Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Challenges of Developing a Logistics Hub Case Study: Batu Ampar Port Mulia Pamadi; Yusra Aulia Sari
TATALOKA Vol 24, No 3 (2022): Volume 24 No. 3 August 2022
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.24.3.249-256

Abstract

As a region with leading sectors of marine, tourism, industry, fisheries, and Batu Ampar as the Main Port, Batam has the potential to be developed. One of the main centers of activity is large ports and international airports that can become national and international-scale economic gateways for logistics hubs. This research aimed to determine The Challenges of developing a logistics hub in Batu Ampar Port. This research uses a descriptive qualitative approach and secondary data from the Batam port office and the Human Settlements and Spatial Planning Office. This research shows some challenges such as geography, infrastructure, connectivity, transportation costs and time, Trade movement requirements, Shipping dependability, Transport, and trade regulations. Poor logistics performance is a significant obstacle to trade growth in most Indonesian cities. In this case, there is an international shipping port that does not yet have adequate facilities and infrastructure to become a logistics hub.
Meningkatkan Kapasitas Terminal dan Kepuasan Penumpang Bandara Hang Nadim Batam Menggunakan Regresi Linear Sederhana dan Customer Satisfaction Index (CSI) Eliska Theodora Elizabeth; Andri Irfan Rifai; Mulia Pamadi
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 5 No. 1 (2022): JUNE
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v5i1.2640

Abstract

Evaluation and analysis of terminal capacity and user satisfaction is one of the things that needs to be done to prepare for all post-COVID-19 conditions. Airport passenger satisfaction is an important component in airport service management because it affects the demand for travel accessand airport revenue. The purpose of this study is to evaluate capacity and analyze passenger satisfaction at Hang Nadim airport in Batam post-COVID-19. The method used is Simple Linear Regression and Customer Satisfaction Index (CSI). Sampling was done by probability sampling with the population of Hang Nadim airport passengers. The data collected in the form of data on the number of passengers departing during 2012 to 2021. Direct observations were carried out by distributing questionnaires to 50 respondents. With the linear regression method, passenger flows will be obtained until the post-covid-19 pandemic, so that a capacity evaluation will be carried out at the airport. Based on the results of the evaluation and analysis carried out, it was found that the estimated number of passengers after the COVID-19 pandemic in In 2022 the predicted number of arriving passengers is 1,553,669 and in 2023 as many as 1,444,876 people.. There is one facility that needs to be improved, namely the arrival hall which was originally 3,452 m² to 4,525 m². While other facilities are still in the category of fulfilling. The level of passenger satisfaction with the quality of Batam's Hang Nadim airport is 53.96 percent, which is quite satisfied according to the Customer Satisfaction Index approach.
Feasibility Study of Housing Project Investment in Batam Center Sheera Shaviera; Mulia Pamadi; Amanatullah Savitri
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v4i1.7844

Abstract

With population growth, the need for housing as a living space continues to grow in both urban and rural areas. An individual's housing needs vary according to personal and financial circumstances. Before starting construction, a feasibility study should be conducted. The purpose of the analysis is to positively and negatively assess the feasibility of the project in all aspects such as customer satisfaction, expectations and requirement assessment. The analysis is carried out after collecting data, such as plan drawings, budget, and cash flow plans. The feasibility analysis in this report is seen from the technical and financial aspects. In the aspect of technical feasibility seen from the value of KDB and KLB. In terms of financial feasibility seen from the NPV, IRR, PI, and PP value. The KDB value is 42.43% < 60% and the KLB value is 60% £ 60%, with a positive NPV of IDR 31,221,998,389.25, an IRR of 22.41% where the NPV value is zero, PP 2 years < 5 years investment period, and PI 1.22 > 1, it can be said that this project is feasible in technical and financial aspects.
Analysis of Delays in Development Projects View Unit Villa Marina Opus Bay Irlas Helen Pakpahan; Mulia Pamadi
Conference on Business, Social Sciences and Technology (CoNeScINTech) Vol 2 No 1 (2022): Conference on Business, Social Sciences and Technology (CoNeScINTech)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Practical work is a mandatory course carried out by final year students before the thesis is completed, with the aim of gaining practical experience which is carried out for approximately 3 months in the field. Where practical work is carried out from October 25, 2021 to January 25, 2022. In carrying out practical work activities the author serves as a field supervisor and finds obstacles in a project for the construction of the Show Unit Villa Marina Opus Bay, there are several constraining factors during the project work process. This affects the implementation time which results in not being completed on time. The obstacles include material delays and lack of manpower. In carrying out these activities, data collection was carried out using field observations and field documentation.
Analisa Pengaruh Penambahan Zat Karbon dalam Pembuatan Batako Konvensional Arifin everest; Mulia Pamadi; Andri Irfan Rifa&#039;i
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v3i1.1248

