Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Menentukan Tingkat Kepastian Terkena Penyakit Typus Dengan Menerapkan Metode Certainty Factory Amalia, Veradilla; Etriyanti, Endang
Jurnal Ilmiah Binary STMIK Bina Nusantara Jaya Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Binary STMIK Bina Nusantara Jaya
Publisher : STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuk Linggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52303/jb.v7i1.160

Abstract

Typhoid fever is a disease that can affect individuals across all age groups, from children and adolescents to adults. Due to its potential severity, heightened vigilance is necessary, as delayed treatment can lead to fatal outcomes. At Swasti Saba Community Health Center (Puskesmas Swasti Saba), there is currently only one physician responsible for managing typhoid cases, and the facility lacks technological tools to aid in diagnosing the disease. This limitation results in slower response times and less accurate data collection. To address these challenges, it is essential to develop an expert system that utilizes the Certainty Factor method for diagnosing typhoid fever. The objective of this study is to create such a system to determine the certainty level of typhoid fever diagnoses at Puskesmas Swasti Saba. By implementing this expert system, it is anticipated that the diagnostic process will be expedited and enhanced, thereby assisting the physician in making more accurate and timely decisions.
PELATIHAN APLIKASI CORELDRAW DALAM PENINGKATAN HARDSKILL SISWA MENGHADAPI DUNIA KERJA Yanto, Robi; Kesuma, Hendra Di; Alfiarini, Alfiarini; Apriadi, Deni; Etriyanti, Endang
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1571

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kota Lubuklinggau. Kegiatan ini meliputi pembelajaran desain grafis tentang pembuatan logo, spanduk dan banner yang diawali dengan pengenalan aplikasi coreldraw. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan hardskill siswa-siswa pada bidang desain grafis terutama pada siswa kelas XII yang akan menghadapi dunia kerja. Pembelajaran dilakukan pada kegiatan ini adalah bagaimana mendesain logo, spanduk dan banner yang dibutuhkan masyarakat sebagai properti media informasi yang banyak digunakan disetiap aktivitas baik industri, usaha dan perkantoran. Metode pembelajaran yang dilakukan adalah metode presentasi dan pendampingan langsung dalam bentuk praktikum penggunaan aplikasi coreldraw serta melakukan kegiatan evaluasi melalui penugasan studi kasus pembuatan logo, spanduk dan banner dengan tema hari ulang tahun RI yang ke 76. Berdasarkan hasil sebaran angket dan evaluasi kegiatan pelatihan keterampilan desain grafis menunjukan 83 % dari total peserta  bisa mendesain logo, spanduk, banner dan peserta dapat menerapkan lebih dari satu aplikasi desain grafis sehingga tujuan kegiatan pengabdian telah tercapai yaitu untuk meningkatkan hardskill peserta bidang desain grafis dalam menghadapi tantangan di dunia kerja. 
Implementasi Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) Pada Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Guru Di SMP AMPERA Setyadi, Puspita Dewi; Etriyanti, Endang
Jurnal Teknologi Informasi Mura Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Teknologi Informasi Mura JUNI
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jti.v17i1.2613

Abstract

Pada saat ini sekolah harus berhadapan dengan tuntutan baru yaitu pemberlakuan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, yang diikuti dengan beberapa Permendiknas sebagai penjabaran dari Peraturan Pemerintah tersebut. Untuk memenuhi standar dan peraturan Pemerintah tersebut Sekolah harus memperhatikan kinerja pegawai karena keberhasilan suatu organisasi dipengaruhi oleh kinerja itu sendiri. Seperti halnya pada SMP Ampera penilaian kinerja guru adalah hal penting yang harus dilakukan sebagai bahan evaluasi kinerja. Indikator kinerja guru mengacu pada kepribadian, sosial dan professional dalam pembelajaran. Dari hasil observasi didapatkan bahwa penilaian kinerja guru pada SMP Ampera belum menggunakan sistem terkomputerisasi. Penilaian dilakukan dengan memantau para guru dalam kegiatan belajar mengajar, dinilai kemudian dievaluasi. Namun pengambilan Keputusan hasil penilaian secara manual tersebut dirasa kurang objektif sehingga diperlukan sebuah sistem pendukung Keputusan penilaian kinerja pegawai. Sistem ini dibangun menggunakan metode MAUT dengan tujuan untuk memudahkan kepala sekolah dan pihak yang berkepentingan mengetahui kinerja guru, baik proses mengajar ataupun kehadiran di sekolah. Sehingga menjadikan proses monitoring guru menjadi lebih efektif dan pengambilan Keputusan menjadi lebih objektif. Sistem ini menggunakan lima kriteria dan lima alternatif sebagai data uji dengan hasil keluaran berupa rangking dari masing-masing alternatif yang dapat digunakan sebagai acuan pengambilan Keputusan Pimpinan.
Implementasi Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) Pada Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Guru Di SMP AMPERA Setyadi, Puspita Dewi; Etriyanti, Endang
Jurnal Teknologi Informasi Mura Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Teknologi Informasi Mura JUNI
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jti.v17i1.2613

