Articles
Integrity as a Moderator of the Influence of the Internal Control System on Accounting Fraud
PUTRA, I Gst. B. Ngr. P.;
MAHARANI, Ida Ayu Dinda Priyanka
International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Vol. 5 No. 5 (2024): International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science (Sep
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38142/ijesss.v5i5.1159
Organizations in the financial sector, like the Village Credit Institution (LPD) in Bali, are highly prone to accounting fraud. Despite their importance, fraudulent actions by LPD managers are still common. To reduce fraud, an effective internal control system is essential. Motivated by inconsistent results in previous studies, this research introduces individual integrity as a moderating variable. The study focuses on LPDs in Badung Regency, using purposive sampling to select participants based on specific criteria. The criteria used as the basis for selecting sample members in this study were LPDs with healthy and fairly healthy categories, totaling 71 LPDs. Meanwhile, the respondents to the study in each LPD were the Head of LPD, LPD Treasurer and Credit Division, while the number of respondents was 213 research respondents. The data analysis technique in this study uses the structural equation modeling (SEM) method based on partial least square (PLS). The statistical test results obtained the results that the internal control system variable has a significant negative effect on the tendency of accounting fraud. While the individual integrity level variable strengthens the influence of the internal control system on the tendency of accounting fraud.
Risk Management as a Moderator of the Influence of Good Corporate Governance on Corporate Sustainability in Village Credit Institutions
MAHARANI, Ida Ayu Dinda Priyanka;
PURBA, Ida Bagus Gde Indra Wedhana
International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Vol. 5 No. 5 (2024): International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science (Sep
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38142/ijesss.v5i5.1161
Village Credit Institutions (hereinafter referred to as LPD) in Bali were established based on Bali Regional Regulation Number 2 of 2002 and have been amended several times. The existence of LPD is needed to ensure the realization of the welfare of the traditional village community. LPD must continue to strive so that its sustainability is maintained properly. A number of LPDs in Bali have developed well and their benefits are felt by the village community, but there are also LPDs in a number of villages that have not been able to develop well, and some are even not operating. Based on these conditions, this study was conducted to analyze a number of factors that can affect the sustainability of LPDs in Bali. This study focuses on those that are most likely to affect the sustainability of LPDs, This study focuses on good corporate governance and credit risk management in LPDs in Gianyar Regency. Good corporate governance includes six dimensions: participation, responsibility, independence, fairness, accountability, and transparency. Corporate sustainability is assessed through economic, social, and environmental performance. The research sampled 84 healthy LPDs registered with the Village Credit Institution Empowerment Institution (LPLPD) using purposive sampling. The LPD chairpersons served as respondents, and data analysis was conducted using the structural equation modeling (SEM) method based on partial least squares (PLS).
Pengembangan Usaha pada Kelompok Pengrajin Ukiran Batok Kelapa di Desa Tampaksiring Kabupaten Gianyar
Priyanka Maharani, Ida Ayu Dinda;
Soraya, Dewi;
Putra, I Gst. B. Ngr. P.;
Setiawan, Putu Ary
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (245.856 KB)
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.34495
Batok kelapa merupakan salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai produk kerajinan dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Namun terdapat beberapa kendala yang dialami oleh pengrajin dalam proses produksi serta pemasaran produk kerajinan batok kelapa, seperti kurangnya pemahaman tentang strategi untuk meningkatkan usahanya, cara memasarkan produknya secara online dan tidak memiliki kemampuan dalam proses pencatatan transaksi keuangan yang baik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilaksanan program kemitraan masyarakat dengan milbatkan 2 orang mitra yang merupakan pengrajin batok kelapa. Tujuan dari pelaksanaan program kemitraan ini adalah untuk meningkatkan hasil penjualan produk batok kelapa serta memperbaiki pola pencatatan keungan pengrajin. Terdapat 3 kegiatan yang dijalankan dalam program kemitraan masyrakat yakni sosialisasi strategi pemasaran, sosialisasi penggunaan website, dan sosialisasi proses pencatatan keuangan. Hasil pada pelaksanaan program menunjukkan bahwa setelah adanya kegiatan sosialisasi mitra mampu merancang strategi serta metode pemasaran yang lebih terstuktur, hasil lainnya menunjukkan bahwa mitra mampu menggunakan website untuk memasarkan produk yang dimilikinya, serta pencatatan keungan mitra menjadi lebih terstruktur, sehingga mengurangi kesalahan saat proses pencatatan keuangan.
