Panorama, Anggun Dwi
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI KERJA SAMA INDONESIA-AUSTRALIA MELALUI AIPTIS (AUSTRALIA-INDONESIA PARTNERSHIP TOWARDS AN INCLUSIVE SOCIETY) DI SULAWESI SELATAN TAHUN 2021-2023 nastiti, Nala Nourma; Panorama, Anggun Dwi; Ar-Raffi, Muhammad Fadel
Dinamika Global : Jurnal Ilmu Hubungan Internasional Vol 9 No 2 (2024): Dinamika Global : Jurnal Ilmu Hubungan Internasional
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jdg.v9i2.2997

Abstract

The development of gender issues in International Relations makes discussions related to efforts to inclusivize women as marginalized people experiencing various subordination and discrimination in economic and social inequality. Various international responses through global frameworks have begun to develop discussions related to gender equality in all fields of life. This requires each country to develop domestic and foreign policies, one of which is through cooperation in gender equality and women's empowerment efforts with various countries or other actors in international relations. Indonesia continues to seek cooperation with various countries, including Australia as the closest partner and has a high commitment to gender equality and women's empowerment. Australia as the closest partner and has a high commitment in realizing gender equality. The AIPTIS Agreement (Australia-Indonesia Partnership Towards an Inclusive Society) is a continuation of cooperation between Indonesia and Australia with the main objective of improving gender equality and social inclusion for the creation of a tolerant and inclusive society. The cooperation emphasizes cooperation with civil society as a facilitator partner with Non-Governmental Organizations (NGOs) to achieve goals. This research focuses on analyzing the implementation of such cooperation through various existing NGOs using the perspective of international cooperation studies and liberal feminism.
KEPENTINGAN AMERIKA SERIKAT TERHADAP UKRAINA (STUDI KASUS: PERSETUJUAN KONTRAK MINERAL AS-UKRAINA) Panorama, Anggun Dwi
Dinamika Global : Jurnal Ilmu Hubungan Internasional Vol 10 No 1 (2025): Dinamika Global : Jurnal Ilmu Hubungan Internasional
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jdg.v10i1.3647

Abstract

Penelitian ini berupaya untuk mengkaji perkembangan keterlibatan AS terhadap Ukraina di mana terjadi pergeseran dari bantuan militer menjadi kemitraan ekonomi strategis, melalui lensa kerangka kerja kepentingan nasional Michael J. Nuechterlein. Studi ini menganalisis kepentingan AS terhadap Ukraina dimana Ukraina memberikan AS akses ke sumber daya mineral yang sangat penting untuk teknologi modern sebagai imbalan atas investasi bersama dalam upaya pemulihan ekonomi pasca-perang Ukraina. Dengan mengintegrasikan bantuan militer ke dalam kemitraan ekonomi, AS bertujuan untuk mendapatkan manfaat strategis jangka panjang, mendiversifikasi rantai pasokan mineral penting dari Tiongkok, dan memperkuat kedaulatan Ukraina dari agresi Rusia. Penelitian ini menjelaskan bagaimana kemitraan ini sejalan dengan kepentingan nasional AS dengan mempromosikan keamanan, pertumbuhan ekonomi, dan pengaruh geopolitik. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa alasan dibalik kebijakan AS terkait pengajuan kontrak-kontrak mineral yang diberikan kepada Ukraina adalah karena adanya kepentingan AS terhadap akses mineral yang krusial untuk industri tekhnologi dan pertahanan.
KERJA SAMA PENGURANGAN RISIKO BENCANA INDONESIA AUSTRALIA 2016-2018 Panorama, Anggun Dwi; Nastiti, Nala Nourma; Anfasa, Fika Aulia
Jurnal Academia Praja Vol 4 No 1 (2021): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v4i1.290

Abstract

Abstrak Isu terkait bencana telah menjadi sebuah kajian dalam Hubungan Internasional karena isu tersebut masuk ke dalam isu keamanan non-tradisional yang mengancam keamanan manusia. Isu mengenai kebencanaan menjadi sebuah isu yang memiliki tantangan tersendiri karena ia membutuhkan penanganan khusus dan perhatian besar sebab dampak yang ditimbulkan dari berbagai macam bencana amat merugikan manusia. Indonesia dan Australia sebagai dua negara yang meratifikasi kerangka kerja Hyogo Framework for Action (HFA) yang membahas mengenai upaya pengurangan risiko bencana telah lama bekerja sama dalam sektor bencana, salah satunya adalah dalam program rekonstruksi Aceh pasca tsunami tahun 2004 silam. Sejak saat itu kerja sama antara kedua negara terus berlanjut dan berkembang, salah satunya adalah kerja sama di bidang pengurangan risiko bencana yang ditandai dengan penandatanganan MoU Manajemen Risiko Bencana tahun 2016-2018 antara Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia. Salah satu wilayah yang menjadi fokus dalam kerja sama ini adalah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki ancaman bencana paling tinggi keempat di Indonesia. Oleh karena itu penelitian ini akan membahas mengenai implementasi dan juga berbagai hambatan dari kerja sama pengurangan risiko bencana antara DFAT Australia dan BNPB Indonesia di provinsi NTT dengan menggunakan teori bantuan luar negeri dan ketangguhan bencana. Kata Kunci : NTT, Indonesia, Australia, Kerja sama, Pengurangan Risiko Bencana
COOPERATION OF REGIONAL MILITARY COMMAND III/SILIWANGI WITH REGIONAL GOVERNMENTS IN ACCELERATING COVID-10 VACCINATION IN THE PROVINCE OF WEST JAVA, INDONESIA Subagyo, Agus; Panorama, Anggun Dwi
Jurnal Academia Praja Vol 6 No 2 (2023): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v6i2.1730

Abstract

This study aims to analyze the cooperation of the III/Siliwangi Regional Military Command in assisting the West Java Provincial Government to accelerate the covid-19 vaccination since January 2021. The research question is how the III/Siliwangi Military Regional Command cooperates with the Regional Government in accelerating the covid-19 vaccination program in the Province West Java? In answering these questions, the analytical framework of cooperation theory is used, where cooperation carried out by two or more parties to achieve certain goals will be successful if it goes through the stages of communication, coordination, and collaboration. The research method used is a qualitative method with data collection techniques using interviews, observation, and documentation studies. The results of the study found that the cooperation carried out by the Regional Military Command III/Siliwangi with the Regional Government in accelerating the covid-19 vaccination was realized through the following stages: (1) Communication, namely holding formal and informal meetings with regional heads, both governors, regents, and mayors to discuss vaccination plans; (2) Coordination, namely holding a coordination meeting for regional leaders to discuss the division of tasks in the vaccination program; (3) Collaboration, namely carrying out joint actions to hold vaccinations with the theme: "covid-19 vaccination rush".