Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

ANALISIS BIAYA, PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA PADA PENGOLAHAN GULA AREN CETAK Sophia
Journal of Social and Economics Research Vol 2 No 2 (2020): JSER, December 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.16 KB) | DOI: 10.54783/jser.v2i2.15

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk: 1) Mmengetahui besarnya biaya produksi pengolahan gula aren cetak skala industri rumah tangga 2) Menganalisis pendapatan usaha pengolahan gula aren cetak skala industri rumah tangga, 3) Mmenganalisis keuntungan atau kelayakan usaha gula aren cetak skala industri rumah tangga (R/C Ratio). Penelitian dilakukan di Desa Malapari, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari pada tanggal 1 sampai 10 Maret 2020. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja, dengan pertimbangan bahwa di daerah tersebut terdapat pengrajin gula aren dengan karakteristik tertentu dalam pengolahan air nira menjadi gula aren cetak skala industri rumah tangga, yaitu pengolahan secara konvensional dengan alat-alat tradisional.. Analisis yang digunakan mengetahui apakah usahatani menguntungkan, maka diperlukan analisis R/C. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata biaya total pengolahan gula aren cetak Rp.15.488.927/Ha/Th, atau Rp.48.300/Hari. Rata-rata biaya total terendah Rp.3.867.656/Ha/Th dan rata-rata biaya total tertinggi Rp.32.277.151/Ha/Th. Rata-rata pendapatan usaha pengolahan gula aren cetak adalah Rp.99.840/Ha/Hari atau Rp2.689.176/Ha/Bln atau Rp.32.270.113/Ha/Th. Rata-rata nilai R/C Ratio 3,09 dengan R/C Rasio tertinggi 7,40 dan R/C Rasio terendah 1,18. Nilai R/C Rasio yang diperoleh lebih besar dari 1 artinya setiap pengeluaran 1 rupiah dapat memberikan penerimaan usaha sebesar 3,09, dengan demikian usaha pengolahan gula aren cetak di Desa Malapari, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari dapat menguntungkan bagi pengrajin dan layak untuk diusahakan.
ANALISIS KERAGAAN DAN EFISIENSI USAHA PEMBUATAN TAHU SKALA INDUSTRI RUMAH TANGGA DI KELURAHAN TERATAI KECAMATAN MUARA BULIAN KABUPATEN BATANG HARI Sophia
Journal of Scientech Research and Development Vol 2 No 2 (2020): JSRD, December 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.939 KB) | DOI: 10.56670/jsrd.v2i2.14

