Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Long Term Orientation Moderating Effect on Acceptance of Jogja Smart Service in Countries with Pragmatic Society Prima Negara, Julius Galih
Indonesian Journal of Information Systems Vol 3, No 2 (2021): February 2021
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/ijis.v3i2.4232

Abstract

The government and stakeholders with smart city concept can take advantage of communication technology, a network that has grown rapidly to date for all the needs of urban challenges. The challenges of government services that must be shortened, cut distances, and information disclosure can begin to be resolved with the concept of a smart city with its various products. The technology acceptance model combined with the cultural moderator has been used by several researchers for acceptance testing, one of which is this paper. Research and survey data collection were processed using Smart PLS 3.2 with Sequential Equation Modeling in Yogyakarta, Indonesia. This is unique to discuss because the p-value of Long Term Orientation (LT) is 0.386 which means that it does not significantly moderate behavior. This is interesting to be presented in publications, because Indonesia is a country with a high Long Term orientation value or a pragmatic society. Pragmatic societies tend to be more flexible in adjusting traditions, with the current context, and easy to adapt. Our supporting findings are that respondents who have tried using JSS are still given the opportunity to use conventional methods in government services.
Pemanfaatan Teknologi Informasi Digital Sebagai Media Optimasi Marketing UMKM Paring Spirulina Julius Galih Prima Negara; Putri Nastiti
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v2i1.464

Abstract

UMKM merupakan sektor usaha yang telah terbukti dalam beberapa tahun krisis, sektor usaha ini telah mampu menggerakkan perekonomian Indonesia untuk tetap bertahan. Namun, UMKM memiliki kelemahan, antara lain kurangnya pendanaan, kurangnya keahlian organisasi, dan kontrol administrasi yang ketat. UMKM memiliki sisi positif yaitu memiliki fleksibilitas yang baik untuk berkembang, yang dapat menjadi peluang. Paring Spirulina merupakan salah satu UMKM di Sleman, D.I. Yogyakarta yang bergerak di bidang budidaya spirulina, pengolahan, dan pemasaran spirulina dalam berbagai macam produk. Paring spirulina telah memenuhi beberapa standar produksi dan memiliki sertifikasi produk. Edukasi tentang produk dan pemasaran merupakan bagian penting dari jaringan bisnis ini. Hingga tahun 2020, Paring Spirulina masih melakukan edukasi dan pemasaran secara konvensional. Jaringan pemasaran konvensional ini menjadi peluang bagi akademisi untuk berkontribusi dalam menghadapi kebutuhan masyarakat. Pemilik bisnis memperkirakan penggunaan teknologi dapat membantu pemilik bisnis mencapai target pemasaran produk dan edukasi yang lebih luas, bahkan menyentuh pasar global. Teknologi informasi berupa situs web menjadi salah satu jawaban atas pengabdian tersebut. Dengan kemampuan teknologi informasi ini diharapkan dapat menjadi cara yang efektif untuk memperluas pasar Paring Spirulina. Telah dilakukan pengembangan website dan pelatihan pemanfaatan teknologi informasi untuk pengembangan pemasaran dan edukasi produk.
Pembuatan Aplikasi “Woro-Woro” Untuk UBKM Posyandu Notoyudan Zeny Ernaningsih; Mariska Marlia Dwi Purnamawati; Julius Galih Prima Negara
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 5 No 2 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 2 Vol 5 Juli 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1165.876 KB)

