Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The Effect of Starch Concentration on the Characteristics of Modified Purple Yam Starch Using the Precipitation Method: Pati uwi ungu modifikasi Parera, Yogi; ulyarti, ulyarti; Gusriani, Ika
Jurnal Bio-Geo Material Dan Energi Vol. 1 No. 2 (2021): Journal of Bio-Geo Material and Energy (BiGME), September 2021
Publisher : PUI BiGME Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bigme.v1i2.30773

Abstract

Purple yam starch-based edible film experienced high water vapor transmission rate. The use of composite starch using addition of modified starch of smaller size particles may decrease the rate. This study aimed to obtain starch concentrations that produced smallest size of modified starch, to produce composite starch for edible films and to determine the characteristics of edible films made out of native starch and edible films from composite starch (mixture of native starch and modified starch with the smallest size). This research was conducted in 2 stages: modification of purple yam starch by precipitation method and production of edible films from native starch and composite starch. This study was designed to produce modified starch using 5 levels of starch concentration (0,2%, 0,4%, 0,6%, 0,8%, and 1%) and 2 repetitions. The results showed that the treatment of 0,8% starch concentration produced the smallest particle size of starch (3,211 x 10,340 µm) up to (20,876 x 25,437 µm) with starch yield of 76,25%. Edible films made out composite starch have different characteristics than native starch alone. Edible films from composite starch produced higher thickness values ​​of 0.161 ± 0.007 mm, lower solubility 32,080 ± 4,671%, lower transparency of 10.644 ± 0.357% / mm and lower water vapor transmission rate (WVTR) of 24,701 ± 7,05 g / m2. hour and higher compressive strength 356,87 ± 7,38 gF than native starch edible films.
Physical, Chemical and Sensory Properties of Liquid Palm Sugar With The Addition of Canvas Seeds and Coconut Oil: Liquid Palm Sugar Santika, Rika; Marniza, Marniza; Gusriani, Ika; Syafnil, Syafnil
Jurnal Bio-Geo Material Dan Energi Vol. 3 No. 2 (2023): Journal of Bio-Geo Material and Energy (BiGME), September 2023
Publisher : PUI BiGME Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bigme.v3i2.30961

Abstract

The common form of palm sugar is usually in solid form and needs to be dissolved before use. To facilitate utilization, palm sugar is processed into liquid palm sugar. One of the issues encountered during the production of liquid palm sugar is the formation of foam, which can decrease the quality of the liquid palm sugar. Therefore, measures are needed to anticipate foam formation, including the addition of candlenut seeds and coconut oil. This study aims to determine the influence of the addition of candlenut seeds and coconut oil on the physical and chemical characteristics of liquid palm sugar, identify the optimal levels of candlenut seeds and coconut oil that meet the national standard (SNI) for liquid palm sugar, and produce a liquid palm sugar product preferred by consumers. The research employed a Randomized Complete Block Design (RCBD) with a single factor and six treatment levels of candlenut seeds and coconut oil (0%, 0.1%, 0.3%, 0.5%, 0.7%, and 0.9%). Data analysis was conducted using Analysis of Variance (ANOVA). Based on the research results, the addition of candlenut seeds and coconut oil significantly influenced the viscosity of liquid palm sugar but had no significant effect on its color and moisture content. The addition of candlenut seeds and coconut oil had a significant impact on the chemical quality of liquid palm sugar, affecting ash content and total insoluble solids but showing no significant effect on pH and total dissolved solids. The treatment with 0%, 0.1%, and 0.3% additions of candlenut seeds and coconut oil met the quality requirements for moisture content, while the ash content in the 0%, 0.1%, and 0.3% treatments also complied with the standards. The addition of 0.9% candlenut seeds and coconut oil resulted in liquid palm sugar that met both SNI standards and consumer preferences.
PEMANFAATAN CASCARA SEBAGAI BAHAN SABUN SCRUB DI DESA TAPAK GEDUNG KABUPATEN KEPAHIANG Rahmawati, Suci; Gusriani, Ika; Purnama, Yetti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.330-334