Abstract

Penelitian bertujuan untuk: (1) Mengetahui karakteristik usaha pembuatan tahu skala industri rumah tangga, (2) Mengetahui keragaan usaha pembuatan tahu skala industri rumah tangga, dan (3) Mengetahui tingkat efisiensi usaha pembuatan tahu skala industri rumah tangga. Penelitian dilakukan di Kelurahan Teratai, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (Purposiv Random Sampling), dengan pertimbangan bahwa di daerah tersebut terdapat lebih banyak pelaku usaha pengolahan tahu dibandingkan dengan daerah lainnya yang ada di kecamatan tersebut. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan analisis inferensial. Hasil penelitian diperoleh bahwa Karakteristik usaha pembuatan tahu “Umar” merupakan usaha skala industri rumah tangga yang bergerak di bidang konsumsi pangan khususnya memproduksi tahu putih. Usaha pembuatan tahu “Umar” merupakan usaha dagang milik bapak Umar. Usaha ini dijalankan sejak tahun 1996 dan dibantu oleh Ibu Yatmini sebagai manager, serta 2 orang tenaga bagian produksi. Modal awal usaha sebesar Rp.70.000.000. Keragaan usaha pembuatan tahu dapat dilihat dari segi efisiensi dan tingkat keuntungan usaha yang berhubungan dengan skala usaha dengan metode pendekatan R/C ratio. Nilai R/C ratio sebesar 1,19. Usaha pembuatan tahu “Umar” di Kelurahan Teratai, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari telah efisien atau menguntungkan untuk di usahakan.
STUDI KOMPARASI PENDAPATAN USAHATANI KARET RAKYAT (PENGOLAHAN BOKAR SNI DAN NON – SNI) DI KECAMATAN JAMBI LUAR KOTA KABUPATEN MUARO JAMBI Sophia
Journal of Scientech Research and Development Vol 2 No 1 (2020): JSRD, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.988 KB) | DOI: 10.56670/jsrd.v2i1.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui cara pengolahan bokar (Bokar SNI dan Non-SNI) yang dilakukan oleh petani karet rakyat (2) Mengetahui tingkat pendapatan usahatani karet rakyat (Pengolahan Bokar SNI dan Non-SNI), dan (3) Mengetahui manakah tingkat pendapatan usahatani yang lebih tinggi atau lebih menguntungkan petani karet rakyat antara pengolahan bokar SNI dan bokar Non-SNI. Penelitian dilakukan di Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi, pada 2 lokasi yakni Desa Muahajirin dan Kelurahan Pijoan. Penetapan lokasi penelitian dengan alasan bahwa di daerah ini terdapat petani yang mengolah karet sesuai SNI dan Non-SNI. Alat analisis yang digunakan berupa analisis data deskriptif kuantitatif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Di Kecamatan Jambi Luar Kota terdapat 2 cara pengolahan bokar, yakni pengolahan bokar sesuai dengan SNI No. 06-2047-2002 yakni cara pengolahan bokar SNI-1 dan bokar SNI-2, dan pengolahan bokar Non-SNI yakni cara pengolahan bokar Non-SNI 1, Non-SNI 2, Non-SNI 4, Non-SNI 5, Non-SNI 8, Non-SNI 9, dan Non-SNI 10, (2) Rata- rata pendapatan usahatani bokar SNI Rp.33.277.000/Tahun atau Rp.14.690.684/Ha/Tahun, rata-rata pendapatan usahatani bokar Non-SNI Rp.21.897.256/Tahun atau Rp.9.884.891/Ha/Tahun. Konversi pendapatan usahatani karet perbulan untuk usahatani karet SNI adalah Rp.1.224.224/Ha/Bulan, sedangkan rata-rata pendapatan Non-SNI sebesar Rp.823.741/Ha/Bulan. (3) Pendapatan usahatani pengolahan bokar sesuai SNI lebih tinggi atau lebih menguntungkan dibandingkan pendapatan usahatani pengolahan bokar Non-SNI, dengan selisih Rp.11.379.744/Tahun atau sebesar Rp.4.805.793/Ha/Tahun atau sebesar Rp.400.483 Ha/Bulan.
EVALUASI PEMBERIAN PENYULUHAN PADA PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG IVA TEST Sophia
JURNAL KESEHATAN KARTIKA Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan Kartika
Publisher : Faculty of Health Science and Technology, University of Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jkkes.v16i2.180

Abstract

ABSTRACT The incidence of cervical cancer is 0.8%, making it the type of cancer with the highest prevalence in Indonesia. One of these circumstances is influenced by the lack of knowledge of women of childbearing age (WUS) about cervical cancer, especially early detection with the IVA test. The provision of health education such as counseling is very important. The results of the preliminary study show that 6 out of 10 WUS people in Central Cimahi do not know about the IVA Test. The purpose of this study was to determine the evaluation of the provision of counseling on WUS knowledge about the IVA Test at the Cimahi Tengah Health Center in February 2019. The research method used was analytic with a cross sectional design. The research sample is WUS who are married at the Puskesmas Cimahi Tengah as many as 98 people taken by means of quota sampling. Collecting data using a questionnaire. Data were analyzed by univariate and bivariate analysis by Chi Square test. The results showed that most of the respondents had never received IVA Test counseling, as many as 69 respondents (70.4%). Almost half of the respondents have sufficient knowledge of the IVA Test, as many as 48 respondents (49%). The Chi Square test shows that there is a relationship between the provision of counseling and knowledge of the IVA Test (p value = 0.000). It is recommended to increase the provision of counseling programs about the IVA Test Keywords: Counseling, Knowledge, IVA Test
Penyuluhan Tentang Pola Konsumsi Pangan Bergizi-Beragam-Seimbang dan Aman (B2SA) di Desa Muaro Pijoan Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi Yusma Damayanti; Yanuar Fitri; Elwamendri; Zakky Fathoni; Sophia
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 2 No. 2 (2024): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v2i2.635

