Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Effect Of Use Of Aromatherapy And Murotal Therapy In Mother's Parting With Anxiety Maya Herlina, Siskha; Ulya, Yadul; Yunika, Regina Pricilia
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i4.14921

Abstract

Background: Anxiety is a feeling of fear that is unclear and not supported by the situation. Individuals who feel anxious will feel uncomfortable or afraid, but do not know the reason why this condition occurs. Anxiety has no clear, identifiable stimulus. Murotal therapy can speed up healing and reduce anxiety, listening to the holy verses of the Al-qur’an has a significant influence in reducing tension in the reflective nerves. The recommended aroma for mediating anxiety is aromatherapy based on lemon essential oil (Citrus limon) Objective: To determine the effectiveness of Murottal therapy on the level of anxiety of women giving birthMethod: This type of research uses qualitative research, with a cross-sectional approach. The sample in this study was 30 mothers in the first stage of labor. This research uses chi square data analysisResults: Based on the frequency distribution of the influence of the use of aromatherapy and murrotal therapy on mothers giving birth with anxiety, it shows that there is an influence of the use of aromatherapy and murrotal therapy on mothers giving birth with anxiety.Conclusion: Based on the research results, murottal therapy on maternal anxiety levels before giving birth is effective.Suggestion: Murottal therapy has good effectiveness, it is hoped that this therapy can relieve and be a solution to the anxiety experienced by mothers during pregnancy, childbirth and postpartum. Keywords: Anxiety, Murottal Al-Qur'an, Aromateraphy
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENGGUNAAN AROMATHERAPY UNTUK MENGURANGI NYERI PERSALINAN Yunika, Regina Pricilia; Yadul Ulya; Siskha Maya Herlina
Jurnal Pengabdian Masyarakat DEDIKASI Vol 4 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat DEDIKASI
Publisher : LP4M STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/ddk.v4i2.79

Abstract

Childbirth is the process of expelling a fetus that occurs in a full-term pregnancy, spontaneous birth with a posterior presentation without complications for the mother and fetus. During childbirth, the mother feels pain which can interfere with comfort during contractions. Labor pain appears in the first stage of the active phase. Methods for reducing pain due to childbirth can be done using pharmacological and non-pharmacological methods. Non-pharmacological treatment of labor pain can be treated with aromatherapy because it is believed to be a complementary therapy to reduce the intensity of pain, namely with essential oils derived from the fragrant smell of plants to reduce health problems, the smell has a calming effect on the brain during labor. Objective: to increase pregnant women's knowledge about the use of aromatherapy to reduce labor pain. Method: counseling, discussion, question and answer, as well as pretest and posttest carried out in Geguntur Village, Jempong Baru Village, Sekarbela District, Mataram City on August 8 2023. Results: there was an increase in the knowledge of pregnant women who had good knowledge by 30.8%, namely from 61.5% to 92.3%. Conclusion: there is an increase in pregnant women's knowledge about the use of aromatherapy to reduce labor pain after receiving health education.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Ibu Hamil Mengkonsumsi Tablet Fe di Puskesmas Dasan Agung Kota Mataram Yunika, Regina Pricilia; Komalasari, Husnita
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v1i2.977

Abstract

Ibu hamil dapat beresiko mengalami anemia terutama anemia karena kekurangan zat besi. Anemia terjadi akibat rendahnya kandungan hemoglobin dalam tubuh semasa hamil atau kurangnya sel-sel darah merah di dalam darah daripada biasanya, dengan kadar hemoglobin di bawah 11 gr%. Dampak yang dapat ditimbulkan akibat anemia pada ibu hamil adalah perdarahan pada saat melahirkan, bayi berat lahir rendah (BBLR), penurunan IQ, bayi mudah terinfeksi dan mudah menderita gizi buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe di PuskesmasDasan Agung Kota Mataram. Jenis penelitian adalah penelitian kuntitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel dengan simple random sampling, didapatkan sampel sebanyak 35 responden. Uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil analisis bivariat dengan uji chi square menunjukkan hubungan kepatuhan ibu hamil dengan pengetahuan (p=0,000), motivasi (p=0,004), dan sikap (p=0,000). Simpulan penelitian ini terdapat hubungan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet fe dengan pengetahuan, motivasi, dan sikap. Peneliti menyarankan bagi tenaga kesehatan perlu melakukan penyuluhan akan pentingnya tablet Fe selama masa kehamilan.
Pengaruh Budaya dan Pengetahuan Ibu terhadap Praktik Pemberian Makan pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Narmada Lombok Barat Fariqi, M. Zulfikar Al; Yunika, Regina Pricilia
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v2i1.1227

