Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Maternal

PENGARUH KALSIUM DAN VITAMIN C DALAM ABSORPSI ZAT BESI DAN KAITANNYA DENGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DAN KEJADIAN STUNTING : SISTEMATIC REVIEW Megawati, Megawati; Prihatanti, Nur Rohmah
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i1.935

Abstract

ABSTRACT             Low hemoglobin levels cause anemia in pregnancy. Influencing factors such as are iron, vitamin C as an iron enhancer,and calcium as an iron inhibitor. The purpose of this study was to determine the effect of intake of iron, calcium and vitamin C on hemoglobin levels of pregnant women as on of the factors causing stunting. This study uses a systematic review approach. Literature search used electronic databases, namely PubMed, Garuda, Google Scholar and Wiley Online library and with keywords : intake of iron, calcium, vitamin C, hemoglobin levels, and pregnant women. Original article sources from main sources with full text, published in the last ten years, in Indonesian and/or English. Variables in articles : effect of intake of iron, calcium and articles on hemoglobin levels and pregnant women. From 113 articles that founded, 10 articles were obtained fulfilling the criteria and then were identified. Iron intake increased the hemoglobin levels in pregnant women. This is because vitamin C is a supporting factor for iron absorption. Iron intake consumed with vitamin C is more effective in increasing hemoglobin levels.Meanwhile, calcium is a factor inhibiting the absorption of iron, and calcium reduces the amount of hemoglobin levels in pregnant women. The intake of iron, calcium and vitamin C has a significant effect on the hemoglobin levels of pregnant women. Reducing the amount of hemoglobin in the blood of pregnant women will get anemia and make one of the factors causing stunting. Keywords : Iron, Calcium, Vitamin C, Hemoglobin of Pregnant Women ABSTRAKKadar hemoglobin rendah menyebabkan anemia dalam kehamilan. Faktor yang mempengaruhi kadar hemoglobin adalah zat besi, vitamin C sebagai enhancer besi, dan kalsium sebagai inhibitor besi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh asupan besi, kalsium, dan vitamin C terhadap kadar hemoglobin ibu hamil sebagai salah satu faktor penyebab kejadian stunting. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan sistematis. Pencarian literatur menggunakan database elektronik yaitu PubMed, Garuda, Google Scholar, and Wiley Online Library dan dengan kata kunci: asupan besi, kalsium, vitamin C, kadar hemoglobin, ibu hamil. Sumber artikel asli dari sumber utama dengan teks penuh, diterbitkan sepuluh tahun terakhir, berbahasa Indonesia dan/atau Inggris. Variabel dalam artikel: pengaruh asupan besi, kalsium dan artikel terhadap kadar hemoglobin dan ibu hamil. Dari 113 artikel yang ditemukan, didapatkan 10 artikel yang memenuhi kriteria dan selanjutnya diidentifikasi. Hasil: Asupan zat besi meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil. Selain zat besi, vitamin C juga membantu meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil. Hal ini dikarenakan vitamin C merupakan faktor pendukung penyerapan zat besi. Asupan zat besi yang dikonsumsi bersama vitamin C lebih efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin. Sedangkan, kalsium merupakan faktor penghambat penyerapan zat besi, sehingga kalsium menurunkan jumlah kadar hemoglobin pada ibu hamil. Asupan zat besi, kalsium dan vitamin C memberikan pengaruh yang cukup signifikan pada kadar hemoglobin ibu hamil. Menurunnya jumlah hemoglobin dalam darah pada ibu hamil membuat anemia yang merupana salah satu faktor penyebab terjadinya stunting. Kata Kunci: Zat Besi; Kalsium;Vitamin C,Hemoglobin Ibu Hamil
GAMBARAN PEMANFAATAN BUKU KIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KELURAHAN PALAM Prihatanti, Nur Rohmah; Hapisah, Hapisah; Rizani, Ahmad; Daiyah, Isrowiyatun; Megawati, Megawati; Ismarini, Novi
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i2.965

Abstract

ABSTRACT. The Maternal and Child Health Book (KIA Book) is a book that contains health information for mothers, from the time of pregnancy, during childbirth, during the postpartum period and continues to record the health of newborns until the child is 5 years old. The KIA book integrates several health records in the community. The KIA book is useful in improving family and community behavior in maintaining maternal and child health and improving communication between health workers and clients to help families obtain quality and sustainable Maternal and Child Health services. Based on the 2018 Basic Health Research, the results of the analysis showed that 60% of mothers were able to show their KIA book during the examination, as many as 10% could not show their KIA book, and as many as 30% of mothers did not have a KIA book at all. This shows that ownership of the KIA book is still below the service standard target of 100%. The type of research used is descriptive. The research was conducted in Palam Village in May 2023. The research population was pregnant women in the Palam Village area. The sample used was accidental sampling with a total of 13 respondents, all of whom were patients at the Palam auxiliary health center. The research variable is the utilization of the KIA book for pregnant women. The instrument used is a questionnaire. Data analysis using univariate analysis. The results showed that all pregnant women in the Palam Village area had used the KIA book properly (100%). Utilization of the KIA book is very effective in facilitating the improvement of health behavior, continuing care during the antenatal, intranatal and postnatal periods, as well as recording/keeping health records. Keywords: KIA book, Pregnant Women, Children  ABSTRAK. Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) adalah buku yang berisi informasi kesehatan untuk ibu, sejak masa hamil, saat melahirkan, masa nifas dan berlanjut untuk mencatat kesehatan bayi baru lahir sampai anak berusia 5 tahun. Buku KIA mengintegrasikan beberapa catatan kesehatan di komunitas. Buku KIA bermanfaat dalam memperbaiki perilaku keluarga dan masyarakat dalam memelihara kesehatan ibu dan anak serta meningkatkan komunikasi antara tenaga kesehatan dan klien untuk membantu keluarga memperoleh pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak yang bermutu dan berkesinambungan. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, hasil analisis menunjukkan bahwa 60 % ibu bisa menunjukkan buku KIA saat pemeriksaan, sebanyak 10 % tidak dapat menunjukkan buku KIA, serta terdapat sebanyak 30% ibu yang sama sekali tidak memiliki buku KIA. Hal ini menunjukkan bahwa kepemilikan buku KIA masih dibawah target standar pelayanan yaitu sebesar 100%. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penelitian dilakukan di Kelurahan Palam pada bulan Mei 2023. Populasi penelitian adalah Ibu hamil di wilayah Kelurahan Palam. Sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah responden 13 orang yang keseluruhan merupakan pasien di Puskesmas Pembantu Palam. Variabel penelitian adalah pemanfaaatan buku KIA pada Ibu hamil. Instrumen yang digunakan adalah dengan kuesioner. Analisa data menggunakan analisis univariat. Didapatkan hasil bahwa Ibu hamil di wilayah Kelurahan Palam seluruhnya telah memanfaatkan buku KIA dengan baik (100 %). Pemanfaatan buku KIA sangat efektif untuk memfasilitasi peningkatan perilaku kesehatan, perawatan yang berkelanjutan selama periode antenatal, intranatal, dan postnatal, serta sebagai rekaman/menyimpan catatan kesehatan. Kata Kunci: Buku KIA, Ibu Hamil, Ana