Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Influence of Community Support on the Sustainability of MSMEs in the Digital Era Metris, Diksi; Kraugusteeliana, Kraugusteeliana; Amory, Jeffriansyah Dwi Sahputra; Mustafa, Fahrina; Risdwiyanto, Andriya
Tirakat: Jurnal Terobosan Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): January 2024
Publisher : PT. LITERASI SAINS NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61100/j.tirakat.v1i1.102

Abstract

With the advancement of technology and internet penetration, the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) sector has undergone significant changes. The digital era presents new opportunities and challenges for MSMEs, enabling them to leverage technology to enhance productivity, marketing, and market access. This research aims to contribute additional insights to the existing literature, focusing on the sustainability of MSMEs amidst the dynamics of the digital era. The study adopts a qualitative approach with an emphasis on literature review, drawing data from Google Scholar during the period 2009 to 2023. The findings indicate that community support plays a crucial role in maintaining the sustainability of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the digital era. Awareness of the importance of local products, financial support through investment and crowdfunding, and social support in the form of promotion and active participation form a strong foundation for MSME growth. The strong bond between MSMEs and the community creates an environment in which MSMEs can develop and compete effectively in the dynamic digital market.
Pengenalan Digital Marketing Bagi Siswa PKBM Kartika di Kecamatan Pengadegan Kabupaten Purbalingga Priambodo, Aji; Metris, Diksi; Wakhidah, Esti Nur; Prakoso, Riyan Dwi Yulian; Saputra, Jeffri Prayitno Bangkit
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13283

Abstract

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) adalah lembaga pendidikan nonformal yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui program pembelajaran, khususnya bagi siswa yang telah putus sekolah dan berkekurangan secara finansial. Salah satu program utama yang ditawarkan oleh PKBM Kartika adalah pelatihan digital marketing, yang bertujuan untuk meningkatkan potensi siswa dan mengembangkan kreativitas. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar siswa PKBM dapat mengembangkan kemampuan mereka dalam memanfaatkan platform digital seperti WhatsApp Business dan Instagram Ads untuk kebutuhan bisnis. Dalam pengabdian masyarakat ini, diberikan pengenalan mengenai digital marketing kepada siswa PKBM, memberikan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan bisnis digital saat ini, dengan fokus pada tips dan optimalisasi WhatsApp Business dan Instagram Ads. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, diharapkan siswa PKBM dapat menjadi lebih kompeten dalam mengelola bisnis sendiri atau meningkatkan kemampuan untuk dapat bersaing di dunia kerja.
PERAN KOMPETENSI DIGITAL, PELATIHAN, PERILAKU INDIVIDU, DAN ADAPTASI TEKNOLOGI DENGAN MODERASI BUDAYA ORGANISASI DAN INOVASI TEKNOLOGI Metris, Diksi; Daelami, Daelami; Amirudin, Pahmi
Jurnal Development Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i2.612

Abstract

Dalam era teknologi kita saat ini, tantangan utama yang kita hadapi adalah membangun kompetensi digital yang relevan, efektivitas pelatihan dalam meningkatkan produktivitas, mencari perilaku individu sebagai penentu keberhasilan adaptasi teknologi, dan bagaimana budaya organisasi serta inovasi teknologi dapat meningkatkan kinerja karir sumber daya manusia. Tesis ini meneliti sumber-sumber penciptaan kinerja karir sumber daya manusia dalam periode transformasi digital dengan membangun pendekatan strategis yang mencakup kompetensi digital, pelatihan, perilaku individu, dan adaptasi teknologi. Studi ini selanjutnya meneliti pengaruh budaya organisasi dan inovasi teknologi sebagai faktor intervening dalam meningkatkan hubungan antara variabel-variabel ini dan kinerja karir. Selain itu, penelitian ini berusaha memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana dan mengapa elemen-elemen budaya organisasi dan inovasi teknologi dapat membantu memperkuat beberapa hubungan antara kinerja karir dan faktor-faktor pendahulunya. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 200 responden yang bekerja di industri digital. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan antar variabel dan peran moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital, pelatihan, perilaku individu, dan adaptasi teknologi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karier SDM. Budaya organisasi dan inovasi teknologi memperkuat hubungan antara faktor-faktor tersebut dan kinerja karier SDM. Temuan ini menunjukkan bahwa organisasi dengan budaya yang mendukung inovasi dan penerapan teknologi terbaru dapat meningkatkan kinerja SDM secara signifikan. Penelitian ini menyarankan agar organisasi fokus pada pengembangan kompetensi digital karyawan melalui pelatihan yang relevan serta menciptakan budaya yang mendukung perubahan dan inovasi. Temuan ini memberikan wawasan penting untuk kebijakan pengembangan SDM di industri digital, terutama dalam menghadapi tantangan dan peluang di era transformasi digital.
Dampak Toxic Digital Culture terhadap Perilaku Organisasional dan Turnover Intention di Lingkungan Kerja Digital Metris, Diksi; Azis, Nur; Rasyiddin, Ahmad
Equilibrium: Jurnal Ekonomi-Manajemen-Akuntansi Vol. 22 No. 1 (2026): April
Publisher : Research Institution and Community Service Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/equilibrium.v22i1.4883

Abstract

The development of digital technology has changed the way we work, but it has also brought new challenges such as a toxic digital culture, which can negatively impact organizational behavior and employees' intentions to leave their jobs. This research aims to analyze how unhealthy digital culture affects employee motivation, engagement, and the desire to leave the organization. This research uses qualitative methods, with data analysis based on literature review and documentation studies from various relevant sources. Unlike previous research that heavily relied on interviews and observations, this study explores the phenomenon of toxic digital culture through conceptual mapping and theoretical analysis. The research results show that digital overload, lack of work-life balance, and high work pressure due to instant communication expectations can increase employee stress and decrease job satisfaction. As a result, employees become less productive, experience conflicts within teams, and are more likely to have a desire to leave the company. The conclusion of this research emphasizes that toxic digital culture is an important factor that needs to be addressed in digital organization management. Companies need to implement healthy communication policies, support employee well-being, and create a more balanced work environment to reduce the negative impact of digital culture on employee retention.