Abstract

Latar Belakang : Lebih dari 50% kematian anak di dunia terkait dengan kurang gizi, diantaranya disebabkan karena pemberian makan yang kurang tepat. Berdasarkan hasil survei kepada 10 ibu, 9 ibu mempunyai kebiasaan praktek makan yang kurang baik. Metode : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh budaya dan pengetahuan ibu dalam pemberian makan pada anak di wilayah kerja Puskesmas Narmada, Lombok Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian adalah ibu yang yang mempunyai anak yang berada di wilayah kerja Puskesmas Narmada Lombok Barat yakni sebanyak 884 ibu. Jumlah sampel yakni 189 orang yang diambil secara proportion random. Analisis data menggunakan IBM SPSS Statistics dengan uji Chi Square. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara budaya ibu dengan pemberian makan ibu pada anak dengan nila p value = 0,032 dan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan pemberian makan ibu pada anak dengan nilai p value = 0,027. Kesimpulan : Ada hubungan antara budaya dan pengetahuan ibu dengan pemberian makan pada anak. Saran dan masukan untuk petugas promosi kesehatan di dinas kesehatan agar mengoptimalkan penyuluhan gizi seimbang, sosialisasi pemberian makan yang baik dan pemberdayaan gizi terkait budaya kepada ibu rumah tangga.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia dengan Kepatuhan Minum Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil Trimester III Yunika, Regina Pricilia
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v2i2.1583

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah nasional karena mencerminkan nilai kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat yang juga berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia. Pemerintah mengeluarkan program pencegahan dan pengendalian anemia melalui kepatuhan minum tablet tambah darah setidaknya 90 hari selama kehamilan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil minum tablet tambah darah yaitu pengetahuan, tingkat pendidikan dan frekuensi pemeriksaan ANC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan minum tablet tambah darah pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, mengumpulkan data primer dengan menggunakan kuesioner dan mengumpulkan data sekunder dari buku KIA ibu yang melakukan periksa hamil. Jumlah sampel 56 ibu hamil dengan usia kehamilan ≥ 32 minggu dengan teknik simple random sampling. Hasil analisis dengan chi square menyatakan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan minum tablet tambah darah pada ibu hamil trimester III (p=0,004). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan minum tablet tambah darah pada ibu hamil trimester III. Ibu hamil masih perlu diberikan edukasi mengenai anemia dan dampak dari anemia selama masa kehamilan agar memiliki pengetahuan yang baik mengenai anemia dan patuh dalam minum tablet penambah darah.
Hubungan Status Gizi dan Konsumsi Pangan Sumber Antioksidan dengan Tingkat Morbiditas Biomarker Covid-19 Rahmiati, Baiq Fitria; Jauhari, M. Thonthowi; Naktiany, Wayan Canny; Ardian, Junendri; Yunika, Regina Pricilia
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v2i2.1649

