55 cm. Pertumbuhan rata-rata bibit pada media pasir dan cocopeat  lebih lambat yaitu masing-masing sebesar 5,25 cm dan 5,19 cm.Rhizopora is the dominant type of mangrove planted at coastal area by the people of Pangandaran . This type of mangrove was chosen because of its good growth on mud-type substrates that are widely found in river estuaries in Pangandaran. Propagation of Rhizopora seeds is also relatively easy. However, not many people have specifically developed Rhizopora mangrove nurseries, resulting the seeds have to be imported from other areas. This study measures the growth response of mangrove seedlings planted in polybags with four different media namely beach sand, red soil, mangrove mud and cocopeat. Completely randomized design was used as the experimental method with four different growing media as the treatment with 50 replications. The total number of Rhizopora seeds planted was 200 seedlings. The results of observations for 60 days were analyzed using analysis of variance and the Least Significant Difference test. The growth of plant seeds on the four planting media was significantly different with a better average growth of 5.64 cm in soil media and 5.55 cm in mud media. The average growth of seedlings on sand and cocopeat media was slower, which was 5.25 cm and 5.19 cm, respectively.
KOLABORASI BERSAMA MASYARAKAT DALAM UPAYA REVITALISASI KAWASAN MANGROVE BULAKSETRA, PANGANDARAN, JAWA BARAT Baswantara, Arif; Wibowo, Yuni Ari; Alfaris, Lulut; Kusdinar, Afriana; Firdaus, Anas Noor; Sembiring, Kennedi; Hakim, Muhammad Romdonul; Prayitno, Muhammad Riyono Edi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23568

Abstract

Kawasan mangrove bulaksetra yang berada di wilayah Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran telah banyak mengalami alih fungsi lahan sejak tahun 2017. Alih fungsi ini mengakibatkan beberapa kerusakan, sehingga pengembalian ke kondisi semula (revitalisasi) perlu dilakukan khususnya pada pengembalian vegetasi mangrove dan vegetasi pesisir lainnya di kawasan ini. Selain melaksanakan aktivitas penanaman, kolaborasi bersama kelompok penggerak masyarakat juga dirasa penting agar proses revitalisasi ini dapat berlangsung secara berkelanjutan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Babakan dilaksanakan secara terprogram selama enam bulan dengan enam tahapan kegiatan. Program ini dilaksanakan untuk membantu Kelompok Penggerak dan Pengelola Kawasan Pesisir Bulaksetra (KPPKP-Bulaksetra) yang telah ada di masyarakat, dalam proses revitalisasi kawasan mangrove. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilaksanakan disetiap tahapan kegiatan dan di akhir program, diperoleh kesimpulan bahwa masyarakat merasakan manfaat dari program pengabdian tersebut, dan program ini akan terus dilanjutkan hingga proses revitalisasi menunjukkan perkembangan.