Abstract

Pada saat ini sekolah harus berhadapan dengan tuntutan baru yaitu pemberlakuan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, yang diikuti dengan beberapa Permendiknas sebagai penjabaran dari Peraturan Pemerintah tersebut. Untuk memenuhi standar dan peraturan Pemerintah tersebut Sekolah harus memperhatikan kinerja pegawai karena keberhasilan suatu organisasi dipengaruhi oleh kinerja itu sendiri. Seperti halnya pada SMP Ampera penilaian kinerja guru adalah hal penting yang harus dilakukan sebagai bahan evaluasi kinerja. Indikator kinerja guru mengacu pada kepribadian, sosial dan professional dalam pembelajaran. Dari hasil observasi didapatkan bahwa penilaian kinerja guru pada SMP Ampera belum menggunakan sistem terkomputerisasi. Penilaian dilakukan dengan memantau para guru dalam kegiatan belajar mengajar, dinilai kemudian dievaluasi. Namun pengambilan Keputusan hasil penilaian secara manual tersebut dirasa kurang objektif sehingga diperlukan sebuah sistem pendukung Keputusan penilaian kinerja pegawai. Sistem ini dibangun menggunakan metode MAUT dengan tujuan untuk memudahkan kepala sekolah dan pihak yang berkepentingan mengetahui kinerja guru, baik proses mengajar ataupun kehadiran di sekolah. Sehingga menjadikan proses monitoring guru menjadi lebih efektif dan pengambilan Keputusan menjadi lebih objektif. Sistem ini menggunakan lima kriteria dan lima alternatif sebagai data uji dengan hasil keluaran berupa rangking dari masing-masing alternatif yang dapat digunakan sebagai acuan pengambilan Keputusan Pimpinan.
Identifikasi Minat dan Bakat Mahasiswa STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuklinggau Menggunakan Naïve Bayes Classifier Hamidani, Syafi'ul; Etriyanti, Endang; Juminovario, Juminovario; Aprudi, Syafri
Journal Computer Science and Information Systems : J-Cosys Vol 5, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53514/jco.v5i2.662

Abstract

Identifikasi minat dan bakat mahasiswa merupakan salah satu langkah penting dalam mendukung pengembangan potensi serta perencanaan karir yang tepat. Namun, proses identifikasi yang dilakukan secara manual seringkali memerlukan waktu lama dan rentan terhadap subjektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan algoritma Naïve Bayes Classifier dalam mengklasifikasikan minat dan bakat mahasiswa STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuklinggau. Data penelitian diperoleh dari data kasus lama yang mencakup Menyukai membaca, Menyukai berbicara dan bercerita, Suka Belajar Sendiri, Suka Belajar Berkelompok, Menyukai Mata Kuliah Bisnis, Menyukai pelajaran matematika, Menyukai menggunakan computer, dan  Hobi. Metode Naïve Bayes dipilih karena memiliki keunggulan dalam menyelesaikan masalah klasifikasi berbasis probabilistik dengan tingkat akurasi yang cukup baik meskipun data bersifat sederhana. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu mengidentifikasi kategori minat dan bakat mahasiswa yang diuji yaitu selvi firmayani dengan hasil Technopreneur sebesar 0.005859375 yang lebih besar dari kategori minat dan bakat lainnya. Dengan demikian, penerapan metode ini dapat menjadi alternatif solusi dalam memberikan rekomendasi akademik dan pengembangan karir yang lebih objektif bagi mahasiswa
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Dengan Metode Naïve Bayes Hamidani, Syafiul; Etriyanti, Endang
JUPITER (Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Komputer) Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Komputer (JUPITER)
Publisher : Teknik Komputer Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10069338

