Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Motivasi Orang tua Memilih Pondok Pesantren sebagai Sarana Pembinaan Akhlak Adila, Citra; Darmaningrum, Khaerunnisa Tri
Jurnal Selasar KPI : Referensi Media Komunikasi dan Dakwah Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/selasar.v3i2.1734

Abstract

In general, parents are motivated to choose Islamic boarding schools as a place to seek knowledge. Considering the rapid pace of technology, parents are worried about their children, they want theirchildren to get a better education. Parents are afraid that their children will be influenced or involved in promiscuity, so they ultimately choose Islamic boarding schools as a means of developing their children's morals. They believe that Islamic boarding school institutions are capable of educating and developing children's morals. This research focuses on two studies, namely, first, what motivates parents to choose Islamic boarding schools as a means of developing children's morals in Kranggan Village,Tersono District, Batang Regency? Second, what are the opportunity and inhibiting factors in the process of moral development in Islamic boarding schools? This research uses descriptive research methods with a qualitative approach. The data sources for this research are parents/guardians of santri, santriwan/i and local village community leaders. Data collection in research is by interviews, observation and documentation. The results of this research are the motivation of parents to choose Islamic boardingschools as a place for moral development, parents want their children to gain useful knowledge and have noble morals. However, there are opportunity and inhibiting factors in the moral development process
IMPLEMENTASI NILAI TOLERANSI DALAM MODERASI BERAGAMA MENURUT HABIB HUSAIN JA’FAR AL-HADAR Syifaashoba, Atyanmajid; Ali, Khaidar; Darmaningrum, Khaerunnisa Tri
Mushawwir Jurnal Manajemen Dakwah dan Filantropi Islam Vol 1 No 2 (2023): Mushawwir Jurnal Manajemen Dakwah dan Filantropi Islam
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/mushawwir.v1i2.6617

Abstract

Dalam moderasi beragama, umat harus menjaga keseimbangan di antara sikap ekstremisme dan sikap mempersempit. Implementasi nilai toleransi memungkinkan umat beragama untuk hidup secara damai dan saling menghormati, tanpa memaksakan keyakinan mereka kepada orang lain atau menghina agama yang berbeda. Hal ini melibatkan penghargaan terhadap hak dasar setiap individu untuk melaksanakan kewajiban agamanya tanpa adanya campur tangan atau gangguan. Nilai-nilai toleransi dalam moderasi beragama juga melibatkan sikap lapang dada terhadap perbedaan dan menghindari fanatisme buta. Dalam menjalankan moderasi, umat beragama perlu menghargai dan menghormati pemahaman dan praktik agama lain, sambil tetap teguh pada nilai-nilai dan prinsip agama mereka sendiri. Masyarakat yang mengimplementasikan nilai toleransi dalam moderasi beragama memungkinkan adanya kerukunan, saling pengertian, dan kehidupan harmonis di tengah keberagaman agama.
Strategi Pemberdayaan Budaya Minat Baca Santri TPQ Dalam Meningkatkan Literasi Nazilah, Muslikhatun; Darmaningrum, Khaerunnisa Tri
Jurnal Selasar KPI : Referensi Media Komunikasi dan Dakwah Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/selasar.v4i1.1727

Abstract

This research discusses the cultural empowerment of students' interest in reading at the Al Ikhlas Qur'an Education Park, Petarukan, Pemalang. Developing an interest in reading is important because reading is the main thing for children to gain knowledge and experience. The method used in this research is a qualitative descriptive method. The results of this activity show why students are less interested in reading. Santri are always lazy, think reading is a boring activity, and many do not understand the importance of reading books. Efforts made are to understand the importance of reading, namely by using the storytelling method to increase children's literacy and holding reading events together and freeing students to choose the books they want.
Pemanfaatan Teknologi Digital Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Rohman, M. Izanur; Darmaningrum, Khaerunnisa Tri
Jurnal Selasar KPI : Referensi Media Komunikasi dan Dakwah Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/selasar.v4i1.1744

