p-Index From 2021 - 2026
9.021
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Panorama Hukum Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan TANJUNGPURA LAW JOURNAL CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Harmony : Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Jurnal Yustitia Borneo Law Review Journal Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Indonesian State Law Review (ISLRev) Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan GANESHA CIVIC EDUCATION JOURNAL Jurnal Analisis Hukum REUSAM ; Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Veteran Justice Journal Ikatan Penulis Mahasiswa Hukum Indonesia Law Journal Indonesian Journal of Environmental Law and Sustainable Development Indonesian Journal of Pancasila and Global Constitutionalism Mamangan Social Science Journal Journal of Artificial Intelligence and Digital Business JURNAL DISCRETIE Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Journal of Sustainable Development and Regulatory Issues De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Konstruksi Sosial: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik Siber International Journal of Advanced Law "Indonesian Journal of Environmental Law and Sustainable Development "
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : GANESHA CIVIC EDUCATION JOURNAL

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM LINGKUNGAN UNIVERSITAS Marwa, Adeline Fellita; Najicha, Fatma Ulfatun
Ganesha Civic Education Journal Vol 5 No 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman mahasiswa tentang penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa. Nama Pancasila sendiri diambil dari Bahasa Sansekerta yaitu kata Panca yang artinyalima dan kata Sila yang berarti prinsip atau asas. Lalu setelah sejarah terbentuknya Pancasila, terdapat juga fungsi dan peranan Pancasila, kemudian yang terakhir terdapat penerapan nilai-nilai Pancasila terhadap mahasiswa. Metode yang akan digunakan adalah metode studi pustaka dengan instrumen kunci dalam penelitian ini yaitu peneliti sendiri. Metode penelitian ini menggunakan analisis pendekatan kualitatif, karena data yang dipaparkan berupa deskripsi yang diuraikan dalam bentuk pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan Implementasi nilai-nilai pancasila bagi mahasiswa di lingkungan universitas bisa dilaksanakan dengan menumbuhkan sifat nasionalisme pada mahasiswa. Nasionalisme dapat dipupuk kembali dalam momentum-momentum yang tepat seperti pada saat peringatan hari sumpah pemuda, hari kemerdekaan, hari pahlawan, dan hari besar nasional lainnya.
MEMPERKUAT CINTA TANAH AIR DI ERA KOREAN WAVE MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Prasetyo, Harda Johan; Najicha, Fatma Ulfatun
Ganesha Civic Education Journal Vol. 6 No. 2 (2024): October, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v6i2.4904

Abstract

Sikap cinta tanah air wajib dimiliki semua kalangan masyarakat terutama generasi milenial sebagai penerus bangsa. Namun, perkembangan teknologi yang sangat cepat dan merebaknya fenomena korean wave menjadi hambatan tersendiri bagi penanaman sikap cinta tanah air. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran pendidikan kewarganegaraan guna memperkuat rasa cinta tanah air di era korean wave. Metode penelitian dalam kajian ini menggunakan studi pustaka yang bersumber dari e-book, e-jurnal dan media serta artikel yang berkaitan dengan cinta tanah air, korean wave dan pendidikan kewarganegaraan. Hasil penelitian menyatakan bahwa Pendidikan kewarganegara sebagai penangkal menurunnya sikap cinta tanah air dikalangan generasi muda akibat dampak adanya korean wave. Walaupun pendidikan kewarganegaraan mampu sebagai solusi, namun perlu adanya studi lanjutan guna penyesuaian pembelajaran pendidikan kewarganegaraan dengan perkembangan zaman sehingga pembelajaran berjalan efektif dan efisien. Implikasi dari penelitian ini adalah mampu mendorong para pendidik untuk mencari metode pembelajaran yang inovatif dan menarik bagi generasi muda yang akrab dengan budaya populer. Pemanfaatan elemen-elemen korean wave secara bijak dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan (misalnya, analisis film, musik, atau drama Korea dari perspektif nilai kebangsaan) dapat meningkatkan keterlibatan siswa.
PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENGHADAPI RASISME DI INDONESIA Anggraini, Dwi Sinta; Najicha, Fatma Ulfatun
Ganesha Civic Education Journal Vol. 6 No. 1 (2024): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v6i1.4956