Abstract

Penentuan Ketua BEM adalah keputusan penting yang melibatkan berbagai faktor dan kriteria yang setiap periodenya dipilih ulang untuk menentukan ketua dan wakil ketua BEM yang sebagai bentuk demokrasi dari mahasiswa, apalagi BEM sebagai wadah atau organisasi yang bagi mahasiswa terkhusus di STMIK Bina Nusantara Jaya lubuklinggau, sebelumnya telah diadakan beberapa kali pemilihan ketua/calon ketu BEM di STMIK bina Nusantara Jaya Lubuklinggau sehingga tentunya sudah terdapat data atau riwayat siapa saja yang pernah menyalonkan dan memenangkan pemilihian ini. Metode Naïve Bayes dipilih karena kemampuannya dalam mengatasi masalah klasifikasi dengan data yang relatif besar dan kompleks. Keunggulan utama dari sistem ini adalah kemampuannya dalam memberikan rekomendasi yang obyektif dan terukur berdasarkan data yang ada. Hal ini membantu menghindari bias yang mungkin muncul dalam proses pemilihan manual yang lebih rentan terhadap faktor subjektif. Dengan menerapkan metode Naïve Bayes, SPK ini dapat menghasilkan peringkat kandidat yang sesuai dengan probabilitas mereka untuk berhasil dalam peran Ketua BEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu memberikan rekomendasi yang konsisten dan dapat diandalkan dalam konteks penentuan Ketua BEM.
Sistem Cerdas Berbasis Machine Learning Klasifikasi Karakteristik Siswa Disabilitas untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran Yanto, Robi; Etriyanti, Endang
Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/json.v7i2.9136

