Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Desain Warung Apung untuk Wisata Kuliner Pantai Darmanto, Seno; Sarwoko, Sarwoko; Yusim, Adi Kurniawan
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 3, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2024.26237

Abstract

Kegiatan pengabdian Penguatan Komoditi Unggulan Masyarakat (PKUM) melalui sinergisitas kelompok nelayan, tokoh masyarakat dan karang taruna  dilakukan untuk meningkatkan dan menggerakkan ekonomi masyarakat nelayan. Fokus kegiatan diarahkan pada pengembangan wilayah pantai dan masyarakat nelayan melalui wisata kuliner. Pengembangan wilayah pantai dan masyarakat nelayan sebagai pelaku wisata edukasi bahari dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan meliputi penguatan kelompok nelayan dan penguatan kuliner khas pantai.  Penguatan kuliner dialkukan dengan mendasarkan konsep warung apung dengan berbahan baku kayu dan atau bambu. Hasil desain warung apung berbasis bahan kayu mendasarkan gaya apung dengan drum-drum plastik ditempatkan di bawah warung apung dan menopang di atas kayu-kayu penyangga secara langsung. Hasil desain warung apung berbasis bahan bambu mengacu dasar warung dibuat 2 (dua) tingkat lantai bambu untuk penempatan drum-drum plastik. Desain warung di pinggir pantai dapat juga dipasang permanen yakni bambu-bambu penyangga ditanam di dasar pantai
PERBAIKAN DOK PERAHU SOPEK BERBAHAN BAMBU Yuniarto, Yuniarto; Ridwan, Mohd; Darmanto, Seno; Sarwoko, Sarwoko; Yusim, Adi Kurniawan; Umardani, Yusuf
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 3, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2024.30640

Abstract

Kegiatan pengabdian melalui sinergisitas kelompok nelayan, tokoh masyarakat dan  karang taruna  dilakukan untuk meningkatkan dan menggerakkan ekonomi masyarakat nelayan. Fokus kegiatan diarahkan pada pengembangan wilayah pantai dan masyarakat nelayan dengan menerapkan teknologi dok perahu untuk perawatan perahu sopek. Rancang bangun dok perahu mempunyai ukuran panjang x lebar yakni 8 m x 4 m dengan ketinggian menyesuaikan kedalaman pantai dan pasang surut air laut. Jarak pilar/penyangga diatur 2 meter antar penyangga lain dan penyangga ini menggunakan bambu petung. Realisasi perbaikan dok perahu dilaksanakan dengan berbahan utama bambu bambu petung dan bambu apus. Dok perahu di kelompok nelayan tersusun oleh penyangga bambu petung sebanyak 24 buah. Prosedur perbaikan dok perahu pada prinsipnya dilaksnakan pelepasan lapisan dasar yang berbahan bambu apus, pelepasan lapisan dasar penguat yang berbahan bambu petung dan penggantian atau perbaikan tiang dok yang berbahan bambu petung