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk kegiatan Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat(UKBM). Posyandu dikelola dan diselenggarakan secara berkala di lapisan masyarakat dengantujuan untuk memberikan kemudahan bagi ibu dan balita dalam memperoleh pelayanan kesehatandasar. Posyandu yang terintegrasi merupakan kegiatan pelayanan sosial yang terhubung denganprogram pemerintah dalam hal pemantauan tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu di wilayahtertentu. Pada dasarnya, posyandu sendiri merupakan wadah pemberdayaan masyarakat yangdibentuk melalui musyawarah mufakat di tingkat desa dan padukuhan. Masyarakat akan memilihbeberapa orang untuk menjadi pengelola kegiatan posyandu. Pengelola posyandu inilah yangnantinya disebut sebagai kader.Tugas kader selain melayani kesehatan dasar masyarakat adalah menjadi narasumbersekaligus penghubung informasi mengenai program kesehatan yang sedang dilakukan olehpemerintah maupun puskesmas daerah. Informasi mengenai program kesehatan dari pemerintahini kerap kali terkendala akibat kurangnya distribusi informasi yang kurang merata. Kendala inijuga dirasakan oleh kader dari Posyandu Notoyudan. Pembagian informasi yang kurang merata inidisebabkan karena para kader dari Posyandu Notoyudan harus mencetak undangan formal yangberbentuk hardcopy sebagai pengumuman dan membagikannya kepada kepala rumah tangga yangmemiliki BALITA. Situasi ini membutuhkan effort yang lebih bagi para kader dari PosyanduNotoyudan untuk melaksanakan misi pelayanannya terlebih dalam situasi pandemi COVID 19.Pencetakan undangan formal ini juga kerap kali memakan biaya cetak yang cukup tinggi.Berdasarkan kondisi di atas, maka dibutuhkan suatu aplikasi yang dapat mengakomodasiundangan formal secara online. Aplikasi “WORO-WORO” ini diharapkan dapat menjadi salahsatu sumber informasi yang dapat divalidasi kebenarannya karena hanya pengelola Posyandu yangdapat mengolah dan membagikan informasi mengenai program kesehatan pemerintah ini kepadasetiap kepala keluarga. Informasi akan disebarkan melalui teknik push notification di masingmasinghandphone, sehingga setiap kader dapat menerima undangan secara real-time. Aplikasi inidiharapkan dapat mereduksi berita hoax yang tersebar melalui media lainnya
Analysis Of The Effect Of Gamelan Metaverse On Acceptance Of Music Education Methods Using Technology Acceptance Model 2 Daniel Renato Marlen; Putri Nastiti; Clara Hetty Primasari; Yohanes Priadi Wibisono; Julius Galih Prima Negara
JISAMAR (Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research) Vol 7 No 1 (2023): JISAMAR : February 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisamar.v7i1.987

Abstract

Gamelan Metaverse traditional gamelan musical instruments originating from Yogyakarta in virtual reality. The development of this VR is still relatively new, so limitations need to be identified. This research using the technology acceptance model 2 (TAM 2) method to identify factor-factor that influence acceptance of the gamelan metaverse in music classroom learning. The issue unknown factors hindering the Gamelan Metaverse towards music education as a music learning medium. The method used a deductive research method with quantitative research methods. This study focused on numbers such as quantitative data compiled using statistical analysis methods with SPSS 26 and AMOS software. The factors or variables used included perceived usefulness, intention to use, usage behavior, perceived ease of use, and mobility. The sample data recorded were 35 respondents, including active students from UAJY and ISI. The conclusion revealed that the Gamelan Metaverse has not been effective as an alternative to music education learning because it has not met the criteria in the hypothesis.
ANALISIS TINGKAT PENERIMAAN PENGGUNAAN NOTION DALAM MENERAPKAN AGILE SCRUM PADA PROYEK GAMELAN METAVERSE Yohanes Malvin Buntoro; Putri Nastiti; Clara Hetty Primasari; Yohanes Priadi Wibisono; Julius Galih Prima Negara
Jurnal Sistem Informasi dan Informatika (Simika) Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Sistem Informasi dan Informatika (Simika)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/simika.v6i1.2351

Abstract

The Gamelan Metaverse Project is a project for creating the Virtual Reality Metaverse Gamelan application with an Agile Scrum framework that aims to educate people about gamelan and how to play it. This project was carried out by apprentices from PT Arutala, which consisted of students from several universities in Yogyakarta. Project participants were asked to use a project management tool, Notion, in the hope of facilitating coordination and reducing miscommunication. The purpose of this study is to determine what factors influence apprentices' acceptance of Notion at PT Arutala, as well as how helpful the apprentices are when using Notion. This research will use the Technology Acceptance Model (TAM) model in analyzing Notion acceptance factors for PT Arutala apprentices. The author used the TAM model to investigate the variables that influenced the acceptance of Notion among the Arutala internship.The research used seven hypotheses in the TAM model to determine its level of acceptance, and found that all hypotheses had a positive relationship, with six of them are significant and one is not significant.These results was obtained by running path coefficient and t-stistic test on the TAM model that author used.This research concludes that while the interns have acknowledged the benefits form using Notion, it requires time for them to incorporate its usage into their project management routine.
Evaluasi Usabilitas Virtual Interface dan Virtual Experience Menggunakan Metode Heuristic Evaluation pada Aplikasi Gamelan Bonang Penerus: Indonesia Lolita Chandra Budikusuma; Julius Galih Prima Negara; Clara Hetty Primasari; Elisabeth Marsella
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v3i2.7201