Abstract

Pendidikan inklusif membutuhkan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik setiap siswa, termasuk siswa penyandang disabilitas. Setiap siswa memiliki kebutuhan belajar yang berbeda, tergantung pada jenis dan tingkat keparahan disabilitas. Saat ini Jumlah siswa penyadang disabilitas di Indonesia sampai tahun 2024 mencapai 307,242. Permasalahan utama dalam proses pembelajaran bagi siswa penyandang disabilitas adalah terbatasnya akses terhadap pendidikan inklusif, karena banyak guru yang masih belum mampu melakukan analisis matematis secara akurat untuk mengklasifikasikan karakteristik siswa penyandang disabilitas. Oleh karena itu, penerapan teknologi komputer sangat penting untuk mengembangkan sistem cerdas berbasis machine learning untuk mengklasifikasikan karakteristik siswa penyandang disabilitas menggunakan metode Case-Based Reasoning. Penelitian ini menggunakan data siswa disabilitas SLB Kota Lubuk Linggau sebanyak 103 siswa dengan 30 karakteristik disabilitas yang dikelompokkan menjadi 10 jenis disabilitas sebagai kasus lama yang digunakan sebagai basis pengetahuan. Berdasarkan hasil analisa menggunakan metode case based reasoning yang dikembangkan melalui sistem cerdas diperoleh nilai kemiripan antara kasus lama terhadap 40 kasus baru dengan rata-rata persentase kemiripan 79,25 % dan jumlah terbanyak pada kasus lama (KSL 1 dan KSL 2) yaitu masing masing berjumlah 8 siswa. Sehingga metode ini memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi untuk mengklasifikasi jenis disabilitas siswa berdasarkan karakteristiknya. Dengan demikian sistem ini dapat membantu guru dalam menentukan metode belajar yang tepat bagi siswa disabilitas
Penerapan Metode K-Means Clustering untuk Pengelompokan Peminatan Unit Kegiatan Mahasiswa Aprudi, Syafri; Etriyanti, Endang
Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitekt
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakadata.v6i2.1864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan peminatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) menggunakan metode K-Means Clustering sebagai pendekatan berbasis data dalam mendukung pengambilan keputusan di lingkungan perguruan tinggi. Data yang digunakan terdiri dari 20 mahasiswa dengan enam variabel, yaitu minat olahraga, minat wirausaha, minat IT Club, minat LDK, minat Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba (GAMAN), dan minat seni, yang diukur menggunakan skala numerik 1–10. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, preprocessing (cleaning dan normalisasi), penentuan jumlah cluster menggunakan metode Elbow, proses clustering dengan algoritma K-Means, serta evaluasi menggunakan Silhouette Score. Hasil metode Elbow menunjukkan bahwa jumlah cluster optimal adalah K=2. Proses K-Means menghasilkan dua kelompok utama, yaitu cluster pertama yang didominasi oleh mahasiswa dengan minat tinggi pada bidang olahraga dan seni, serta cluster kedua yang didominasi oleh minat pada bidang wirausaha, IT, LDK, dan GAMAN. Hasil evaluasi menunjukkan nilai Silhouette Score rata-rata sebesar 0,73 yang termasuk dalam kategori cukup baik, sehingga menunjukkan bahwa model clustering memiliki kualitas yang tinggi dan mampu memisahkan data secara jelas. Penelitian ini membuktikan bahwa metode K-Means efektif dalam mengelompokkan mahasiswa berdasarkan minat UKM dan dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan, seperti penyaluran minat, pengembangan program UKM, serta peningkatan layanan kemahasiswaan. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan menambahkan variabel lain agar hasil yang diperoleh lebih komprehensif dan akurat.
Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Website bagi Pengurus PBVSI Sumatera Selatan dalam Mendukung Transformasi Digital Yogi Primadasa; Syafi'ul Hamidani; Arie Yandi Saputra; Yayang Eluis Bali Mawartika; Endang Etriyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdampak Vol. 2 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jupemba.v2i2.136

Abstract

Transformasi digital dalam organisasi olahraga menjadi kebutuhan strategis untuk meningkatkan kualitas layanan informasi, transparansi, dan daya saing di era teknologi. Pengurus PBVSI Sumatera Selatan menghadapi beberapa permasalahan utama, yaitu keterbatasan kemampuan pengelolaan website, pembaruan konten yang belum optimal, serta ketergantungan pada pihak luar untuk pengelolaan teknologi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus dalam mengelola website organisasi secara mandiri sebagai media informasi dan publikasi resmi. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teknis pengelolaan konten dan manajemen menu website, disertai pendampingan intensif agar peserta mampu mempraktikkan secara langsung keterampilan yang diperoleh. Hasil utama menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola website, yang tercermin dari kemampuan melakukan pembaruan konten, penataan informasi, dan dokumentasi kegiatan organisasi secara lebih terstruktur dan berkelanjutan, sehingga mendukung terwujudnya transformasi digital di lingkungan PBVSI Sumatera Selatan
Pendampingan Guru dalam Penggunaan Papan Interaktif Digital sebagai Inovasi Media Pembelajaran Syafiul Hamidani; Alfiarini Alfiarini; Robi Yanto; Veradilla Amalia; Endang Etriyanti
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): Maret 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v4i3.840

Abstract

The development of digital technology requires the world of education to continuously adapt to create innovative and interactive learning processes. One learning medium that is starting to be widely developed is the digital interactive board. However, the use of this technology in schools, especially at SD-IT Al-Ikhlas, still faces obstacles, particularly limited teacher competency in operating and integrating it into learning. This community service activity aims to improve teacher competency in using digital interactive boards as an innovative learning medium. The implementation method includes socialization, training, and direct mentoring for partner teachers. The results of the activity show an increase in teacher understanding and skills in operating digital interactive boards and integrating them into the learning process. In addition, teachers have become more creative in developing interactive and engaging learning materials for students. Thus, this mentoring activity is expected to support the improvement of the quality of learning and digital literacy in the school environment