Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Criminal Liability and the Non Punishment Principle for Trafficking Victims in Indonesia Natalia; Widagdo, Setyo; Istiqomah, Milda; Puspitawati, Dhiana
Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan (in progress)
Publisher : Magister of Law, Faculty of Law, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ius.v14i1.1820

Abstract

 The non-punishment principle for trafficking victims is recognized in Article 18 of Law Number 21 of 2007 on the Eradication of the Crime of Trafficking in Persons, which stipulates that victims who commit criminal acts as a result of coercion by traffickers shall not be subject to punishment. However, this provision does not clearly define the doctrinal parameters of coercion, nor does it explain how criminal liability should be assessed when an unlawful act is committed within conditions of exploitation, dependence, intimidation, or constrained autonomy. This article examines the relationship between criminal liability and the non-punishment principle for trafficking victims in Indonesia. It employs normative legal research by analyzing statutory regulations, criminal law doctrine, international instruments, and relevant scholarly literature. The study finds that the non-punishment principle should not be understood merely as a procedural exemption from punishment, but rather as a doctrinal mechanism for excluding culpability where the victim’s conduct is directly connected to trafficking-related coercion. It further argues that Indonesian law requires a more clearly articulated framework for assessing coercion, including the causal relationship between trafficking and the offense, the degree of the victim’s constrained autonomy, and the evidentiary burden borne by victims. The contribution of this article lies in proposing a more precise doctrinal approach to distinguishing punishable conduct from victimization-driven conduct in trafficking cases, thereby ensuring that Article 18 functions as an effective instrument of victim protection rather than a formal guarantee that remains difficult to implement in practice.
Pengaruh Kepuasan Gaji, Stres Kerja, dan Dukungan Supervisor Terhadap Turnover Intention Pada Karyawan PT. Incasi Raya Pesisir Selatan Natalia; Afriyeni
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 1 (2026): Periode Jauari-Juni
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/s9cfa060

Abstract

Penetian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan gaji, stres kerja, dan dukungan supervisor terhadap Turnover Intention pada karaywan PT. Incasi Raya Pesisir Sealatan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengelolaan sumber daya manusia dalam perusahaan, khususnya dalam mengurangi keinginan karyawan untuk meninggalkan pekerjaan. Seacara  teoritis, penelitian ini mengacu pada konsep manajemen sumber daya manusia yang menjelaskan bahwa kepuasan gaji, tingkat stres kerja, serta dukungan supervisor merupakan faktor yang dapat memengaruhi siakap dan perilaku karyawan terhadap organisasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 165 karyawan yang dijadikan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan gaji berpengaruh negatif dan signifikan terhadap TurnoverIntention, stres kerja berpengaruh posistif dan signifikan terhadap TurnoverIntention. Kesimpulannya, peningkatkan kepuasan gaji dan pengelolaan stres kerja yang baik dapat menjadi strategi penting bagi perusahaan untuk menekan tingkat TurnoverIntention karyawan.