Abstract

Abstrak. Perkembangan sebuah teknologi antarmuka baru dengan menggunakan teknologi virtual reality seperti pada aplikasi gamelan bonang penerus, telah membangkitkan peluang baru dalam melestarikan budaya alat musik daerah di Indonesia. Namun, pengembangan pada aplikasi ini masih perlu evaluasi dari perspektif Virtual Interface penggunaan. Metode evaluasi ini diperlukan untuk mengukur usability dari aplikasi virtual reality gamelan bonang penerus berdasarkan dari perspektif Virtual Experience pengguna dan menggunakan metode heuristic evaluation untuk mendeteksi masalah pada fungsionalitas produk. Selama dalam proses evaluasi VX pada desain dan sistem interaktif pada aplikasi, diperlukan saran dari evaluator yang mahir dibidangnya untuk menjadi dasar dari penilaian tampilan antar muka pada aplikasi gamelan bonang penerus. Hasil dari analisa ini secara umum masih memiliki gangguan kecil sampai gangguan sedang pada fitur yang tersedia sehingga hasil analisa dapat ditindaklanjuti untuk peninjauan perbaikan dari aplikasi gamelan bonang penerus dan dapat dipakai sebagai praktis keilmuan untuk pengembangan aplikasi sejenisnya.   Abstract. The development of a new interface technology using virtual reality technology such as in the gamelan bonang penerus application, has generated new opportunities in preserving the culture of regional musical instruments in Indonesia. However, the development of this application still needs evaluation from the perspective of Virtual Interface usage. This evaluation method is needed to measure the usability of the gamelan bonang penerus virtual reality application based on the user's Virtual Experience perspective and uses the heuristic evaluation method to detect problems in product functionality. During the VX evaluation process on the design and interactive system in the application, suggestions from evaluators proficient in their fields are needed to be the basis for evaluating the interface of the gamelan bonang penerus application. The results of this analysis generally still have minor to moderate disturbances in the features available so that the results of the analysis can be followed up for a review the improvement of the gamelan bonang penerus application and can be used as practical knowledge for the development of similar applications.
Pengolahan Buah Kelapa dan Edukasi COVID-19 di Desa Cerme Panjatan Kulon Progo Prima Negara, Julius Galih
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.076 KB) | DOI: 10.24002/jai.v1i3.3970

Abstract

KKN 78 Society 5.0 merupakan mata kuliah yang diambil oleh mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat desa menggunakan ide yang disampaikan melalui program kerja yang diberikan oleh Universitas. Karena situasi pandemi ini, KKN ini dilaksanakan secara daring. Kelompok 63 mendapatkan Desa Cerme untuk mengembangkan desanya. Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk memberikan penjelasan mengenai program potensi desa dengan mengembangkan kewirausahaan keripik kelapa serta program buku saku yang nantinya berupa e-book mengenai pencegahan COVID-19 di Desa Cerme, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo. Hasil program kerja dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata ini adalah produk keripik kelapa yang dapat dijadikan sebuah inovasi kewirausahaan dengan banyak keuntungan dan buku saku yang mengangkat topik COVID-19 yang sangat relevan dengan kondisi sekarang ini, dapat memberikan pedoman untuk masyarakat khususnya warga Desa Cerme untuk ikut dalam mengatasi penyebaran virus COVID-19.
Pengembangan Potensi Cabai dan Pencegahan Penyebaran Hoax di Desa Garongan Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo Prima Negara, Julius Galih
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.541 KB) | DOI: 10.24002/jai.v1i4.3972