Abstract

Abstrak Morbiditas atau kesakitan covid-19 merupakan tanda dan gejala yang terjadi jika seseorang terindikasi mengalami penularan coronavirus. Hal ini dikarenakan oleh sistem imunitas pada tubuh seseorang tersebut melemah. Sistem imun yang baik dapat menghalau berbagai virus yang masuk ke tubuh, salah satunya Coronavirus. Dalam bidang gizi, antioksidan dikenal sebagai zat gizi yang mampu meningkatkan dan memaksimalkan kinerja dari sistem imunitas tubuh. Selain itu, status gizi seseorang juga menentukan bagaimana sistem imun ini bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari status gizi dan konsumsi pangan terhadap biomarker Covid-19. Penelitian ini akan menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengambil data terkait konsumsi pangan sumber antioksidan, mengukur status gizi responden secara langsung dan mengaitkan hasilnya dengan morbiditas penanda covid 19. Hasil yang ditemukan adalah Terdapat pengaruh kedua faktor yaitu status gizi dan konsumsi pangan terhadap morbiditas penanda Covid 19. Faktor yang lebih berpengaruh terhadap penanda morbiditas Covid 19 adalah konsumsi pangan sumber antioksidan.
Identification Of Anemia Management In Pregnant Women In The Third Trimester As An Effort To Prepare For A Healthy Delivery Yunika, Regina Pricilia; Ulya, Yadul; Herlina, Siskha Maya
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 11 (2025): Volume 11 Nomor 11 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i10.23384

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi yang masih sering dijumpai di Indonesia, terutama pada trimester III kehamilan. Kondisi ini disebabkan oleh peningkatan kebutuhan zat besi dan volume darah yang tidak diimbangi dengan asupan gizi yang adekuat. Anemia pada masa kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi, seperti kelelahan, perdarahan saat persalinan, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah (BBLR). Oleh karena itu, penanganan anemia sejak masa kehamilan sangat penting untuk mempersiapkan persalinan yang sehat dan aman.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk penanganan anemia pada ibu hamil trimester III sebagai upaya persiapan persalinan sehat.Metode: Metode penelitian ini adalah desktiptif. Penelitian akan dilaksanakan di Puskesmas Puyung Kabupaten Lombok Tengah. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 ibu hamil Trimester III. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, diolah secara univariat, dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.Hasil: hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar umur responden pada ketegori tidak beresiko (56,7%), sebagian besar responden dalam kategori multipara (66,7%), sebagian besar responden berprofesi sebagai ibu rumah tangga (66,7%), sebagian responden memiliki pengetahuan yang baik (50%) tentang pencegahan anemia, sebagian besar ibu patuh mengonsumsi suplemen zat besi (56,7%), sebagian besar ibu rutin melakukan pemeriksaan hemoglobin (73,3%), dan hampir seluruh ibu hamil rutin melakukan pemeriksaan antenatal care (90%).Kesimpulan: Sebagian besar ibu hamil memiliki perilaku yang baik dalam penanganan anemia, ditunjukkan dengan tingkat pengetahuan yang cukup, kepatuhan mengonsumsi suplemen zat besi, serta rutinnya pemeriksaan hemoglobin dan kunjungan antenatal care.Saran: Tenaga kesehatan diharapkan terus meningkatkan kegiatan edukasi, konseling gizi, dan pemantauan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil melalui program posyandu dan kelas ibu hamil. Kata Kunci : Anemia, Ibu Hamil Trimester III, dan Persiapan Persalinan Sehat ABSTRACT Background: Anemia in pregnant women is a common nutritional problem in Indonesia, particularly in the third trimester. This condition is caused by increased iron requirements and blood volume, which are not matched by adequate nutritional intake. Anemia during pregnancy can increase the risk of complications, such as fatigue, bleeding during delivery, premature birth, and low birth weight (LBW). Therefore, managing anemia during pregnancy is crucial for a healthy and safe delivery.Objective: This study aims to identify the form of anemia management in pregnant women in the third trimester as an effort to prepare for a healthy delivery.Method: This research method is descriptive. The study will be conducted at the Puyung Community Health Center in Central Lombok Regency. The sample size for this study is 30 pregnant women in their third trimester. Data were collected using a questionnaire, processed univariately, and presented in a frequency distribution table.Results: The results of the study showed that most of the respondents were in the no-risk category (56.7%), most of the respondents were in the multiparous category (66.7%), most of the respondents were housewives (66.7%), some of the respondents had good knowledge (50%) about preventing anemia, most of the mothers were compliant in consuming iron supplements (56.7%), most of the mothers routinely had hemoglobin checks (73.3%), and almost all pregnant women routinely had antenatal care checks (90%).Conclusion: Most pregnant women have good behavior in managing anemia, as indicated by a sufficient level of knowledge, compliance with consuming iron supplements, and routine hemoglobin checks and antenatal care visits.Suggestion: Health workers are expected to continue to improve educational activities, nutritional counseling, and monitoring compliance with the consumption of iron tablets in pregnant women through integrated health service posts (Posyandu) programs and pregnancy classes. Keywords: Anemia, Third Trimester Pregnant Women, and Preparation for a Healthy Delivery
Identification Of Factors Causing Anxiety In Pregnant Women As An Effort In Preparation For Delivery Maya Herlina, Siskha; Yunika, Regina Pricilia; Ulya, Yadul
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 12 (2025): Volume 11 No 12 Desember 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i12.23792

