Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Tipe Teams Games Tournament Berbantuan Kahoot! Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMA Negeri 27 Jakarta Siahaan, Yushak William; Murdiyanto, Tri; Meidianingsih, Qorry
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.082.08

Abstract

Siswa masih kurang memiliki kemampuan berpikir kritis matematis yang efektif, seperti yang terlihat ketika mereka mencoba memecahkan masalah non-rutin. Kemudian, mayoritas pembelajaran matematika yang dilakukan di sekolah cenderung berpusat pada guru atau menggunakan pembelajaran konvensional. Untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa, diperlukan model pembelajaran dan media yang mendorong partisipasi aktif mereka yaitu TGT dan Kahoot!. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Kahoot! terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Metode yang digunakan adalah metode quasi-experiment dengan desain post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 27 Jakarta yang terdiri dari XI-1 hingga XI-7. Teknik pengambilan sampel yang digunakan oleh penelitian ini menggunakan Cluster Random Sampling. Sampel penelitian yaitu siswa kelas XI-1 dan XI-2 di SMA Negeri 27 Jakarta. Kemampuan berpikir kritis matematis siswa diukur menggunakan instrumen penelitian berupa lima soal uraian pada materi peluang, yaitu kaidah pencacahan, yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Kesulitan materi peluang terdapat pada pembuatan model matematikanya. Hal ini disebabkan soal-soal peluang merupakan soal non-rutin yaitu memuat masalah yang membutuhkan kemampuan berpikir dan bernalar lebih tinggi, sehingga siswa harus mampu memahami isi dari permasalahan yang diselesaikan. Dengan demikian, materi peluang memerlukan perhatian lebih sebagai sarana untuk melatih dan mengasah kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji Mann Whitney U dengan taraf signifikansi  didapat bahwa nilai  yaitu  sehingga keputusannya adalah menolak . Dengan demikian, rata-rata kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Cooperative tipe TGT berbantuan Kahoot! lebih tinggi dari rata-rata kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, model Cooperative tipe TGT berbantuan Kahoot! tepat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas XI di SMA Negeri 27 Jakarta pada materi peluang. Berdasarkan nilai Cliff’s Delta (
Pengaruh Model Pembelajaran PBL dengan Bantuan LKPD Berbasis Masalah Kontekstual Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Fauziyah, Noviana Zalfa; Ellis Salsabila; Qorry Meidianingsih
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.091.03

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran PBL dengan bantuan LKPD berbasis masalah kontekstual terhadap kemampuan literasi numerasi siswa. Metode penelitian yang diterapkan adalah eksperimen kuasi dengan rancangan posttest only control group dan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa lima butir soal uraian yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan literasi numerasi siswa pada pokok bahasan SPLDV. Hasil analisis uji-t pada taraf signifikansi 5% menunjukkan bahwa nilai t_hitung sebesar 3,243, melebihi t_((0,05,70) ) sebesar 1,667. Data yang diperoleh mengonfirmasi bahwa rerata nilai kemampuan literasi numerasi siswa pada kelas eksperimen melampaui rerata nilai siswa pada kelas kontrol. Uji Cohen's size effect menghasilkan nilai 0,764 yang termasuk kategori large dengan kontribusi sebesar 79%. Oleh karena itu, penerapan model PBL dengan bantuan LKPD berbasis masalah kontekstual terbukti memengaruhi kemampuan literasi numerasi siswa di SMP Negeri 97 Jakarta.
Study of Bagging Application in the Safe-Level Smote Method in Handling Unbalanced Classification: Kajian Penerapan Bagging pada Metode Safe-Level Smote dalam Penanganan Klasifikasi Kelas Tidak Seimbang Qorry Meidianingsih; Debby Agustine
Indonesian Journal of Statistics and Applications Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Departemen Statistika, IPB University dengan Forum Perguruan Tinggi Statistika (FORSTAT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/ijsa.v5i1p105-116

Abstract

The problems of imbalanced class classification have been found in many real applications. It has potential to make the minority class instances tend to be classified into the majority class. This study examined the performance of bagging method’s application in safe-level SMOTE based on Support Vector Machine classifier. The data used consisted of three types based on the proportion of observations in the majority and minority classes. Each type of data has three variables, two independent variables and one variable dependent. The observations of independent variables were generated based on multivariate normal distribution, while dependent variables are binary. The results showed that the classifier has a high accuracy and sensitivity for all types of data for both in the imbalanced class and the balanced class (obtained by safe-level SMOTE and safe-level SMOTEBagging). Nevertheless, specificity was the main measure in assessing the performance of the classifier because it provides accuracy in classifying the minority class observations. The specificity increased when the number of observations between the two classes were approximately balance due to the implementation of safe-level SMOTE. The best performance of the Support Vector Machine in predicting minority class observations was achieved when bagging were applied in safe-level SMOTE. The specificity rate for all types of data were 77.93 percent, 78.46 percent, and 85.69 percent, respectively.
PELATIHAN PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MA MENGHITUNG VALIDITAS SOAL MATEMATIKA JENIS SOAL PILIHAN GANDA DI MGMP Sampoerno, Pinta Deniyanti; Salsabila, Ellis; Meidianingsih, Qorry; Permana, Agus Agung; Meilani, Ajeng; Khoirunnisa , Mustika
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v5i2.7240

Abstract

The training program on multiple-choice question validity for Madrasah Aliyah teachers aims to enhance teachers’ professional competence in designing and evaluating assessment instruments that are valid, reliable, and aligned with the principles of the Merdeka Curriculum. This program was initiated in response to teachers’ limited ability to conduct item validity testing, both statistically and conceptually, which often leads to less accurate assessments of student learning outcomes. The training employed an andragogical approach emphasizing active participation through interactive lectures, group discussions, simulations, and hands-on practice in calculating item validity using students’ test data. The results indicated significant improvements in teachers’ understanding and skills in computing and interpreting test validity more accurately. Furthermore, the program fostered reflective awareness among teachers about the importance of data-driven evaluation to support meaningful learning. Overall, this activity contributed to strengthening teachers’ professionalism and improving the quality of educational assessment in Madrasah Aliyah throughout the DKI Jakarta region. ABSTRAKKegiatan pelatihan validitas soal pilihan ganda bagi guru Madrasah Aliyah bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam merancang dan mengevaluasi instrumen penilaian yang valid, reliabel, serta sesuai dengan prinsip asesmen Kurikulum Merdeka. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan guru dalam melakukan uji validitas butir soal secara statistik dan konseptual, yang berakibat pada rendahnya kualitas penilaian hasil belajar. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan andragogi yang menekankan partisipasi aktif peserta melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi, dan praktik langsung penghitungan validitas menggunakan data hasil tes siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menghitung serta menafsirkan validitas soal pilihan ganda dengan lebih akurat. Selain itu, pelatihan ini juga menumbuhkan kesadaran reflektif guru terhadap pentingnya evaluasi berbasis data dalam mendukung pembelajaran yang bermakna. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan profesionalisme guru dan mutu asesmen pendidikan di Madrasah Aliyah wilayah DKI Jakarta.