Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pemanfaatan Metode Panen Air Hujan (Water Harvesting) Sebagai Alternatif Pemenuhan Kebutuhan Air di Wilayah Pedesaan Sakti, Putra; Azis, Rudi; A, Alkadri; Evadelphia G.S., Villa; Safitri M, Eva; A, Asrul
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 4 (2025): July 2025
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16410498

Abstract

Pemanenan air berfungsi sebagai intervensi krusial untuk mengatasi tantangan kelangkaan air di daerah pedesaan, terutama di wilayah yang mengalami perubahan iklim yang signifikan. Melalui teknik seperti pemanenan air hujan dan penggunaan sistem canggih untuk penangkapan air yang efisien, masyarakat pedesaan dapat meningkatkan ketahanan mereka terhadap dampak buruk kekeringan dan pola curah hujan yang tidak menentu. Hal ini penting karena banyak daerah pedesaan menghadapi penurunan pasokan air akibat perubahan siklus hidrologi dan meningkatnya permintaan air. Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk Mensosialisasikan metode pemanenan air hujan untuk alternative sumber air bersih di masyarakat, Mengupayakan penerapan teknologi PAH dalam rangka memudahkan masyarakat memperoleh sumber air selain penggunaan sumur bor. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan simulasi penggunaan peralatan PAH pada kelompok masyarakat. Berdasarkan hasil sosialisasi dan simulasi penerapan metode Panen Air Hujan (PAH) dengan menggunakan metode penampungan air hujan maka diperlukan pendampingan pada masyarakat baik dalam proses pembuatan hingga pemanfaatan air hujan hasil panen air hujan. Untuk tingkat yang lebih baik, maka perlu membawa hasil pengabdian ini pada kegiatan KKN mahasiswa agar memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Untuk kepentingan pengembangan keilmuan maka diperlukan penelitian lebih lanjut untuk metode-metode terbaru yang lebih sederhana, ekonomis dan mudah dilaksanakan pada masyarakat.
Pemanfaatan Metode Panen Air Hujan (Water Harvesting) Sebagai Alternatif Pemenuhan Kebutuhan Air di Wilayah Pedesaan Sakti, Putra; Azis, Rudi; A, Alkadri; Evadelphia G.S., Villa; Safitri M, Eva; A, Asrul
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 4 (2025): July 2025
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16410498

Abstract

Pemanenan air berfungsi sebagai intervensi krusial untuk mengatasi tantangan kelangkaan air di daerah pedesaan, terutama di wilayah yang mengalami perubahan iklim yang signifikan. Melalui teknik seperti pemanenan air hujan dan penggunaan sistem canggih untuk penangkapan air yang efisien, masyarakat pedesaan dapat meningkatkan ketahanan mereka terhadap dampak buruk kekeringan dan pola curah hujan yang tidak menentu. Hal ini penting karena banyak daerah pedesaan menghadapi penurunan pasokan air akibat perubahan siklus hidrologi dan meningkatnya permintaan air. Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk Mensosialisasikan metode pemanenan air hujan untuk alternative sumber air bersih di masyarakat, Mengupayakan penerapan teknologi PAH dalam rangka memudahkan masyarakat memperoleh sumber air selain penggunaan sumur bor. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan simulasi penggunaan peralatan PAH pada kelompok masyarakat. Berdasarkan hasil sosialisasi dan simulasi penerapan metode Panen Air Hujan (PAH) dengan menggunakan metode penampungan air hujan maka diperlukan pendampingan pada masyarakat baik dalam proses pembuatan hingga pemanfaatan air hujan hasil panen air hujan. Untuk tingkat yang lebih baik, maka perlu membawa hasil pengabdian ini pada kegiatan KKN mahasiswa agar memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Untuk kepentingan pengembangan keilmuan maka diperlukan penelitian lebih lanjut untuk metode-metode terbaru yang lebih sederhana, ekonomis dan mudah dilaksanakan pada masyarakat.
Analisis Manajemen Waktu Terhadap Pekerjaan Pembangunan Gedung Poliklinik RSUD Kota Kendari Sakti, Putra; Pratama, Muh Irsan
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 3 (2025): July
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i3.48404

