Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-TAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DALAM KELENGKAPAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI MASA PANDEMI COVID 19 Mulyati, Sesaria Betty; Sebtalesy, Cintika Yorinda; Darmawan, Ita Rahmawati
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2022): Volume 1, Nomor 4, Desember 2022
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v1i4.250

Abstract

Imunisasi pada balita merupakan sebuah program yang telah diwajibkan oleh pemerintah. Selama masa pandemi Covid-19 mengakibatkan program imunisasi terkendala, seperti jadwal imunisasi tidak berjalan dengan baik karena adanya penutupan tempat pelayanan imunisasi. Peneliti menganalisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan dalam kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian menggunakan desain cross sectional, dengan populasi ibu yang mempunyai anak usia 0-12 bulan yang diambil dengan simple random sampling dengan sampel 72 responden. Uji yang digunakan uji chi square, uji fisher dan regresi logistik. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kepatuhan imunisasi dasar adalah pengetahuan, kecemasan, dukungan keluarga, dan dukungan pelayanan imunisasi dengan p value < 0,05, Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan kepatuhan imunisasi dasar adalah usia ibu, Pendidikan, pekerjaan, dan persepsi dengan p value > 0,05. Dominan factor yang berhubungan dengan kepatuhan dalam kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di masa pandemi Covid-19 adalah faktor pengetahuan. Meskipun sedang dalam kondisi pandemi diharapkan program imunisasi tetap patuh dilaksanakan guna meningkatkan kekebalan tubuh bayi terlebih pada masa pandemi Covid-19
N-Gain To Test The Effectiveness Of Green Bean Juice And Soybean Juice To Increase Toddlers' Weight Ramadhanintyas, Karina Nur; Utami, Yeni; Mulyati, Sesaria Betty
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 9 No. 1 (2025): January Edition
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v9i1.6184

Abstract

Statistics is one of the sciences that underlies the development of science, one of which is health science. Researchers are trying to implement green bean juice and soybean juice, the benchmark for the success of which is seen from the size of body weight before and after treatment. This study aims to measure the effectiveness of providing green bean juice and soybean juice interventions to toddlers using the N-Gain test. The method used in this study is quasi-experimental with a pretest-posttest design type. The number of samples is toddlers aged 1-2 years. Many as14respondents were divided into Group 1, green bean juice intervention, and Group 2, soy juice intervention. The data analysis technique used in this study was calculating the percentage of respondents' body weight multiplied by 100%, and then the N-Gain test was carried out. The study showed that 13 toddlers (92.8%) experienced an increase in body weight with low criteria, and as many as one toddler (7.2%) experienced an increase in body weight with moderate criteria. Green bean and soy juice with very ineffective criteria (16.4%) and less effective criteria can still increase toddlers' body weight (22.1%). The N-Gain test implemented the soy juice test more effectively than green bean juice given to toddlers to increase body weight.
Edukasi Penanganan Dismenorhea Pada Siswi di SMPN 9 Madiun Sebtalesy, Cintika Yorinda; Mulyati, Sesaria Betty; Kristanti, Lucia Ani
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v3i1.697