Abstract

Perkembangan pembangunan baik bangunan maupun infrasrtuktur sangat pesat. Ditambah program pembangunan dari pemerintah pada tahun belakangan ini yang meningkat drastis. Pembangunan tersebut membutuhkan batako untuk pemasangan dinding rumah maupun dinding pagar dan seiring dengan permintaan batako yang meningkat, tentu perlu adanya inovasi batako. Penambahan zat karbon pada pembuatan batako sebagai penambah material pasir dijadikan inovasi bahan tambahan. Maka diperlukan penelitian ini dibuat untuk mengetahui pengaruh zat karbon pada kuat tekan pada batako yang sesuai pada SNI 03-0349-1989 tentang bata beton untuk pasangan dinding. Pencampuran zat karbon dalam pembuatan batako adalah 0%, 5%, 10%, dan 15% dari berat pasir yang diperlukan, campuran semen yang digunakan: 25%: 70%:5% yang mengacu pada Pedoman Teknis yang dikeluarkan oleh Departement Pekerjaan Umum tahun 1986. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dan bentuk cetakan Kubus berukuran 0,15 x 0,15 x 0,15m, sebanyak 12 buah untuk pengujian kuat tekan yang sudah dicampur dengan penambahan zat karbon. Pada umur 7 hari dilakukan pengujian sesuai syarat yang ditentukan dan kuat tekan batako harus memenuhi persyaratan mutu sesuai dengan SNI-03-0349-1989. Hasil uji kuat tekan Batako dilakukan memperoleh hasil kuat tekan batako normal sebesar 259,783 kg/cm2. Batako dengan campuran 5% mendapatkan hasil sebesar 352,893 kg/cm2. Campuran serbuk karbon aktif dengan 10% mendapatkan hasil kuat tekan tertinggi yaitu sebesar 393,293 kg/cm2. Maka dengan penambahan serbuk karbon sebesar 10% sebagai penambah agregat halus (pasir) merupakan pilihan yang tepat. Terjadinya penurunan kuat tekan benda uji 15% yang dikarenakan kurangnya pemadatan yang maksimal pada saat penelitian serta yang masih berusia 7 hari.
Analisis Perbandingan Penjadwalan Proyek dengan Aktual Proyek Menggunakan Metode EVA (Earned Value Analysis) Pada Pembangunan Ruko 3 Lantai (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Ruko De Monde Junction – Pasir Putih) Mulia Pamadi; Usmanul Hayadi Umar; Nelson Chen
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v2i2.1264

