Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Evaluasi Performa Dan Aspek Kualitas Daging Ayam Broiler Daud Farm Yang Diberi Tetes Molases Suplementasi Ekstrak Moringa oleifera Ali, Daud Yahya Putra; Harahap, Angelia Utari; Laia, Nursanti; Nasution, Zakiyah; Pane, Doharni; Nikmatia, Ulfa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11502

Abstract

Penelitian dilakukan untuk menguji pengaruh pemberian molases dan ekstrak daun kelor dalam air minum terhadap peningkatan performans dan aspek kualitas daging ayam broiler. Penelitian dilaksanakan di kandang Daud Farm, Desa Panompuan Jae, Kabupaten Tapanuli Selatan. Ternak yang digunakan pada penelitian ini ayam broiler Strain cobb umur 30 hari sebanyak 108 ekor. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) factorial dengan 2 faktor. Faktor ke-1 dari tetes molases dalam air minum ada 3 taraf berupa R0 (Ransum komersial 100%+air minum biasa adlibitum), R1 (Ransum komersial 95%+tetes molases 5%), R2 (Ransum  komersial 90%+tetes molases 10%). Faktor ke-2 pemberian ekstrak daun kelor 3 taraf berupa T0 (Ransum komersial 100% tanpa penambahan ekstrak daun kelor), T1 (Ransum komersial 70%+30% ekstrak daun kelor),T2 (Ransum komersial 60%+40% ekstrak daun kelor). Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi air minum, konsumsi ransum, PBB, konversi ransum, bobot karkas, dan persentasi karkas. Hasil penelitian menunjukan pemberian tetes molases suplementasi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) berpengaruh nyata (P0.05) terhadap konsumsi air ransum sebesar 770.82 ml, konsumsi ransum 331.46 gr, PBB 580.16 gr, konversi ransum 0.58, bobot karkas 622.22 gr, dan persentasi karkas 70.86% dengan level taraf tetes molases suplementasi ekstrak Moringa oleifera dapat digunakan dalam peningkatan performans dan aspek kualitas daging ayam broiler bertekstur juicy. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan pemberian tetes molases 10% suplemetasi ekstrak Moringa oleifera 40% dapat dipertimbangkan untuk tujuan optimalisasi dalam pasokan nutrisi terbaik ternak ayam broiler
Optimalisasi Karakteristik Morfometrik Berbagai Jenis Sapi Potong Di Desa Labuhan Labo, Kecamatan Padang Sidempuan Tenggara Irawan, Aditia Yudhi; Harahap, Angelia Utari; Laia, Nursanti; Nasution, Zakiyah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12183