Abstract

Tapak Gedung merupakan salah satu desa di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu yang bergantung pada pertanian kopi. Di Desa ini terdapat air terjun Curug Embun yang berpotensi dikembangkan menjadi kawasan eduwisata. Kegiatan pengabdian pembuatan sabun scrub cascara dirancang untuk meningkatkan pengetahuan kelompok mitra sasaran di Desa Tapak Gedung dalam meningkatkan nilai jual produk olahan pertanian kopi. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi. Kelompok sasaran kegiatan ini adalah kader desa Tapak Gedung. Tim memberikan materi tentang pengembangan produk kopi dan pembuatan sabun. Demonstrasi pengolahan cascara menjadi sabun scrub dilakukan secara berkelompok dengan panduan dari tim pengabdian. Pre-test dan post-test diberikan pada partisipan kegiatan untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Pemberian kuisioner kepuasan juga dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan. Kegitan pengabdian telah dilaksanakan pada tanggal 17 dan 18 Juni 2023 yang diikuiti oleh 20 orang kader desa. Kader desa berhasil mempraktekkan pembuatan sabun scrub cascara dan menghasilkan produk sabun dengan bentuk yang baik. Hasil pre-test dan post-test masing-masingnya adalah 38,95 dan 67,90. Evaluasi kepuasan mitra terlihat bahwa 73,7% mitra puas; 26,3% mitra cukup puas dan 0% mitra tidak puas terhada pelaksanaan kegiatan yang diberikan oleh tim pengabdian. Kesimpulan pelaksanaan kegiatan ini adalah mitra dapat mempraktekkan pembuatan sabun scrub cascara dan terdapat peningkatan pengetahuan mitra setelah pelaksanaan kegiatan.
PEMANFAATAN IKAN LELE Clarias sp DAN SAYURAN MENJADI PRODUK NUGGET TINGGI PROTEIN DAN SERAT SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN STUNTING Gusriani, Ika; Yuristia, Rahmi; Rahmawati, Suci; Nurwidiyani, Ria
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.490-498

Abstract

Potensi perikanan tangkap di Kabupaten Kepahiang dengan Jenis Ikan air tawar antara lain Ikan Mujahir, Nila, Mas, Lele mencapai 75,6 ton. Tingginya potensi perikanan tangkap perlu disiasati untuk dapat dimaksimalkan dalam pemanfaatan pengolahan produk salah satunya melalui pengembangan produk makanan jajanan nugget. Nugget umumnya diproduksi menggunakan daging ayam, namun menghasilkan nugget dengan kandungan lemak yang tinggi dan serat yang rendah, sehingga digunakan bahan protein dari ikan (ikan lele) diberi tambahan sayuran tinggi serat untuk menghasilkan nugget yang tinggi protein dan serat dengan kandungan lemak yang rendah. Pelaksanaan pengabdian berupa sosialisasi dan edukasi pengolahan, dengan tujuan  untuk : 1). Memberikan informasi tentang potensi pemanfaatan Ikan lele dan sayuran lokal terhadap kandungan gizi dan manfaat kesehatan, 2). Memberikan informasi penerapan ikan lele dan sayur-sayuran pada produk nugget , 3). Demonstrasi pembuatan nugget, 4). Mengedukasi peluang dan perhitungan potensi usaha nugget pada skala home industry, 5). Mengedukasi masyarakat tentang pengemasan, pelabelan izin usaha dan label halal produk. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan cara sosialisasi dan demonstrasi. Kesimpulan pelaksanaan kegiatan pengabdian yakni peningkatan pemahaman masyarakat sekitar terutama mitra dan ibu-ibu PKK terkait kandungan nutrisi yang ada pada nugget ikan lele, dan proses pengolahan nugget 
Peningkatan Daya Saing UMKM Olahan Pertanian Melalui Branding dan Strategi Pemasaran Digital Firmansyah, Firmansyah; Fatharani, Arina; Gusriani, Ika
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 2 (2025): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i2.44769

