Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penentuan Dimensi dan Jenis Propeller Kapal Ikan untuk Menghasilkan Sistem Propulsi yang Optimal Ayuningtyas, Dyah Anggraeni; Sanjiwo, Zaneta Zakirena; Yusim, Adi Kurniawan
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 1 (2024): Volume 19, Nomor 1, April 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i1.4795

Abstract

Dalam operasi pelayaran, kapal harus mampu mempertahankan kecepatan operasi yang dirancang (Vs). Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan perencanaan sistem propulsi yang optimal. Karakteristik propeller seperti diameter, Ae/Ao, koefisien advance (J), pitch propeller, dan pitch ratio (P/D) menjadi faktor penting dalam menentukan sistem propulsi yang optimal. Diperlukan analisis perencanaan untuk menentukan sistem propulsi yang optimal dengan mempertimbangkan tahanan kapal, daya mesin relatif terhadap tahanan, dan karakteristik propeller yang direkomendasikan. Penelitian ini mengisi kesenjangan dalam merencanakan sistem propulsi yang optimal untuk kapal ikan berbahan High-Density Polyethylene (HDPE) dengan menganalisis berbagai faktor seperti tahanan kapal, daya mesin, dan karakteristik propeller. Tujuan penelitian ini adalah menentukan spesifikasi mesin dan karakteristik propeller yang optimal untuk kapal ikan HDPE melalui analisis engine propeller matching. Penelitian dilakukan dengan menghitung tahanan kapal, menentukan daya mesin relatif terhadap tahanan, dan menganalisis karakteristik propeller yang direkomendasikan. Analisis engine propeller matching dilakukan untuk memastikan kecocokan antara mesin dan propeller. Berdasarkan perhitungan, spesifikasi mesin rekomendasi kapal ikan HDPE adalah DONGFENG dengan daya 6 kW/8 HP pada 2600 rpm. Karakteristik propeller yang optimal adalah Ae/Ao = 0,35; P/D = 0,57; J = 0,46. Analisis engine propeller matching menunjukkan hasil yang baik antara mesin dan propeller. Penelitian ini berhasil menentukan spesifikasi mesin dan karakteristik propeller yang optimal untuk kapal ikan HDPE melalui analisis engine propeller matching. Hasil dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan sistem propulsi kapal ikan HDPE untuk mencapai kecepatan operasi yang diinginkan.
OPTIMALISASI HASIL BUDIDAYA DAN PEMASARAN KERANG HIJAU DI DUKUH BEDONO, DESA BEDONO, SAYUNG, DEMAK Mege, Stacia Reviany; Yusim, Adi Kurniawan; Windriya, Anafil
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 Nomor 1 Edisi April 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i1.401

Abstract

Budidaya kerang hijau yang dilakukan oleh masyarakat di Dukuh Bedono, Desa Bedono belum memberikan hasil yang maksimal. Hal tersebut karena masih kurangnya pengetahuan masyrakat tentang budidaya kerang hijau, serta masih kurangnya kualitas dari bahan yang digunakan untuk membangun tambak budidaya kerang hijau. Masalah yang lain adalah hasil panen kerang hijau yang tidak tersalurkan sehingga masyarakat tidak mendapat keuntungan. Pemberdayaan kemitraan masyarakat ini menyajikan solusi dengan memberikan pelatihan budidaya kerang hijau, melakukan pengadaan material pembuatan tambak budidaya dengan inovasi menggunakan pipa PVC, serta menyusun strategi pemasaran dan mempraktekannya. Hasil temuan adalah adanya peningkatan pengetahuan dalam budidaya serta penerapan strategi pemasaran, dan tersedianya material berkualitas baik dan tahan lama untuk membangun tambak budidaya kerang hijau. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan-kegiatan tersebut cukup efektif sebagai langkah awal untuk meningkatkan produktivitas maupun penjualan.
Desain Warung Apung untuk Wisata Kuliner Pantai Darmanto, Seno; Sarwoko, Sarwoko; Yusim, Adi Kurniawan
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 3, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2024.26237

Abstract

Kegiatan pengabdian Penguatan Komoditi Unggulan Masyarakat (PKUM) melalui sinergisitas kelompok nelayan, tokoh masyarakat dan karang taruna  dilakukan untuk meningkatkan dan menggerakkan ekonomi masyarakat nelayan. Fokus kegiatan diarahkan pada pengembangan wilayah pantai dan masyarakat nelayan melalui wisata kuliner. Pengembangan wilayah pantai dan masyarakat nelayan sebagai pelaku wisata edukasi bahari dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan meliputi penguatan kelompok nelayan dan penguatan kuliner khas pantai.  Penguatan kuliner dialkukan dengan mendasarkan konsep warung apung dengan berbahan baku kayu dan atau bambu. Hasil desain warung apung berbasis bahan kayu mendasarkan gaya apung dengan drum-drum plastik ditempatkan di bawah warung apung dan menopang di atas kayu-kayu penyangga secara langsung. Hasil desain warung apung berbasis bahan bambu mengacu dasar warung dibuat 2 (dua) tingkat lantai bambu untuk penempatan drum-drum plastik. Desain warung di pinggir pantai dapat juga dipasang permanen yakni bambu-bambu penyangga ditanam di dasar pantai
PERBAIKAN DOK PERAHU SOPEK BERBAHAN BAMBU Yuniarto, Yuniarto; Ridwan, Mohd; Darmanto, Seno; Sarwoko, Sarwoko; Yusim, Adi Kurniawan; Umardani, Yusuf
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 3, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2024.30640

Abstract

Kegiatan pengabdian melalui sinergisitas kelompok nelayan, tokoh masyarakat dan  karang taruna  dilakukan untuk meningkatkan dan menggerakkan ekonomi masyarakat nelayan. Fokus kegiatan diarahkan pada pengembangan wilayah pantai dan masyarakat nelayan dengan menerapkan teknologi dok perahu untuk perawatan perahu sopek. Rancang bangun dok perahu mempunyai ukuran panjang x lebar yakni 8 m x 4 m dengan ketinggian menyesuaikan kedalaman pantai dan pasang surut air laut. Jarak pilar/penyangga diatur 2 meter antar penyangga lain dan penyangga ini menggunakan bambu petung. Realisasi perbaikan dok perahu dilaksanakan dengan berbahan utama bambu bambu petung dan bambu apus. Dok perahu di kelompok nelayan tersusun oleh penyangga bambu petung sebanyak 24 buah. Prosedur perbaikan dok perahu pada prinsipnya dilaksnakan pelepasan lapisan dasar yang berbahan bambu apus, pelepasan lapisan dasar penguat yang berbahan bambu petung dan penggantian atau perbaikan tiang dok yang berbahan bambu petung