Pemberdayaan Usaha Kerajinan Anyaman Bambu Karya Kelompok Usaha Ibu-Ibu “Sari Murni” Desa Landih, Dusun Buayang-Bangli
P. Putra, I Gst. B Ngr.;
Jayawarsa, Anak Agung Ketut;
Maharani, Ida Ayu Dinda Priyanka;
Setiyawan, Putu Ary
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 2 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (628.046 KB)
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v5i2.34496
Bambu merupakan salah satu tanaman yang memiliki tekstur lentur dan mudah dibentuk, sehingga cocok digunakan untuk membuat berbagai macam kerajinan berbasis anyaman. Namun dalam proses produksi anyaman bambu terdapat banyak kendala yang dirasakan oleh pengrajin seperti kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana, kurangnya jangkauan pemasaran, serta kurangnya kemampuan pengarajin untuk membuat rancangan keuangan dengan baik. Tujuan dilaksanakan program kemitraan masyrakat ini adalah untuk mempertahankan keberlangsungan dari usaha kerajinan anyaman sokasi agar tetap terjaga dan tidak punah. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini yakni kelompok usaha “Sari Murni” yang merupakan kelompok usaha pengarajin anyaman bambu. Terdapat 3 program kerja yang dilankan dalam kegiatan ini, yakni pada bidang produksi dilaksanakan kegiatan penyediaan sarana dan prasarana penunjang produksi, pada bidang akuntansi yakni Pelatihan Pencatatan Transaksi Keuangan serta Penyediaan Sistem Pencatatan Keuangan Ter-digitalisasi, dan dengan bidang Manajemen Pemasaran serta Teknologi Informasi, yakni Penyediaan Website sebagai Bentuk Strategi Pemasaran dan Pelatihan Strategi Promosi. Hasil dari kegiatan ini yakni adanya peningkatan jangkauan penjualan produk, meningkatnya kualitas hasil produksi, serta peningkatan kemampun pengrajin dalam mengelola keuangan.
Pengembangan Usaha Pada Kelompok Pengrajin Patung Casting di Desa Batubulan Kabupaten Gianyar
Priyanka Maharani, Ida Ayu Dinda;
Soraya, Dewi;
P. Putra, I Gst. B. Ngr
International Journal of Community Service Learning Vol. 6 No. 3 (2022): August 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v6i3.50046
Desa Batubulan dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan patung, sehingga tidak salah jika kerajinan patung di Desa Batubulan sudah berkembang sejak turun temurun. Hal tersebut dikarenakan lokasi Desa Batubulan yang merupakan jalur pariwisata sehingga banyak wisatawan yang ingin membeli atau memesan patung. Akan tetapi, akibat pandemi covid-19 pengrajin patung di Desa Batubulan mengalami pemrosotan penghasilan dikarenkan belum memiliki pengetahuan terhadap penentuan strategi untuk meningkatkan usahanya, cara memasarkan produk secara online dan pencatatan transaksi keuangan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan melakukan soisalisasi. Sosialisasi dilaksanakan kepada Bapak Kadek Suarsana selaku pengarajin patung casting yang menjadi mitra pada pengabdian kepada masyarakatyang dilaksanakan pada tanggal 2 Juni dan 4 Juni 2022 di Desa Batubulan, Kabupaten Gianyar. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dengan memberikan sosialisasi strategi pemasaran, sosialisasi penggunaan website, sosialisasi proses pencatatan keuangan dan pengadaan saran prasarana. Pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa setelah adanya kegiatan soisalisasi mitra mampu merancang strategi serta metode pemasaran untuk lebih meningkatkan penjualan, mitra mampu menggunakan website untuk memasarkan produk yang dimilikinya, pencatatan keuangan mitra menjadi lebih terstruktur, serta penyediaan sarana prasaran untuk menunjang proses produksi produk mitra. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat mengatasi segala permasalahan yang dialami mitra.
