Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Manfaat Ice Compress terhadap Penurunan Nyeri Akibat Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) pada Otot Gastrocnemius Dita Mirawati; Ari Sapti Mei Leni
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.476 KB)

Abstract

Banyak remaja saat ini cenderung menjadihipokinetik yang akan cepat mengalami kelelahan setelah melakukanaktivitas fisik karena kondisi kebugaran fisiknya yang kurang prima,hal ini akan mudah menyebabkan terjadinya gejala Delayed OnsetMuscle Soreness (DOMS). Ada berbagai macam modalitasfisioterapi, salah satunya berupa terapi dingin yang digunakan untukmencegah dan menurunkan nyeri akibat Delayed Onset MuscleSoreness (DOMS). Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh icecompress terhadap penurunan nyeri akibat Delayed Onset MuscleSoreness (DOMS). Metode Penelitian: Penelitian ini merupakanpenelitian kuantitatif menggunakan metode quasi eksperimental,dengan rancangan penelitian two groups posttest only with controldesign. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakanteknik quota sampling dan didapatkan 32 responden penelitian yangsesuai kriteria inklusi dari total populasi 127 orang. Penelitian inidilaksanakan di Laboratorium Fisioterapi STIKES ‘AisyiyahSurakarta pada tanggal 23-26 Mei 2017. Hasil: uji analisis post hocmenggunakan uji mann-whitney antara kelompok ice compressdengan kelompok kontrol diperoleh p=0,000 talag scale 24 jam,p=0,000 talag scale 48 jam, dan p=0,000 talag scale 72 jam dengankeseluruhan nilai p<0,05 yang berarti ice compress berpengaruhterhadap penurunan nyeri akibat Delayed Onset Muscle Soreness(DOMS). Kesimpulan: Ice compress dapat menurunkan nyeri akibatDelayed Onset Muscle Soreness (DOMS) berdasarkan nilai talagscale 24, 48, dan 72 jam.
PENGARUH MYOFASCIAL RELEASE TERHADAP PENINGKATAN FLEKSIBILITAS ADDUKTOR HIP (STUDI PADA UKM TAEKWONDO UMS) Arif Pristianto; Dita Mirawati; Abdurrafi Fajar Syauqi; Ekki Agus Sudawan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.896 KB)