Abstract

Latar Belakang: Tingkat  kecemasan  sangat berpengaruh  terhadap  kesejahteraan  ibu hamil  maupun  janin yang  ada  di  dalam kandungan.  Tingkat  kecemasan  yang rendah pada  ibu hamil  dapat mengurangi komplikasi  yang  ditimbulkan  sehingga secara  tidak  langsung  dapat  mengurangi angka  kematian  ibu  dan  bayi,  sedangkan tingkat  kecemasan  yang  tinggi  dapat memperberat  komplikasi angka  kematian ibu  dan  bayi.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi factor penyebab kecemasan ibu hamil trimester III sebagai upaya dalam persiapan menjelang persalinan. Metode: Metode penelitian ini adalah desktiptif. Penelitian akan dilaksanakan di Puskesmas Mujur Kabupaten Lombok Tengah. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 ibu hamil Trimester III. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, diolah secara univariat, dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi.Hasil: hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar umur responden pada ketegori tidak beresiko (56,7%), sebagian besar responden dalam kategori multipara (66,7%), sebagian besar responden berprofesi sebagai ibu rumah tangga (66,7%), sebagian responden memiliki pengetahuan yang baik (50%) tentang pencegahan anemia, sebagian besar ibu patuh mengonsumsi suplemen zat besi (56,7%), sebagian besar ibu rutin melakukan pemeriksaan hemoglobin (73,3%), dan hampir seluruh ibu hamil rutin melakukan pemeriksaan antenatal care (90%). Kesimpulan: sebagian besar umur responden berada pada kategori tidak berisiko (60,0%), sebagian besar responden berada pada kategori primipara (56,7%), sebagian besar responden bekerja sebagai ibu rumah tangga (63,3%), sebagian besar responden mengalami kecemasan ringan (56,7%), sebagian besar ibu patuh dalam mengonsumsi suplemen zat besi (56,7%), sebagian besar ibu hamil rutin melakukan pemeriksaan antenatal care (83,4%). Saran: Menjanjikan kegiatan edukasi tentang kecemasan saat hamil serta sinkronisasi dan pemantauan kesejahteraan ibu hamil terus ditingkatkan melalui program Posyandu dan kelas ibu hamil, serta fasilitasi terkoordinasi kebutuhan persiapan persalinan untuk memudahkan persiapan mental ibu menjelang persalinan.. Kata Kunci : Ibu Hamil Trimester III, Kecemasan, dan Persiapan Persalinan ABSTRACT Background: Anxiety levels greatly affect the well-being of both pregnant mothers and the fetus in the womb. Low anxiety levels in pregnant women can reduce complications that arise, thereby indirectly reducing maternal and infant mortality rates, whereas high anxiety levels can worsen complications and increase maternal and infant mortality rates. Objective: This study aims to identify the factors causing anxiety in pregnant women in the third trimester as an effort to prepare for childbirth. Method: This research method is descriptive. The study will be conducted at the Puyung Community Health Center in Central Lombok Regency. The sample size for this study is 30 pregnant women in their third trimester. Data were collected using a questionnaire, processed univariately, and presented in a frequency distribution table.Results: Most of the respondents' ages were in the no-risk category (60.0%), most of the respondents were in the primipara category (56.7%), most of the respondents worked as housewives (63.3%), most of the respondents experienced mild anxiety (56.7%), most of the mothers were compliant in taking iron supplements (56.7%), most of the pregnant women routinely had antenatal care check-ups (83.4%). Conclusion: Most pregnant women experience mild anxiety during pregnancy leading up to delivery and their antenatal care visits are fairly routine. Suggestion: Promising educational activities about anxiety during pregnancy as well as synchronization and monitoring of the welfare of pregnant women continue to be improved through the Posyandu program and pregnancy classes, as well as coordinated facilitation of childbirth preparation needs to facilitate the mental preparation of mothers before childbirth. Keywords: Anxiety, Third Trimester Pregnant Women, and Childbirth Preparation
Edukasi Kesehatan Tentang Penanganan Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III Sebagai Upaya Persiapan Persalinan Sehat Yunika, Regina Pricilia; Yadul Ulya; Siskha Maya Herlina
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v4i2.740