PKM Pemberdayaan Usaha Kelompok Pengrajin Pahat Batu Alam Desa Ketewel-Sukawati, Gianyar
Putra, I Gst. B Ngr. P.;
Jayawarsa, Anak Agung Ketut;
Maharani, Ida Ayu Dinda Priyanka
International Journal of Community Service Learning Vol. 6 No. 3 (2022): August 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v6i3.50096
Seni ukiran batu sebenarnya adalah tanda utama dari Desa Ketewel sejak waktu yang sangat lama. Sampai saat ini sebenarnya sebagian besar ukiran batu alam yang dihasilkan umumnya digunakan untuk tatanan kehidupan masyarakat Hindu Bali seperti tugu atau candi atau istilah Balinya Pelinggih, dan Gapura atau istilah Balinya angkul-angkul. Ketersediaan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang mumpuni menjadi dasar maraknya pengrajin ukiran kerajinan pahatan batu alam di Desa Ketewel. Akan tetapi, keterbatasan keterampilan dalam pencatatan transaksi keuangan, distribusi produk dilakukan secara konvensional dan keterbatasan modal yang menyebabkan mitra mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan bahan baku dan bahan penolong. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan melaksanakan pelatihan pencatatan transaksi keuangan dan penyediaan sistem pencatatan keuangan digital, penyediaan website sebagai bentuk pelatihan strategi pemasaran dan strategi promosi online serta penyediaan sarana dan prasarana penunjang produksi. Kegiatan ini berlokasi di Desa Sukawati-Ketewel Gianyar, masyarakat sasaran yang menjadi mitra pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah kelompok pengrajin pahat batu alam. Kegiatan ini menghasilkan luaran berupa peningkatan keterampilan mitra dalam menentukan aliran kas masuk dan keluar dengan tepat. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat mengatasi segala permasalahan pemberdayaan usaha pengrajin pahat batu alam yang ada di Desa Sukawati-Ketewel, Kabupaten Gianyar.
PKM PEMBERDAYAAN KELOMPOK PETERNAK AYAM PETELUR MERTHA SARI BUMI, DESA KAYUBIHI, KABUPATEN BANGLI
I Gst. B. Ngr. P. Putra;
Priyanka Maharani, Ida Ayu Dinda;
I Ketut Puja Wirya Sanjaya
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36733/jadma.v6i2.12401
Ketersediaan sumber daya alam yang melimpah menjadikan Desa Kayubihi menjadi wilayah yang potensial untuk pengembangan usaha agribisnis, salah satunya adalah peternakan unggas, terutama ayam petelur. Adapun kelompok peternak ayam petelur di Desa Kayubihi, Kabupaten Bangli yang masih aktif menjalankan aktivitasnya hingga saat ini adalah kelompok peternak ayam petelur “Mertha Sari Bumi”. Sejumlah permasalahan substantif dihadapi oleh mitra diantaranya: 1) Terdapat kelemahan pada tata kelola pembukuan, dan praktik pencatatan konvensional yang menimbulkan inefisiensi waktu dan potensi kesalahan; 2) Mekanisme distribusi dan kegiatan pemasaran produk masih didominasi oleh pendekatan tradisional, sehingga cakupan pasar dan penetrasi pelanggan relatif terbatas; dan 3) Sarana dan prasarana penunjang operasional telah melampaui umur ekonomi sehingga fungsionalitasnya menurun. Untuk mengatasi masalah tersebut diusulkan serangkaian solusi terpadu yakni 1) Penyelenggaraan pelatihan pencatatan transaksi keuangan disertai implementasi sistem pembukuan terkomputerisasi; 2) Pengembangan platform pemasaran digital termasuk pembuatan situs web dan pelatihan pemasaran online melalui aplikasi pihak ketiga; dan 3) Pengadaan sarana serta prasarana operasional untuk mendukung produktivitas dan keberlanjutan usaha. Adapun metode pelaksanaan program kerja dari kegiatan pengabdian ini dimulai dari survey lokasi, identifikasi permasalahan dan kebutuhan dari mitra pengabdian, perancangan program kerja, pelaksanaan program kerja, dan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan ini yaitu peningkatan kemampuan mitra dalam pencatatan keuangan yang akurat, efisiensi penyusunan laporan, pemahaman yang lebih baik mengenai pemasaran digital sehingga jangkauan pasar menjadi lebih luas, serta tersedianya fasilitas dan peralatan mitra yang lebih mutakhir sehingga dapat mendukung optimalisasi pelaksanaan aktivitas operasional mereka.