Abstract

Fleksibilitas komponen gerak dan kecepatan kontraksi merupakan halyang diperlukan dalam menunjang kegiatan olahraga khususnya beladiri taekwondo. Fleksibilitas merupakan kemampuan regang jaringanlunak untuk melakukan gerakan secara penuh pada Range of Motion(ROM) suatu sendi tanpa adanya keluhan. Mahasiswa yang mengikutiUnit kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo yang baru dengankinerja otot yang awalnya statis dan terbatas memiliki kondisijaringan lunak terbatas sehingga pemberian myofascial release(MFR) ini bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas grup ototadduktor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuipengaruh Myofascial Release (MFR) terhadap fleksibilitas ototadduktor hip. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasiexperiment, rancangan penelitian menggunakan control time seriesdesign yaitu desain rangkaian waktu dengan kelompok pembandingserta menggunakan pre-tes dan post-tes. Subjek penelitian ini denganjumlah 20 orang mahasiswa yang mengikuti UKM taekwondo UMS,dibagi menjadi dua kelompok perlakuan yang diberikan MFR danstretching aktif, dilakukan selama 2 minggu dan 6x perlakuan. Hasildari penelitian ini bahwa pemberian MFR dan stretching aktif denganuji statistika diperoleh Sig. (2-tailed) sebesar 0,00 yang artinya adapeningkatan fleksibilitas adduktor hip. Uji beda pengaruhmenggunakan uji statistika diperoleh Sig. (2-tailed) sebesar 0,584yang artinya tidak ada beda pengaruh dengan signifikan. KesimpulanPemberian Myofascial Release dan stretching aktif terbukti dapatmeningkatkan fleksibilitas adduktor hip kepada Mahasiswa yangmengikuti UKM Taekwondo UMS. Terdapat hasil yang signifikandalam fleksibilitas otot adduktor hip pada kelompok yang diberikanintervensi MFR.
Manfaat Ice Compress terhadap Penurunan Nyeri Akibat Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) pada Otot Gastrocnemius Mirawati, Dita; Leni, Ari Sapti Mei
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak remaja saat ini cenderung menjadihipokinetik yang akan cepat mengalami kelelahan setelah melakukanaktivitas fisik karena kondisi kebugaran fisiknya yang kurang prima,hal ini akan mudah menyebabkan terjadinya gejala Delayed OnsetMuscle Soreness (DOMS). Ada berbagai macam modalitasfisioterapi, salah satunya berupa terapi dingin yang digunakan untukmencegah dan menurunkan nyeri akibat Delayed Onset MuscleSoreness (DOMS). Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh icecompress terhadap penurunan nyeri akibat Delayed Onset MuscleSoreness (DOMS). Metode Penelitian: Penelitian ini merupakanpenelitian kuantitatif menggunakan metode quasi eksperimental,dengan rancangan penelitian two groups posttest only with controldesign. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakanteknik quota sampling dan didapatkan 32 responden penelitian yangsesuai kriteria inklusi dari total populasi 127 orang. Penelitian inidilaksanakan di Laboratorium Fisioterapi STIKES ‘AisyiyahSurakarta pada tanggal 23-26 Mei 2017. Hasil: uji analisis post hocmenggunakan uji mann-whitney antara kelompok ice compressdengan kelompok kontrol diperoleh p=0,000 talag scale 24 jam,p=0,000 talag scale 48 jam, dan p=0,000 talag scale 72 jam dengankeseluruhan nilai p<0,05 yang berarti ice compress berpengaruhterhadap penurunan nyeri akibat Delayed Onset Muscle Soreness(DOMS). Kesimpulan: Ice compress dapat menurunkan nyeri akibatDelayed Onset Muscle Soreness (DOMS) berdasarkan nilai talagscale 24, 48, dan 72 jam.
PENGARUH MYOFASCIAL RELEASE TERHADAP PENINGKATAN FLEKSIBILITAS ADDUKTOR HIP (STUDI PADA UKM TAEKWONDO UMS) Pristianto, Arif; Mirawati, Dita; Syauqi, Abdurrafi Fajar; Sudawan, Ekki Agus
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fleksibilitas komponen gerak dan kecepatan kontraksi merupakan halyang diperlukan dalam menunjang kegiatan olahraga khususnya beladiri taekwondo. Fleksibilitas merupakan kemampuan regang jaringanlunak untuk melakukan gerakan secara penuh pada Range of Motion(ROM) suatu sendi tanpa adanya keluhan. Mahasiswa yang mengikutiUnit kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo yang baru dengankinerja otot yang awalnya statis dan terbatas memiliki kondisijaringan lunak terbatas sehingga pemberian myofascial release(MFR) ini bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas grup ototadduktor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuipengaruh Myofascial Release (MFR) terhadap fleksibilitas ototadduktor hip. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasiexperiment, rancangan penelitian menggunakan control time seriesdesign yaitu desain rangkaian waktu dengan kelompok pembandingserta menggunakan pre-tes dan post-tes. Subjek penelitian ini denganjumlah 20 orang mahasiswa yang mengikuti UKM taekwondo UMS,dibagi menjadi dua kelompok perlakuan yang diberikan MFR danstretching aktif, dilakukan selama 2 minggu dan 6x perlakuan. Hasildari penelitian ini bahwa pemberian MFR dan stretching aktif denganuji statistika diperoleh Sig. (2-tailed) sebesar 0,00 yang artinya adapeningkatan fleksibilitas adduktor hip. Uji beda pengaruhmenggunakan uji statistika diperoleh Sig. (2-tailed) sebesar 0,584yang artinya tidak ada beda pengaruh dengan signifikan. KesimpulanPemberian Myofascial Release dan stretching aktif terbukti dapatmeningkatkan fleksibilitas adduktor hip kepada Mahasiswa yangmengikuti UKM Taekwondo UMS. Terdapat hasil yang signifikandalam fleksibilitas otot adduktor hip pada kelompok yang diberikanintervensi MFR.