Abstract

Masa remaja adalah tahap perkembangan yang sangat penting dalam kehidupan seseorang. Pada masa ini, organ-organ fisik (seksual) mulai matang, yang menandai kemampuan untuk bereproduksi. Salah satu tanda pubertas pada remaja putri adalah menstruasi. Namun, menstruasi sering kali disertai dengan rasa tidak nyaman di perut, bahkan bisa menyebabkan nyeri hebat yang dikenal sebagai dismenore. Berdasarkan data awal, 7 siswi melaporkan mengalami kram di perut saat menstruasi, 4 siswi tidak mengetahui tentang dismenore, dan 1 siswi belum pernah mengalaminya. Mengenai cara menghadapinya,7 siswi memilih untuk beristirahat saat merasakan nyeri, sedangkan 4 siswi cenderung membiarkan rasa sakit tersebut tanpa penanganan. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap siswi kelas 7 mengenai penanganan dismenorhea sehingga dapat mencegah terjadinya gangguan kesehatan reproduksi dan meningkatkan kesejahteraan kehidupan wanita. Kegiatan ini menggunakan metode komunikasi dan evaluasi pengetahuan berupa pre dan post test kepada 108 siswi SMPN 9 Madiun. Hasil dari kegiatan edukasi ini adalah sebagai berikut terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap siswi tentang penanganan dismenorhea pada siswi kelas 7 SMPN 9 Madiun dibandingkan hasil pre-test dan post-test. Kegiatan edukasi tentang penanganan dismenorhea ini dapat dimasukkan dalam kurikulum mata pelajaran Biologi atau bisa dimasukkan dalam program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di SMPN 9 Madiun dan dapat dilakukan dengan cara demonstrasi.
PERBEDAAN EFEKTIFITAS TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM DAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP TINGKAT NYERI PERSALINAN KALA I Nurhalizah, Siti; Mulyati, Sesaria Betty
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4, Nomor 1, Februari 2025
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v4i1.448

Abstract

Nyeri persalinan seorang perempuan ketika proses melahirkan ialah kondisi fisiologis yang sering terjadi. Hal ini dapat mengganggu selama proses persalinan. Salah satu cara untuk mengurangi rasa nyeri persalinan dengan teknik relaksasi nafas dalam dan terapi musik klasik. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan efektifitas teknik relaksasi nafas dalam dan terapi musik klasik terhadap tingkat nyeri pada ibu persalinan kala I di RSIA Al-Hasanah Madiun. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode Quasy Eksperimental Design dengan rancangan penelitian pre-test dan post-test design. Teknik pengambilan sampling menggunakan teknik Acidental Sampling yaitu sebanyak 36 Responden. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon sign Rank Test dan Uji Mann Withney U Test. Hasil analisa uji Wilcoxon sign Rank Test didapatkan nilai rata-rata pre-test nafas dalam 5,72 dan post-test 3,44. Pada terapi musik klasik nilai rata-rata pre-test 4,78 dan post-test 2,28. Melihat perbedan efektifitas pada masing-masing kelompok menggunakan uji Mann Withney didapatkan ρ-value 0,083, maka teknik relaksasi nafas dalam dan terapi musik klasik tidak ada perbedaan yang signifikan dalam menurunkan tingkat nyeri. Kesimpulan penelitian adalah terapi musik klasik lebih efektif menurunkan tingkat nyeri pada persalinan kala I di RSIA Al-Hasanah Madiun. Diharapkan dapat menerapkan teknik relaksasi nafas dalam dan terapi musik klasik sebagai alternatif menurunkan nyeri persalinan kala I
Optimalisasi Kesehatan Emosional Ibu Hamil Melalui Edukasi Teknik Butterfly Hug Menjelang Persalinan Normal Sebuah Inovasi Pengabdian Masyarakat Sebtalesy, Cintika Yorinda; Mulyati, Sesaria Betty; Kristanti, Lucia Ani
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v3i3.976

Abstract

Kecemasan menjelang persalinan normal merupakan pengalaman umum yang dapat menghambat proses persalinan. Beberapa faktor seperti usia ibu, tingkat pendidikan, pengalaman melahirkan sebelumnya, dan dukungan dari pasangan atau pendamping sering kali berkontribusi terhadap peningkatan kecemasan, yang memicu peningkatan kadar kortisol dan mengaktifkan respons "lawan atau lari". Teknik Butterfly Hug—metode menenangkan diri yang melibatkan menyilangkan lengan di dada dan mengetuk lengan atas secara berirama—diyakini dapat merangsang pelepasan oksitosin, sehingga meningkatkan relaksasi dan mengurangi kecemasan. Sebuah studi pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 19 Februari 2025, yang melibatkan wawancara dan kuesioner dengan 10 wanita hamil yang sedang mempersiapkan persalinan, mengungkapkan bahwa 30% mengalami kecemasan ringan, 60% sedang, dan 10% parah. Khususnya, tidak ada peserta yang menyadari teknik Butterfly Hug sebagai sarana pengurangan kecemasan. Intervensi edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu hamil dalam mengelola kecemasan sebelum persalinan normal. Kegiatan tersebut melibatkan edukasi berbasis komunikasi dan dievaluasi menggunakan tes pra dan pasca yang diberikan kepada 25 wanita hamil. Hasil pengabdian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan setelah intervensi. Berdasarkan temuan ini, teknik Butterfly Hug direkomendasikan untuk dimasukkan dalam kurikulum kursus perawatan komplementer sebagai strategi perawatan ibu yang suportif.
Penyuluhan Pemberian Makanan Pendamping ASI Yang Tepat Untuk Pencegahan Stunting di Desa Sayutan Magetan Achmad Vindo Galaresa; Sesaria Betty Mulyati
SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/safari.v3i3.708

