Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengendalian Persediaan Bahan Baku UMKM Es Teh Klasik Balikpapan Menggunakan Metode EOQ dan POQ Zulmy, Ahmad Nijar; Harits, Dimaz; Kurnia, Wahyu Ismail; Ari Andriyas Puji
SURYA TEKNIKA Vol 11 No 2 (2024): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v11i2.8367

Abstract

Es Teh Klasik MSMEs are often short of key raw materials, such as cups and tea, which hampers production and leads to loss of potential sales. Inventory control is done traditionally so that stock outs often occur before the next procurement. This study analyzes the raw materials that are often short and the best control method using ABC Classification as well as the EOQ and POQ methods. Category A raw materials include cups, tea, sugar, plastic bags, and straws. The analysis shows that the EOQ method is more efficient for cup and tea, with costs of Rp 571,512 and Rp 529,943. While POQ is more efficient for plastic bags. EOQ also determines the ideal ordering frequency, for example for cup cups, 10 times per month with 5 packs per order, safety stock of 2 packs, and reorder point when 3 packs remain.
Peningkatan Daya Saing UMKM melalui Pelatihan Perancangan Kemasan Produk Kisanjani, Alex; Kurnia, Wahyu Ismail; Andivas, Marulan; Harits, Dimaz; Sugiono, Nana
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.382

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk UMKM Pipit Organik melalui perancangan ulang kemasan produk. UMKM ini memproduksi bawang goreng kemasan yang menghadapi masalah pada desain kemasan yang kurang menarik dan tidak efektif dalam menarik perhatian konsumen. Kegiatan ini dilaksanakan pada 3 Agustus 2024 di Program Studi Teknik Industri Universitas Balikpapan, dengan peserta terdiri dari pemilik dan staf pemasaran UMKM. Kegiatan dimulai dengan observasi dan wawancara untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi mitra, dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang pentingnya kemasan dalam bisnis dan prinsip desain kemasan yang menarik. Sesi selanjutnya adalah praktik merancang kemasan produk menggunakan perangkat lunak Canva. Evaluasi dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu evaluasi pemahaman melalui kuis dan evaluasi dampak dengan membandingkan minat beli konsumen terhadap kemasan lama dan baru. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman mitra mengenai desain kemasan dan kemampuan mereka dalam merancang kemasan yang lebih menarik. Selain itu, perancangan ulang kemasan berhasil meningkatkan minat beli konsumen dari 23,3% dengan kemasan lama menjadi 66,7% dengan kemasan baru. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing produk UMKM Pipit Organik melalui desain kemasan yang lebih menarik dan profesional.
Analisis Klaster Tingkat Pengangguran di Provinsi Kalimantan Timur Menggunakan Algoritma K-Means Harits, Dimaz; Puji, Ari Andriyas; Andivas, Marulan; Dermawan , Dedi; Thoriq, Eaden Ahmed
SURYA TEKNIKA Vol 9 No 2 (2022): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v9i2.4430

Abstract

Kalimantan Timur merupakan Provinsi dengan Pendapatan Domestik Bruto Regional tertinggi kedua di Indonesia setelah Jakarta. Besarnya PDRB Kalimantan Timur ternyata tidak sesuai dengan Tingkat Pengangguran Terbukanya. Hal ini tentu mengundang pertanyaan, mengapa Provinsi dengan PDRB tertinggi ke-2 justru Tingkat Partisipasi Angkatan Kerjanya terburuk ke-7. Penelitian ini mencobamenjawab dari tataran analisis klaster. Proses pengelompokanya dapat memberi sudut pandang awal tentang karakteristik Tingkat Pengangguran Terbuka di Kalimantan Timur. Hasil penelitian menunjukan terdapat dua klaster Tingkat pengangguran dengan karakteristik cukup berbeda. Klaster 1 memiliki tingkat pengangguran terbuka yang cukup tinggi, dengan partisipasi kerja dibawah klaster 2. Menariknya, walaupun TPT dan TPAK klaster 1 kalah dengan klaster 2, nilai PDRB, IPM dan PMDN mereka jauh melampui klaster 2. Temuan ini cukup menarik, sebab tinggi rendahnya PDRB tidak sejalan dengan Tingkat Pengangguran, bertolak belakang dengan Teori Okun.
Usulan Perbaikan Sistem Kerja Membatik dengan Pendekatan Ergonomi Makro untuk Mengurangi Keluhan Musculoskeletal Disorders Kisanjani, Alex; Kurnia, Wahyu Ismail; Harits, Dimaz; Misrianto, Misrianto
SURYA TEKNIKA Vol 10 No 1 (2023): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v10i1.4970

