Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Patria Artha Journal of Community

Penyuluhan Wakaf Tunai Masyarakat di Kelurahan Foramadiahe Sirat, Abdul Hadi; Jannang, Abdul Rahman; Hadi Sirad, Mochammad Apriyadi
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol 2, No 1 (2022): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v2i1.569

Abstract

Salah satu instrument yang dipandang sangat urgen dan dapat mengetuk rasa empati terhadap kehidupan bermasyarakat kita kepada sesama adalah adanya unsur wakaf.  wakaf dapat dimaksimalkan perannya, niscaya akan dapat menjadi alternative solusi masalah di tengah masyarakat. Wakaf dapat mengurangi kesenjangan antara kaya dan miskin. Wakaf dapat dipandang sebagai jembatan bagi kalangan bawah untuk dapat mengakses resources-resources perekonomian. Ia bersanding sejajar dengan instrumen zakat dalam meminimalisir angka kemiskinan dan pengangguran. wakaf merupakan salah satu amalan ibadah yang termasuk ke dalam amalan jariyah, yaitu amalan yang tak akan terputus nasab atas pahalanya sekalipun orang yang menyedekahkan telah meninggal dunia. Pada kenyataanya walaupun hingga saat ini aturan mengenai sistem perwakafan di Indonesia telah diciptakan, masih saja terdapat beberapa permasalahan mengenai perwakafan yang terjadi. Pengelolaan Wakaf Tunai di Indonesia telah diatur dalam UU No. 41 Tahun 2004 tentang Wakaf yang menyebutkan bahwa wakif dapat mewakafkan benda bergerak berupa uang melalui lembaga keuangan syariah yang ditunjuk oleh menteri. Dalam al-Qur‟an surat Al-Hajj (22): 77 Allah swt berfirman,”...dan berbuatlah kebaikan, agar kamu beruntung.” Dalam ayat ini Allah Swt memerintahkan agar manusia berbuat kebaikan supaya hidup manusia itu bahagia. Dalam ayat lain, al Baqarah (2): 267 Allah Swt berfirman,” ...wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukkmu....” dari  hasil Kegiatan penyuluhan gerakan nasional wakaf tunai pada masyarakat Formadiahi menujukkan bahwa pengetahuan masyarakat terhadap wakaf uang adalah sebagian dari mereka menafsirkan wakaf uang merupakan wakaf yang modern dan sangat baik untuk dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat. Kemudian mereka juga berpendapat wakaf uang adalah ibadah sunnah yang dikeluarkan ke masjid-masjid yang sedang dalam pembangunan atau dalam tahap renopasi. Hampir dari keseluruhan jawaban informan mereka berpendapat bahwa wakaf uang adalah wakaf yang sama dengan infak, dan sedekah. potensi wakaf uang di Kelurahan Foramadian Kecamatan Ternate Selatan Kota Ternate Kota Ternate cukup besar.Kata kunci: Gerakan, Nasional, Wakaf Tunai
Penerapan Marketing Mix dalam Perspektif Islam pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kelurahan Ngade Kota Ternate Jannang, Abdul Rahman; Sirat, Abdul Hadi; Marwa, Marwa
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol 2, No 2 (2022): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v2i2.614

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mempunyai peran penting dan strategis bagi pertumbuhan ekonomi suatu negara, baik itu negara yang sedang berkembang maupun negara yang sudah maju. Usaha pengolahan produk lokal diyakini sebagai salah satu bentuk usaha yang memiliki prospek yang cukup bagus, bahkan dalam kondisi krisis sekalipun. Namun demikian dalam periode yang sama banyak usaha produk lokal tersebut yang gulung tikar, karena tidak mampu mempertahankan jumlah pengunjungnya. Sukses dibidang pengolahan produk lokal tidak hanya ditentukan oleh jumlah pengunjungnya, tetapi juga ditentukan oleh kemampuan meningkatkan pertumbuhan pelanggannya. Usaha pengolahan produk lokal tersebut merupakan salah satu sektor yang nantinya diharapkan mampu mendukung perkembangan pembangunan daerah dengan cara pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan memperluas lapangan pekerjaan.
Sosialisasi Dan Penyiapan Label Halal Bagi Pelaku Industri Rumah Tangga Di Kecamatan Pulau Hiri Kota Ternate Sirat, Abdul Hadi; Jannang, Abdul Rahman
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol 1, No 1 (2021): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.695 KB) | DOI: 10.33857/pajoco.v1i1.456