Abstract

Desa Garongan merupakan salah satu desa yang berada di Panjatan, Kulon Progo, yang memiliki jumlah potensi yang cukup besar dari hasil panen cabai dan laut. Sayangnya, para petani di sana masih mengandalkan pasar lelang sebagai satu-satunya sumber penghasilan. Selain itu, penyebaran berita hoaks saat ini menjadi masalah utama di Indonesia. Makalah ini mengusulkan inovasi produk yang terbuat dari kombinasi sambal dan ikan cakalang yang dikemas dalam wadah plastik untuk diproduksi dan buku panduan agar warga Desa Garongan tidak mudah terserang hoaks. Makalah ini ditujukan untuk mendorong mahasiswa untuk mengimplementasikan teori-teori terkait sosial untuk memperkaya pengetahuan dan menjalin kerja sama antar masyarakat untuk meningkatkan taraf ekonomi mereka dengan melakukan usaha industri rumah tangga yang terkait dengan potensi yang ada. Dikarenakan pandemi COVID-19, penelitian dilakukan secara online dengan mencari studi literatur, mengumpulkan data online, mengembangkan pembahasan, dan menyimpulkan hasil. Kemudian, langkah-langkah untuk memproduksi sambal, prospek usaha, dan cara mengidentifikasi hoaks akan dijelaskan untuk mengatasi masalah. Ide inovasi berupa produksi sambal yang diusulkan dapat membantu warga Desa Garongan meningkatkan peluang usaha dan keuntungannya. Pembuatan buku saku tentang hoax dapat meningkatkan kesadaran akan bahaya hoax.
Potensi Desa dan Pencegahan COVID-19 di Tempat Ibadah Desa Depok Panjatan Kulon Progo Prima Negara, Julius Galih
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.271 KB) | DOI: 10.24002/jai.v1i3.3973

Abstract

Desa Depok mempunyai beragam potensi, antara lain potensi di bidang pertanian, peternakan, kebudayaan, serta industri kerajinan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Namun, potensi-potensi tersebut masih belum sepenuhnya digunakan dengan maksimal, padahal pengembangan secara tepat dapat berpotensi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Adanya pandemi COVID-19 yang tersebar di seluruh dunia juga berdampak besar bagi masyarakat khususnya di Desa Depok. Saat ini, masyarakat tidak bisa beraktivitas seperti biasanya sehingga mempengaruhi perekonomian masyarakat. Tak sedikit kasus gulung tikar dan PHK yang terjadi di Indonesia akibat COVID-19. Tak hanya mengancam perekonomian, pandemi juga tentunya mengancam kesehatan masyarakat, jika tidak menerapkan protokol kesehatan secara baik.  Sebagai desa yang memiliki budaya keagamaan yang kental, masyarakat Desa Depok juga kesulitan dalam melakukan aktivitas beribadah dikarenakan pandemi ini. Berdasarkan hasil pembahasan dan perancangan, KKN 78 UAJY kelompok 64 menghasilkan luaran berupa pemetaan potensi Desa Depok dan program kerja berupa buku saku Pencegahan COVID-19 di Tempat Ibadah, sehingga masyarakat Desa Depok dapat lebih mengenal potensi yang dimiliki desa tersebut dan lebih dapat memahami cara mencegah penyebaran virus Corona, khususnya di tempat ibadah.
Transformasi Digital Usaha Pedesaan Menggunakan Business Marketing Model Prima Negara, Julius Galih
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.686 KB) | DOI: 10.24002/jai.v1i4.3975

Abstract

Kuliah Kerja Nyata adalah bentuk kegiatan mahasiswa yang memberikan ilmu dari pengalaman belajar yang didapat kepada masyarakat di luar lingkungan kampus. Walaupun di tengah wabah pandemi covid-19, mahasiswa masih tetap bisa melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) secara online untuk menghasilkan riset dalam bentuk laporan yang didapat dari beberapa sumber tulisan guna memberikan masyarakat pengetahuan tentang akan kemajuan teknologi di bidang informasi dan komunikasi. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi kini bisa merambah ke bidang apapun termasuk merambah ke sektor bisnis. Dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, masyarakat desa yang kebanyakan bermata pencaharian sebagai petani dapat menggunakan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi untuk membantu menjual produk hasil pertaniannya secara luas tidak hanya di pasar lokal saja, melainkan dapat dipasarkan hingga luar daerah bahkan dapat diekspor ke luar negeri. Dengan riset yang dihasilkan oleh mahasiswa akan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di sektor penjualan atau bisnis, diharapkan masyarakat dapat diberikan ide dan inovasi dalam memperluas pemasaran hasil pertaniannya. Walaupun ada masyarakat yang sudah familiar dengan kemajuan teknologi informasi di bidang penjualan atau bisnis ini, namun diharapkan hasil riset mahasiswa yang dituangkan dalam bentuk laporan, e-book, dan buku saku ini dapat lebih membantu atau memberikan inspirasi kepada masyarakat tentang aplikasi apa saja yang dapat digunakan untuk membantu memperluas pemasaran produk pertaniannya secara mudah dan bahkan gratis.