Abstract

Dengan jumlah populasi lebih dari 269 juta jiwa dan total pulau lebih dari 17.000 pulau, Indonesia memiliki beragam suku, ras, agama, budaya, dan bahasa. Keberagaman ini merupakan anugerah sekaligus kekuatan bagi Indonesia yang memiliki tujuan untuk bersatu diatas segala perbedaan. Namun perbedaan ini juga menjadi suatu ancaman karena mendorong terjadinya rasisme dan diskriminasi antar golongan. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam mencegah rasisme di Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Adapun tata cara pengumpulan sumber data menggunakan tata cara penelitian pustaka, yaitu dengan mengumpulkan berbagai sumber data yang berkaitan dengan Pendidikan Kewarganegaraan dan rasisme di Indonesia. Hasil yang diperoleh adalah Pendidikan Kewarganegaraan sangat berperan penting dalam mencegah rasisme di Indonesia. Salah satunya adalah dengan mengajarkan sikap toleransi terhadap perbedaan latar belakang entah itu suku, ras, maupun agama seseorang, sebagai langkah awal mencapai integrasi nasional. Implikasi penelitian ini adalah memiliki potensi untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya menciptakan masyarakat Indonesia yang lebih adil, setara, dan bebas dari diskriminasi rasial melalui jalur pendidikan. Hasilnya dapat menjadi landasan penting bagi pembuat kebijakan, praktisi pendidikan, dan masyarakat luas dalam memahami dan mengatasi masalah rasisme di Indonesia.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM LINGKUNGAN UNIVERSITAS Marwa, Adeline Fellita; Najicha, Fatma Ulfatun
Ganesha Civic Education Journal Vol. 5 No. 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman mahasiswa tentang penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa. Nama Pancasila sendiri diambil dari Bahasa Sansekerta yaitu kata Panca yang artinyalima dan kata Sila yang berarti prinsip atau asas. Lalu setelah sejarah terbentuknya Pancasila, terdapat juga fungsi dan peranan Pancasila, kemudian yang terakhir terdapat penerapan nilai-nilai Pancasila terhadap mahasiswa. Metode yang akan digunakan adalah metode studi pustaka dengan instrumen kunci dalam penelitian ini yaitu peneliti sendiri. Metode penelitian ini menggunakan analisis pendekatan kualitatif, karena data yang dipaparkan berupa deskripsi yang diuraikan dalam bentuk pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan Implementasi nilai-nilai pancasila bagi mahasiswa di lingkungan universitas bisa dilaksanakan dengan menumbuhkan sifat nasionalisme pada mahasiswa. Nasionalisme dapat dipupuk kembali dalam momentum-momentum yang tepat seperti pada saat peringatan hari sumpah pemuda, hari kemerdekaan, hari pahlawan, dan hari besar nasional lainnya.
Co-Authors Abdul Kadir Adi, Elizabeth Ayu Puspita Afifah, Qistin Agustin, Sandrina Ghaisani Ahmad Hasyim Ahmad Yusuf Ahmad, Humam Alwi Al Fikri, Muhammad Ainurrasyid Albertus Sentot Sudarwanto, Albertus Sentot Alfiana, Hilda Nur Ambarningrum, Nurul Hidayah Tri Anggraini, Dwi Sinta Ardana, Novita Ariesty Fujiastuti Arimurti, Danang Johar ARINI KURNIAWATI Astrid Que, Bintang Immanuela Astuti, Sabilla Tri Aziz, Salim BAMBANG ALI KUSUMO Dewi, Kharisma Sari Dewi, Nabilla Nurulita Farah Az Zahra, Shabrina Fathoni, Faiz Hartiwiningsih Hartiwiningsih Hermawan, Sapto Imtiyaz, Mohammad Najib Asrof Kania Uswama Kristianita, Melodi Rindu Lego Karjoko lianto, Vina Malnes, Hyldegard Asyera Manumayoso, Bambang Marwa, Adeline Fellita Maula Sandy, Abiaz Fazel Nararya, Auryn Putri Nazhifah, Lila Nisrina, Rona Nada Nurrahman, Muhammad Virza An Paka, Arsafina Pavitasari, Kirana Kaulika PELENGKAHU, Muhammad Rahjay Permatasari, Wulan Prambudi, Yunike Dita Prasetyo, Harda Johan Pringadhi, Adhirajasa Putra Purba, Sabrina Putra, Krisna Aditya Rachmadhani, Salsabila Sekar Raharjo, Purwono Sungkowo Rahayu Subekti Raichanah, Nasywa Ramadhan, Bintang Harida Ramadhan, Muhammad Nur Hikmah Ratna Sari Rizqullah, Teuku Muharam Roto, Oktavianti Puspito Saputra, Iskandar Abdul Azis Saputri, Shipa Amalia Saputri, Shipa Amalia Saputri Setia Wijaksana, Muhamad Mahrus Setyaningtyas, Pramesti Shakira, Alma Mahesti Silaen, Rahel Nathasya Surani, Sofia Dewi Nugraheni Suroto, Fitri Indriani Susanto, Gabriello Dwi Januar Syainindita, Saraswati Asa Vika Malinda Waluyo . Waluyo Waluyo Wijaksana, Muhamad Mahrus Setia Wulandari, Nurita Yudiantoro, Eduardus Gilang Ananta Yuniar, Riska Sasi