Abstract

Stunting is a problem of chronic malnutrition due to a lack of nutrition for a long time, resulting in disturbances in children. The impact of stunting is an increase in morbidity and mortality, problems with child development, hindering economic growth and productivity. One of the efforts made to prevent stunting is health counseling to mothers of toddlers, regarding giving MP-ASI to prevent stunting. The results of the evaluation of the implementation of community service activities can run well and are in accordance with the targets. The expected output in this community service can be achieved with an indicator of increasing the level of knowledge of mothers under five about giving MP-ASI as a stunting prevention.
Peningkatan Produksi ASI Ibu Menyusui dengan Penyuluhan Pola Makan Seimbang dan Penurunan Tingkat Stress di Bogorejo, Magetan Sebtalesy, Cintika Yorinda; Anisia, Dian; Mulyati, Sesaria Betty
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v2i1.258

Abstract

Menyusui secara eksklusif selama 6 bulan pertama kelahiran bayi tanpa memberikan tambahan makanan padat atau cairan selain Air Susu Ibu (ASI) bermanfaat bagi banyak segi kehidupan. Produksi ASI yang lancar diperlukan untuk proses tersebut. Makanan dan ketenangan jiwa merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi produksi ASI tersebut selain dipengaruhi oleh faktor hormon prolaktin dan oksitosin. Kandungan ASI terdiri dari berbagai macam jenis gizi yang sangat khusus dan sempurna sesuai yang dibutuhkan oleh bayi. Tujuh dari sepuluh ibu di Bogorejo memiliki pengetahuan yang kurang mengenai pola makan untuk ibu menyusui dan belum mengetahui mengenai pengelolaan stres. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu menyusui khususnya mengenai pola makan dan pengelolan stres sehingga dapat meningkatkan produksi ASI. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan dan diberikan evaluasi pengetahuan berupa pre-test dan post test dengan jumlah peserta 17 responden ibu menyusui bayi usia 0-12 bulan. Dari kegiatan penyuluhan ini diperoleh hasil adanya peningkatan pengetahuan pada ibu menyusui bayi usia 0-12 bulan dilihat dari perbandingan hasil pre-test dan post test.
Pengaruh Metode Butterfly Hug Tehadap Perubahan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Dalam Menghadapi Persalinan Normal Kusuma Wardani, Veronika; Betty Mulyati, Sesaria; Yorinda Sebtalesy, Cintika
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 Nomor 1, Agustus 2024 - Februari 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i1.5131