Abstract

Suatu perusahaan konstruksi pada umumnya memerlukan suatu manajemen proyek pada setiap pengerjaan proyek. Hal ini dilaksanakan untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal dan waktu yang cepat sesuai dengan yang telah diharapkan, baik untuk perusahaan itu sendiri ataupun pihak owner. PT. Kaliban Bangun Prakarsa merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang kontraktor dan sebagai pelaksana dalam pembangunan ruko 3 lantai De Monde Junction. Agar proyek dapat diselesaikan sesuai dengan tenggat waktu yang telah disepakati maka suatu proyek dibutuhkan penjadwalan proyek yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat anggaran biaya yang akan dikeluarkan, dan penjadwalan dalam pembangunan, serta membandingkan realisasi dari proyek pembangunan ini dengan perencanaan yang telah dibuat. Metode penjadwalan proyek pada penelitian ini dengan mengaplikasikan metode EVA (Earned Value Analysis) yang berdasarkan dari bobot anggaran biaya yang sudah dihitung setelah itu akan dilakukan analisis terhadap realisasi pekerjaan. Dari hasil penelitian ini telah didapatkan bahwa kegiatan konstruksi yang dilakukan pada proyek ini mengalami keterlambatan yang sangat signifikan. Dapat dilihat dari gambar kurva S realisasi yang telah dibuat, dan juga dari perhitungan Planned Value (PV) yang didapatkan sebesar Rp. 20.145.003.680, sedangkan Earned Value (EV) yang didapatkan sebesar Rp. 14.836.795.210,32, sehinggan Schedule Performance Index (SPI) yang didapatkan 0,7365. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti Force Majeure, kurangnya sumber daya, adanya pekerjaan tiang pancang yang belum selesai sehingga terhambatnya proses pembangunan oleh pihak kontraktor.
Evaluasi Kinerja Simpang Panbil Terhadap Tingkat Pelayanan Lalu Lintas (Studi Kasus Simpang Panbil - Batam) Darmawan Prastio; Yusra Aulia Sari; Mulia Pamadi
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v3i1.1317

Abstract

Simpang Panbil merupakan penghubung jalan antara, Jl. Letjen Suprapto, Jl. Ahmad Yani dan Jl. S Parman. Perlu diadakan evaluasi simpang untuk mengetahui kinerja simpang Panbil tersebut, dengan tujuan agar simpang Panbil dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan. Metode penyelesainnya dengan menghitung arus lalu lintas, waktu siklus, arus jenuh, simpang bersinyal. Proses yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan cara menggumpulkan data dari hasil survey dan data dari instansi terkait. Penulis juga menggunakan acuan dari (MKJI 1997) untuk perhitungan yang sesuai dengan ketentuan. Hasil yang didapat dari evaluasi Simpang Panbil menunjukkan bahwa arus lalu lintas jam puncak Simpang Panbil terjadi pada hari senin pukul 16.00 – 17.00 WIB. Arus lalu intas (Qtotal) = 6915,5 smp/jam. Pengaturan Simpang Panbil diatur oleh 3 fase dengan siklus (c) = 321 detik. Manajemen lalu lintas Simpang Panbil juga kurang maksimal, karena nilai Derajat Kejenuhan (DS) salah satu lengan simpang yaitu Fase 1= 0,66 [hampir mendekati kondisi jenuh (DS > 0,75], Fase 2 DS = 0,99, Fase 3 DS = 0,41 dapat dinyatakan masih dalam kondisi arus stabil. Kinerja Simpang bersinyal Panbil dapat dilihat dari Kapasitas (Fase 1 = 8151 smp/jam, Fase 2 = 5453 smp/jam, Fase 3 = 5101 smp/jam), Derajat Kejenuhan (Fase 1 = 0,66, Fase 2 = 0,97, Fase 3 = 0,41), Panjang Antrian (Fase 1 = 115,94 m, Fase 2 = 148,15 m, Fase 3 = 205,13 m), Jumlah Kendaraan Terhenti (Fase 1 = 7351 smp/jam, Fase 2 = 5319 smp/jam, Fase 3 = 4577 smp/jam, dan Tundaan (Fase 1 = 491,64 smp/det, Fase 2 = 337,09 smp/det, Fase 3 = 788,43 smp/det. Kata Kunci : Evaluasi Simpang, Kinerja Simpang, Derajat Kejenuhan
Feasibility Study of Housing Project Investment in Batam Center Sheera Shaviera; Mulia Pamadi; Amanatullah Savitri
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v4i1.7844

