Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Thailand’s Strategy to Change the Image of Sex Tourism Through Gastro Diplomacy in 2017-2020 Tholhah, Tholhah; Wafa, Salmaula Nur
Journal of Islamic World and Politics Vol. 8 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Prodi Hubungan Internasional Program Magister Univ. Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jiwp.v8i2.41

Abstract

This article aims to determine Thailand's strategy for changing the image of sex tourism through gastrodiplomacy in 2017-2020. The strategy undertaken by Thailand as the nation’s branding started through Global Thai in 2002 and continued through Kitchen of The World in 2003. The program was under the leadership of the Prime Minister of Thailand, Thaksin Shinawatra. Through the ‘Kitchen of the World’ icon, Thailand is expanding its restaurants abroad and becoming an exporter of staples and food ingredient production to various developed and developing countries in the world. The Thai Government’s strategy is a national interest through gastro diplomacy to change the country’s known as sex tourism. That identity echoes Thailand’s strong reputation for culture and travel in Thailand. This article used a qualitative method. Data collection techniques in this research were through reference library studies. The study used constructive perspective, concepts of diplomacy, and gastro-diplomacy as the main focus. The results indicated that Thailand’s strategy in changing the image of sex tourism through gastro diplomacy is through three indicators, namely conducting culinary diplomacy through the World Gourmet Festival and cultural diplomacy through the Songkran Festival as a domestic strategy, as well as branding Thailand through the Kitchen of the World.
Implementasi PP Nomor 59 Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Malaysia Subagyo, Agus; Djatah, Stenly; Ginanjar, Yusep; Akbar, Taufan Herdansyah; Tholhah, Tholhah; Rahmat, Angga Nurdin; Oktaviani, Jusmalia; Pratama, Muhammad Raihan; Putra, Rakha Aditya; Shelina, Bella; Farida, Nissa Nur; Putri, Benaya
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1332

Abstract

Perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) merupakan isu strategis dalam hubungan bilateral Indonesia-Malaysia, terutama mengingat besarnya jumlah PMI yang bekerja pada sektor domestik dan informal serta tingginya tingkat kerentanan yang mereka hadapi. Pemerintah Indonesia telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 59 Tahun 2021 sebagai regulasi komprehensif yang mengatur pelaksanaan perlindungan PMI pada tahap pra-penempatan, masa bekerja, hingga purna-penempatan. Namun, implementasi regulasi tersebut di Malaysia masih menghadapi berbagai hambatan, mulai dari rendahnya literasi hukum PMI, keterbatasan akses terhadap informasi resmi, hingga lemahnya mekanisme pengaduan di lapangan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman PMI mengenai isi dan mekanisme perlindungan yang diatur PP 59/2021 melalui sosialisasi, penyuluhan hukum, dan pendampingan berbasis komunitas bekerja sama dengan PCI Muslimat NU Malaysia. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman PMI terkait hak kontraktual, akses layanan perwakilan RI, serta mekanisme pelaporan ketika menghadapi pelanggaran ketenagakerjaan. Penandatanganan MoU antara UNJANI dan PCI Muslimat NU Malaysia memperkuat keberlanjutan program edukasi hukum dan membuka peluang pengembangan model perlindungan berbasis komunitas. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi akademisi dan organisasi diaspora untuk memastikan implementasi PP 59/2021 berjalan efektif di negara tujuan, serta perlunya program edukasi regulasi yang bersifat periodik dan terstruktur untuk meningkatkan kapasitas perlindungan diri PMI.
Strategi Pengembangan Usaha Komoditas Pangan Melalui Kerja sama Antar Desa di Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan Subagyo, Agus; Sari, Suwarti; Nurdin, Iing; Djemat, Yuswari Octonain; Ginanjar, Yusep; Rachmat, Angga Nurdin; Benarrivo, Renaldo; Nastiti, Nala Nourma; Oktaviani, Jusmalia; Akbar, Taufan Herdansyah; Alamari, Muhammad Fauzan; Harikesa, I Wayan Aditya; Tholhah, Tholhah; Rianda, Bimbi; Nuradhawati, Rira; Rokhmat, Dicky Febriansyah; Panorama, Anggun Dwi; Aprimayanti, Risyah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1300

Abstract

Kerja sama dianggap penting karena potensi sumber daya alam, sosial budaya, dan ekonomi desa di Pangalengan tidak selalu sama. Kegiatan pengabdian ini bertujuan Meningkatkan pemahaman dan pengetahuan terhadap pengembangan usaha komoditas pangan kepada kelompok masyarakat; Meningkatkan pemahaman dan pengetahuan terhadap kemampuan ekspor dan kerja sama desa; dan Meningkatkan motivasi masyarakat untuk memulai menjadi pelaku usaha. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, pendekatan kelompok, pendekatan individual, metode ceramah, dan metode diskusi. Teridentifikasi komoditas unggulan yang paling potensial dikembangan untuk ekspor pada saat ini di Desa Warnasari adalah biji kopi. Namun kemampuan ekspor dinilai masih perlu persiapan lebih komprehensif, yaitu tata kelola kelembagaan, produksi, pengemasan dan pembuatan produk turunan biji kopi. Kerja sama di Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan dalam lingkup kerja sama antar warga dengan Pemerintah Desa sudah terjalin dengan baik yang dapat dilihat dari kekompakan seragam yang dikenakan dan komunikasi yang persuasif. Namun masih memiliki kelemahan pada kerja sama desa serta dengan pihak swasta seperti pengepul kopi.
Pengaruh jenis plastik kemasan terhadap sifat kimia, mikrobiologi dan sensoris selama masa simpan kue kacang produksi beberapa UMKM di kota Samarinda dan Balikpapan Tholhah, Tholhah; Candra, Krishna Purnawan
Journal of Tropical AgriFood Volume 1, Nomor 1, Tahun 2019
Publisher : Department of Agricultural Products Technology, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.1.1.2019.2414.36-40

Abstract

Pengemasan dilakukan untuk mempertahankan mutu dan kualitas produk yang disimpan serta untuk memperpanjang umur simpannya karena dapat melindungi kerusakan seperti penyerapan air dan proses oksidasi yang menyebabkan ketengikan. Pada penelitian ini dilaporkan tentang pengaruh jenis plastik kemasan (Polypropylane, Polyethylene terephtalate, dan Polystyrene) terhadap masa simpan kue kacang. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan tiga ulangan. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi dengan sampel berasal dari beberapa UMKM di Samarinda dan Balikpapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kemasan berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap kadar asam lemak bebas, bilangan peroksida dan kadar air kue kacang. Penyimpanan kue kacang selama tiga bulan menunjukkan perbedaan yang tidak nyata untuk angka lempeng total (p>0,05). Nilai TPC kue kacang dengan semua kemasan melewati batas maksimal SNI 2973:2011 (1x104 koloni/g) sejak penyimpanan hari ke-14. Jenis kemasan memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap karakteristik hedonik seperti warna, rasa, aroma, dan tekstur, juga pada mutu hedonik. Lama penyimpanan menyebabkan penurunan respons penerimaan kue kacang yang dikemas dengan keempat jenis plastik tersebut.