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh metode butterfly hug terhadap perubahan tingkat kecemasan pada ibu hamil dalam menghadapi persalinan normal. Penelitian ini menggunakan metode pre – eksperimental dengan pendekatan one group pre – post test design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 25 ibu hamil yang akan menghadapi persalinan normal dan mengalami kecemasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rerata tingkat kecemasan responden sebelum pemberian metode butterfly hug yaitu 19 (kecemasan sedang) dan sesudah pemberian metode nilai rerata turun menjadi 13.92 (kecemasan ringan). Hasil analisis uji Paired T Test diperoleh nilai p = 0.000 (<0.05), artinya terdapat pengaruh metode butterfly hug terhadap perubahan tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan normal di ruang bersalin. Berdasarkan hasil penelitian, butterfly hug dapat membantu menurunkan kecemasan karena memiliki gerakan yang dapat menstimulasi otak dengan mengaktifkan saraf parasimpatik dan memproduksi hormon oksitosin yang berperan meningkatkan rasa nyaman.
EFEKTIVITAS INTERVENSI SELF EFFICACY BERBASIS MHEALTH TERHADAP KEBERHASILAN MENYUSUI EKSKLUSIF: SISTEMATIK REVIEW Betty Mulyati, Sesaria; Florentis Yustanta, Brivian; Kartika; Yorinda Sebtalesy, Cintika
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 9 No 2 (2025): JURNAL KEPERAWATAN WIDYA GANTARI INDONESIA (JKWGI)
Publisher : Nursing Department, Faculty of Health, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian air susu ibu (ASI) secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan merupakan rekomendasi global yang esensial bagi kesehatan ibu dan bayi, namun praktik ini masih menghadapi berbagai tantangan, terutama rendahnya self-efficacy ibu dalam menyusui. Seiring dengan kemajuan teknologi digital, intervensi berbasis mobile health (mHealth) telah digunakan secara luas untuk meningkatkan self-efficacy menyusui melalui edukasi, dukungan sosial, dan komunikasi berbasis aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi self-efficacy berbasis mHealth dalam mendukung keberhasilan menyusui eksklusif. Pendekatan yang digunakan adalah systematic literature review dengan analisis naratif kualitatif, berdasarkan panduan PRISMA 2020. Data diperoleh dari studi-studi ilmiah terpublikasi antara tahun 2019 hingga 2025 yang mengevaluasi intervensi mHealth terhadap self-efficacy dan praktik menyusui. Hasil sintesis menunjukkan bahwa intervensi mHealth yang dirancang dengan pendekatan berbasis teori, khususnya teori self-efficacy Bandura, secara konsisten meningkatkan keyakinan ibu dan berkontribusi positif terhadap keberlanjutan praktik ASI eksklusif. Keberhasilan intervensi bergantung pada desain yang multikomponen, personalisasi konten, serta keterlibatan dukungan sosial. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kebijakan dan praktik promosi menyusui berbasis teknologi, sekaligus memperluas pemahaman teoretis mengenai integrasi teknologi dalam perilaku kesehatan maternal. Artikel ini merekomendasikan integrasi mHealth dalam program nasional menyusui dan perlunya studi lanjutan dengan pendekatan campuran untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi tersebut.
Relationship between School-Age Abilities in Online Learning with Stress Levels of Parent during the Covid-19 Pandemic Kartika, K; Mulyati, Sesaria Betty; Lestari, Heni Eka Puji
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2020: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.789 KB) | DOI: 10.23917/iseth.1274

Abstract

Purpose: Knowing the relationship between abilities at the developmental stage of school-aged children in online learning and levels stress of parents during the Covid-19 pandemic.Methodology: This research used quantitative analysis through cross sectional approach. Data were collected by survey online link questionnaire approximately 3 weeks. This study examined data from parents with at child 6-12 years of age and educated their children in online learning due to COVID-19 Pandemic. The final sample included 126 parents in Madiun City. Data analysis used chi square with = 0.05.Results: The study showed that most parents experienced moderate stress levels as many as 84 respondents (66.7%). The study also showed that there were 52 respondents (66.7%) who were able to follow the online learning process with moderate stress to their parents. Statistical result shows that there is a relationship between ability of school-aged children in online learning to the stress level of parents with p value = 0.002 ( <0.05). It explained that ability of school aged children can increase the stress levels of parents. Conclusion: The Covid 19 pandemic has an impact on the learning process of school age children. Online learning needed an additional role for parents to teached children at home. The ability of school-aged children in online learning affected stress levels of parents. Therefore, intervention for mental health in parents is needed to remain balanced an additional role during COVID-19.