Abstract

Potensi baik pada berbagai jenis sapi potong di Indonesia perlu dipertahankan beriringan dengan upaya peningkatan produktivitas melalui seleksi. Keterbatasan informasi atau data performa dan potensi biologis jenis-jenis sapi tersebut, masih menjadi kendala untuk pengembangan lebih lanjut. Pelestarian keragaman fenotipik ternak diperlukan dalam upaya mempertahankan sifat-sifat khas ternak yang dapat dimanfaatkan di masa mendatang. Salah satu cara untuk menentukan keragaman fenotipik sapi lokal Indonesia adalah dengan pengamatan morfometrik pada setiap jenis sapi yang ada di Indonesia. Identifikasi morfometrik jenis sapi potong dapat dilakukan dengan cara membandingkan ukuran dan bentuk tubuh antara jenis sapi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi fenotipik yang berhubungan dengan karakter morfometrik tubuh sapi Brahman, sapi Simental, sapi Bali, dan sapi Limusin berdasarkan analisis morfometrik. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi karakteristik morfometrik berbagai jenis sapi potong di desa Labuhan Labo, kecamatan Padangsidimpuan Tenggara yang telah dilaksanakan selama bulan April 2025. Rancangan yang digunakan adalah metode survey. Parameter yang diamati adalah analisis morfometrik sapi Brahman, sapi Simental, sapi Bali, dan sapi Limousin di Basiran Farm UD.Azhari Jaya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa lingkar dada dari setiap jenis sapi potong di usaha Basiran Farm UD.Azhari Jaya terdapat pada sapi Brahman sebesar 106,68 cm, sapi Simental 246,38 cm, sapi Bali 185,42 cm, dan sapi Limousin 182,88 cm. Kesimpulan adanya informasi analisa morfometrik ukuran tubuh dari berbagai jenis sapi potong terbaik adalah sapi Simental
Analisis Regresi Linier dalam Estimasi Produktivitas Kelapa Sawit (Elaeis guineensis) Di Kabupaten Tapanuli Selatan Aswan, Novita; Fadhillah, Yusra; Siregar, Muhammad Noor Hasan; Rina Puspita, Nurkhasanah; Mahaji, Toga; Harahap, Angelia Utari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengestimasi faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas kelapa sawit di Kabupaten Tapanuli Selatan melalui penerapan analisis regresi linier berganda. Variabel-variabel yang dipertimbangkan dalam penelitian ini adlah data produksi, luas tanam dan curah hujan.  Data yang digunakan adalah data sekunder yang berasal dari Badan Pusat Statistika (BPS) Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode analisis regresi linier berganda akan digunakan untuk mengidentifikasi dan mengukur sejauh mana pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap produktivitas kelapa sawit. Berdasarkan model regresi yang diperoleh, sebesar 90,7% faktor-faktor produktivitas kelapa sawit dapat dijelaskan oleh variabel produksi, luas tanam dan curah hujan. Sedangkan sisanya yakni sebesar 9,3% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Variabel-variabel yang mempengaruhi peningkatan produktivitas kelapa sawit adalah variabel produksi dan curah hujan. Sedangkan variabel yang mempengaruhi penurunan produktivitas adalah variabel luas tanam. Rata-rata peningkatan produktivitas kelapa sawit di Tapanuli Selatan  dari tahun 2008 sampai dengan 2022 sebesar 11,51% dengan rata-rata produksi sebesar 90,86 ribu ton dan luas tanam 7,57 ribu Ha dan rata- rata curah hujan sebesar 959, 51 mm. Dengan memahami faktor-faktor kunci yang memengaruhi produktivitas kelapa sawit, diharapkan dapat diambil langkah-langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Tapanuli Selatan.
PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN AGROINDUSTRI AREN TERHADAP ANALISA MATRIK INTERNAL FACTOR EVALUATION (IFE) DAN MATRIK EXTERNAL FACTOR EVALUATION (EFE) DI TAPANULI SELATAN Pulungan, Sutan; Harahap, Angelia Utari; Aswan, Novita; Silaban, Rikardo; Hasibuan, Ferawati Artauli
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24356

Abstract

Dalam hubungannya terhadap petani aren, kelembagaan non formal ini ada yang bisa didekati dari aspek bagaimana sesama petani aren berinteraksi melalui komunikasi, berbagi informasi serta yang berkaitan dengan evaluasi secara faktor internal dan eksternal kelembagaan agroindustri aren di Tapanuli Selatan.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai matrik secara internal dan eksternak faktor yang dievaluasi dari responden. Metode penelitian ini teknik Purposive Sampling  yang digunakan, ditemukan responden yaitu petani aren sebanyak 112 orang pada berbagai desa di empat kecamatan. Variabel penelitian dilakukan secara matrik analisa Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE). Hasil penelitian ini diperoleh nilai tertimbang sebesar 2.59 pada analisis matriks IFE dan analisis matriks EFE yang telah dilakukan diperoleh nilai tertimbang sebesar 2.47.
PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) BERDASARKAN WILLING TO ACCEPT (WTA) DAN ANALISA SWOT PADA DESTINASI WISATA KECAMATAN PANDAN KABUPATEN TAPANULI TENGAH Mahaji, Toga; Harahap, Angelia Utari; Silaban, Rikardo; Aswan , Novita; Hasibuan, Ferawati Artauli
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24997

