Claim Missing Document
Check
Articles

Key Factors in Improving the Maturity of Information Technology Governance: A Case Study of State-owned Enterprise in Indonesia Rokhman Fauzi; Rahmat Mulyana
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol. 4 No. 2 (2020): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v4i02.75

Abstract

The assessment of IT governance maturity is part of the assurance function. The assessment iscarried out to ensure technology support in achieving business goals. In this context, companiesshould comply with regulations, as well as the need to continue to improve the quality ofimplementation of IT governance. The average value of PT X's IT governance maturity in Year2 has increased from 3.21 to 3.26. There is an increase in the average score of 0.05 over oneyear. Success factors in implementing IT governance must be maintained and encouraged tocontinue the grow. This research was conducted to identify what organizational initiatives toincrease the maturity and what the key factors are. Factors identification is done using evidenceanalysis method based on CSF references and attributes criteria. The results of the analysisobtained key factors that strengthen the maturity. The main factors are CSF2 providing ITinfrastructure that supports the development and exchange of IT applications and services(21.72%), and CSF4 staff development to meet professional IT HR qualifications (17.39%). Onthe other hand, maturity attribute which gave the biggest contribution was ATR1 related topolicies and procedures (34.6%), and ATR3 related to defining goals and actions (30.77%).
Analisis dan Perancangan Enterprise Architecture menggunakan Framework TOGAF ADM pada Fungsi Teknologi Informasi di PT Industri Telekomunikasi Indonesia Aripin, Suci Fitri Liana; Fauzi, Rokhman; Nugraha, Ryan Adhitya
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang telekomunikasi yang memiliki bidang bisnis utama yaitu manufacture and assembly, managed service, digital service, dan system integrator. Dalam mendukung kegiatan perusahaan, perlu adanya dukungan dari semua unit bisnis salah satunya yaitu dukungan dari fungsi teknologi informasi. Pada fungsi teknologi informasi memiliki tanggung jawab terhadap pelayanan teknologi informasi beserta infrastruktur yang digunakan pada PT INTI. Namun, pada implementasinya fungsi teknologi informasi memiliki beberapa kendala, hal ini ditandai dengan adanya pertukaran data belum menggunakan sistem secara optimal, kurangnya tenaga ahli, alur proses bisnis yang masih kurang efektif, dan salah satu proses bisnis masih belum terintegrasi oleh aplikasi yang sudah ada. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan perancangan enterprise architecture yang mampu menyeleraskan strategi teknologi informasi dan strategi bisnis agar solusi yang dihasilkan tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Pada Perancangan enterprise architecture menggunakan TOGAF ADM yang meliputi preliminary phase, architecture vision, business architecture, information system architecture, technology architecture, opportunities and solution, dan migration planning. Dari hasil perancangan tersebut, menghasilkan berupa desain IT roadmap sebagai acuan dalam pengembangan teknologi serta rancangan blueprint sebagai gambaran umum hasil proyek usulan dalam mendukung strategi teknologi informasi dan strategi bisnis di fungsi teknologi informasi PT INTI.Kata kunci— enterprise architecture, fungsi teknologi informasi, TOGAF ADM, IT roadmap.
Analisis Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework Cobit 2019 Domain Align, Plan, and Organize dan Build, Acquire, And Implement Pada Fungsi Pengelolaan Informasi Administrasi Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi Bahrudin, Muhammad Fadli; Fauzi, Rokhman; Nugraha, Ryan Adhitya
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Melakukan analisis implementasi dan perancangan tata kelola TI pada fungsi Pengelolaan Informasi Administrasi Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi untuk mengetahui kondisi tata kelola TI pada instansi tersebut, untuk mempersiapkan kesiapan instansi dalam memenuhi program migrasi pelayanan publik berbasis digital. Tujuan implementasi tata kelola pada dinas kependudukan Kabupaten Sukabumi adalah untuk melakukan penyesuaian terhadap perkembangan teknologi yang didukung oleh keadaan tata kelola yang baik. Dinas Lependudukan dan Pencatatan Sipil dalam (Peraturan Kementrian Dalam Negeri No 14 tahun 2020) disebutkan “ DISDUKCAPIL merupakan perangkat daerah yang membidangi urusan administrasi kependudukan di provinsi atau kabupaten/kota”. Pada fungsi yang di bahas pada penelitian adalah fungsi pengelolaan informasi administrasi kependudukan dalam (Peraturan Kementrian Dalam Negeri No 14 tahun 2020). Maka dari itu dilakukan perancangan implementasi tata kelola TI menggunakan framework dengan versi terbaru yaitu itu Framework COBIT 2019 yang berfokus pada domain Aligment plan and organize (APO) dan Domain Build, Acquire and Implement (BAI) serta pembahasan pada proses yang telah ditentukan pada tahapan pemilihan domain dan proses menggunakan Design Toolkit COBIT 2019 yaitu APO04 Managed Innovation, APO11 Manage Quality, BAI03 Managed Solutions , BAI05 Manage Organizational Chang dan BAI11 Managed Projects. Dengan menghasilkan rekomendasi pada aspek people, process dan technology.Kata kunci — COBIT 2019, tata kelola TI, dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten sukabumi (DISDUKCAPIL), APO dan BAI.