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM olahan pertanian di Desa Banyumas Lama, Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tanggal 10 Mei 2025 di Balai Desa Banyumas dengan melibatkan 26 pelaku UMKM yang memproduksi berbagai olahan pertanian seperti keripik pisang, opak singkong, dan kerupuk. Meskipun desa ini memiliki potensi pertanian yang melimpah, para pelaku UMKM menghadapi kendala signifikan dalam pemasaran digital akibat keterbatasan infrastruktur internet dan rendahnya literasi digital. Metode pelaksanaan kegiatan mengintegrasikan tiga tahap utama yaitu persiapan (survei kebutuhan, perizinan, penyusunan materi), pelaksanaan (sosialisasi dan pelatihan interaktif tentang branding, pemasaran digital, dan manajemen penjualan), serta evaluasi partisipasi peserta. Pelatihan difokuskan pada penerapan IPTEKS melalui platform digital seperti Instagram dan Shopee, strategi branding produk, serta teknik pembuatan konten pemasaran yang efektif. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kehadiran mencapai 90% dengan 80% peserta berhasil mempraktikkan langsung materi yang diajarkan. Dampak positif program terlihat dari peningkatan kemampuan peserta dalam pembuatan akun digital, transformasi desain kemasan produk yang lebih profesional, serta pemanfaatan platform digital untuk pemasaran yang lebih luas. Beberapa UMKM bahkan telah berhasil mendapatkan pesanan dari luar daerah melalui platform digital. Untuk menjamin keberlanjutan program, diperlukan pendampingan berkala, peningkatan akses internet, dan kolaborasi strategis dengan dinas terkait.
PHYSICAL AND FUNCTIONAL PROPERTIES OF FERMENTED CASSAVA STARCH USING Lactobacillus plantarum Suseno, Rahayu; Ulyarti, Ulyarti; Sari, Dian Wulan; Gusriani, Ika; Rahmayani, Irma; Mursyid, Mursyid
Jurnal Teknologi Pertanian Vol. 27 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtp.2026.027.01.5

Abstract

Lactobacillus plantarum is one of the lactic acid bacteria that dominates during the natural fermentation of cassava. It can also be used as a single starter culture for cassava fermentation, producing modified cassava flour with improved physical and functional properties. As the main component of cassava flour, starch is expected to contribute to the changes that occur during fermentation. However, limited information is available regarding the effect of L. plantarum fermentation on cassava starch.  This study aimed to determine the effects of inoculum concentration and fermentation time on the physical and functional properties of cassava starch fermented using L. plantarum. The experiment was arranged in a randomized complete factorial design with two factors: inoculum concentration (1, 2, and 3% v/v) and fermentation time (24, 48, and 64 hours).  Scanning electron microscopy (SEM) images of the starch samples showed no changes in granule morphology. Statistical analysis demonstrated that neither inoculum concentration nor fermentation time significantly affected bulk density, water absorption capacity (WAC), oil absorption capacity (OAC), swelling power, or solubility at 65, 70, 75, 80, 90, and 95 °C. However, fermentation time significantly affected starch solubility at 85 °C (p < 0.05). These results indicate that starch may not be the only component influencing the physical and functional properties of fermented cassava starch.
Sosialisasi Potensi Kulit Kopi sebagai Pakan Alternatif Bernutrisi Tinggi untuk Ternak Gusriani, Ika; Suci Rahmawati; Wica Elvina; Anita Marianata
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3025

Abstract

Produksi kopi yang tinggi di Kabupaten Kepahiang Bengkulu, menyebabkan limbah kulit kopi yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Di sisi lain, peternak lokal menghadapi tantangan ketersediaan pakan berkualitas yang terjangkau. Tujuan kegiatan : 1). Mentransfer teknologi fermentasi kulit kopi kepada masyarakat mitra, 2). Menghasilkan pakan ternak fermentasi berbasis limbah kulit kopi yang layak pakai, 3). Meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan peternak terhadap pengelolaan limbah dan pakan alternatif. Teknologi yang digunakan adalah fermentasi anaerob kulit kopi menggunakan mikroba seperti EM4 untuk meningkatkan nilai nutrisi. Proses ini terdiri dari tahap pencacahan, inokulasi, fermentasi tertutup, dan pengeringan. Teknologi ini bersifat sederhana, aplikatif, dan berbasis potensi lokal yang memungkinkan adopsi berkelanjutan oleh masyarakat. Melalui pelatihan intensif, pendampingan, dan penyediaan sarana fermentasi sederhana, mitra diharapkan mampu memproduksi pakan fermentasi secara mandiri. Program ini juga membuka potensi ekonomi baru dari sektor limbah pertanian yang selama ini terabaikan.