Abstract

Pregnancy causes the mother's body to experience various physiological changes that increase the need for nutrients. One of the most common nutritional problems during pregnancy is anemia. Anemia in pregnancy has negative impacts on the mother, fetus, and newborn. Therefore, it is important for pregnant women to understand how to prevent and treat anemia early through ongoing health education. Health education is a highly effective promotive and preventive effort to improve individual and group health knowledge, attitudes, and behaviors. The goal was to increase pregnant women's knowledge about anemia management in the third trimester as an effort to prepare for a healthy delivery. The methods used were counseling, discussion, question and answer sessions, and pre- and post-tests. There was an increase in pregnant women's knowledge, as evidenced by the number of pregnant women with good knowledge, increasing from 30% to 80% after receiving health education, a 50% increase. This increase indicates that the educational intervention provided was able to have a significant impact on increasing pregnant women's knowledge about anemia management in the third trimester as an effort to prepare for a healthy delivery
Pengaruh Edukasi PHBS Terhadap Tingkat Pengetahuan pada Yayasan Jage Kestare Yunika, Regina Pricilia; Al Fariqi, M. Zulfikar; Cahyadi, Irwan; Yunita, Lina; Rahmiati, Baiq Fitria
Karya Kesehatan Siwalima Vol 1, No 1 (2022): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v1i1.735

Abstract

Anak usia sekolah baik tingkat Pra Sekolah dan Sekolah Dasar merupakan suatu masa usia anak yang sangat berbeda dengan usia dewasa. Pada periode usia ini, didapatkan banyak permasalahan kesehatan yang sangat menentukan kualitas anak dikemudian hari. Masalah kesehatan tersebut meliputi kesehatan umum, gangguan perkembangan,gangguan perilaku dan gangguan belajar. Permasalahan kesehatan tersebut pada umumnya akan menghambat pencapaian prestasi pada peserta didik disekolah. Salah satu pencegahan yang dapat dilakukan adalah PHBS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Edukasi PHBS terhadap tingkat pengetahuan pada anak usia sekolah di Yayasan Jage Kestare, Desa Ungga, Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen dengan rancangan one group pretest and posttes design. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 40 responden yang ditarik menggunakan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji paired t-test. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata (mean) pengetahuan responden tentang PHBS pada saat pre-test adalah 11,72 dan pada post-test meningkat menjadi 20,22. Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,000 (p 0,05) yang menunjukkan bahwa ada perbedaan. Ada pengaruh edukasi PHBS terhadap tingkat pengetahuan pada anak usia sekolah di Yayasan Jage Kestare. Disarankan kepada pemerintah untuk tetap melakukan edukasi PHBS dengan memanfaatkan media sosial yang bersifat rutin dan berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan anak tentang PHBS.