Abstract

The advantages of digital technology have been seen in recent years. The purpose of this study is to determine the advantages and added value of this digital technology. The rapid adoption of digital technology in coastal areas will be discussed in this study. The discussion focuses on several issues, including the following: (1) the use of digital technology; (2) the impact felt from its use. Identifying the types of technology used and articles with empirical data. The identification results show the range of technology used, including artificial intelligence applications, users of digital technology in education and health, and the types of activities that utilize it.
Manajemen Wisata Religi Dalam Meningkatkan Daya Tarik Terhadap Makam Mbah Zakaria di Desa Rowolaku: Religious Tourism Management in Increasing the Attractiveness of Mbah Zakaria's Tomb in Rowolaku Village Larassanti, Eno; Zaenab, Zaenab; Darmaningrum, Khaerunnisa Tri
Journal of Community Development and Disaster Management Vol. 5 No. 2 (2023): Journal of Community Development and Disaster Management
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/jcd.v5i2.2978

Abstract

This research originated from the author's curiosity about the state and condition of Mbah Zakaria's Tomb and the Conditions of Tourist Attractions under the leadership of the Mbah Zakaria Dining Board, Rowolaku Village, Kajen District, Pekalongan Regency. Furthermore, the author conducted research by trying to go directly to the field or the destination of the survey was the burial place of Mbah Zakaria to meet the guard as the caretaker of Mbah Zakaria's tomb. This research is qualitative research. The author's method used in this study is the inductive method. The inductive method is a way of discussing a problem that is different from existing and real information and facts, from conclusions then more general conclusions are drawn. In this case, the author's approach refers to the science of da'wah, this study approach Using one of these auxiliary sciences is a management approach. To obtain the necessary information, the author uses a method of data collection, participant observation, interviews and documentation. The purpose of this study is to find out the application and functions of these. Management of Religious Tourism of Mbah Zakaria's Tomb in Rowolaku Village, Kajen District, Pekalongan Regency. Referring to the existing theory of control functions, although not optimally applied, namely: planning, organization, activation (movement) and control (tracking).
Analisis Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dengan Metode Bimbingan Penyuluhan Individual dan Kelompok di Dusun Grogol Aisah, Nur; Darmaningrum, Khaerunnisa Tri
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12597

Abstract

Terlaksananya kegiatan pengabdian kepada masyarakat didorong oleh kesadaran dan perilaku masyarakat yang masih kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan. Dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan, perlu adanya kesadaran mengenai pengelolaan sampah rumah tangga. Dusun Grogol, Desa Blado, Kecamatan Blado, Kabu Batang merupakan salah satu daerah yang mempunyai permasalahan dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Kurangnya perhatian warga terhadap pengelolaan sampah dan minimnya tempat pembuangan sehingga sampah hanya di bakar di halaman rumahnya masing-masing dan di buang ke sungai terdekat rumah warga. Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk menyadarkan warga Dusun Grogol, akan pentingnya mengelola sampah rumah tangga dengan cara membuang sampah pada tempatnya dan menyediakan tempat sampah serta memberikan kesadaran bahwa sampah bisa dimanfaatkan menjadi barang yang bernilai ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara memberikan penyuluhan individu maupun kelompok Tentang jenis sampah rumah tangga, pentingnya membuang sampah pada tempatnya, memberikan pandangan bahwa sampah dapat dimanfaatkan menjadi barang yang bernilai ekonomi dan penyediaan tempat pembuangan akhir. Dalam penyuluhan warga juga diminta untuk mengisi kuisioner sebelum dan sesudah pemaparan materi untuk mengetahui tingkat pemahaman serta kesadaran warga. Hasil dari kegiatan menunjukkan sebelum penyuluhan, hanya 45%% warga yang mengetahui jenis-jenis sampah rumah tangga dan hanya 50% warga yang memiliki kesadaran pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Setelah penyuluhan, seluruh warga menjadi tahu jenis-jenis dan menyadari pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga. Dari kegiatan tersebut terlihat bahwa warga Dusun Grogol sangat antusias dan mengalami peningkatan pemahaman dan kesadaran terhadap pengelolaan sampah. Selain itu, perlu adanya kegiatan sosial seperti penyuluhan, pendampingan, maupun pemberian bantuan fasilitas tempat pembuangan sampah yang memadai untuk mendorong kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungannya.
STRATEGI DAKWAH PADA PROGRAM SEKOLAH INKLUSI DI BOJONGWETAN DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN KELOMPOK MARGINAL Mazaya, Amidda; Darmaningrum, Khaerunnisa Tri
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v1i2.2407