Analyzing The Requirements Needed To Align The To-Be Defined OWOW Concept For Boon Edam Service Processes With The SAP FSM Application Wijaya, Natalia Violi Kristena; Fauzi, Rokhman; Ramadani, Luthfi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract—Currently, field services are essential in the service sector. Field services set them apart from other services because they offer the opportunity for companies to engage directly with their customers. Technicians as company representatives will have a major impact on customer satisfaction when they perform field services. The better the field service provided, the more satisfied customers are with the company's performance. Therefore, having good field service is the main key to staying afloat in this tight service competition. As the legacy SAP Work Manager at Boon Edam no longer supports them in the service area, the Boon Edam company wants to implement the new SAP Field Service Management (FSM) in hopes of helping them achieve their Global Service Strategy. By analyzing the current situation of how the Boon Edam Service process works and investigating how SAP FSM works, it is hoped that the advice given will help align One Way of Working (OWOW) for Service and SAP FSM. Therefore, it is hoped that the implementation of the SAP FSM Application will run smoothly. The deliverable of the assignment given is an advice in the creation of the to-be defined One Way of Working (OWOW) for Boon Edam Service. The to-be defined OWOW for Service is described in the form of a process flow where this process flow has to include alignment of how Boon Edam Service and SAP FSM work. The main strategy used by the author is to conduct a gap analysis which helps identify what is still missing in the alignment process and how to improve it. At the end of the research, the requirement analysis from the gap analysis resulted that not all alignment processes between the desired requirements and SAP FSM functionality went smoothly. There were also some miss requirements have been found where it seems no functionality within the SAP FSM can carried out in accordance with the desired requirement. Moreover, SAP FSM can cover most of the desired requirements that Boon Edam has. Finally, as part of the recommendation, research on finding out of the box functionality of SAP FSM should be continued. Through that, Boon Edam can maximize the use of SAP FSM and minimize the amount of customization.Keywords—One Way of Working (OWOW), SAP Field Service Management (FSM), gap analysis, alignment process.
Analisis dan Penerapan Enterprise Architecture pada Bagian Service Menggunakan Togaf ADM di PT. Subur Ban Mandiri Bangun, Agita Oktavian; Witarsyah, Deden; Fauzi, Rokhman
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Bengkel adalah sebuah tempat yang menyediakan ruang dan peralatan untuk memperbaiki benda/kendaraan. Bengkel juga bergerak di bidang penyedia layanan service dan penjualan spare part. Ketersediaan spare part menjadi salah satu hal yang penting karena berdampak pada waktu tunggu layanan (metode fast moving). Oleh karena itu, perusahaan harus menyediakan produk sesuai kebutuhan pelanggan dengan memperhatikan jumlah penjualan dan waktu pengadaan produk tersebut. Kesalahan dalam mengelola data historis pelanggan dan safety stock dapat menurunkan kualitas service perusahaan tersebut. Demi meningkatkan kualitas layanan dan juga kinerja perusahaan dalam berbagai aspek, PT.Subur Ban mandiri harus selalu siap dalam melakukan peningkatan kinerja dan pengembangan strategi bisnis perusahaan. Untuk melakukan peningkatan tersebut maka diperlukan perbaikan dari fungsi sistem informasi kedalam rancangan Enterprise Architecture. Perancangan dan penerapan Enterprise Architecture yang digunakan untuk sistem informasi PT.Subur Ban Mandiri adalah framework TOGAF ADM, karena fleksibel dan juga menyediakan método untuk membangun, mengelola dan dapat memenuhi kebutuhan dalam pengembangan perusahaan mulai dari peningkatan kualitas service, stock, data historis pelanggan strategi bisnis dan teknologi yang membuat keputusan bagi stakeholder.Kata Kunci-enterprise architecture, TOGAF ADM, service, sparepart
