Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Panggung

TEATER TARI PUSEUR SANCANG PANGIRUTAN, PERTAHANAN BUDAYA DAN EDUEKOLOGI Dwimarwati, Retno; Suparli, Lili; Mulyati, Eti
PANGGUNG Vol 33, No 3 (2023): Resiliensi Budaya sebagai Ketahanan dalam Menjaga Tradisi hingga Ekonomi Kreati
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v33i3.2728

Abstract

Artikel ilmiah ini memaparkan penelitian dan penciptaan karya seni berupa alihwahana dari satu karya ke karya lainnya. Tradisi Lisan Mitos Karang Paranje di Desa Karyasari menjadi sumber penciptaan. Tradisi lisan Mitos Karang Paranje merupakan salah satu aset budaya yang harus dijaga dan dilestarikan. Terdapat cerita sejarah dari seni tradisi tersebut, salah satunya terkandung nilai-nilai penghormatan terhadap leluhur dan lingkungan alam. Metode yang dipakai adalah Metode Pavis. Tahapan implementasi dilakukan mulai dari konkretisasi ide, konkretisasi tekstual, kontretisasi dramaturgi, konkretisasi pemanggungan, dan konkretisasi persepsi target. Hasil dari penelitian dan penciptaan karya seni berupa ertunjukan teater tari berjudul Puseur Sancang Pangirutan. Penceritaan dan konflik berkaitan dengan adanya upaya perusakan alam dan pencegahannya. Pertunjukan teater tari Puseur Sancang Pangirutan bermanfaat bagi Desa Karyasari sebagai penguatan atraksi destinasi/penguatan potensi pemajuan kebudayaan dan bentuk edukasi kepada masyarakat berkaitan dengan pemeliharaan alam (konservasi alam). Kata Kunci: alihwahana, tradisi-lisan, karya seni, teater-tari, konkretisasi
Relevansi Ide, Konsep dan Bentuk dalam Proses Kreatif Karya Tari ‘Gandrung Liwung’ Inspirasi Merak Rosilawati, Riyana; Suparli, Lili; Suherti, Ocoh
PANGGUNG Vol 33 No 1 (2023): Nilai-Nilai Seni Indonesia: Rekonstruksi, Implementasi, dan Inovasi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v33i1.2475

Abstract

Gandrung Liwung merupakan penciptaan tari kreasi baru yang terinspirasi dari burung merak, beberapa motif tari Merak, dan melihat tingkah sepasang remaja yang mulai tertarik terhadap lawan jenis. Penciptaan tari Gandrung Liwung sebagai upaya perbendaharaan dalam mata kuliah tari Kreasi Baru, dan pengembangan potensi di bidang seni tari bagi masyarakat. Metode kreativitas dengan langkah eksplorasi, evaluasi, dan komposisi digunakan dengan menghadirkan teori Rhodes 4 P (pribadi, proses, pendorong, produk), yang bermaksud menemukan suatu produk karya yang berarti, bermakna dan mampu mengubah dari yang biasa menjadi lebih inovatif bagi masyarakat pendukungnya. Penciptaan tari Kreasi Baru Gandrung Liwung sebagai karya inovatif yang masih melekat esensi tradisinya. Hal ini dilakukan bukan hanya untuk pencapaian target penciptaannya saja melainkan bertujuan pula agar dapat disosialisasikan kepada masyarakat luas khususnya kepada generasi muda. Kata kunci: Gandrung Liwung, tari kreasi baru, Merak, Kata kunci: Burung Merak, Inspirasi, penataan tari kreasi baru, Gandrung Liwung
TEATER TARI PUSEUR SANCANG PANGIRUTAN, PERTAHANAN BUDAYA DAN EDUEKOLOGI Dwimarwati, Retno; Suparli, Lili; Mulyati, Eti
PANGGUNG Vol 33 No 3 (2023): Resiliensi Budaya sebagai Ketahanan dalam Menjaga Tradisi hingga Ekonomi Kreatif
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v33i3.2728

Abstract

Artikel ilmiah ini memaparkan penelitian dan penciptaan karya seni berupa alihwahana dari satu karya ke karya lainnya. Tradisi Lisan Mitos Karang Paranje di Desa Karyasari menjadi sumber penciptaan. Tradisi lisan Mitos Karang Paranje merupakan salah satu aset budaya yang harus dijaga dan dilestarikan. Terdapat cerita sejarah dari seni tradisi tersebut, salah satunya terkandung nilai-nilai penghormatan terhadap leluhur dan lingkungan alam. Metode yang dipakai adalah Metode Pavis. Tahapan implementasi dilakukan mulai dari konkretisasi ide, konkretisasi tekstual, kontretisasi dramaturgi, konkretisasi pemanggungan, dan konkretisasi persepsi target. Hasil dari penelitian dan penciptaan karya seni berupa ertunjukan teater tari berjudul “Puseur Sancang Pangirutan”. Penceritaan dan konflik berkaitan dengan adanya upaya perusakan alam dan pencegahannya. Pertunjukan teater tari “Puseur Sancang Pangirutan” bermanfaat bagi Desa Karyasari sebagai penguatan atraksi destinasi/penguatan potensi pemajuan kebudayaan dan bentuk edukasi kepada masyarakat berkaitan dengan pemeliharaan alam (konservasi alam). Kata Kunci: alihwahana, tradisi-lisan, karya seni, teater-tari, konkretisasi