The influence of leadership and financial performance on business sustainability in microfinance institutions
Maharani, Ida Ayu Dinda Priyanka;
Wiagustini, Ni Luh Putu;
Baskara, I Gde Kajeng;
Rahyuda, Henny
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 5 (2024): Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55324/ijoms.v3i5.813
Microfinance institutions (MFIs) play a pivotal role in empowering marginalized communities by providing them with crucial financial services. The sustainability of these institutions is essential to ensure a sustained positive impact on the lives of the underserved. To explore the factors influencing MFI sustainability, this study conducts a systematic literature review of relevant articles published between 2015 and 2023, focusing on the roles of leadership and financial performance. The findings of the study reveal a compelling positive correlation between effective leadership and financial performance with MFI sustainability. A strong and visionary leadership within MFIs is found to foster a robust organizational culture, articulate a clear vision, motivate employees, and effectively manage risks. These leadership qualities, in turn, contribute significantly to improved financial outcomes for the institution. Conversely, the study highlights the integral role of strong financial performance in ensuring MFI sustainability. A well-performing financial structure not only instills trust among customers but also facilitates business growth and secures vital profits. These financial strengths are crucial pillars that fortify the overall sustainability of MFIs, enabling them to continue their mission of empowering marginalized communities. In conclusion, this study underscores the critical interplay between leadership and financial performance in driving MFI sustainability. The recommendations derived from the findings emphasize the importance of investing in leadership development within MFIs and implementing robust financial practices.
ANTESEDEN CONSUMERS’ LOYALTY PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA
Meisha, Astiana;
Riorini, Sri Vandayuli;
Fitriani, Destin Aurelia;
Maharani, Intan Priyanka
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 16 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.13761394
Dalam penelitian ini, kami menjelajahi dampak variabel brand love, brand commitment, dan brand trust terhadap kesadaran pelanggan (consumers’ awareness) pada lima bank syariah terkemuka di Indonesia : Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, BRI Syariah, Bank Muamalat Indonesia, dan Bank CIMB Niaga Syariah. Penelitian ini juga bertujuan untuk menguji apakah ketiga variable tersebut memiliki dampak positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen (consumers’ loyalty) pada lima Bank Syariah di Indonsia tersebut. Dengan pertumbuhan yang signifikan dalam sektor perbankan syariah di Indonesia, penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran dan loyalitas konsumen, serta memperkaya pemahaman kita dalam menghadapi persaingan yang ketat di antara bank-bank tersebut.
The Influence of Price, Facilities, and Location on Tourist Satisfaction at Padang-Padang Beach Tourist Attraction in Pecatu Village
PEBRIANATA, I Nyoman Hardita;
SORAYA, Dewi;
MAHARANI, Ida Ayu Dinda Priyanka
Journal Management and Hospitality Vol. 1 No. 1 (2023): Journal Management and Hospitality (December-March 2023)
Publisher : PT Batara Swastika Harati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61857/jmh.v1i1.94
This study examines and analyses the influence of price, facilities, and location on tourists' decision-making. The research was conducted at Padang-Padang Beach Tourist Attraction in Pecatu Village, involving 100 respondents selected using Slovin's formula. All data obtained from the distribution of questionnaires were deemed suitable for use and will be analyzed using multiple linear regression and hypothesis testing (t-test and F-test). The study's findings indicate that: 1) Price, facilities, and location significantly impact tourists' decision-making at Padang- Padang Beach Tourist Attraction in Pecatu Village. 2) Price positively and significantly affects tourists' decision-making at Padang-Padang Beach Tourist Attraction in Pecatu Village. This means the more aligned the offered price is with the quality provided, the more tourists' decisions will improve. 3) Facilities positively and significantly affect tourists' decision-making at Padang-Padang Beach Tourist Attraction in Pecatu Village. This indicates that the better the facilities provided, the more tourists' decisions will increase. 4) Location positively and significantly affects tourists' decision-making at Padang-Padang Beach Tourist Attraction in Pecatu Village. This means that the more strategic the business location, the more tourists' decisions will improve.