Abstract

Potensi pengembangan UMKM pada destinasi wisata harus didorong oleh sebuah kebijakan Pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan rutin kepada pelaku UMKM yang didominasi oleh masyarakat lokal. Salah satu strategi dalam pengembangan UMKM adalah dengan melakukan pelibatan langsung masyarakat lokal (masyarakat tempatan pada destinasi wisata) yang berhubungan dengan hasil pengembangan UMKM langsung yang akan mampu meningkatkan kesejahteraan dari masyarakat lokal di Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar pengembangan UMKM pada destinasi wisata Kecamatan Pandan. Metode penelitian ini terdiri dari pelaku usaha UMKM dan wisatawan. Jumlah responden sebanyak 140 orang, yang terdiri dari 60 pelaku usaha dan 80 wisatawan. Teknik pengambilan sampel/respon dengan menggunakan teknik cluster sampling. Variabel penelitian memakai analisis Willing To Pay (WTA) dan SWOT. Hasil penelitian diperoleh dengan Willing To Pay (WTA) sebesar Rp.1.545.220.457.87. Kesimpulan berdasarkan analisis SWOT dan WTA melakukan penciptaan dan penambahan UMKM di lokus kajian.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS SAPI POTONG MELALUI INTRODUKSI PAKAN SILASE BERBASIS LIMBAH UBI KAYU TERHADAP RESPON METABOLIK Hadasa, Linsdeyola; Harahap, Angelia Utari; Nasution, Zakiyah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12766

Abstract

Kebutuhan pakan hijauan makanan ternak (HMT) akan makin meningkat pula, sementara ketersediaan areal tanaman hijauan makanan ternak relatif terbatas. Selain HMT yang diterbatas jumlahnya, masih banyak tanaman dalam bentuk hijauan yang bisa diolah menjadi pakan ternak sapi, salah satunya adalah limbah pertanian yang banyak ditemui limbah daun ubi kayu. Untuk meningkatkan  nilai nutrient kulit ubi kayu digunakan dalam bentuk teknologi silase. Tujuan penelitian ini berupa melihat respon metabolik dari peningkatan produktivitas sapi potong dengan pemberian silase limbah ubi kayu. Metode penelitian menggunakan rancangan percobaan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan secara in vivo, yang terdiri dari Perlakuan A (Kontrol), perlakuan B (Silase limbah ubi kayu 60%+Konsentrat 40%), perlakuan C (Silase limbah ubi kayu 70%+Konsentrat 30%), dan perlakuan D (Silase limbah ubi kayu 80%+Konsentrat 20%), menggunakan 4 ternak sapi PO. Parameter yang diamati berupa pertambahan bobot badan harian, efisiensi ransum, kadar kolesterol, protein total, glukosa, dan Kalsium (Ca). Hasil penelitian menunjukkan level pemberian perlakuan C terbaik terhadap peningkatan bobot badan 20,25 g/e/h, nilai efisiensi ransum 12,65%, kadar kolesterol 65,24 mg/dl, kadar glukosa 14,86 mg/dl, kadar protein total 7,27 g/dl,  dan kalsium 1,21 mg/dl. Kesimpulan ini menunjukkan respon metabolik terbaik dari peningkatan produktivitas sapi potong dari introduksi silase limbah ubi kayu
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN PETERNAKAN BABI DI LINGKUNGAN VII SIHORING-KORING KELURAHAN BATUNADUA JAE KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN BATUNADUA KOTA PADANGSIDIMPUAN Sormin, Ryandini; Nasution, Zakiah; Nikmatia, Ulfa; Harahap, Angelia Utari; Laia, Nursanti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12864