Abstract

The development of construction services in Indonesia has currently grown, this is marked by the many construction projects. Management is the process of planning, organizing, guiding, and supervising the efforts of organizational members and the use of resources to achieve other organizational goals (Handoko, 2016), while a project is a series of events that are carefully designed, from the beginning to the end of the project aimed at achieving clear goals. The purpose of this study is to analyze the differences in time management using the PERT method and the CPM method. From the results of the study, the optimistic time needed to complete the work using the PERT method, a probability value of 90.82% was obtained for the work to be completed in 85 days or less. From the results of the study, it is known that there are 4 critical paths in the Construction of the Kendari City Hospital Polyclinic Building using the CPM method.
Analisa Kerusakan Perkerasan Jalan Menggunakan Metode Pavement Condition Index (PCI) Studi Kasus: Kel. Lasada Kec. Unaaha Kab. Konawe Sakti, Putra; Alkadri, Alkadri; Islamiyati, Puji Azizah Nur
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 4 (2025): October
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i4.51391

Abstract

Road damage is a problem caused by various factors, including excessive repetitive traffic loads, temperature and rainfall effects, and poor initial construction quality. Roads that are not properly designed and maintained will experience a decline in both structural and functional quality, resulting in reduced service performance for users. The impacts of road damage include traffic flow disruption, decreased comfort, and increased safety risks. The condition and type of vehicles passing over the road also significantly affect the pavement design and structural durability. A study on the road section in Lasada Village, Unaaha District, shows that the increased traffic volume on the regency road connecting Tuoy Village and Ambekaeri Village has led to various types of damage, such as cracking and potholes. With an approximate length of 1 km, width of 7.2 m, and pavement thickness of 15 cm, this road has experienced a reduction in load-bearing capacity due to unmet construction standards. Consequently, the level of service and comfort for road users has decreased significantly.
Analysis of Metal Fiber Testing with Pondidaha Coarse Aggregate and Konawe Fine Aggregate Against Flexural Strength (Beams) Haydir, Haydir; Eva Delpia, Villa; Sakti, Putra; Safitri Maladeni, Eva
International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics Vol. 1 No. 3 (2022): August
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sj.v1i3.34

Abstract

The territory of Indonesia is a high level of earthquake risk among several earthquake areas around the world. One way to reduce the occurrence of potential damage to building construction is to utilize waste and metal as added material from coarse and fine aggregate to the flexural strength of beams that have equivalent flexural strength. The equivalent flexural strength value tends to increase with the addition of metal fibers. This study aims to determine the effect of adding metal fibers to the flexural strength of the beam and the pattern of cracks and collapse mechanisms that occur in the beam when the object is tested. This research is a type of quantitative research with physical laboratory experimental methods. The data collection method used is a preliminary study, The selection of the type of aggregate and metal fiber and secondary data were then carried out laboratory tests for the gradation of fine aggregate and coarse aggregate. The data analysis technique is linear regression analysis in the Ms. program. Excell to determine the effect of metal fibers as additives on the flexural strength of the mixing of coarse and fine aggregates.
Analisis Pemilihan Moda Transportasi Online Dan Angkutan Konvensional Di Kota Kendari Sakti, Putra; Evadelvia G.S, Villa; Prianto, Andis
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati perilaku perjalanan pengguna transportasi Darat untuk mengetahui dan menganalisis karakteristik pengguna Transportasi online dan Angkutan Konvensional, rute Kota Kendari dan melihat preferensi pemilihan moda akibat perubahan biaya perjalanan, waktu perjalanan, kenyamanan Perjalanan, dan keamanan/keselamatan Perjalanan. Yaitu, apakah pemilihan Transportasi Darat lebih dipengaruhi oleh perubahan biaya, waktu, kenyamanan, atau keamanan. Kegiatan survei penelitian ini dilakukan kepada 85 responden. Kuesioner tersebut dibagikan pada saat survei lapangan langsung di pelabuhan Kota Kendari. Hasil penyebaran kuisioner pada penumpang diperoleh sebagian besar (68%) pengguna memilih transportasi online dan 32% memilih Angkutan konvensional sebagai moda yang di pilih. Berdasarkan uji korelasi faktor-faktor yang berpengaruh adalah tarif, waktu, kenyamanan, dan keamanan dengan nilai R square = 0,598% dan menghasilkan persamaan regresi Y = 0.359 + 0.025.X1 + 0.056.X2 + 0.093.X3 + 0.270.X4 . Berdasarkan model yang telah didapat, variabel yang paling banyak berpengaruh pada model pemilihan moda ini adalah Service dan Safety. Tujuan perjalanan sebagian besar adalah perjalanan dinas untuk pengguna Transportasi online dan urusan keluarga/sosial untuk pengguna Angkutan Konvensional.
Analisis Faktor Keterlambatan Penyelesaian Proyek Peningkatan Jalan Ruas Ambemali (Studi Kasus Jln. Belalo/Lasolo – Jln. Arisunggu) Sakti, Putra; Junarto, Junarto
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 7 No. 3 (2024): July
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v7i3.29943