Abstract

With population growth, the need for housing as a living space continues to grow in both urban and rural areas. An individual's housing needs vary according to personal and financial circumstances. Before starting construction, a feasibility study should be conducted. The purpose of the analysis is to positively and negatively assess the feasibility of the project in all aspects such as customer satisfaction, expectations and requirement assessment. The analysis is carried out after collecting data, such as plan drawings, budget, and cash flow plans. The feasibility analysis in this report is seen from the technical and financial aspects. In the aspect of technical feasibility seen from the value of KDB and KLB. In terms of financial feasibility seen from the NPV, IRR, PI, and PP value. The KDB value is 42.43% < 60% and the KLB value is 60% £ 60%, with a positive NPV of IDR 31,221,998,389.25, an IRR of 22.41% where the NPV value is zero, PP 2 years < 5 years investment period, and PI 1.22 > 1, it can be said that this project is feasible in technical and financial aspects.
Bibliometric Analysis Of High-Rise Building Planning With Cpm And Pert Methods Using Vosviewer Daniel Arnoldi Gultom; Andri Irfan Rifai; Mulia Pamadi; Muhammad Isradi
Journal Of Social Science (JoSS) Vol 3 No 6 (2024): JOSS : Journal of Social Science
Publisher : Al-Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/joss.v3i6.323

Abstract

This research shows the developments that have occurred in high-rise building building planning worldwide by presenting bibliometric analysis data. The database that appears from Publish or Perish can be converted into mapping with the help of VosViewer software. In this analysis, it can be seen how relevant this research is globally. The results of data processing show that the majority of research comes from journal articles, with a total of 774 studies (85.33%), and the peak of research occurred in 2022 with 114 studies. Elsevier BV is a publisher that has a high interest in the development of high-rise building planning, with a total of 432 studies (65.90%). Evaluation is the most dense visualization, followed by buildings and high-rise buildings. This shows that high-level building planning using the CPM and PERT methods can still develop.
Perbandingan Biaya Pembangunan Rumah: SNI 2008, AHSP 2022 atau Perhitungan Kontraktor? Ferdinand Ferdinand; Mulia Pamadi
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v6i2.4627

Abstract

Untuk merencanakan suatu anggaran proyek, estimator harus mempunyai pedoman metode yang ekonomis dan jelas berlaku di Indonesia. Metode analisa harga satuan pekerjaan adalah pedoman penting dalam merancang dan melaksanakan proyek pembangunan. Dalam konteks negara berkembang seperti Indonesia, yang sedang mengalami pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang pesat, penelitian ini memiliki urgensi yang tinggi untuk memberikan panduan praktis bagi para praktisi konstruksi dalam memilih metode yang tepat untuk mengestimasi biaya proyek secara efisien. Data anggaran biaya proyek dikumpulkan dari ketiga metode analisa harga satuan pekerjaan yang diuji. Selanjutnya, dilakukan analisis perbandingan antara estimasi biaya yang dihasilkan oleh ketiga metode tersebut. Hasil akhir dari penelitian menunjukkan bahwa perhitungan biaya proyek pembangunan rumah tinggal di perumahan Crown Hill menghasilkan nilai proyek sebesar Rp. 36.987.061 menggunakan metode SNI 2008, sedangkan metode AHSP 2022 menghasilkan nilai Rp. 37.058.831dan metode perhitungan kontraktor menghasilkan nilai Rp. 31.350.093. Koefisien yang diterapkan dalam metode perhitungan kontraktor memiliki nilai yang paling rendah, sehingga metode ini menghasilkan nilai yang paling cost-effective atau ekonomis. Perbedaan ini dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti pengalaman kontraktor, pengetahuan lokal, efisiensi kerja, serta perbedaan standar dan perkembangan teknologi.