Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemahaman dan Pencegahan Radikalisme dalam Dunia Pendidikan Islam Hidayat, Ahmad Taufik
Jurnal el-Huda Vol 16 No 02 (2025): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/el-huda.v16i02.258

Abstract

Radikalisme menjadi isu serius dalam pendidikan Islam ‎di Indonesia karena dapat merusak tujuan dari pendidikan. Sikap ekstrem terhadap perubahan mendasar melalui kekerasan adalah salah satu pemahaman dari radikalisme, sehingga bertentangan ‎dengan prinsip rahmatan lil ‘alamin. Pesantren sebagai ‎lembaga ‎pendidikan Islam memiliki peran yang sangat strategis dalam hal ini tetapi rentan juga terjadi ‎infiltrasi ideologi ‎intoleran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi ‎pustaka, analisis normatif, dan ‎deskriptif analitis. Data diperoleh ‎dari literatur primer dan sekunder berupa buku, artikel jurnal, ‎dan ‎regulasi pendidikan. Analisis difokuskan pada definisi ‎radikalisme, faktor penyebab, serta ‎strategi pencegahannya dalam ‎konteks pendidikan Islam.‎ Hasil penelitian menunjukkan bahwa radikalisme memiliki dua sisi, yaitu ide dan tindakan. Terkait faktor penyebarannya melalui ‎aspek sosial politik, emosional keagamaan, kultural, ideologis, dan ‎‎kebijakan pemerintah. Pesantren berpotensi besar sebagai garda terdepan untuk pencegahan tetapi juga berpotensi menjadi sasaran dari radikalisme. ‎Strategi preventif yang ditawarkan meliputi reinterpretasi jihad ‎‎sebagai perbaikan (islah), penguatan pendidikan multikultural ‎untuk menumbuhkan toleransi, ‎serta internalisasi nilai empati ‎sebagai pondasi etika sosial. Kesimpulannya, radikalisme dapat dicegah menggunakan pendekatan ‎komprehensif dengan ‎menekankan kurikulum dan pendidikan ‎pesantren dengan menanamkan karakter moderat.‎
Articulation of Hadith in Minangkabau Socio-Religious Contexts: A Study on the Collection of Speeches by Sheikh Abdul Lathif Syakur (1882-1963) Wendry, Novizal; Hidayat, Ahmad Taufik; Ananda, Yassinta; Azizah, Faras Puji; Hasan, Melati Amanah
Millah: Journal of Religious Studies Vol. 23, No. 2, August 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol23.iss2.art2

Abstract

The collection of speeches (CoS) written by Sheikh Abdul Lathif Syakur (SALS), a scholar who experienced both the colonial and old-order eras, serves as a thematic compilation of hadith reflecting the mid-20th century Minangkabau writing tradition. Through this collection, SALS demonstrated his expertise as a hadith scholar by analyzing the context of his era and interpreting social realities based on hadiths pertinent to society. This article aims to delve into the socio-religious vision that SALS constructs through the themes articulated in his speeches. Using a descriptive-historical method and thematic analysis, this article reveals that SALS founded his socio-religious vision on four main pillars: renewal, community integrity, moderation, and the roles of women in public life. SALS's ability to adapt hadith to his time, combined with his inclusive and human-centered approach, portrays him as a progressive scholar, challenging the rigid stereotype of hadith scholars.