Abstract

Industri batik merupakan industri kreatif yang perkembangannya terus meningkat setiap tahunnya. Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu daerah populer penghasil batik di Indonesia. Salah satu industri batik yang ada di daerah tersebut adalah CV Batik Akasia. Selama proses produksi, banyak permasalahan yang dihadapi oleh pihak manajemen terkait keluhan yang dialami oleh pekerja, seperti nyeri pada bagian tubuh tertentu akibat posisi kerja yang kurang nyaman, serta tata letak fasilitas kerja yang kurang baik. Dengan menggunakan pendekatan ergonomi makro, penelitian ini menghasilkan perbaikan sistem kerja di CV Batik Akasia, antara lain: (1) desain kursi membatik yang disesuaikan dengan antropometri pekerja dan keinginan semua pihak yang terkait; (2) perbaikan sistem kerja, seperti tungku pembakaran menghadap ke tembok untuk mengurangi panas yang dirasakan pekerja, penambahan alat pemadam kebakaran, dan pembuatan SOP (Standard Operating Procedure) di setiap stasiun kerja.
Pengembangan Sistem Informasi di Sektor Konstruksi Menggunakan Pendekatan Rapid Application Development (RAD) Nur Wahida Putri, Ahda; Mohamad Nur Yorisyah; Ihsan Sabila Khan M, Fathi; Harits, Dimaz
SURYA TEKNIKA Vol 12 No 1 (2025): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v12i1.8390

Abstract

PT XYZ is a construction company specializing in planning and executing residential and commercial projects. To support project management, administration, and customer services, this study developed an information system using the Rapid Application Development (RAD) approach. RAD was selected for its advantage in accelerating system development through an iterative, user-focused process. The resulting system features online booking, project status tracking, and digital payment, designed to improve operational efficiency and service transparency. Evaluation results indicate that the system successfully integrates various functions, minimizes administrative errors, and expedites business processes. This implementation provides significant benefits for PT XYZ by enhancing service quality and competitiveness in the digital era.
Evaluasi Keselamatan Kerja Mesin Plasma Cutting Dengan Pendekatan JSA Dalam Identifikasi Bahaya Setiawan. B, Christian Albert; Andivas, Marulan; Harits, Dimaz; Kisanjani, Alex
TEKNIKA SAINS Vol 10, No 1 (2025): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v10i1.3623

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi keselamatan kerja mesin plasma cutting dengan menggunakan pendekatan Job Safety Analysis (JSA) dalam identifikasi bahaya. Dalam sektor manufaktur dan konstruksi yang berkembang pesat, penggunaan mesin plasma cutting menjadi krusial, namun risiko kecelakaan kerja tetap tinggi akibat kurangnya kesadaran dan keterampilan pekerja. Melalui wawancara dan observasi, penelitian ini mengidentifikasi berbagai potensi bahaya seperti kebakaran, paparan sinar UV, dan kecelakaan listrik. Dengan menerapkan metode JSA, langkah-langkah pengendalian risiko dirumuskan untuk meminimalkan dampak dari bahaya yang teridentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan beberapa potensi bahaya seperti percikan api, kebisingan, paparan asap dan debu pemotongan, serta kerusakan unit, dengan tingkat risiko yang bervariasi dari sedang hingga tinggi. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), pemisahan area kerja, dan perawatan alat secara berkala direkomendasikan sebagai langkah mitigasi. Implementasi metode JSA terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran akan bahaya kerja serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman dan produktif. Dengan strategi pengendalian risiko yang terstruktur, perusahaan dapat meminimalkan insiden kerja, meningkatkan keselamatan pekerja, dan menjaga kelancaran operasional.
PENERAPAN METODE 5S DI KANTOR BADAN PERMUSYAWARATAN DESA GUNUNG INTAN KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA Hirwandi; Andivas, Marulan; Kisanjani, Alex; Ismail Kurnia, Wahyu; Harits, Dimaz
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 11 No. 2 (2025): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v11i2.461