Abstract

Implementasi konsumsi pangan yang memenuhi prinsip B2SA dalam keluarga dilakukan melalui pemilihan bahan pangan dan penyusunan menu. pola konsumsi pangan masyarakat masih menunjukan kecenderungan kurang beragam dari jenis pangan dan keseimbangan gizinya. Adapun pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Pendidikan kepada masyarakat berupa penyuluhan yang disertai dengan bentuk evaluasi pre dan post test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap masyarakat tentang materi penyuluhan. Dari hasil pengabdian masyarakat diketahui bahwa masyarakat Desa Muaro Pijoan masih memiliki pengetahuan yang kurang mengenai aneka ragam Pangan dengan prinsip Gizi seimbang. Hal tersebut dipengaruhi banyak faktor salah satunya adalah faktor internal dari keluarga dan faktor dari kemudahan memperoleh bahan makan yang dianggap bergizi. Setelah dilakukan penyuluhan mengenai Konsumsi Pangan Bergizi-Beragam-Seimbang dan Aman (B2SA) maka terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan yaitu 22%. Dari hal tersebut dapat kita simpulkan bahwa penyuluhan merupakan metode yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat.
ANALISIS BIAYA, PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA PADA PENGOLAHAN GULA AREN CETAK Sophia
Journal of Social and Economics Research Vol 2 No 2 (2020): JSER, December 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v2i2.15

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk: 1) Mmengetahui besarnya biaya produksi pengolahan gula aren cetak skala industri rumah tangga 2) Menganalisis pendapatan usaha pengolahan gula aren cetak skala industri rumah tangga, 3) Mmenganalisis keuntungan atau kelayakan usaha gula aren cetak skala industri rumah tangga (R/C Ratio). Penelitian dilakukan di Desa Malapari, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari pada tanggal 1 sampai 10 Maret 2020. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja, dengan pertimbangan bahwa di daerah tersebut terdapat pengrajin gula aren dengan karakteristik tertentu dalam pengolahan air nira menjadi gula aren cetak skala industri rumah tangga, yaitu pengolahan secara konvensional dengan alat-alat tradisional.. Analisis yang digunakan mengetahui apakah usahatani menguntungkan, maka diperlukan analisis R/C. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata biaya total pengolahan gula aren cetak Rp.15.488.927/Ha/Th, atau Rp.48.300/Hari. Rata-rata biaya total terendah Rp.3.867.656/Ha/Th dan rata-rata biaya total tertinggi Rp.32.277.151/Ha/Th. Rata-rata pendapatan usaha pengolahan gula aren cetak adalah Rp.99.840/Ha/Hari atau Rp2.689.176/Ha/Bln atau Rp.32.270.113/Ha/Th. Rata-rata nilai R/C Ratio 3,09 dengan R/C Rasio tertinggi 7,40 dan R/C Rasio terendah 1,18. Nilai R/C Rasio yang diperoleh lebih besar dari 1 artinya setiap pengeluaran 1 rupiah dapat memberikan penerimaan usaha sebesar 3,09, dengan demikian usaha pengolahan gula aren cetak di Desa Malapari, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari dapat menguntungkan bagi pengrajin dan layak untuk diusahakan.
Pemberdayaan Masyarakat Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga Dan Penurunan Stunting Dengan Teknologi Pertanian Aquaponik Organik Sophia; Tukidi; Bangun Joko Laksono; Reno Armando
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 2 No. 3 (2024): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v2i3.763