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap keberadaan petenakan babi dilingkungan VII sihoring-koring kelurahan batunadua jae Kecamatan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret 2025 di dilingkungan VII sihoring-koring kelurahan batunadua jae Kecamatan Batunadua Kota Padangsidimpuan. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat dilingkungan VII sihoring-koring kelurahan batunadua jae Kecamatan Batunadua Kota Padangsidimpuan sebanyak 523, penentuan jumlah sampel dengan menggunakan rumus slovin sebanyak 41 orang. Analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif yaitu menyusun data. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Persepsi masyarakat terhadap keberadaan peternakan babi di Lingkungan VII Sihoring-koring Kelurahan Batunadua Jae Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan hampir 73,2% menyatakan tidak terganggu terhadap bau ternak babi, serta 87,8% menyatakan suara ternak babi itu sendiri tidak mengganggu masyarakat yang ada dilingkungan sekitar
Sosialisasi Pemanfaatan Jerami Jagung Sebagai Pakan Ternak Di Desa Anggoli Kecamatan Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah Nikmatia, Ulfa; Nasution, Zakiyah; Pane, Doharni; Harahap, Angelia Utari; Laia, Nursanti
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/kalandra.v5i1.628

Abstract

Silage is a type of forage preserved by storing it in a silo under anaerobic conditions. Lecturers from the Animal Husbandry Study Program, Faculty of Agriculture, Graha Nusantara University, Padangsidimpuan, conducted community service in Anggoli Village, Sibabangun District, Central Tapanuli Regency in October 2025. This activity aimed to utilize agricultural waste, particularly corn straw, to meet the feed needs of ruminant livestock such as cattle and goats. Furthermore, this activity also trained the community to utilize existing potential optimally, enabling optimal utilization of corn straw waste. Utilizing corn straw waste can reduce waste disposal by increasing agricultural production. The tools used included a shredder, clear plastic, plastic drums, and tarpaulin. The results of this community service included improving farmer skills by making corn straw silage, which can be used as animal feed with high nutritional value. Keywords: Corn Straw, Silage, Feed
Faktor-Faktor Penurunan Populasi Ternak Kerbau Di Kabupaten Padang Lawas Hasibuan, Agus Salim; Pulungan, Sutan; Harahap, Angelia Utari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13210

Abstract

Kabupaten Padang Lawas merupakan salah satu sentra ternak kerbau di Provinsi Sumatera Utara, namun dalam beberapa tahun terakhir terjadi penurunan populasi yang cukup signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab penurunan populasi ternak kerbau di Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas. Penelitian dilaksanakan pada bulan April–Mei 2025 dengan menggunakan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara kepada peternak, meliputi karakteristik peternak, sistem pemeliharaan, dinamika populasi ternak, kejadian penyakit, kualitas pakan, tingkat reproduksi, program vaksinasi, dan alih fungsi lahan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi ternak kerbau di Kabupaten Padang Lawas mengalami penurunan signifikan pada tahun 2024, dengan jumlah populasi sebesar 2.439 ekor dan tingkat produktivitas ternak mencapai 90.198 kg. Penurunan populasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain serangan penyakit mulut dan kuku sebesar 54,15% dan penyakit ngorok (Septicaemia Epizootica) sebesar 45,85%, rendahnya tingkat reproduksi ternak sebesar 85%, tingginya mortalitas sebesar 44%, keterbatasan program vaksinasi sebesar 70%, serta rendahnya kualitas pakan yang hanya mengandalkan rumput lapangan tanpa suplementasi konsentrat. Selain itu, sebanyak 70% responden menyatakan bahwa alih fungsi lahan turut berkontribusi terhadap penurunan populasi ternak kerbau. Kesimpulan bahwa penurunan populasi ternak kerbau di Kabupaten Padang Lawas dipengaruhi oleh faktor kesehatan ternak, manajemen pemeliharaan, kualitas pakan, dan perubahan penggunaan lahan. Upaya perbaikan manajemen kesehatan, peningkatan kualitas pakan, dan penguatan program vaksinasi diperlukan untuk mendukung keberlanjutan usaha peternakan kerbau