Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penerapan metode SAW dan AHP dalam penilaian kinerja pegawai BNN Kabupaten Blitar Lathoif, Miftakhul; Yuana, Haris; Mawaddah, Udkhiati
JURNAL ELTEK Vol. 23 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v23i2.8658

Abstract

Penilaian kinerja merupakan proses penting yang membantu institusi dalam mengukur, mengevaluasi, dan merangking kinerja pegawai berdasarkan kriteria dan standar yang telah ditentukan. Di BNN Kabupaten Blitar, keberagaman jenis kepegawaian meliputi ASN, Polri, dan pegawai non ASN menyebabkan adanya perbedaan standar dalam pelaksanaan penilaian kinerja. Perbedaan ini menimbulkan permasalahan dalam menentukan evaluasi kinerja yang adil dan menyeluruh. Penelitian ini mengusulkan penerapan metode gabungan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW) guna menghasilkan sistem penilaian yang lebih objektif. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot setiap kriteria, sementara metode SAW digunakan untuk menghitung nilai akhir kinerja pegawai. Sistem penilaian ini juga dikembangkan dalam bentuk aplikasi berbasis website dengan delapan kriteria penilaian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penerapan metode AHP dan SAW berhasil diterapkan dalam penilaian kinerja pegawai. Margin kesalahan nilai akhir tertinggi yang diperoleh sebesar 0,212%, masih berada di bawah ambang toleransi 1%, yang menunjukkan bahwa hasil penilaian mendekati referensi dan layak dijadikan acuan dalam sistem penilaian kinerja di lingkungan BNN Kabupaten Blitar.   ABSTRACT Performance appraisal is a fundamental process that enables institutions to measure, evaluate, and rank employee performance based on predefined criteria and standards. BNN Kabupaten Blitar, the presence of various employment categories ASN, Polri, and Non-ASN has led to the implementation of differing performance evaluation standards. This diversity poses challenges in establishing a unified and equitable assessment of overall employee performance. To address this issue, this study proposes the integration of the Analytical Hierarchy Process (AHP) and Simple Additive Weighting (SAW) methods to develop an objective and consistent performance appraisal system. The AHP method is utilized to determine the weights of each evaluation criterion, while the SAW method is employed to calculate the final performance scores. The system is developed as a web-based and using eight performance criteria. The evaluation results demonstrate that the application of the AHP and SAW methods was successfully implemented, with a maximum margin of error in the final score recorded at 0.212%. This margin remains below the acceptable threshold of 1%, indicating that the results closely align with reference values and validating the system’s feasibility for use in performance assessment at BNN Kabupaten Blitar.
FROM DATA TO DECISION: HOW AI AND FINTECH DRIVE DIGITAL TRANSFORMATION IN RURAL ENTREPRENEURSHIP Ratri Anggraheni, Dhiptya; Mawaddah, Udkhiati
International Journal of Global Accounting, Management, Education, and Entrepreneurship Vol. 6 No. 1 (2025): International Journal of Global Accounting, Management, Education, and Entrepre
Publisher : Sekolah tinggi ilmu ekonomi pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48024/ijgame2.v6i1.228

Abstract

This study presents a systematic literature review (SLR) examining how Artificial Intelligence (AI) and Financial Technology (FinTech) drive digital transformation in rural entrepreneurship. Based on 20 peer-reviewed studies published between 2020 and 2025, the analysis integrates insights from developed and developing economies using the Resource-Based View (RBV), Diffusion of Innovation (DOI) Theory, Institutional Theory, and Sustainable Livelihoods Framework (SLF). Findings reveal that digital infrastructure serves as the foundation for rural participation in the digital economy, while FinTech promotes financial inclusion through mobile banking, blockchain, and data-driven credit systems. AI enhances decision-making via predictive analytics and automation, improving efficiency across production, logistics, and marketing. Governance quality and human capital development shape institutional readiness and ensure sustainability alignment. This review advances theoretical understanding and offers policy guidance for building inclusive digital ecosystems through adaptive governance, capacity-building, and ethical technology integration, fostering resilient and equitable rural transformation.
Pemanfaatan Docker pada Virtualisasi Server untuk Mengoptimalkan Kinerja Aplikasi berbasis Web menggunakan Multiserver Permana Putra, Ageng Eka; Chulkamdi, Mukh. Taofik; Mawaddah, Udkhiati
Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK)
Publisher : STMIK Amika Soppeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70247/jumistik.v4i2.203

Abstract

Pengelolaan aplikasi berbasis web di SMKN 1 Nglegok masih menghadapi tantangan dalam efisiensi penggunaan sumber daya server. Peningkatan jumlah pengguna dan kompleksitas aplikasi sering mengakibatkan beban tinggi pada CPU dan memori, yang berdampak pada penurunan performa. Teknologi virtualisasi server berbasis Docker menawarkan solusi dengan isolasi container, skalabilitas, dan manajemen sumber daya yang efisien. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas penerapan Docker pada arsitektur Multiserver dalam meningkatkan efisiensi penggunaan CPU dan memori, serta stabilitas kinerja aplikasi web. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, dengan membandingkan performa aplikasi web sebelum dan sesudah penerapan Docker menggunakan Apache JMeter untuk simulasi trafik, K6 untuk uji beban, serta monitoring dengan Grafana dan Prometheus. Parameter yang diukur meliputi penggunaan CPU, memori, dan waktu respons pada beban 200 hingga 1000 request. Hasil pengujian menunjukkan penurunan penggunaan CPU sebesar 20–35% dan memori 15–30% setelah penerapan Docker. Waktu respons aplikasi tetap stabil di bawah 200 ms meskipun terjadi peningkatan beban hingga 1000 request. Validasi oleh ahli IT dan User Acceptance Testing menghasilkan tingkat kepuasan pengguna lebih dari 85% dengan kategori "Sangat Kuat". Penerapan Docker pada arsitektur Multiserver terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi, menjaga stabilitas performa aplikasi web, dan memenuhi kebutuhan pengelolaan infrastruktur TI di lingkungan pendidikan.