Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PRoMEDIA

Green Marketing Public Relations Kopi Klotok Kaliurang Yogyakarta Mustiawan, Mustiawan
PRoMEDIA Vol 10, No 2 (2024): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v10i2.7920

Abstract

AbstractThis study aims to explore the implementation of pull, push, and pass strategies within the Green Marketing Public Relations framework at Kopi Klotok Yogyakarta. This strategy is designed to build a sustainable image and increase consumer loyalty by integrating environmentally friendly values into every policy and marketing activity. This study uses a qualitative approach with a case study method. The results of the study indicate that the pull strategy is carried out by creating an authentic consumer experience through a rural atmosphere and beautiful nature, while the push strategy is implemented with a dine-in only policy to reduce packaging waste while increasing direct interaction between consumers and the environment offered. The pass strategy utilizes social media, such as Instagram, to convey recommendations and sustainability values to the wider public. Although this policy has succeeded in strengthening consumer loyalty and brand image, the study has limitations in its narrow scope and has not explored the financial aspects. Further research is recommended to conduct a comparative analysis and explore the effectiveness of digital campaigns and the economic impact of sustainability strategies.Keywords: Green Marketing, Marketing Public Relations, Pull, Push, Pass strategyAbstraksiPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan strategi pull, push, dan pass dalam kerangka Green Marketing Public Relations pada Kopi Klotok Yogyakarta. Strategi ini dirancang untuk membangun citra keberlanjutan dan meningkatkan loyalitas konsumen dengan mengintegrasikan nilai-nilai ramah lingkungan dalam setiap kebijakan dan aktivitas pemasarannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pull dilakukan dengan menciptakan pengalaman konsumen yang otentik melalui suasana pedesaan dan alam yang asri, sementara strategi push diterapkan dengan kebijakan dine-in only untuk mengurangi limbah kemasan sekaligus meningkatkan interaksi langsung antara konsumen dan lingkungan yang ditawarkan. Adapun strategi pass memanfaatkan media sosial, seperti Instagram, untuk menyampaikan rekomendasi dan nilai keberlanjutan kepada khalayak luas. Meskipun kebijakan ini berhasil memperkuat loyalitas konsumen dan citra merek, penelitian memiliki keterbatasan pada ruang lingkup yang sempit dan belum mendalami aspek finansial. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan analisis komparatif dan mengeksplorasi efektivitas kampanye digital serta dampak ekonomi dari strategi keberlanjutan.Kata Kunci: Green Marketing, Marketing Public Relations, strategi Pull, Push, Pass
Dekonstruksi Stereotip Gender Dalam Iklan “Kebahagiaan Kecil” Gopay Indonesia Octaviana, Rizka; Mustiawan, Mustiawan; Setiawati, Titin
PRoMEDIA Vol 10, No 2 (2024): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v10i2.8026

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the deconstruction of gender stereotypes in GoPay Indonesia's "Kebahagiaan Kecil" advertisement, which depicts the role of fathers in domestic tasks. Using a qualitative approach and content analysis method, this study focuses on six important scenes showing a father cooking, taking care of children, and cleaning the house. The results show that this advertisement has the potential to challenge patriarchal norms by depicting more equal gender roles. However, the strong elements of masculinity in this advertisement indicate inconsistencies in breaking down gender stereotypes. Furthermore, the study reveals that the commodification of gender equality issues in advertisements is used as a capitalist practice to attract audience attention. Although this advertisement discusses equal domestic roles, its implementation in society is still symbolic and does not reflect structural changes. This study contributes to the field of communication science by showing the role of media in shaping and changing social meanings, especially in gender representation. Further research is recommended to examine the long-term impact of gender representation in the media and audience responses to changes in gender roles displayed.Keywords: Gender Deconstruction, Advertising, Gender Stereotypes.AbstraksiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan stereotip gender dalam iklan "Kebahagiaan Kecil" GoPay Indonesia, yang menggambarkan peran ayah dalam tugas domestik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis isi, dengan memfokuskan pada enam adegan penting yang menunjukkan peran ayah adalam urusan domestic keluarga. Hasilnya menunjukkan bahwa iklan ini berpotensi menantang norma patriarki dengan menggambarkan peran gender yang lebih setara. Namun, elemen maskulinitas yang kuat dalam iklan ini menunjukkan adanya ketidakkonsistenan dalam meruntuhkan stereotip gender. Lebih lanjut, penelitian mengungkapkan bahwa komodifikasi isu kesetaraan gender dalam iklan digunakan sebagai praktek kapitalis dalam menarik perhatian audiens. Meski iklan ini membuka perbincangan tentang kesetaraan peran domestik, implementasinya di masyarakat masih bersifat simbolis dan belum mencerminkan perubahan struktural. Penelitian ini memberikan kontribusi pada bidang ilmu komunikasi dengan menunjukkan peran media dalam membentuk dan mengubah makna sosial, khususnya dalam menggambarkan gender. Penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti dampak jangka panjang menggambarkan gender dalam media dan respons audiens terhadap perubahan peran gender yang ditampilkan.Kata Kunci: Dekonstruksi Gender, Iklan, Stereotip Gender.