Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : BHAKTI JIVANA

Membangun Karakter Antikorupsi pada Siswa SMK Negeri 3 Kota Cimahi : (Edukasi Dampak Berbagai Perilaku Koruptif di Sekolah) Halimah, Lili; Fajar, Arnie; Heni Heryani, Heni Heryani
Komunikasi Vol 1 No 1 (2024): Volume 1 No 1 April 2024
Publisher : Forum Komunikasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65055/bhaktijivana.v1i1.20

Abstract

All elements of society of course really hope for prosperity and the culture of corruption is certainly one of the threats to achieving that prosperity. The easiest and most effective effort to eradicate corruption is to instill the values ​​of integrity in the younger generation. The younger generation has sufficient knowledge about corruption and anti-corruption behavior. This means that there is a weakness in the younger generation regarding awareness of developing an anti-corruption culture within themselves, so it can be concluded that anti-corruption education is needed for the younger generation in order to help grow their legal awareness. In this way, our team of lecturers and students held counseling with students at Cimahi City State Vocational High School 3 to provide understanding to the younger generation about corrupt behavior in our daily lives which we often accidentally do, and which has an impact on our future lives when we are adults. This outreach is intended to make the younger generation aware that corrupt behavior is a source of disaster for the nation's future. The younger generation is a milestone in implementing changes in a nation. The young generation with all its idealism can break the chain of corruption if it is equipped from an early age with an anti-corruption mentality which can be obtained through anti-corruption education.
Implementation of 21st Century Learning for MGMP Teachers in Subang Regency Halimah, Lili; Hendrawan, Jajang Hendar; Fajar, Arnie; Heryani, Heni
Komunikasi Vol 2 No 1 (2025): Volume 2 No 1 April 2025
Publisher : Forum Komunikasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65055/bhaktijivana.v2i1.22

Abstract

Revolusi industri 4.0 telah menjadi fenomena penting di banyak bidang, termasuk pendidikan. Siswa harus menggunakan teknologi digital dan meningkatkan sumber daya manusia untuk beradaptasi dengan perubahan saat ini. Untuk itu Guru Mata Pelajaran Pendidikan IPS harus beradaptasi dan memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran. Untuk itu kami memberikan penyegaran bagi Guru di lingkungan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Mata Pelajaran IPS di Kabupaten Subang melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat adalah untuk memberikan pemahaman baru melalui teori dan praktek dalam proses pmbelajaran dalam menghadapi revolusi industri 5.0. Guru Pendidikan IPS dalam menghadapi perubahan zaman harus menjadi lebih dari hanya ide atau teori; harus menjadi pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, menumbuhkan rasa ingin tahu yang tinggi, kepekaan sosial, kolaborasi tim, pemikiran kritis, dan kemampuan pemecahan masalah. Pentingnya Pendidikan IPS tidak hanya membuat peserta didik tidak hanya memiliki kecerdasan yang tinggi, tetapi mereka juga harus menjadi warga negara yang baik, sosial, berakhlak, dan berkarakter. Oleh karena itu, untuk menghadapi tantangan di era ini, sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah harus bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era revolusi industri 4.0.