Abstract

Desa Petajen merupakan desa yang memiliki potensi sumberdaya alam yang baik namun memiliki tingkat ketahanan pangan yang rendah dan angka stunting yang tinggi di Kabupaten Batang Hari Jambi. Salah satu tujuan peningkatan ketahanan pangan keluarga adalah mencegah dan menurunkan angka stunting dan gizi buruk. Melalui upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam teknologi pertanian dan produksi pangan diharapkan dapat menurunkan dan mencegah stunting pada anak dan balita, sehingga kualitas sumberdaya manusia dapat dicapai. Ketahanan pangan rumah tangga di kalangan masyarakat desa didukung dengan pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pemanfaatan lahan pekarangan termasuk lahan yang sempit. Kegiatan tersebut antara lain edukasi, penyuluhan, pemanfaatan limbah rumah tangga, dan pelatihan budidaya sayuran dengan sistem aquaponik, dan pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga. Budidaya tanaman meliputi metode tanam menggunakan pupuk organik cair dan teknik budidaya aquaponik dengan memanfaatkan limbah rumah tangga berupa sterofom, ember dan gelas mineral bekas. Tanaman yang dibudidayakan seperti bayam, kangkung, seledri, sawi dan daun bawang. adapun untuk bahan pembuatan pupuk cair organik adalah dari kulit pisang, cangkang telur, EM4, gula pasir dan air cucian beras. Adanya pelatihan dan pendampingan tentang teknologi pertanian aquaponik organik tersebut menghasilkan kemampuan untuk melakukan budidaya tanaman sayuran dan pupuk cair organik berkualitas yang dapat digunakan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari maupun menjadi usaha dalam menambah penghasilan keluarga. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat dalam rangka mencapai ketahanan pangan rumah tangga dan penurunan stunting. Upaya ketahanan pangan rumah tangga melalui pemberdayaan masyarakat dalam upaya penurunan stunting ini berupa edukasi dan pelatihan mengenai budidaya tanaman sayuran organik yang telah meningkatkan motivasi, pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat mampu melakukan budidaya sayuran dan penyediaan pangan keluarga secara mandiri dan menghasilkan bahan pangan berkualitas yang dapat digunakan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun menjadi usaha dalam menambah penghasilan sehingga ketahanan pangan rumah tangga dapat tercapai.
Mental Health Screening and Education for Adolescents at Jenderal Achmad Yani University Bunga Tiara Carolin; Sophia; Nanik Cahyati; Lina Haryani; Noviyanti; Yeni Rosyeni; Ranti Widayanti; Mega Dewi Lestari
International Journal of Community Services Vol. 2 No. 2 (2025): InJCS Vol 2 No 2 (2025)
Publisher : Rajaki of Tulip Medika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) shows data that 1 in 3 teenagers aged 10-17 years in Indonesia have had mental health problems in the last 12 months. The highest prevalence occurs in the age group 15-24 years and female gender. There are many factors that influence the mental and emotional state of teenagers, namely the family environment, peers, school environment, community environment and social media. For teenagers, peer support for emotional support such as empathy, care and attention is very important because it can make them feel loved and increase self-esteem. One way to improve mental health in teenagers is by increasing teenagers' knowledge about mental health Keywords: Mental Health, Screening, Education, Adolescent
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK JADAM (IMPLEMENTASI TEKNOLOGI LEISA) PADA KELOMPOK TANI PADI SAWAH DI DESA SETIRIS KECAMATAN MARO SEBO KABUPATEN MUARO JAMBI Elwamendri; Yusma Damayanti; Riri Oktari Ulma; Zakky Fathoni; Sophia
Bersama : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Bersama: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Pertania Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsm.v2i1.30

Abstract

Program pengabdian di Desa Setiris, Kabupaten Muaro Jambi, menggunakanteknologi LEISA (Low External Input Sustainable Agriculture) untuk mengatasimasalah pertanian, terutama penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Melaluipelatihan pembuatan pupuk JADAM, petani padi sawah memperoleh pengetahuandan keterampilan baru yang meningkatkan kesuburan tanah serta kualitas tanaman.Ini menunjukkan efektivitas implementasi teknologi LEISA dalam meningkatkanproduksi pertanian secara berkelanjutan di wilayah tersebut