Abstract

The household industry is an economic development through the transformation of resources using simple tools. The household industry is involved in the change from labor-intensive to capital intensive methods. The household industry is usually built in an area close to the raw materials that are the raw materials of the industry. The existence of household industry in the village has an important meaning in the framework of national development. Because of the existence of the household industry is a solution for the undeveloped workforce and economic improvement of the village community. However, the strategic position of the household industry in various places has not been supported by facilities and infrastructure that can improve the effectiveness and efficiency of rural economic life. The existence of cracker household industry in Hiri Island Subdistrict greatly affects the social life of local people.  With the household industry of food products that can produce hundreds of thousands to millions of rupiah every month.  So this indicates how important the activities of IRT activities have an important meaning in the framework of national development. Because the existence of the household industry is a solution for the undeveloped workforce and economic improvement of the village community, so that welfare and a decent life enjoyed This community service activity will socialize and fulfill the understanding of the community on the importance of halal principles and provisions in the JPH Law.. The community, especially IRT actors, can understand that the application of halal standards can have an impact on increasing the market capacity for their products. The understanding of the community that facilitates the importance of the implementation of halal standards will facilitate the way for the establishment of halal zones, which in particular in this program will be pursued in the District of Hiri Island. This socialization recommendation will also be submitted to the government of Ternate City, so that Hiri Island may be used as a place for halal-lying products, such as smoked fish products and banana rips.
Peningkatan Produktivitas Melalui Pelatihan Manajemen Usaha Dan Pemasaran Berbasis Online Pada Produk Kerajinan Bambu Di Kelurahan Tongole Kecamatan Ternate Tengah Sirat, Abdul Hadi; Jannang, Abdul Rahman
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol 4, No 1 (2024): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v4i1.865

Abstract

Bambu memiliki peran penting bagi masyarakat, serta fungsinya yang serba guna dalam kehidupan sehari-hari. Selainu itu, pelaku usaha pengrajin bambu di kelurahan Tongole telah memanfaatkan bambu tersebut menjadi berbagai macam kerajinan serta alat-alat kebutuhan rumah tangga. Produk olahan yang diciptakan masih sangat sederhana. Kondisi tersebut akan berdampak pada langkanya bambu dimasa yang akan datang serta nilai produk yang diciptakan rendah dan tidak diminati pasar. Hal tersebut menjadi suatu permasalahan yang mendorong para akademisi untuk memberikan upaya penanggulangan melalui kegiatan  Pengabdian kepada Masyarakat (PKM. Kegiatan  Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Peningkatan Produktivitas melalui pelatihan manajemen usaha dan pemasaran online produk kerajinan bambu di kelurahan Tongole Ternate Tengah Kota Ternate. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari yaitu tanggal 12 Oktober 2023 di Kantor kelurahan Tongole kecamatan Ternate Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajemen usaha dan pemasaran online bagi pelaku usaha dalam pengelolaan produk kerajinan bambu yang bernilai estetika seni tinggi guna meningkatkan produktivitas. Kegiatan PKM ini diberikan dalam bentuk pelatihan, bimbingan,dan konsultasi. Para peserta diberikan materi yang berkaitan dengan manajemen usaha seperti kiat menjadi wirausaha sukses, pemasaran digital praktis, dan kreativitas yang menunjang kelangsungan hidup dan pengembangan usaha yang telah dijalankan. Hasil dari kegiatan pelatihan tersebut, nampak bahwa pelaku usaha kerajinan bambu lebih termotivasi mengembangkan kreativitas dari hasil produksi bambu guna bernilai jual tinggi yang akan berdampak terhadap pengembangan industri olahan bambu tersebut. Selain itu, peserta pelatihan yang didominasi oleh pengrajin bambu rumah tangga berhasil menghasilkan berbagai macam kreasi seni bambu yang menarik dan siap untuk dipasarkan. Selain itu pengrajin bambu juga menyatakan telah memasarkan produknya melalui media online, tetapi kendalannya pada biaya tranportasi yang dirasakan cukup mahal untuk pengiriman barang keluar daerah seperti wilaya kabupaten di luar kota Ternate. Para pelaku usaha pengrajin bambu mengharapkan perhatian dan bantuan pemerintah daerah kota  Ternate untuk keberlanjutan usaha mereka.