Abstract

Delays in implementing construction projects can have negative impacts on contractors and owners. Contractors whose construction projects are late will experience losses in terms of time and costs, because the profits expected by the contractor will be reduced, or even no profits at all. Respondent characteristics based on the questionnaire were classified into several categories, work experience, latest education, company category and field of work in the company. Factors causing delays in work on the Ambemali Road Improvement construction project, Jln. Belalo – Jln. Lasolo, Wawotobi District, Konawe Regency, according to the perception of PPK/PPTK, Directors, Consultants and Service Providers (Contractors) of PT Kendari Baruga Pratama, is caused by Labor Factors with indicators of contractor negligence, Equipment Factors with indicators of Equipment Damage, material factors with this being the lack of material available around the work site , financial factors indicating limited contractor funds, managerial factors namely inappropriate implementation methods, design suitability factors indicating design changes and other factors namely material sources far from the work location.
Preservasi jalan secara long segment ruas jalan Wawotobi – Lasolo Sakti, Putra; Nasrul , Nasrul
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 7 No. 4 (2024): October
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v7i4.35257

Abstract

The implementation of long segment-based contracts which is considered new for service users and large contractors, the implementation of roads. So it is necessary to understand the system. The parties have difficulty implementing the standards that have been determined and understanding the scope of the work being carried out, resulting in the implementation of long segment-based work not being carried out effectively until now. Seeing the above problems, this research was carried out to The method used in this study uses the Importance perpormance analysis (IPA) questionnaire method. In accordance with the limitations of this study, the number of respondents used was 30 service users and 30 service providers at the Southeast Sulawesi Road Implementation CenterThe method used in this study used the Importance perpormance analysis (IPA) questionnaire method. In accordance with the limitations of this study, the number of respondents used was 30 service users and 30 providers Factors of understanding from Officials Commitment Makers (PPK) as service users place understanding in contract law as the dominant factor with weight (0.195), while service providers/contractors place the ability to understand contract law as the dominant factor with weight (0.206).
ANALISIS EFISIENSI MOTOR LISTRIK 3 FASA PADA RUBBER TYRED GANTRY CRANE 05 DI PT. BIMA TERMINAL PETIKEMAS 1 MAKASSAR Sakti, Putra; Akbar, Akbar; Jaya, Arif; Nojeng, Syarifuddin
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/logitech.v7i2.3

Abstract

Motor listrik tiga fasa merupakan perangkat elektromekanis yang bekerja berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanis. Motor ini memainkan peran penting dalam berbagai aplikasi industri, salah satunya adalah Rubber Tyred Gantry Crane (RTG), yang digunakan di pelabuhan untuk memindahkan kontainer. Efisiensi motor listrik, khususnya motor induksi tiga fasa pada RTG, sangat penting untuk memastikan penggunaan energi yang optimal dan pengurangan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi motor induksi tiga fasa yang digunakan pada RTG 05 di PT. Bima (Pelindo) Terminal Petikemas Makassar, serta membandingkan hasil analisis tersebut dengan standar yang ditetapkan oleh International Electrotechnical Commission (IEC) 60034-30-1. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai performa motor induksi dalam aplikasi industri, serta memberikan rekomendasi untuk peningkatan efisiensi energi sesuai dengan standar internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi motor induksi tiga fasa yang digunakan pada Rubber Tyred Gantry Crane (RTG) 05 di PT Bima (Pelindo) Terminal Petikemas Makassar, serta membandingkan hasil analisis tersebut dengan standar internasional yang ditetapkan oleh IEC (International Electrotechnical Commission) melalui IEC 60034-30-1. Motor induksi tiga fasa pada RTG merupakan komponen penting dalam pengoperasian crane karena berperan dalam menggerakkan mesin untuk proses bongkar muat peti kemas. Dalam penelitian ini, dilakukan pengukuran kinerja motor induksi tiga fasa untuk mengevaluasi efisiensi motor berdasarkan data operasional yang diperoleh dari RTG 05. Motor 1 dan Motor 2 pada Rubber Tyred Gantry Crane 05 menunjukkan efisiensi rendah sebesar 81,9%, berdasarkan hasil perhitungan dengan daya keluaran masing-masing sekitar 16,9 kW dan 17,3 kW. Kecepatan rotor (Nr) sebesar 1377 RPM menghasilkan slip 8,2%, sesuai karakteristik motor induksi. Daya input mendekati daya output, yaitu 20,6 kW untuk Motor 1 dan 21,1 kW untuk Motor 2. Namun, efisiensi kedua motor tidak memenuhi klasifikasi standar IEC 60034-30-1 karena berada di bawah kategori minimum yang ditetapkan untuk daya keluaran 15 kW