Abstract

The BPD Office of Gunung Intan Village, Penajam Paser Utara Regency faces issues related to cleanliness, disorder, and inefficient workspace management, which hinder staff productivity and the quality of public service. The implementation of the 5S method (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, and Shitsuke) aims to create a more organized, clean, and productive work environment. This community service was conducted through four stages: field observation, socialization, the application of the 5S method, and the evaluation of the implementation results. The results show significant improvements in workspace organization, cleanliness, and document management after the 5S implementation. BPD staff have become more aware of the importance of maintaining a well-organized work environment, which positively impacts work culture and public service quality. The application of 5S not only improves internal efficiency at the BPD office but also creates a more comfortable and professional working environment for the people of Gunung Intan Village. Kantor BPD Desa Gunung Intan Kabupaten Penajam Paser Utara menghadapi permasalahan terkait kebersihan, ketidakteraturan, dan pengelolaan ruang kerja yang tidak efisien, yang menghambat produktivitas staf dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Penerapan metode 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih tertata, bersih, dan produktif. Pengabdian ini dilakukan melalui empat tahap, yaitu observasi lapangan, sosialisasi, penerapan metode 5S, dan evaluasi hasil penerapan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa setelah penerapan 5S, terdapat perbaikan signifikan dalam hal keteraturan ruang kerja, kebersihan, dan pengelolaan dokumen. Pegawai BPD semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan kerja yang tertata, yang berdampak positif pada budaya kerja dan kualitas pelayanan publik. Penerapan 5S tidak hanya meningkatkan efisiensi internal kantor BPD, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman dan profesional bagi masyarakat Desa Gunung Intan.
The Mental Workload Analysis on Female Educators During Covid-19 Pandemic Using Nasa-TLX Method Andivas, Marulan; Harits, Dimaz; Wibowo, Agus Hindarto; Thoriq, Eaden Ahmed; Ghazali, Ihwan
Spektrum Industri Vol. 21 No. 1 (2023): Spektrum Industri - April 2023
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/si.v21i1.87

Abstract

The fate of women workers during the pandemic is quite worrying. The role of women's triple burden in these times is getting heavier. Mental workload is a multidimensional construct that demands attention, performance, and skills of workers according to their work environment. This study aims to find out the mental burden felt by female workers during the pandemic. The subjects of this study were female educators at the University of Balikpapan. Five subjects feel a Very high mental burden on work activities during a pandemic, namely subjects 06, 14, 19, 23, and 25. There are 18 subjects who feel a high mental burden including subjects 3, 4, 5, 7, 8, 10, 12, 13, 16, 17, 18, 20, 21, 26, 28, 29, 30, and 31. Then, 3 subjects felt a moderate mental load, and 2 subjects felt a low mental load. If average, then the mental workload of female educators at the University of Balikpapan is 56.623 categorized as high. This study also seeks to investigate the correlation between the perceived workload of the subjects and several factors including age, marital status, education level, address, family size, income, COVID-19 survivor status, and family members who are COVID-19 survivors. The result showed that the number of family members is the only significant factor that influences the mental workload.
IMPLEMENTASI SIX SIGMA DALAM PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI TAHU UNTUK MENGURANGI CACAT PADA PRODUK TAHU (Studi Kasus UD. Berkah Fajar) Puji, Ari Andriyas; Mulyadi, Agus; Wicaksono, Muhamad Tri; Ulum, Panji; Harits, Dimaz
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 2 No 1 (2024): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2024.2.1.11905