Analisis dan Perancangan Enterprise Architecture pada Instalasi Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. M Djamil Padang dengan Menggunakan Pendekatan TOGAF ADM Yuda, Chairiandi Putra; Fauzi, Rokhman; Jacob, Deden Witarsyah
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-RSUP Dr. M. Djamil Padang adalah RS kelas A Pendidikan yang dinyatakan lulus Akreditasi Paripurna pada tanggal 31 Desember 2018 dan Akreditasi Internasional pada tanggal 9 April 2019 oleh Komisi Akreditasi RS (KARS) Internasional. Kegiatan utama RSUP Dr. M. Djamil Padang memberikan pelayanan kesehatan spesialis dan sub-spesialis kepada pasien. Untuk mempermudah tugas dan kegiatan yang ada di RSUP Dr. M. Djamil Padang maka perlu didukung dengan pemanfaatan teknologi informasi. Pelayanan medis yang belum didukung oleh suatu pemanfaatan teknologi secara optimal akan menimbulkan suatu permasalahan terutama berkaitan dengan pelayanan medis kepada para pasien. Tujuan penelitian ini adalah membuat blueprint enterprise architecture di rumah sakit umum pusat Dr. M. Djamil Padang sebagai pedoman pencapaian tujuan organisasi dan konsep yang dipakai menggunakan TOGAF ADM. TOGAF ADM merupakan metodologi yang lengkap. Banyak organisasi yang tidak memahami secara jelas bagaimana tahapan-tahapan dari metodologi tersebut diterjemahkan kedalam aktivitas perancangan arsitektur enterprise. Hasil dari penelitian ini berupa IT roadmap untuk memberikan rekomendasi yang dapat digunakan oleh RSUP Dr. M. Djamil Padang dalam pembangunan teknologi informasi.Kata Kunci-Arsitektur Enterprise, TOGAF ADM
Implmentasi Risk Assessment atas Teknologi Informasi di Divisi Infrastruktur Pertanahan Dinas Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Menggunakan ISO 27005:2008 Andrian, Harry; Fauzi, Rokhman; Nugraha, Ryan Adhitya
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Sesuai dengan Peraturan Menteri Komunikasi Dan Informatika tentang Pusat Koordinasi Penanganan Insiden Keamanan Informasi Pemerintahan. Pada undang-undang Nomor 41 Tahun 2007 di jelaskan Panduan Umun Tata Kelola Teknologi Informasi dam Komunikasi Nasional Dan Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementrian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden dan dipimpin oleh Kepala. (Sesuai dengan Perpres No. 63 Tahun 2013). Kementrian dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional mempunyai tugas melaksanakan di bidang pertanahan secara nasional, regional dan sectoral sesusai dengan peraturan perundang-undangan. Dinas ATR/BPN memiliki penerapan manajemen risiko dalam pengelolaan TI dan proses bisnis pada divisi Infrastruktur Pertanahan. Akan tetapi, penerapan tersebut belum sepenuhnya menilai adanya ancaman pada aset TI di divisi Infrastruktur Pertanahan dan menilai seberapa jauh kontrol yang sudah ada dapat mengurangi ancaman maupun risiko yang akan datang serta dampaknya. Implementasi dan penilaian risk assessment terhadap aset TI dilakukan menggunakan ISO 27005 yang difokuskan untuk melakukan pengelolaan/kontrol terhadap risiko TI. Penerapan risk assessment dilakukan dengan mengacu pada risk scenario pada ISO 27005. Penelitian ini dilakukan dengan mengidentifikasi risk scenario pada aset TI berdasarkan penilaian kontrol yang adaKata Kunci-ISO 27005, risk assessment, risk scenario, ISO 27001, level of risk, risk treatment.
