Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kesejahteraan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai indikator keberhasilan pembangunan ekonomi inklusif, serta peran strategis perbankan syariah melalui pembiayaan murabahah dan peningkatan literasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan murabahah dan literasi keuangan terhadap kesejahteraan nasabah UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 167 responden nasabah UMKM penerima pembiayaan murabahah di PT Bank Sumut Syariah KCP HM. Joni. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan murabahah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan nasabah dengan nilai t hitung sebesar 7,624, sedangkan literasi keuangan memberikan pengaruh yang lebih dominan dengan nilai t hitung sebesar 11,721. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan dengan nilai F hitung sebesar 104,699 dan nilai Adjusted R² sebesar 0,555. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan literasi keuangan nasabah perlu menjadi fokus utama perbankan syariah agar pembiayaan murabahah dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan UMKM. Abstract. This study is motivated by the importance of improving the welfare of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) as an indicator of inclusive economic development, as well as the strategic role of Islamic banking through murabahah financing and financial literacy enhancement. This study aims to analyze the effect of murabahah financing and financial literacy on the welfare of MSME customers. A quantitative approach was employed, with data collected through questionnaires distributed to 167 MSME customers receiving murabahah financing at PT Bank Sumut Syariah KCP HM. Joni. The data were analyzed using multiple linear regression. The results indicate that murabahah financing has a positive and significant effect on customer welfare, with a t-value of 7.624, while financial literacy shows a stronger influence, with a t-value of 11.721. Simultaneously, both variables significantly affect welfare, as evidenced by an F-value of 104.699 and an Adjusted R² of 0.555. These findings imply that strengthening financial literacy should be a key focus for Islamic banks to ensure that murabahah financing is utilized more effectively and sustainably in improving MSME welfare.