Abstract

Dalam proses Produksi UD. Berkah Fajar terdapat cacat produk seperti, cacat tekstur, cacat kotoran, cacat ukuran, cacat bau, dan cacat matang tidak sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan cacat produk yang terdapat di UD. Berkah Fajar. Penelitian ini menggunakan metode six sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Berdasarkan data perhitungan nilai sigma dan DPMO (Defects Per Million Opportunities). Pada bulan Maret – Agustus 2023 adalah 2,843 dan 89.711,65. Berdasarkan diagram pareto, di peroleh jenis cacat yang di prioritaskan yaitu cacat ukuran dan cacat tekstur. Kemudian dilanjutkan dengan fishbone sebagai alat untuk mengetahui penyebab terjadinya cacat ukuran dan cacat tekstur. Lalu menentukan solusi perbaikan dari potensi risiko kegagalan menggunakan FMEA (Failure Mode and Effects Analysis), risiko kategori tinggi adalah risiko dengan nilai RPN lebih besar atau sama dengan nilai kritis. Dari data perhitungan nilai kritis yang didapat adalah 149, nilai tersebut digunakan untuk mengukur prioritas perbaikan yang akan di tindak terlebih dahulu. Setelah dilakukan tahap improve yaitu pembuatan SOP dan penambahan pekerja di setiap proses, di dapatkan perbandingan perhitungan nilai sigma dan DPMO di bulan agustus 2023 yaitu 2,841 dan 89.941,76, dengan perbandingan 1 bulan setelah tahap improve yaitu 3,544 dan 20.486,11, dengan selisih nilai sigma 0,703 dan selisih nilai DPMO 69.455,65. Sehingga perbaikan untuk mengurangi jumlah cacat produk dapat di terapkan dengan baik setelah menerapkan tahapan – tahapan dalam metode six sigma.
Peningkatan Efisiensi Operasional di Depot Horison Balikpapan Melalui Aplikasi Pemesanan Berbasis Website Felicia Gledys; Nisa, Elsa Aulia; Harits, Dimaz
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 7 No. 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v7i2.1714

Abstract

Penerapan teknologi informasi saat ini tidak hanya berfungsi untuk memperluas jangkauan bisnis dan memperkuat kolaborasi, tetapi juga menjadi sarana penting dalam mendorong inovasi serta peningkatan kualitas layanan di berbagai sektor, termasuk industri kuliner. Pemanfaatan sistem digital pada layanan pemesanan makanan memungkinkan pelanggan untuk melakukan pemesanan dengan lebih cepat, praktis, dan terpantau, sehingga dapat mengurangi hambatan yang biasanya muncul dalam proses manual. Hal ini menjadi relevan mengingat persaingan bisnis makanan semakin ketat, sehingga penyedia layanan dituntut menghadirkan solusi yang efisien, akurat, dan mampu meningkatkan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemesanan makanan berbasis website di Depot Horison dengan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Metode RAD dipilih karena memiliki pendekatan iteratif yang menekankan pada kecepatan dalam pengembangan aplikasi, keterlibatan pengguna, serta fleksibilitas dalam menyesuaikan kebutuhan. Sistem yang dirancang dilengkapi dengan fitur login, pengelolaan menu, serta pemantauan status pesanan yang terintegrasi dengan database MySQL, sehingga mempermudah proses administrasi dan pelayanan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengatasi berbagai kendala pada proses manual, seperti kesalahan pencatatan, keterlambatan layanan, dan ketidakefisienan dalam pengelolaan pesanan. Selain itu, penggunaan aplikasi Pencil untuk pengujian antarmuka membuktikan bahwa semua fitur berjalan dengan baik sesuai rancangan. Dengan adanya sistem ini, operasional Depot Horison menjadi lebih efisien, biaya operasional dapat ditekan, dan kualitas layanan kepada pelanggan meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem berbasis website merupakan solusi yang efektif, efisien, dan relevan untuk mendukung keberlangsungan bisnis Depot Horison di era digital. Kata kunci:  ERD, Flowmap, Pemesanan, Rapid Application Development (RAD), Teknologi informasi, Website.