Perancangan Enterprise Architecture pada Fungsi Toserba Koperasi Keluarga Besar Semen Padang Menggunakan TOGAF ADM Afif, Fuad Al; Fauzi, Rokhman; Nurtrisha, Widyatasya Agustika
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Koperasi Keluarga Besar Semen Padang (KKSP) adalah badan usaha koperasi yang berusaha dalam bidang perdagangan, distribusi transportasi dan jasa dengan lingkupan usaha yang dapat dibagi menjadi dua unit, yaitu unit komersil dan unit 13 afiliasi. Walaupun KKSP termasuk salah satu koperasi yang besar, sistem informasi dalam proses bisnis nya masih banyak dilakukan secara manual. Khususnya dalam fungsi Toserba, Semua proses dalam Fungsi Toserba dalam KKSP masih dilakukan secara manual. Oleh karena itu , diperlukan Enterprise Architecture (EA) menggunakan kerangka kerja atau framework Enterprise Architecture TOGAF (The Open Group Architecture Framework) dalam mengatasi permasalahan yang ada pada fungsi Toserba dan memberikan gambaran integrasi dalam pemodelan dan perancangan teknologi informasi untuk mengorganisir penerapan Teknologi Iinformasi yangs sesuai dengan kebutuhan organisasi. TOGAF ADM dapat memenuhi kebutuhan perancangan Master Plan TI berbasis Enterprise Architecture. Dalam penelitian kali ini dengan menggunakan TOGAF ADM, dengan dilakukan pererancang Enterprise Architecture pada fase Preliminary Phase, Business Data Architecture Architecture,Application Architecture , Technology Architecture, Opportuinities and Solutions, dan Migration Planning dengan membandingkan keadaan eksisting dan keadaan targeting dari Perusahaan Industri dan Manufaktur terkait Master Plan IT tersebut.Kata Kunci-koperasi keluarga besar semen padang ,toserba, enterprise architecture, TOGAF ADM
Analisis Sistem Manajemen Layanan Teknologi Informasi Pada Pt Dunia Boga Indonesia Yang Mengacu Pada Itil V3 Domain Service Design (Process Catalog Management, Level Management) Al Baihaqy, Muhammad; Fauzi, Rokhman; Adhitya Nugrahan, Ryan
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Teknologi informasi merupakan perancangan, implementasi, pengembangan, dukungan serta manajemen sistem informasi berbasis komputer, khususnya perangkat keras atau perangkat lunak. Teknologi informasi digunakan untuk pengelolaan informasi yang pada saat ini menjadi salah satu bagian penting karena peningkatan informasi yang setiap saat berubah rubah atau bertambah dan sangat berguna bagi orgnasisasi atau perusahaan. PT Dunia Boga Indonesia yang juga membutuhkan manajemen layanan TI untuk memaksimalkan TI sesuai dengan keinginan pengguna dan mampu memberikan value untuk perusahaan. Pada penelitian ini menggunakan framework Infrastructure Technology Informastion Library (ITIL) Versi 3 yang mengacu pada Service Design. PT Dunia Boga Indonesia menerapkan manajemen layanan TI untuk menyelesaikan masalah kualitas layanan. Penelitian diawali dengan identifikasi masalah, analisis data dan solusi dari penelitian yang dilakukan. Dengan Metode yang digunakan seperti wawancara dan observasi, sehingga peneliti mendapatkan hasil dari metode yang akan di analisis dan mendapatkan hasil yang dapat di terapkan oleh perusahaan. Kata Kunci: ITSM, ITIL, Service Operation, Identifikasi Data, SOP.
Students Demography Clustering Based on The ICFL Program Using K-Means Algorithm Andreswari, Rachmadita; Fauzi, Rokhman; Izzati, Berlian Maulidya; Widartha, Vandha Pradwiyasma; Pramesti, Dita
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/joiv.7.2.1916

Abstract

Independent Campus, Freedom to Learn (ICFL) Program is one of the manifestations of student-centered learning. This program can help students reach their full potential by allowing them to pursue their passions and talents. This study aims to see how the segmentation of students participating in the ICFL program is based on demographic data. This research is based on survey responses from students participating in the ICFL program. The method used in this study is input data preparation, pre-processing, data cleansing, and data analysis. The information will be pre-processed before being utilized and evaluated. To help produce better outcomes in data clustering, the K-Means clustering approach is used, which is processed using the Python computer language. The data is clustered using the K-Means clustering approach based on gender characteristics, Grade Point Average (GPA), university entrance selection, ICFL category, and year or semester when participating in ICFL. This study resulted in three clusters with each of its criteria. The dominant gender is found in clusters 2 (100% female) and 3 (100% male). Software Development was the most popular ICFL category among students in cluster 1, accounting for 67%, while Design and Analysis Information Systems was the most popular in clusters 2 and 3. The most dominant ICFL program is found in three clusters. ICFL - Internship program in which at least 40% of participants come from each cluster. The research results are expected to assist stakeholders in evaluating the implementation of the ICFL program. Â