Abstract

Dalam berdakwah tidak asal menyampaikan pesan yang akan disampaikan namun harus ditata seperti dalam pengucapan, materi, memilih sasaran mad’u yang tepat juga itu semua harus memiliki strategi agar dakwah yang disampaikan bisa diterima dengan baik oleh Mad’u nya. Oleh karena itu dalam berdakwah pun harus ada strateginya, adapun Strategi dakwah merupakan proses menentukan Upaya guna menghadapi sasaran dakwah dalam situasi dan kondisi tertentu agar mencapai tujuan dakwah dengan maksimal. Dalam menentukan strategi untuk berdakwah tidak memihak kepada siapapun, asalkan dakwah yang akan disampaikan bisa diterima disemua kalangan. Tujuan berdakwah juga berupaya untuk memberdayakan suatu proses perencanaan perubahan sosial yang bertindakan pada nilai-nilai Islam dengan bersifat netral. Seperti dalam kelompok marginal juga perlu dilakukan dakwah pemberdayaan karena masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap berbagi bidang, seperti status sosial yang paling rendah, kelompok ini sangat membutuhkan pendekatan dari segi manapun, dengan status sosial rendah kelompok marginal membutuhkan dorongan agar bisa merubah nasibnya. Bukan hanya bantuan materi saja namun bantuan seperti pemberdayaan dari semua aspek, pendekatan keagamaan, sikap saling menghargai itulah yang sangat dibutuhkan dari mereka. Dakwah pemberdayaan sendiri bertujuan agar perubahan sosial yang ingin dicapai lebih baik lagi sehingga dapat mengubah dan mengembangkan sikap dan pola berfikir agar mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat atau sekelompok sasaran guna meningkatkan kesadaran untuk berperilaku yang lebih baik. Kelompok marginal bisa dikategorikan sebagai kelompok sosial golongan kalangan bawah seperti pengemis, pemulung, bahkan orang yang memiliki kebutuhan khusus. Artikel ini akan membahas mengenai Strategi Dakwah Pada
Eksistensi Budaya Maghrib Mengaji Al-Quran Bagi Remaja Perempuan Desa Kalipucang Darmaningrum, Khaerunnisa Tri; Ainurokhmah, Nabila
Jurnal Selasar KPI : Referensi Media Komunikasi dan Dakwah Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/selasar.v5i2.1732

Abstract

Reading the Al-Qur'an is mandatory for every Muslim from young to old, the great benefits gained from reading the Al-Qur'an are closely related to every human being in living their life. Discussing the Al-Qur'an as a guide, to understand the contents of a guide or instruction, you need a way to understand it, namely by reading. Creating a reading culture can be the main task for young people or teenagers. Teenagers need to maintain the culture of reading the Koran. In this research, the data collection process was carried out using qualitative methods. Data collection techniques were obtained by observation, interviews, and documentation. Analysis techniques are carried out by reviewing data, reduction, data presentation, data interpretation, and educational conclusions. From the results of research regarding educational empowerment activities for maghrib culture in reciting the Koran for teenage girls in Kalipucang Village. The results obtained were that empowerment through educational programs for teenage girls increased the motivation and awareness of teenagers about the importance of reciting the Koran and the benefits of reciting the Koran after Maghrib, especially in their early teens, with their understanding in the future being able to mobilize and develop a young generation who loves the Al-Qur'an.
Strategi Dakwah Majlis Ta’lim Assa-adah pada Kelompok Marjinal Qolbi, Muhammad Fatihul; Sukataman, Sukataman; Darmaningrum, Khaerunnisa Tri
Jurnal Selasar KPI : Referensi Media Komunikasi dan Dakwah Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/selasar.v5i2.1739

Abstract

This research discusses the da'wah strategy or methods of assa-adah ta'lim assembly for marginalized groups. Title: Da'wah Strategy for Marginalized Groups in Gang Beard Society V. Marginalized groups are often marginalized, vulnerable, and difficult to reach by religious preaching, so a special approach is needed to deliver religious messages and support positive changes in their lives. Majlis ta'lim assa-adah has succeeded in implementing a da'wah strategy to marginalized groups by approaching them to improve religious knowledge and other factors to empower themselves to approach Allah SWT. Da'wah is not only about religious messages, but also about helping marginalized groups to improve their lives. The program strategy implemented by the Majlis Ta'lim Assa-Adah is by holding a routine reading of the Koran every Wednesday night and the village Koran every Saturday to Thursday and has succeeded in implementing it. Don't forget the various factors that overcome the various characteristics of a marginal person. This research emphasizes the importance of understanding the uniqueness of each marginalized group and developing strategies tailored to their needs, so that religious messages can be conveyed in a relevant way and build strong relationships between da'wah and these marginalized groups.