Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Cipta

Perancangan Buku Informasi Kain Bentenan Khas Minahasa Utara Nuren Febhimaesuri; Suwito Casande; Yayah Rukiah
Cipta Vol 1, No 1 (2022): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1825.396 KB) | DOI: 10.30998/cpt.v1i1.1159

Abstract

Tujuan penelitian untuk merancang buku informasi yang berjudul Kain Bentenan Minahasa Utara yang berada di Pulau Sulawesi yang terletak di Kepulaun Bentenan, dalam upaya mengenalkan kembali kain tenun Bentenan. Metode yang digunakan yaitu dengan pendekatan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kajian pustaka meliputi studi literatur berupa buku, jurnal, dan hasil wawancara dengan narasumber yang berkompeten dalam bidangnya. Hasil yang dicapai yaitu Kain Bentenan merupakan kain tenun yang bernilai seni tinggi, demikian dinamakan Bentenan karena pertama kali ditemukan dari Desa Bentanan terletak di Pantai Timur Minahasa. Sempat menghilang dari peradaban, kini kain ini muncul kembali dan mulai diproduksi oleh sebagian pengrajin dan para pengusaha kain. Dengan begitu agar keberadaan kain tenun Bentenan bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas guna menambah tujuan pariwisata, penghasilan para pengrajin dan para pengusaha kain tenun Bentenan agar terus dapat melestarikan kain tenun tersebut. Pelestarian kain tenun Bentenan bukan hanya tugas Pemerintah Kota Manado dan pihak-pihak terkait, melainkan membutuhkan peran seluruh komponen masyarakat Manado agar dapat terus melestarikan aset benda bersejarah baik dari cara memperkenalkan ke khalayak luas maupun sampai Mancanegara.
Perancangan Film Animasi Sebagai Pengenalan Sejarah Asal Usul Cina Benteng Suwarsih, Lisda; Rukiah, Yayah; Limbong, Edo Galasro
Cipta Vol 3, No 3 (2025): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v3i3.3948

Abstract

Cina Benteng merupakan sebutan sekelompok masyarakat dan menjadi bagian dari warisan budaya Tionghoa khususnya di wilayah Tangerang, Banten. Namun, seiring berjalannya waktu dalam perkembangan zaman modern saat ini, dengan adanya perubahan sosial, pola pikir dan gaya hidup, menyebabkan menurunnya tingkat kesadaran untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai sejarah, seni dan budaya sebagai identitas dari mana asal-usulnya, karena dinilai terlalu kuno. Tujuan penelitian untuk merancang film animasi “Asal-usul Cina Benteng” sebagai media yang berisi informasi tentang warisan budaya Cina Benteng di wilayah Tangerang, Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data dilakukan dalam bentuk studi literatur, studi observasi maupun wawancara kepada narasumber yang bersangkutan untuk mendapatkan informasi mengenai Cina Benteng. Hasil dari penelitian ini adalah film animasi yang menceritakan kisah sejarah awal mula kedatangan nenek moyang etnis Tionghoa di tanah nusantara, adanya proses akulturasi seni budaya dan perkawinan orang Tionghoa dengan penduduk setempat (lokal) yang dikenal dengan peranakan Tionghoa. Dengan menggunakan gaya digital animasi 2D dengan proses pembuatannya frame by frame menjadikan pergerakan animasi ini terlihat unik dan tidak terlalu berlebihan, sehingga diharapkan pesan dan cerita dalam film ini dapat lebih menarik dan mudah dipahami
Perancangan Buku Cerita Bergambar Sebagai Pengenalan Kumbang Tanduk Pada Anak Istiqomah, Mutiara Aisah; Rukiah, Yayah; Nuriyanti, Widya
Cipta Vol 4, No 1 (2025): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v4i1.4337

Abstract

Tujuan penelitian ini, untuk merancang buku cerita bergambar tentang kumbang tanduk yang berjudul Yuk! Mengenal Kumbang Tanduk yang dapat memberikan pengetahuan baru kepada anak-anak. Buku cerita bergambar dirancang dengan cerita yang mudah dimengerti oleh anak-anak dan ilustrasi yang ditampilkan dibuat dengan warna yang menarik agar saat dibaca anak tidak merasa bosan. Perancang buku cerita bergambar ini merupakan media yang cukup penting di tengah kemajuan teknologi, anak-anak yang sudah lebih banyak menggunakan gadget ketimbang membaca buku menjadikan media buku menjadi tidak cukup terkenal. Dan oleh karena itu dengan adanya media buku cerita bergambar ini anak-anak diharapkan dapat lebih aktif dan kembali membaca buku, selain itu dengan membaca buku dapat membantu daya imajinasi anak agar menjadi lebih ekspresif pada lingkungan di sekitarnya. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Metode kualitatif deskriptif atau menggunakan metode dengan cara mengumpulkan data-data terkait yang berasal dari observasi melalui buku, jurnal dan juga artikel, lalu mendapatkan. data melalui wawancara narasumber. Hasil pengumpulan data menunjukkan bahwa kumbang tanduk bukan hanya sebuah serangga, namun kumbang tanduk memiliki peran dalam ekosistem tumbuhan. Tapi banyak yang mengira jika kumbang hanyalah hama bagi tumbuhan, maka dari itu buku cerita gambar ini dirancang untuk anak-anak agar dapat mengenal kumbang tanduk agar dapat mengubah pemikiran anak-anak sejak usia dini.